Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.727 views

Di Balik Istilah Akhi-akhi Trash

 

Penulis:

Keni Rahayu || Influencer Dakwah Millenial

 

PERNAH dengar istilah akhi-akhi trash? Bagus lah kalau belum pernah hehe. Tapi kalau udah pernah dan kamu setuju sama istilah itu, hmm baiknya duduk dulu sebentar kita obrolin masalah ini bersama. Sepakat? 

Akhi-akhi trash adalah sebuah gagasan diangkat oleh seorang influencer muda, yang kemarin sempat ramai karena gagasannya untuk memilih childfree. Si mbak G menyampaikan beberapa intro di instagram story-nya tentang akhi-akhi trash, kemudian direspon oleh followers-nya. Banyak followers menceritakan pengalaman mereka bersinggungan langsung dengan akhi-akhi trash. Beberapa diunggah di instagram story mbak G dan dibubuhi komentar beliau. Setelah dibahas, beberapa story disimpan di highlight (HL) instagram story. Sampai hari ini pun masih ada di HL (6/9/21), sehingga masih bisa terbaca meskipun kita tertinggal bahasan tersebut. 

Dari beliau, digambarkan bahwa akhi-akhi trash ini adalah laki-laki yang nampak alim tapi ternyata kelakuannya kayak trash (baca: sampah). Misalnya, kelihatannya aja alim, tapi ngerendahin perempuan. Faktanya aja apal Qur'an 30 juz, tapi bergaul parah sama perempuan. Bahkan beberapa followers menceritakan tentang ayahnya sendiri, katanya suka nyeramahin istri tapi dia sendiri zalim ke keluarga. Macem-macem lah. 

Yang lebih disayangkan lagi, kata si mbak, bahwa lingkungan sekitar ini gak adil. Kenapa selalu cewek yang disalahkan, padahal akhi-akhi juga kelakuannya banyak yang kek sampah. Terus, di balik itu semua ada patriarkis yang mendukung hal tersebut. Seolah laki-laki gak apa-apa salah, namanya juga pemimpin. Atau perempuan juga tetap harus manut meski pemimpinnya "begitu". Ini gagasan beliau lho ya. 

Waduh, sayang sekali mbak G bergagasan demikian. Coba kita cuplik satu-satu ya, kita cari solusi masalah ini. Apa iya akhi-akhi trash ini sebuah masalah yang kemudian diperparah dengan patriarki yang mengakar di masyarakat? Cekidot. 

Kaca mata memang menentukan sekali cara pandang kita. Dengan kaca mata hitam, kita melihat dunia jadi lebih gelap. Kaca mata plus dan minus memperlihatkan pandangan yang begini dan begitu. Sama juga dengan kehidupan ini. Kaca mata apa yang kita pakai, disitulah kita bisa menilai. 

Jika mbak G memandang akhi-akhi trash ini bagian dari permasalahan patriarki, bahkan penjajahan perempuan berkedok agama dan sebagainya saya malah melihat sebaliknya. Saya lihat akhi-akhi trash ini adalah bentuk hijrahnya sobat milenial (khususnya lelaki) yang hijrahnya masih setengah jalan. Di satu sisi ia mulai mengenal agama Tuhannya, ia jalankan. Di sisi lain, ia masih terjerembab di lumpur kotor kelamnya dunia. Jadi yang terlihat adalah lelaki berkedok agama tapi isinya "sampah". 

Saya malah memandang ini sebagai hal positif, dampak dari riuhnya aktivitas dakwah. Ternyata, dakwah ke pemuda milenial berdampak, meskipun belum kafah alias masih setengah-setengah. Tak apa, wajar. Lagian bukankah hijrah itu menjalani yang bisa diupayakan meski sebagian, daripada meninggalkan seluruhnya sama sekali dengan dalih ketidakmampuan? 

Anak kecil aja sebelum bisa lari, dia belajar jalan dulu. Iman juga begitu. Sebelum anak adam bisa taat total pada Tuhannya, ia akan menjalani sebuah proses namanya istikamah menuju totalitas ibadah, menjalankan semua aktivitas sesuai hukum syara'. Begitu. 

Kalau negatip ke Islam, apa pun faktanya pasti dipandang negatip orang emang gak pro ke ide Islam kan? Lah namanya supportnya ide feminis, balik lagi jadinya ngunggulin feminisme dan jelek-jelekin Islam. Lagian, mana ada orang sempurna di dunia ini? Gak ada. Cuma nabi Muhammad yang sempurna. Manusia pasti banyak cela, itulah mengapa ia perlu belajar mengkaji Islam secara istikamah. 

Kalau mau fair, harusnya mikirnya gini: yang kenal agama aja trash, apalagi yang enggak? Betul dong? Emang yang gak boleh trash cuma orang beragama (specificly muslim)? Yang gak bawa-bawa agama pun juga gak boleh trash lah. Hidup buat apa kalau cuma jadi trash? Ye gak? 

Apa kita jadi bisa maklum ke orang-orang yang gak bawa agama di kehidupan umum, bahwa mereka jadi boleh trash gitu? Padahal baik atau buruk itu potensi setiap manusia. Manusia alim punya potensi berbuat buruk. Manusia trash pun punya potensi berbuat baik. Itulah mengapa manusia diberi akal agar ia bisa mengupayakan setiap amalnya bernilai baik, tentunya atas standar Allah swt ya, jangan atas akal itu sendiri. Sebab salah satu kelemahan manusia adalah ketika ia menuhankan akalnya, seolah ia segalanya dan bebas berbuat apa saja. Basi. Fir'aun uda tenggelam di laut gegara mikir begituan.

Dah lah, gak saatnya rebahan. Bangun gaes. Ngaji, belajar Islam terapin kafah jangan setengah-setengah. Nanti yang jadi jelek agama Allah, padahal kita yang gak bener bawanya. Dah, yuk hijrah, yuk istikamah, yuk kafah! Wallahu a'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Jebakan Busuk Itu Bernama Terorisme

Jebakan Busuk Itu Bernama Terorisme

Senin, 29 Nov 2021 11:38

Pasca Putusan MK, Legislator Minta Proyek Food Estate di Lahan Hutan Dihentikan

Pasca Putusan MK, Legislator Minta Proyek Food Estate di Lahan Hutan Dihentikan

Senin, 29 Nov 2021 08:58

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Senin, 29 Nov 2021 04:06

Masjid Dinasti Umayyah Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Irak

Masjid Dinasti Umayyah Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Irak

Ahad, 28 Nov 2021 22:04

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Ahad, 28 Nov 2021 16:52

MK Putuskan UU Ciptaker Inkonsitusional, PKS: Bukti Pemerintah Gegabah

MK Putuskan UU Ciptaker Inkonsitusional, PKS: Bukti Pemerintah Gegabah

Ahad, 28 Nov 2021 16:28

Family Festival 3 Persembahan Adara Resmi Digelar

Family Festival 3 Persembahan Adara Resmi Digelar

Ahad, 28 Nov 2021 16:06

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Ahad, 28 Nov 2021 15:07

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Sabtu, 27 Nov 2021 21:33

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Sabtu, 27 Nov 2021 20:22

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Sabtu, 27 Nov 2021 19:54

Terkait Putusan MK soal UU Ciptaker, HNW: Sejak RUU, PKS Mengkritisi dan Menolaknya

Terkait Putusan MK soal UU Ciptaker, HNW: Sejak RUU, PKS Mengkritisi dan Menolaknya

Sabtu, 27 Nov 2021 12:42

Aksi Umat Islam di Solo Minta Pembebasan Tiga Ulama

Aksi Umat Islam di Solo Minta Pembebasan Tiga Ulama

Sabtu, 27 Nov 2021 11:32

MK Minta UU Cipta Kerja Diperbaiki, Fahira Idris: Buka Partisipasi Publik Seluas-luasnya dan Kedepan

MK Minta UU Cipta Kerja Diperbaiki, Fahira Idris: Buka Partisipasi Publik Seluas-luasnya dan Kedepan

Sabtu, 27 Nov 2021 11:27

MK Sebut Pembentukan UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Netty: Kenapa Tetap Berlaku?

MK Sebut Pembentukan UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Netty: Kenapa Tetap Berlaku?

Sabtu, 27 Nov 2021 10:19

Kader Muda MUI Kalimantan Deklarasi Siap Jadi Mujahid Digital

Kader Muda MUI Kalimantan Deklarasi Siap Jadi Mujahid Digital

Jum'at, 26 Nov 2021 22:28

Weleh, Prabowo Bertemu Itay Tagner

Weleh, Prabowo Bertemu Itay Tagner

Jum'at, 26 Nov 2021 21:25

Soal Permendikbud, Politisi: Tujuan Pendidikan Bukan untuk Merusak Moral

Soal Permendikbud, Politisi: Tujuan Pendidikan Bukan untuk Merusak Moral

Jum'at, 26 Nov 2021 17:20

Polisi Uzbekistan Paksa Pria Muslim Untuk Mencukur Jenggot

Polisi Uzbekistan Paksa Pria Muslim Untuk Mencukur Jenggot

Jum'at, 26 Nov 2021 17:15

Aliansi Cerahkan Negeri Kembali Melakukan Aksi Penolakan RUU TPKS di DPR

Aliansi Cerahkan Negeri Kembali Melakukan Aksi Penolakan RUU TPKS di DPR

Jum'at, 26 Nov 2021 16:54


MUI

Must Read!
X