Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.766 views

Di Balik Istilah Akhi-akhi Trash

 

Penulis:

Keni Rahayu || Influencer Dakwah Millenial

 

PERNAH dengar istilah akhi-akhi trash? Bagus lah kalau belum pernah hehe. Tapi kalau udah pernah dan kamu setuju sama istilah itu, hmm baiknya duduk dulu sebentar kita obrolin masalah ini bersama. Sepakat? 

Akhi-akhi trash adalah sebuah gagasan diangkat oleh seorang influencer muda, yang kemarin sempat ramai karena gagasannya untuk memilih childfree. Si mbak G menyampaikan beberapa intro di instagram story-nya tentang akhi-akhi trash, kemudian direspon oleh followers-nya. Banyak followers menceritakan pengalaman mereka bersinggungan langsung dengan akhi-akhi trash. Beberapa diunggah di instagram story mbak G dan dibubuhi komentar beliau. Setelah dibahas, beberapa story disimpan di highlight (HL) instagram story. Sampai hari ini pun masih ada di HL (6/9/21), sehingga masih bisa terbaca meskipun kita tertinggal bahasan tersebut. 

Dari beliau, digambarkan bahwa akhi-akhi trash ini adalah laki-laki yang nampak alim tapi ternyata kelakuannya kayak trash (baca: sampah). Misalnya, kelihatannya aja alim, tapi ngerendahin perempuan. Faktanya aja apal Qur'an 30 juz, tapi bergaul parah sama perempuan. Bahkan beberapa followers menceritakan tentang ayahnya sendiri, katanya suka nyeramahin istri tapi dia sendiri zalim ke keluarga. Macem-macem lah. 

Yang lebih disayangkan lagi, kata si mbak, bahwa lingkungan sekitar ini gak adil. Kenapa selalu cewek yang disalahkan, padahal akhi-akhi juga kelakuannya banyak yang kek sampah. Terus, di balik itu semua ada patriarkis yang mendukung hal tersebut. Seolah laki-laki gak apa-apa salah, namanya juga pemimpin. Atau perempuan juga tetap harus manut meski pemimpinnya "begitu". Ini gagasan beliau lho ya. 

Waduh, sayang sekali mbak G bergagasan demikian. Coba kita cuplik satu-satu ya, kita cari solusi masalah ini. Apa iya akhi-akhi trash ini sebuah masalah yang kemudian diperparah dengan patriarki yang mengakar di masyarakat? Cekidot. 

Kaca mata memang menentukan sekali cara pandang kita. Dengan kaca mata hitam, kita melihat dunia jadi lebih gelap. Kaca mata plus dan minus memperlihatkan pandangan yang begini dan begitu. Sama juga dengan kehidupan ini. Kaca mata apa yang kita pakai, disitulah kita bisa menilai. 

Jika mbak G memandang akhi-akhi trash ini bagian dari permasalahan patriarki, bahkan penjajahan perempuan berkedok agama dan sebagainya saya malah melihat sebaliknya. Saya lihat akhi-akhi trash ini adalah bentuk hijrahnya sobat milenial (khususnya lelaki) yang hijrahnya masih setengah jalan. Di satu sisi ia mulai mengenal agama Tuhannya, ia jalankan. Di sisi lain, ia masih terjerembab di lumpur kotor kelamnya dunia. Jadi yang terlihat adalah lelaki berkedok agama tapi isinya "sampah". 

Saya malah memandang ini sebagai hal positif, dampak dari riuhnya aktivitas dakwah. Ternyata, dakwah ke pemuda milenial berdampak, meskipun belum kafah alias masih setengah-setengah. Tak apa, wajar. Lagian bukankah hijrah itu menjalani yang bisa diupayakan meski sebagian, daripada meninggalkan seluruhnya sama sekali dengan dalih ketidakmampuan? 

Anak kecil aja sebelum bisa lari, dia belajar jalan dulu. Iman juga begitu. Sebelum anak adam bisa taat total pada Tuhannya, ia akan menjalani sebuah proses namanya istikamah menuju totalitas ibadah, menjalankan semua aktivitas sesuai hukum syara'. Begitu. 

Kalau negatip ke Islam, apa pun faktanya pasti dipandang negatip orang emang gak pro ke ide Islam kan? Lah namanya supportnya ide feminis, balik lagi jadinya ngunggulin feminisme dan jelek-jelekin Islam. Lagian, mana ada orang sempurna di dunia ini? Gak ada. Cuma nabi Muhammad yang sempurna. Manusia pasti banyak cela, itulah mengapa ia perlu belajar mengkaji Islam secara istikamah. 

Kalau mau fair, harusnya mikirnya gini: yang kenal agama aja trash, apalagi yang enggak? Betul dong? Emang yang gak boleh trash cuma orang beragama (specificly muslim)? Yang gak bawa-bawa agama pun juga gak boleh trash lah. Hidup buat apa kalau cuma jadi trash? Ye gak? 

Apa kita jadi bisa maklum ke orang-orang yang gak bawa agama di kehidupan umum, bahwa mereka jadi boleh trash gitu? Padahal baik atau buruk itu potensi setiap manusia. Manusia alim punya potensi berbuat buruk. Manusia trash pun punya potensi berbuat baik. Itulah mengapa manusia diberi akal agar ia bisa mengupayakan setiap amalnya bernilai baik, tentunya atas standar Allah swt ya, jangan atas akal itu sendiri. Sebab salah satu kelemahan manusia adalah ketika ia menuhankan akalnya, seolah ia segalanya dan bebas berbuat apa saja. Basi. Fir'aun uda tenggelam di laut gegara mikir begituan.

Dah lah, gak saatnya rebahan. Bangun gaes. Ngaji, belajar Islam terapin kafah jangan setengah-setengah. Nanti yang jadi jelek agama Allah, padahal kita yang gak bener bawanya. Dah, yuk hijrah, yuk istikamah, yuk kafah! Wallahu a'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

Selasa, 05 Jul 2022 17:30

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Selasa, 05 Jul 2022 11:50

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Senin, 04 Jul 2022 22:44

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Senin, 04 Jul 2022 22:35

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Senin, 04 Jul 2022 22:05

Effendi Simbolon Omong Besar

Effendi Simbolon Omong Besar

Senin, 04 Jul 2022 19:36

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Senin, 04 Jul 2022 16:10

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Senin, 04 Jul 2022 15:52

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Senin, 04 Jul 2022 15:39

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Senin, 04 Jul 2022 15:32

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:35

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:24

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

Ahad, 03 Jul 2022 22:07

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Ahad, 03 Jul 2022 22:02

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Ahad, 03 Jul 2022 21:05

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Ahad, 03 Jul 2022 20:45

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Ahad, 03 Jul 2022 20:13


MUI

Must Read!
X