Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.057 views

Gampang Bunuh Diri, Sisi Kelam Kapitalisme

 

Oleh: Ummu Naira  

Aktor asal Jepang, Haruma Miura (30) ditemukan tidak sadarkan diri di kediamannya, di salah satu apartemen kawasan Minato, Tokyo, Sabtu (18/7/2020). Menurut Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo, Miura meninggal karena bunuh diri. Miura sudah meniti karier sejak usia 7 tahun melalui drama berjudul Agri yang diproduksi stasiun televisi NHK. Kariernya berlanjut dengan beberapa peran besar seperti di film Koizora (2007) dan Kimi ni Todoke (2010). Selain menjadi aktor, Miura juga diketahui merupakan anggota grup J-pop, Brash Brat.

Film Koizora (2007) membuatnya memenangkan Academy Awards Jepang untuk Aktor Baru Terbaik, dan film Eien no 0 (2013), juga membawanya kembali memenangi Academy Awards Jepang sebagai Aktor Pendukung Terbaik. Miura dijadwalkan tampil untuk drama spesial Taiyouko yang akan disiarkan di NHK bulan depan. Dia juga akan menghadiri konferensi pers di NHK Hiroshima Broadcasting Station pada 8 Agustus (kompas.com, 18/07/2020).

Kasus bunuh diri yang dilakukan oleh aktor atau artis ternama bukan lagi sesuatu yang mengejutkan, seperti yang terjadi pada Whitney Houston. Ia dijuluki “The Voice” karena memiliki jangkauan suara lima oktaf serta bersuara indah dan kuat. 415 penghargaan diraihnya dan lebih dari 170 juta albumnya laris manis di pasaran. Namun apa yang kemudian terjadi? Suaminya, Bobby Brown, melakukan KDRT terhadapnya. Ia dan anaknya dijerumuskan suaminya menjadi pengguna narkotik, kokain dan ganja. Ia lalu bercerai. Penyanyi pop legendaris tersebut akhirnya meregang nyawa di kamar sebuah hotel Beverly Hills (12/02/2012).

Ada lagi kasus bunuh diri yang juga menggemparkan dunia. Adalah Christina Onassis, pewaris tunggal pengusaha Yunani, orang terkaya di dunia pada masanya yaitu Aristoteles Onassis. Deposito, saham, koleksi seni, real estate, danau, pulau pribadi, perusahaan penerbangan, armada laut serta kapal-kapal pesiar mewah menjadi miliknya. Tetapi apa yang terjadi? Ia ditemukan tewas bunuh diri (1988) meninggalkan seorang anak perempuan berusia tiga tahun.

Apa Penyebab Gampang Bunuh Diri?

Bunuh diri yang dilakukan Miura, Whitney Houston dan Christina Onassis terjadi saat mereka bahkan sedang berada di puncak karirnya. Kaya raya. Dunia ada di genggaman mereka. Kok bunuh diri? Bukankah harusnya mereka menjadi manusia paling bahagia karena memiliki harta berlimpah dan ketenaran?  Sebenarnya apa penyebab hal ini bisa terjadi?

Kisah hidup tiga orang ini mengajarkan kepada kita bahwa materi bukanlah penentu kebahagiaan. Uang (materi) itu kita perlukan dalam hidup ini, tapi uang bukan segalanya. Orang-orang yang menjadikan materi (money) sebagai standar kebahagiaan disebut orang-orang kapitalis.

Dalam bahasa Arab, kapitalisme dinamakan ra’sumalliyun (ra’sun = kepala, mall = harta, uang). Sebuah paham yang menjadikan materi sebagai puncak tujuan hidup. Standar kebahagiaanya adalah jika memiliki materi berlimpah. Pemikirannya berorientasi pada uang, uang dan uang. Menurut mereka, orang yang miskin harta adalah orang yang menderita.

Parahnya, orang-orang yang berpemahaman kapitalis akan melakukan apa pun asalkan tujuannya tercapai. Tak peduli halal-haram. Tak peduli orang lain terdzolimi atau tidak. Bagaimana jika kemudian ambisi dan keinginannya tak tercapai? Bunuh diri menjadi solusi instan bagi mereka untuk mengakhiri kepedihan hidup. Karena mereka beranggapan bahwa ketika mati maka semua masalah akan selesai. Mereka tak percaya akan kehidupan sesudah dunia yaitu akhirat.

Gampang Bunuh Diri, Sisi Kelam Kapitalisme-Sekular

Betapa menyedihkan kehidupan orang-orang yang mudah melakukan bunuh diri karena kebuntuan menyelesaikan masalah. Ideologi kapitalisme yang berasaskan sekular (memisahkan kehidupan dunia dengan akhirat) membuat manusia tidak berpikir panjang tentang akhirat. Begitulah sekularisme, kalau ada masalah ya mati saja (baca: bunuh diri). Selesai semua urusan. Fokus mereka hanya untuk dunia. Kesenangan, kemewahan, ketenaran menjadi simbol kesuksesan dan kebahagiaan. Padahal faktanya, itu semua tak menjamin seseorang hidup bahagia.

Kasus bunuh diri yang menimpa orang-orang terkenal dan berharta banyak ini membuka tabir kelamnya kapitalisme-sekular. Dibalik gemerlap keartisan dan kenikmatan duniawi lainnya, kapitalisme-sekular justru bisa membuat manusianya tertekan karena tuntutan karir, harus sempurna, menjadi mudah putus asa, tidak berpikir panjang bahkan bunuh diri lantaran sering dibully oleh para haters, dan sejenisnya.

Bagaimana dengan Islam? Agama kita mengajarkan untuk senantiasa bersabar dan bersyukur dalam setiap keadaan, seperti dua sisi mata uang. Bersabar terhadap ujian dan cobaan. Bersyukur terhadap segala nikmat. Dua-duanya memiliki keistimewaan.

Allah Swt berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar". (Q.S. AL Baqarah ayat 153).

Sehingga seberat apapun ujian yang menimpa, Islam mengajarkan untuk bertahan, bersabar dan tidak mudah putus asa dari rahmat dan pertolongan Allah Swt.

Allah Swt berfirman:  "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi)." (Q.S. az-Zumar: 53- 54).

Dan Islam memandang bunuh diri adalah perbuatan dosa besar. Allah Ta’ala berfirman:

“Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. Dan barangsiapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, maka Kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (QS. An Nisa: 29-30).

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang membunuh dirinya dengan sesuatu, ia akan diazab dengan itu di hari kiamat” (HR. Bukhari no. 6105, Muslim no. 110).

Demikianlah Islam yang memiliki konsep ajaran yang sempurna dan apik, menjaga nyawa manusia dan keberlangsungan hidup. Islam sangat bertolak belakang dengan kapitalisme-sekular karena Islam lah satu-satunya agama sekaligus ideologi (pandangan hidup) yang sesuai dengan fitrah manusia. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Kamis, 29 Jul 2021 11:14

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Kamis, 29 Jul 2021 11:11

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Kamis, 29 Jul 2021 10:54

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kamis, 29 Jul 2021 06:58

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Rabu, 28 Jul 2021 23:56

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Rabu, 28 Jul 2021 22:45

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Rabu, 28 Jul 2021 22:27

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Rabu, 28 Jul 2021 22:09

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Rabu, 28 Jul 2021 22:00

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Rabu, 28 Jul 2021 21:47

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Rabu, 28 Jul 2021 21:36

Kais Saied Pecat Lebih Banyak Pejabat Senior Tunisia Beberapa Hari Setelah Lakukan 'Kudeta'

Kais Saied Pecat Lebih Banyak Pejabat Senior Tunisia Beberapa Hari Setelah Lakukan 'Kudeta'

Rabu, 28 Jul 2021 21:19

Saudi Akan Larang Warganya Bepergian Ke Luar Negeri Selama 3 Tahun Jika Kunjungi Negara Terlarang

Saudi Akan Larang Warganya Bepergian Ke Luar Negeri Selama 3 Tahun Jika Kunjungi Negara Terlarang

Rabu, 28 Jul 2021 18:00

160 Akademisi Dari 21 Negara Desak Komisi Eropa Untuk Stop Danai Universitas Israel

160 Akademisi Dari 21 Negara Desak Komisi Eropa Untuk Stop Danai Universitas Israel

Rabu, 28 Jul 2021 17:17

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 09:58

Benarkah Indonesia Merdeka?

Benarkah Indonesia Merdeka?

Rabu, 28 Jul 2021 08:31

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Rabu, 28 Jul 2021 08:06

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Rabu, 28 Jul 2021 07:19


MUI

Must Read!
X