Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.791 views

He for She: Tipu-tipu Kaum Feminis

 

Oleh:

Nadia Ulya

Aktivis Dakwah Millenial,  Siswi SMP

 

PADA tahun 1977, Hari Perempuan Internasional diresmikan sebagai perayaan tahunan oleh Perserikatan Bangsa – bangsa untuk memperjuangkan hak perempuan dan mewujudkan perdamaian dunia. Setiap tahun tema perayaan itu pasti tidak akankah dari soal ketidakadilan berbasir gender.

Dari dulu, wanita memang sering jadi objek penderitaan. Tapi sayangnya, setiap bangsa seolah memiliki kesepakatan yang sama dengan memandang sebelah mata terhadap wanita. Sehingga terjadi ketidakadilan berbasis gender.

Kalau kita perhatikan sejarah, pada masa peradaban Roma, kedudukan perempuan disamakan dengan barang dagangan.  Di peradaban Yunani, tempat perempuan berada di kasta ketiga (status sosial palingrendah) dalam masyarakat.  Dan dalam agama Nasrani:“ sejak awal lambang gereja telah menempatkan kaum perempuan dalam posisi yang rendah.”

Saat ini, setelah memasuki peradaban modern, ternyata nasib perempuan masih saja terpuruk. Hanya saja, tidak selalu dikarenakan ketidakadilan berbasis gender. Tapi justru karena tuntutan kesetaraan gender yang tidak ada habisnya. Bagaimana tidak, kesetaraan gender menghendaki agar perempuan memiliki hak yang sama terhadap kehidupan dan tubuhnya seperti halnya pria.

Mereka tidak ingin dicegah jika ingin berbusana seksi, melacurkan diri dalam pornografi dan pornoaksi, atau menjalani profesinya dalam dunia prostitusi. Mereka juga tidak ingin dilarang jika ingin bekerja, walau harus mengabaikan kewajibannya mengurus rumah tangga. Lebih parah lagi, ketika tuntutan kesetaraan gender juga mengusik aturan Islam dalam rumah tangga, dengan meminimalisir kewajiban taat istri kepada suami. Kalau sudah seperti ini isu kesetaraan gender malah akan menjauhkan wanita dari fitrahnya.

Walaupun perempuan dikenal dengan kelembutannya, bukan berarti mereka tidak memilik kekuatan untuk berontak. Kata – kata inilah yang ingin ditunjukkan oleh para aktivis feminisme, seperti pengakuan Emma Watson, “ Aku memutuskan aku adalah seorang feminis. Pilihan ini tidak sulit untukku. Sepertinya, aku salah satu wanita yang suaranya dilihat terlalu vocal, agresif, mengasingkan, anti-pria dan bahkan tidak menarik.”

Saat ini, feminisme dibawakan dengan sangat menarik. Seperti kampanye “He for She” yang mengajak kaum pria untuk aktif terlibat dalam perjuangan kesetaraan gender dan emansipasi.”para pria, aku ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberikan kalian undangan formal bahwa kesetaraan gender juga isu kalian”, kata Emma Watson

Dalam kesehariannya, para feminis gencar menyeruarakan ide – ide emansipasi agar perbedaan jenis kelamin tidak dijadikan alasan untuk melecehkan perempuan. Menurut mereka, ketika laki – laki bisa menjadi presiden, maka mereka juga harus bisa. Dan ketika para lelaki bisa duduk di kursi parlemen, maka mereka juga harus bisa.

Feminisme menganggap banyak aturan Islam yang berat sebelah terhadap perempuan. Kewajiban wanita untuk taat pada suami dan menjalani perannya sebagai ibu sekaligur pengurus rumah tangga dinilai memasung produktivitas kaum hawa. Pada akhirnya, para feminisme gencar mengajak Muslimah untuk keluar dari aturan Islam, hidup bebas sesuai keinginannya, dan melepaskan ketergantungannya pada pria.

Padahal banyaknya penindasan  terhadap kaum hawa justru akibat penerapan sistem kapitalis sekuler yang mengatur hidup kita. Bukan karena aturan Islam yang malah memuliakan wanita. Jika aturan Islam diterapkan dalam bingkai Daulah Khilafah, niscaya kehidupan wanita akan terjamin didunia maupun diakhirat.

Seperti pengkuan seorang Anna Rued, penulis buku –Eastern Mail, ia menyebutkan “kita harus iri kepada bangsa – bangsa Arab yang telah menundukkan wanita pada tempatnya yang aman. Di mana hal itu jauh berbeda dengan keadaan di negeri ini (Inggris) yang membiarkan para gadisnya bekerja sama laki – laki dikilang – kilang minyak yang tidak saja menyalahi kodrat tapi bisa menghancurkan  kehormatannya.”

Wahai para Muslimah! Kita harus berbangga diri dengan Islam yang kita bawa. Jaga diri kita dengan menerapkan Syari’at Islam, dengan menutup aurat secara sempurna saat keluar rumah. Juga menjanda aktivitas kita agar tidak menyalahi fitrah.

Jika kita peduli dengan nasib kaum perempuan, bukan berarti kita harus ambil bagian dalam kampanye He For She. Tapi yang harus kita lakukan adalah ambil bagian dalam barisan dakwah mengampanyekan penerapan Syari’ah oleh negara. Karena penindasan terhadap perempuan bukan karena gender, tapi aturan hidupnya yang sekuler. Dan hanya Syari’ah Islam yang akan menjaga, melindungi dan memuliakan perempuan. Walllahua'lam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Militer AS Gunakan Rudal 'Ninja' Rahasia Untuk Bunuh Target Penting di Suriah

Militer AS Gunakan Rudal 'Ninja' Rahasia Untuk Bunuh Target Penting di Suriah

Ahad, 27 Sep 2020 17:34

Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Ahad, 27 Sep 2020 09:39

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Sabtu, 26 Sep 2020 23:36

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Sabtu, 26 Sep 2020 21:45

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

Sabtu, 26 Sep 2020 21:05

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Sabtu, 26 Sep 2020 20:20

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Sabtu, 26 Sep 2020 19:30

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sabtu, 26 Sep 2020 11:43

Korean Wave Inspirasi Halu

Korean Wave Inspirasi Halu

Sabtu, 26 Sep 2020 09:37

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Sabtu, 26 Sep 2020 08:49

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Sabtu, 26 Sep 2020 05:37

Rezim Nekad dan Tuli

Rezim Nekad dan Tuli

Jum'at, 25 Sep 2020 23:34

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

Jum'at, 25 Sep 2020 22:33

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Jum'at, 25 Sep 2020 22:00

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jum'at, 25 Sep 2020 21:54

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

Jum'at, 25 Sep 2020 21:43

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Jum'at, 25 Sep 2020 21:18

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Jum'at, 25 Sep 2020 21:15


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X