Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.987 views

Seperti Apa Bumi 4,5 Tahun Lalu? Ilmuwan Beri Gambarannya

JAKARTA (voa-islam.com) - Tim ilmuwan internasional yang dipimpin oleh Paolo Sossi dari ETH melakukan penelitian yang membuat wawasan baru mengenai atmosfer Bumi pada 4,5 miliar tahun lalu. Hasil penelitian itu juga dapat berimpilkasi pada kemungkinan mengenai asal usul kehidupan di Bumi. 

Pada 4,5 miliar tahun lalu, tidak ada seorang pun yang mengetahui tentang planet ini. Alih-alih hutan, gunung, maupun laut yang terlihat oleh manusia saat ini, permukaan Bumi saat itu diyakini tertutup sepenuhnya oleh magma. 

Upaya penelitian internasional baru yang dipimpin oleh Paolo Sossi, peneliti senior di ETH Zurich dan NCCR PlanetS, berupaya untuk mengangkat beberapa misteri atmosfer purba bumi. Penemuan ini dipublikasikan di jurnal Science Advances.

"Empat setengah miliar tahun yang lalu, magma terus-menerus bertukar gas dengan atmosfer di atasnya, udara dan magma pun saling memengaruhi,” ujar Sossi, dilansir Phys, Sabtu (28/11). 

Guna mempelajari atmosfer purba Bumi yang sangat berbeda dari sekarang, para peneliti membuat magma sendiri di laboratorium. Mereka melakukannya dengan mencampurkan bubuk yang cocok dengan komposisi dari bahan batuan cair yang muncul ketika gunung berapi meletus itu dan memanaskannya. 

Sossi mengatakan komposisi bubuk yang seperti mantel membuatnya sulit untuk meleleh, karena itu dibutuhkan suhu yang sangat tinggi sekitar 2.000 derajat celcius.

Diperlukan tungku khusus, yang dipanaskan dengan laser. Di dalamnya para peneliti dapat mengangkat magma dengan membiarkan aliran campuran gas mengalir di sekitarnya. Campuran gas ini adalah kandidat yang masuk akal untuk atmosfer purba pada 4,5 miliar tahun lalu.

Jadi, dengan setiap campuran gas yang mengalir di sekitar sampel, magma menjadi sedikit berbeda. Sossi mengatakan perbedaan utama yang dicari dalam penelitian ini adalah bagaimana besi di dalam magma teroksidasi. 

Ketika besi bertemu oksigen, ia teroksidasi dan berubah menjadi apa yang biasa kita kenel sebagai karat. Jadi, ketika campuran gas yang ditiup para ilmuwan di atas magma buatan mengandung banyak oksigen dan besi di dalam magma menjadi lebih teroksidasi.

Tingkat oksidasi besi dalam magma yang didinginkan ini memberi Sossi dan rekan-rekannya sesuatu yang dapat mereka bandingkan dengan bebatuan alami pembentuk mantel Bumi saat ini, yang disebut peridotit. Oksidasi besi dalam batuan ini masih memiliki pengaruh atmosfer purba yang tercetak di dalamnya. 

Membandingkan peridotit alami dan peridotit dari laboratorium memberi para ilmuwan petunjuk tentang campuran gas mana yang paling dekat dengan atmosfer purba Bumi. Sossi mengatakan setelah mendingin dari keadaan magma, Bumi muda memiliki atmosfer yang sedikit teroksidasi, dengan karbon dioksida sebagai penyusun utamanya, serta nitrogen dan beberapa air. 

Tekanan permukaan juga jauh lebih tinggi, hampir seratus kali lipat dari sekrang dan atmosfer jauh lebih tinggi, karena permukaan yang panas. Karakteristik ini membuatnya lebih mirip dengan atmosfer Venus dibandingkan dengan Bumi saat ini.

Hasil penelitian memiliki dua kesimpulan utama. Pertama adalah bahwa Bumi dan Venus dimulai dengan atmosfer yang sangat mirip, tetapi  kemudian kehilangan air karena kedekatannya dengan matahari dan suhu yang lebih tinggi.

Sementara, Bumi tetap menyimpan air, terutama dalam bentuk lautan. Planet manusia ini juga menyerap banyak CO2 dari udara, sehingga mengurangi tingkat CO2 secara signifikan.

Kesimpulan kedua adalah bahwa teori populer tentang munculnya kehidupan di Bumi sekarang tampaknya jauh lebih kecil kemungkinannya. Apa yang disebut ‘eksperimen Miller-Urey’, di mana sambaran petir berinteraksi dengan gas tertentu, terutama amonia dan metana untuk menciptakan asam amino, bahan penyusun kehidupan akan sulit untuk direalisasikan. Gas yang diperlukan juga disebut tidak cukup melimpah. [syahid/voa-islam.com]

sumber: republika.co.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Awal Tahun Bencana Beruntun, Mana Relawan Gerak Cepatnya?

Awal Tahun Bencana Beruntun, Mana Relawan Gerak Cepatnya?

Senin, 18 Jan 2021 16:29

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Senin, 18 Jan 2021 15:05

DPR Harus Bongkar Komitmen Cakapolri Tak Kerja Demi Penguasa

DPR Harus Bongkar Komitmen Cakapolri Tak Kerja Demi Penguasa

Senin, 18 Jan 2021 14:32

Pembunuhan Politik

Pembunuhan Politik

Senin, 18 Jan 2021 14:26

Turki Berencana Buka Kembali Sekolah Mulai 15 Februari

Turki Berencana Buka Kembali Sekolah Mulai 15 Februari

Senin, 18 Jan 2021 14:00

Gubernur Mandera: Al-Shabaab Kuasai Sebagian Besar Timur Laut Kenya

Gubernur Mandera: Al-Shabaab Kuasai Sebagian Besar Timur Laut Kenya

Senin, 18 Jan 2021 13:23

Anggota Komisi IV Desak Pemerintah Batasi Kepemilikan Lahan

Anggota Komisi IV Desak Pemerintah Batasi Kepemilikan Lahan

Senin, 18 Jan 2021 09:52

Fraksi PKS Kembali Potong Gaji untuk Bantu Korban Bencana

Fraksi PKS Kembali Potong Gaji untuk Bantu Korban Bencana

Senin, 18 Jan 2021 09:15

Cintai Ibumu Tanpa Tapi, Tanpa Nanti

Cintai Ibumu Tanpa Tapi, Tanpa Nanti

Senin, 18 Jan 2021 08:57

Ibu Risma, Ngono Yo Ngono tapi Ojo Ngono

Ibu Risma, Ngono Yo Ngono tapi Ojo Ngono

Senin, 18 Jan 2021 08:31

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Islamic State di Homs

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Islamic State di Homs

Ahad, 17 Jan 2021 21:00

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Ahad, 17 Jan 2021 20:45

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS di Hari Pertama Menjabat Presiden

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS di Hari Pertama Menjabat Presiden

Ahad, 17 Jan 2021 20:22

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Ahad, 17 Jan 2021 20:14

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Ahad, 17 Jan 2021 19:54

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Ahad, 17 Jan 2021 19:43

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Ahad, 17 Jan 2021 19:42

Pro Kontra Vaksin

Pro Kontra Vaksin

Ahad, 17 Jan 2021 19:19

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Ahad, 17 Jan 2021 14:30

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Ahad, 17 Jan 2021 11:29


MUI

Must Read!
X