Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.069 views

Menjawab Pak Wapres: Layakkah Korean Wave Dijadikan Panutan?

 

Oleh: Fatimah Azzahra, S. Pd

"Maraknya budaya K-Pop diharapkan juga dapat menginspirasi munculnya kreativitas anak muda Indonesia dalam berkreasi dan mengenalkan keragaman budaya Indonesia ke luar negeri," kata Ma'ruf Amin di acara Peringatan 100 Tahun Kedatangan Warga Korea di Indonesia melalui konferensi video, dalam keterangan tertulisnya. (20/9, detik.com)

Pernyataan yang sangat mengejutkan masyarakat. Bukan apa-apa, pasalnya yang menyampaikan pernyataan ini adalah seorang Kiyai, ulama,  yang dinilai masyakarat paham agama. Seorang kiyai mendorong dan mengapresiasi budaya K-Pop untuk dijadikan panutan bagi anak muda Indonesia, pantaskah?

Terang Gelap Dunia Korea Selatan

Betul, dilihat dari sisi kemajuan pendidikan, sains dan teknologi, negara Ginseng jauh lebih maju dari Indonesia. Taraf berpikir penduduknya pun berbeda. Kala di sini masa kuliah masih galau memikirkan pekerjaan, mahasiswa disana sudah memikirkan perubahan apa yang akan ia lakukan tuk dunia.

Betul juga para pelaku industri K-Pop bergelimang harta. Tak hanya itu, popularitas dalam jangkauan dunia pun didapatkan. Bahkan Arab saja sampai mengadakan konser K-Pop, subhanallah. Pantas bila devisa negaranya mengalir deras dari transfer korean wave ini.

Namun, bak mercusuar, bercahaya di atas tapi gulita di bagian bawah. Ya, jangan tutup mata pada sisi gelap industri K-Pop. Ada perjudian, narkoba, prostitusi. Salah satu contohnya kasus yang menimpa Seung Ri eks Big Bang. Prostitusi, pelecehan, dan kekerasan seksual terjadi dalam dunia K-Pop.

Sulli eks f(x), Go Hara eks KARA, Jonghyun Shinee hanya sedikit nama K-Pop Idol yang kini sudah tiada karena depresi yang diderita. Lee Eun Joo, salah seorang aktris Korea juga melakukan bunuh diri karena serangan depresi, penyakit mental yang parah, dan menderita insomnia karena adegan telanjang yang harus dia lakukan dalam drama. Salah satu aktris yang bermain di drama Boys Before Flower, Jang Ja Yeon pun melakukan bunuh diri. Sebelum bunuh diri, ia menceritakan bahwa dirinya telah menjadi korban pelecehan seksual oleh 31 pria selama satu tahun. Dan masih banyak lagi kasus bunuh diri yang dilakukan oleh para pelaku industri hiburan korea.

Menurut WHO, angka bunuh diri di Korea Selatan merupakan salah satu yang tertinggi. Korea Selatan berada di peringkat 10, dan pada 2012 bunuh diri merupakan penyumbang kematian tertinggi keempat di Korea Selatan. Di balik romantisme, keceriaan, dan paras menawan para artisnya, dunia entertainment Korea Selatan ternyata menyimpan banyak sisi kelam.

Korea, Pantaskah jadi Panutan?

Lantas inikah yang harus dijadikan panutan bagi kita? Inikah yang dibanggakan demi kucuran materi bagi para pelaku industrinya juga negara? Tak adakah alternatif lain tuk ditiru?

Mari rehat sejenak. Lihat kembali siapa diri kita. Kita adalah muslim. Makhluk Allah swt yang bersaksi tiada Tuhan selain Nya. Makhluk yang bersaksi bahwa Muhammad saw adalah utusan Nya.

Bukankah sudah sering kita dengar bahwa Muhammad saw adalah sebaik-baik teladan? Bahkan Allah abadikan dalam kitab Nya.

"Sungguh telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian, yaitu bagi siapa saja yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) Hari Akhir dan dia banyak mengingat Allah" (TQS al-Ahzab [33]: 21).

Bukankah kita akan dihisab atas apa yang kita lakukan di dunia ini? Allah akan meminta pertanggungjawaban atas semua yang kita lakukan dan tidak kita lakukan. Allah pun akan bertanya pada kita kala kita memilih budaya Korea daripada budaya yang diturunkan melalui Rasul yang mulia. Allah akan bertanya kenapa berapi-api mengikuti budaya korea tapi malas dan enggan mengikuti apa yang Rasul bawa. Astagfirullah.

Ingat kembali dengan identitas kita sebagai muslim. Sudah seharusnya bagi kita untuk menjadikan Islam sebagai gaya hidup, cara pandang, landasan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Sudah seharusnya pula kita yang menjadi duta Islam. Menyebarkan Islam yang rahmatan lil alamin ke seluruh dunia. Islam adalah sistem yang benar, karena ia sesuai dengan fitrah manusia, memuaskan akal dan menentramkan hati. Dan Allah sudah mendesain manusia untuk cenderung pada kebenaran, cenderung pada Islam. Jadi, tak perlulah kita cari panutan lain selain Rasulullah, para sahabat yang dijamin surga dan orang-orang beriman setelahnya. Tak perlu pula kita mencari life style lain selain islam yang datang dari Rabb semesta alam.

Islam dengan sistem ekonominya mengatur banyak kas pemasukan negara. Tak perlu cemas kekurangan dana dalam menjalankan negara. Bahkan, pada masa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz yang wilayah negaranya sudah sampai ke tanduk Afrika, tak ada satu pun rakyatnya yang berhak mendapatkan zakat. Semua rakyatnya jadi pembayar zakat. Masyaallah.

"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri tersebut beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS: Al-A’raf [7]: 96. Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Selasa, 02 Mar 2021 07:48

Abdul Mu'ti Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat yang Keberatan dengan Perpres Miras

Abdul Mu'ti Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat yang Keberatan dengan Perpres Miras

Selasa, 02 Mar 2021 07:11

Pilpres 2024, Antara yang Muda dan yang Tua

Pilpres 2024, Antara yang Muda dan yang Tua

Selasa, 02 Mar 2021 06:54

Perpres Produksi Miras, Presiden Jokowi Mikir Apa Tidak Ya?

Perpres Produksi Miras, Presiden Jokowi Mikir Apa Tidak Ya?

Selasa, 02 Mar 2021 06:39

Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Senin, 01 Mar 2021 20:35

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Senin, 01 Mar 2021 20:01

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Senin, 01 Mar 2021 17:03

Politik Mabuk Jokowi

Politik Mabuk Jokowi

Senin, 01 Mar 2021 14:54

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Senin, 01 Mar 2021 14:28

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

Senin, 01 Mar 2021 13:48

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Senin, 01 Mar 2021 12:15

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Senin, 01 Mar 2021 12:05

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Ahad, 28 Feb 2021 22:36

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

Ahad, 28 Feb 2021 21:06

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

Ahad, 28 Feb 2021 18:52

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah

Ahad, 28 Feb 2021 18:20

Waketum Persis: Minuman Keras adalah Induk Segala Kejahatan

Waketum Persis: Minuman Keras adalah Induk Segala Kejahatan

Ahad, 28 Feb 2021 18:18

Kelompok Ham: Inggris Berisiko Ciptakan 'Guantanamo Baru' Di Suriah

Kelompok Ham: Inggris Berisiko Ciptakan 'Guantanamo Baru' Di Suriah

Ahad, 28 Feb 2021 16:45

Mantan Perdana Menteri Maroko Sebut Musim Semi Arab Belum Berakhir

Mantan Perdana Menteri Maroko Sebut Musim Semi Arab Belum Berakhir

Ahad, 28 Feb 2021 15:48

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Ahad, 28 Feb 2021 10:52


MUI

Must Read!
X