Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.673 views

April Mop Bukan Sekadar Lelucon, Ada Apakah Gerangan?

 

Oleh: Fitri Suryani

Tanggal 1 April biasa disebut April Mop. Banyak orang latah merayakannya di berbagai belahan dunia. Hanya sayangnya banyak dari mereka yang jauh dari pengetahuan tentang sejarah kelamnya. Sejatinya, April Mop bukan sekadar lelucon.

Perayaan April Mop berawal dari satu episode sejarah muslim Spanyol di tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Perayaan April Mop ini bertepatan dengan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol secara sadis oleh tentara perang salib melalui trik mengirimkan barang haram seperti alkohol dan penipuan.

Setelah tentara salib melakukan penyerangan dengan kejam terhadap muslim Spanyol, mereka tidak berhenti begitu saja karena berpikir masih banyak muslim yang bersembunyi. Untuk membuat muslim keluar, akhirnya tentara salib melakukan penipuan terhadap umat Islam. Mereka mengatakan bahwa akan membebaskan muslim yang tersisa dengan membawanya keluar dari Spanyol menggunakan kapal yang sudah disiapkan di pelabuhan.

Meski awalnya tidak percaya, namun akhirnya banyak muslim yang berkumpul di pelabuhan. Sebelum para muslim yang berada di pelabuhan dibunuh, mereka sempat menyaksikan rumah mereka dibakar habis-habisan dengan orang-orang muslim yang masih tersisa di sana.

Tentara salib juga menghabisi seluruh muslim di pelabuhan dengan membantai seluruh warga sipil Spanyol. Peristiwa berdarah yang membuat lautan yang tadinya biru menjadi kehitaman ini terjadi pada tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The April Fool's Day) (Tribunnews.com, 01/04/2019).

Selain itu, April Mop, dikenal dengan April Fools' Day dalam bahasa Inggris, diperingati setiap tanggal 1 April setiap tahun. Pada hari itu, orang dianggap boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah. Hari ini ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap keluarga, musuh, teman bahkan tetangga dengan tujuan mempermalukan orang-orang yang mudah ditipu (wikipedia.org)

Dari itu jelas bagaimana sejarah tentang April Mop yang sejatinya bukan berasal dari budaya Islam, bahkan justru pada saat itu merupakan hari di mana kaum muslim banyak yang dibantai. Namun, sungguh miris peringatan tersebut tak jarang pula diikuti oleh kawula muda dari kaum muslim yang latah terhadap tradisi tersebut. Seakan-akan 1 April sekadar hari di mana seseorang bebas dengan keisengan ataupun kebohongannya dan bila telah berhasil melakukan keisengan kepada sang target, maka ada perasaan puas bagi pelaku.

Di samping itu, kawula muda dari kaum muslim yang latah dalam peringatan April Mop, sebagian mereka beranggapan hanya karena ikut-ikutan saja, tanpa melihat apa hakikat dari peringatan tersebut. Sebab itu, mereka merayakan April Mop dengan cara membolehkan kebohongan, walau dibungkus dengan alasan sekadar hiburan atau keisengan belaka.

Padahal bagi kaum muslim, April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Karena pada hari itu di mana saudara-saudaranya seiman ditipu dan dibantai oleh tentara Salibis di Granada, Spanyol. Maka dari itu, kaum muslim tak sepatutnya ikut-ikutan memperingati perayaan tersebut.

Adanya kaum muslim yang melakukan hal tersebut, tentu tak lepas dari pengaruh budaya barat yang liberal, yang berusaha memasukkan ide-ide dan kebiasaan mereka di tengah-tengah generasi muslim. Apalagi generasi saat ini sangat mudah sekali membebek pada tradisi-tradisi tertentu, tanpa berpikir panjang atas apa yang dilakukannya. Karena beranggapan jika banyak orang yang melakukan, maka itu merupakan hal biasa dan bukan masalah.

Inilah kebiasaan yang tak jarang ditemukan di masyarakat, yakni berpikir pragmatis, menjadikan fakta sebagai sumber hukum. Menganggap yang banyak dilakukan oleh mayarakat, itulah yang benar dan dapat dicontoh. Padahal apa yang dilakukan oleh banyak orang belum tentu benar menurut sudut pandang agama. Karena sejatinya standar kebenaran bukan dari banyaknya orang yang melakukan, tapi hakikatnya bersumber dari Sang Pencipta.

Sementara dalam kacamata Islam, kaum muslim dilarang tasyabbuh bil kuffar, menyerupai ciri khas kaum kuffar, karena itu bukan berasal dari ajaran Islam. Sebagaimana Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam telah bersabda, “Orang yang menyerupai suatu kaum, ia bagian dari kaum tersebut.” (HR. Abu Daud, 4031, dihasankan oleh Ibnu Hajar di Fathul Bari, 10/282, dishahihkan oleh Ahmad Syakir di ‘Umdatut Tafsir, 1/152).

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin pun menyatakan: “Suatu perbuatan yang merupakan tasyabbuh, tidak disyaratkan adanya niat untuk tasyabbuh. Maka, bentuk dari perbuatan tasyabbuh itu terjadi walau tidak dimaksudkan demikian. Maka jika terjadi suatu perbuatan yang merupakan bentuk dari tasyabbuh, hukumnya terlarang. Ini tidak dibedakan baik dalam tasyabbuh dengan orang kafir atau tasyabbuh-nya wanita dengan laki-laki atau tasyabbuh-nya laki-laki dengan wanita. Tidak disyaratkan adanya niat, selama di sana terjadi satu bentuk tasyabbuh (maka terlarang)”

Karena itu, tasyabbuh bil kuffar atau meniru kekhususan orang kafir, tetap terlarang dalam syariat walaupun pelakunya tidak berniat untuk tasyabbuh. Karena larangan tersebut tidak melihat niat, tetapi apa yang tampak dari perbuatannya. Walaupun orang yang melakukan tak berniat untuk menyerupai kebiasaan di luar ajaran Islam, akan tetapi hasil dari perbuatan yang ia lakukan adalah seperti orang kafir dan memiliki salah satu ciri khas orang kafir. Oleh karena itu, tetap terlarang, walaupun tidak berniat demikian.

Oleh karena itu, penting adanya dakwah di tengah-tengah masyarakat untuk memahamkan tentang ajaran Islam baik itu perkara yang diperintahkan oleh Allah Swt. maupun apa yang dilarang oleh-Nya. Terlebih dalam hal ini negara memiliki peran penting untuk menjaga akidah warga negaranya, agar tidak mudah ternodai dengan hal-hal di luar dari ajaran-Nya. Wallahu a’lam bi ash-shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Senin, 27 Sep 2021 19:56

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

Senin, 27 Sep 2021 18:35

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Senin, 27 Sep 2021 17:38

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Senin, 27 Sep 2021 14:46

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Senin, 27 Sep 2021 11:08

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Senin, 27 Sep 2021 09:30

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Senin, 27 Sep 2021 08:22

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Senin, 27 Sep 2021 07:49

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Ahad, 26 Sep 2021 21:15

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Ahad, 26 Sep 2021 21:00

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Ahad, 26 Sep 2021 20:50

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Ahad, 26 Sep 2021 20:35

Serangan Balik

Serangan Balik

Ahad, 26 Sep 2021 20:31

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Ahad, 26 Sep 2021 20:26

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

Ahad, 26 Sep 2021 20:04

Gaji Fantastis Wakil Rakyat

Gaji Fantastis Wakil Rakyat

Ahad, 26 Sep 2021 19:49

 Penyerangan kepada Ustaz Tak Boleh Diremehkan!

Penyerangan kepada Ustaz Tak Boleh Diremehkan!

Ahad, 26 Sep 2021 19:24

Anis Minta Lembaga dan Kementerian Optimalkan Sumber Daya Anggaran

Anis Minta Lembaga dan Kementerian Optimalkan Sumber Daya Anggaran

Ahad, 26 Sep 2021 18:59

Mimbar Masjid Raya Makassar Dibakar, Alquran Ikut Terbakar

Mimbar Masjid Raya Makassar Dibakar, Alquran Ikut Terbakar

Ahad, 26 Sep 2021 18:10

Mewaspadai Pikiran Komunis dalam Program Moderasi Beragama

Mewaspadai Pikiran Komunis dalam Program Moderasi Beragama

Ahad, 26 Sep 2021 16:55


MUI

Must Read!
X