Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.703 views

Radikalisme : Antara Realitas dan Mitos

Oleh: Umar Syarifudin*  

Dalih "Global War on Terror" dan "Global War on Radicalism" dicanangkan negara adidaya kapitalis menyebabkan umat Islam merasakan rasa sakit yang bahkan tidak pantas dirasakan oleh hewan. Invasi militer dan berbagai pelecehan lainnya mengikuti sebagai konsekuensinya.

Banyak inkonsistensi dalam narasi 'War on Terror' dan ‘War on Radicalism’ serta manipulasi atmosfer ketakutan yang diciptakan untuk menyerang gagasan-gagasan politik Islam yang telah mendapat banyak dukungan luas di dunia Muslim. Slogan-slogan ini digunakan untuk melanjutkan penganiayaan terhadap umat Islam. Sementara slogan radikalisme menjadi selimut palsu yang digunakan secara langsung untuk menargetkan setiap Muslim dimanapun dia berada selama dia menyerukan upaya membangun kepribadian Islam secara individu atau sebagai masyarakat Islam sebagai cara hidup yang sempurna.

Istilah radikal sendiri tidak menghasilkan makna yang baik atau buruk dari sesuatu. Namun istilah ini telah diberi definisi baru oleh Amerika Serikat dan Eropa. Mereka membuat terorisme dan radikalisme identik dengan siapa saja pihak yang berusaha menghalangi Amerika dalam menghidupkan kembali tata dunia kapitalistik. Ideologi Islam sebagai pengganti kapitalisme yang rusak adalah sasarannya.  Ini bukan hal baru, karena berbagai fitnah lainnya secara historis telah digunakan. Upaya ambisius yang destruktif dilakukan rezim kapitalis untuk ‘mereformasi Islam’.

Aneka undang-undang, gaya politik atau kebijakan melawan radikalisme dan terorisme membuahkan masalah. Muncul berbagai ketidakadilan terhadap umat Islam di seluruh dunia pada umumnya. Sangat menyedihkan melihat apa yang dihadapi umat Islam di Suriah, Palestina, Afghanistan, Uzbekistan, Yordania, Irak, Myanmar, Yaman, dll. Semua mengalami masa-masa sulit di bawah slogan 'kampanye melawan radikalisme' yang dipelopori AS di seluruh dunia.

Kita mengalami hidup susah di bawah naungan peradaban Kapitalisme Barat yang korup serta berasal dari pikiran manusia yang lemah. Peradaban Kapitalisme masih terus berlanjut dan masih konstan disponsori dan diadvokasi di seluruh dunia oleh Amerika Serikat dan sekutunya melalui slogan seperti Freedom, Demokrasi, perdagangan bebas dll. Namun Anda menyaksikan tawaran mereka gagal memenuhi euforia perubahan masyarakat yang makin terpuruk.

...Slogan radikalisme menjadi selimut palsu yang digunakan secara langsung untuk menargetkan setiap Muslim dimanapun dia berada...

Keinginan kaum muslim untuk kembali ke dalam sistem Islam menguat setelah menyaksikan kegagalan Kapitalisme dalam menguasai dunia. Karena itu, Amerika dan sekutunya telah menetapkan undang-undang, metode dan kebijakan yang bertujuan untuk menghentikan atau menghalangi kecepatan umat Islam yang menuntut perubahan ideologi Islam. Akibatnya, di antara kebijakan tersebut adalah perang melawan teror, perang melawan radikalisasi, dll.

Banyak ulama dan aktivis yang menentang kesalahpahaman tentang radikalisasi, 'ekstremisme' dan kekerasan politik, dengan cara menjelaskan ajaran-ajaran politik Islam dan memetakan jalan ke depan untuk masa depan. Buah dari dakwah adalah kondisi dimana kaum muslimin saat ini terbangun dari sikap diamnya, menantang usaha untuk pendiskreditan Islam dan pemeluknya. Mereka mulai memahami kewajiban pembentukan sistem politik Islam yang independen di dunia Muslim, dengan istilah khilafah.

Sejumlah manuver dan argumen telah disosialisasikan kepada publik untuk menyarankan agar sistem Khilafah menjadi kewajiban yang tidak diinginkan bahkan ide-idenya harus ditentang, termasuk upaya untuk menghubungkan konsep khilafah dengan kekerasan. Maka yang tampak justru kegagalan dalam wacana Barat tentang Khilafah.

Gagasan politik Islam dipandang sebagai ancaman potensial bukan untuk keamanan, tapi untuk mempertahankan kontrol, eksploitasi dan dominasi raksasa kapitalis agar invasi politik dan ekonomi mereka yang terus berlanjut selama beberapa dekade. Namun bagi kaum muslim, gagasan khilafah berarti pembebasan dari tirani dan penindasan, ini terkit dengan prinsip dan sejarah mereka dan kemampuan untuk menentukan takdir politik mereka sendiri.

Ironisnya sikap media massa pragmatis pro kolonialisme Barat, turut membantu menciptakan lingkungan yang kondusif untuk membenarkan pembunuhan orang-orang Muslim sambil mengucapkan selamat dan memuji pejabat dan institusi yang ditugaskan memerangi terorisme untuk pekerjaan baik mereka. Dalam tragedi pemboman misalkan, sebelum penyelidikan dilakukan, Anda akan mendengar media memberikan pernyataan tipis yang mengatakan bahwa "seorang teroris” telah mengebom daerah tertentu, atau dengan kalimat yang lain, selama tersangka adalah seorang Muslim.

Kita jangan sampai jatuh ke dalam perangkap yang diletakkan oleh Barat atas adu domba kaum muslim dengan cap Radikal Muslim dan Muslim Moderat. Yang jelas, banyak data terungkap hingga pada kesimpulan final bahwa gembong teroris adalah Amerika Serikat dan 'Israel' yang secara terbuka menargetkan kaum Muslim dan Islam dalam perang panjang ke depannya. Wallahu alam. (riafariana/voa-islam.com)

*pengamat politik Internasional

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Kamis, 13 May 2021 18:15

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Kamis, 13 May 2021 17:45

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Kamis, 13 May 2021 17:21

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Kamis, 13 May 2021 10:19

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Kamis, 13 May 2021 10:09

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Rabu, 12 May 2021 21:25

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 21:10

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 20:46

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Rabu, 12 May 2021 20:34

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rabu, 12 May 2021 18:32

Khutbah Idul Fitri: Lebaran dengan Covid-19

Khutbah Idul Fitri: Lebaran dengan Covid-19

Rabu, 12 May 2021 18:28

Fahri Hamzah Menyeru Presiden Bantu Hentikan Agresi Israel terhadap Rakyat Palestina

Fahri Hamzah Menyeru Presiden Bantu Hentikan Agresi Israel terhadap Rakyat Palestina

Rabu, 12 May 2021 18:18

KIBBM: Penyerangan Zionis Israel kepada Masjid Al-Aqsha Mencoreng Perdamaian Dunia

KIBBM: Penyerangan Zionis Israel kepada Masjid Al-Aqsha Mencoreng Perdamaian Dunia

Rabu, 12 May 2021 18:01

Putusan MA Bak Oase di Tengah Kering-Kerontangnya Rasa Keadilan

Putusan MA Bak Oase di Tengah Kering-Kerontangnya Rasa Keadilan

Rabu, 12 May 2021 16:30

Catatan 100 Hari Kapolri: Minim Perbaikan dan Melanggengkan Kekerasan

Catatan 100 Hari Kapolri: Minim Perbaikan dan Melanggengkan Kekerasan

Rabu, 12 May 2021 15:12

Mathla’ul Anwar Berduka Atas Wafatnya KH Tengku Zulkarnaen

Mathla’ul Anwar Berduka Atas Wafatnya KH Tengku Zulkarnaen

Rabu, 12 May 2021 15:00

Mudik Bukan Pergerakan Teroris Tapi Kebahagiaan Rakyat

Mudik Bukan Pergerakan Teroris Tapi Kebahagiaan Rakyat

Rabu, 12 May 2021 12:36

Tes Wawasan Kebangsaan dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Tes Wawasan Kebangsaan dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Rabu, 12 May 2021 12:09

Tatkala Jalan Tikus pun Ditutup

Tatkala Jalan Tikus pun Ditutup

Rabu, 12 May 2021 11:26

Pelajar Kabupaten Bekasi Berbagi 50 Paket Sembako

Pelajar Kabupaten Bekasi Berbagi 50 Paket Sembako

Rabu, 12 May 2021 10:38


MUI

Must Read!
X