Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.482 views

PERPPU 2/2017: Di manakah Perlindungan Negara Terhadap Ormas Islam?

Oleh: Yuli S Ridwan, S.H. (Aktifis Dakwah Mabda'iyyah)

Dari setumpuk masalah yang sedang diperlihatkan oleh rezim ketujuh di Indonesia ini, hal yang paling menyita perhatian adalah persoalan penerbitan Perppu Ormas No.2/2017.

Jika ditanya mengapa Perppu Ormas No.2/2017 tersebut bisa menyedot perhatian publik,  lantaran Perppu Ormas No.2/2017, secara aspek apapun meniliknya, ternyata Perppu Ormas yang diterbitkan oleh Rezim Jokowi, maaf ibarat Perppu karbitan, yang terindikasi membungkam rasa kritis masyarakat dalam mengoreksi kebijakan yang diambil oleh pemerintah, dalam hal ini adalah rezim yang sedang berkuasa.

Perppu Ormas No.2/2017, Saya sebut seperti ibarat Perppu karbitan, karena dari segi kehadirannya terkesan sangat dipaksakan, untuk mengatur kembali keberadaan aktivitas Ormas, yang padahal sudah ada UU Ormas sebelumnya (UU No.17/2013), yang dirasa sudah cukup untuk membuat Ormas terkawal dalam aktifitasnya, karena wajar saja masyarakat jika ingin berorganisasi, sejauh aktifitasnya bukan tindakan makar.

Seperti yang disampaikan oleh Prof. DR. Yusril Ihza Mahendra, dalam setiap kali dipertanyakan terkait kehadiran Perppu Ormas No.2/2017 oleh media mainstream dan media anti mainstream, bahwa syarat kehadiran sebuah Perppu adalah adanya keadaan genting dan memaksa, tapi menurut Prof. DR. Yusril Ihza Mahendra, keadaan genting dan memaksa yang bagaimana, sehingga pemerintah menerbitkan Perppu Ormas No.2/2017 tersebut.

Dari situlah, akhirnya Ormas Islam yang notabene tidak merasa bersalah dalam aktifitas berdakwah, akhirnya tergiring mempertanyakan, landasan dan motiv keadaan genting dan memaksa yang seperti apakah, sehingga rezim Jokowi, terdesak melahirkan Perppu Ormas No.2/2017. Mirisnya, jawaban lugas hampir tidak terdengar langsung dari sang Presiden Jokowi. Bahkan melalui stasiun TV, dengan santai Presiden pernah menyatakan, jika memang ada pihak yang keberatan atas Perppu tersebut, maka pihak yang keberatan dipersilahkan untuk menempuh jalur hukum.

Tidak lama berselang dari penerbitan Perppu tersebut, muncul kabar yang setidaknya menyengat perhatian publik, karena "tiba-tiba" Ormas yang menjadi korban pertama dari Perppu Ormas No.2/2017 adalah Ormas Islam HTI, yang posisinya ditengah ummat In Syaa Allah termasuk Ormas Islam yang menghormati prosedur ber-Ormas, dan "rajin" mengkritisi kebijakan rezim yang terindikasi lebih pro terhadap "investor" kapitalis barat (Amerika dan sekutu) dan kapitalis timur (Penguasa Cina).

Di sisi lain HTI yang status badan hukumnya malah dibekukan disaat-saat HTI bersiap menuju pengadilan, akhirnya bersama tim kuasa hukum harus menempuh jalur penggugatan ke PTUN dan mengajukan Judicial Review (uji material) atas isi Perppu Ormas No.2/2017 ke Mahkamah Konstitusi.

Dan sampai dengan hari ini, dari seluruh saksi ahli yang dihadirkan oleh tim kuasa hukum HTI, seluruhnya memberikan argumentasi yang hampir serupa, atau kalau bisa kita berbaik sangka bahwa para saksi ahli malah semakin menegaskan kehadiran Perppu Ormas No.2/2017 tidak terpenuhi berdasarkan syarat situasi keadaan dalam suasana kegentingan dan memaksa, bahkan kehadiran Perppu Ormas No.2/2017 malah terindikasi kuat "menohok" ajaran Islam, yang hal tersebut akhirnya semakin menambah kegaduhan publik semakin berkepanjangan.

Karena bisa saja setelah HTI, akan muncul korban Ormas Islam yang lain atau lembaga lain, yang akan bernasib sama, yaitu status badan hukum lembaganya dibekukan dan atau dicabut tanpa berkesempatan mengajukan nya ke ruang pengadilan.

Dan, memang kejadian yang dikhawatirkan tersebut pun akhirnya  terjadi, yaitu Organisasi Alumni Universitas Indonesia yang dikenal ILUNI UI Berbadan Hukum juga dibubarkan legalitasnya oleh Pemerintah.

Pertanyaannya adalah, jika Ormas yang  sudah menjadi korban Perppu Ormas No.2/2017 dianggap melanggar  Pancasila, oleh rezim Pemerintahan Jokowi, maka butir sila yang manakah yang dilanggar ?

Bukankah, kebijakan pemerintah yang pro kapitalisme dan neo liberal, merupakan  fakta terindikasinya rezim melanggar nilai filosophi Pancasila dan sekaligus menjebak diri ke dalam kancah pertarungan neo imperialisme yang sedang dipraktikkan oleh para penjajah asing dan aseng ke wilayah dunia Islam.

Sementara Ormas Islam, yang menawarkan peraturan Syariah Islam kaaffah dalam sistem #Khilafah, pada dasarnya adalah dalam rangka ikhtiar untuk menyelamatkan aset sumber daya alam (SDA) Indonesia, serta aset-aset dunia Islam lainnya agar terselamatkan dari geostrategi neo-imperialisme para penjajah.

Rasulullah Saw, mengingatkan: كلّكم راع و كلّكم مسؤل عن رعيّته الإمام راع و مسؤل عن رعيّته
Ingatlah, tiap-tiap kalian adalah pemimpin, dan tiap-tiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya itu. (HR. Bukhari).

Seharusnya, rezim penguasa bersyukur ada beragam Ormas Islam dan Ormas shohih garis lurus lainnya yang masih peduli nasib ummat dan senantiasa  memuhasabahi penguasa.

Mengapa, karena amar makruf wa nahyi munkar,sebagaimana dalil QS. Ali Imran:104, tentang disyariahkannya Ormas atau berjamaah, adalah untuk terwujudnya Islam rahmatan lil 'alamiin, yang dengannya sebuah negeri berada dalam kondisi aman, adil, sejahtera dalam naungan ridho Allah. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Kamis, 13 May 2021 18:15

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Kamis, 13 May 2021 17:45

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Kamis, 13 May 2021 17:21

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Kamis, 13 May 2021 10:19

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Kamis, 13 May 2021 10:09

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Rabu, 12 May 2021 21:25

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 21:10

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 20:46

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Rabu, 12 May 2021 20:34

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rabu, 12 May 2021 18:32

Khutbah Idul Fitri: Lebaran dengan Covid-19

Khutbah Idul Fitri: Lebaran dengan Covid-19

Rabu, 12 May 2021 18:28

Fahri Hamzah Menyeru Presiden Bantu Hentikan Agresi Israel terhadap Rakyat Palestina

Fahri Hamzah Menyeru Presiden Bantu Hentikan Agresi Israel terhadap Rakyat Palestina

Rabu, 12 May 2021 18:18

KIBBM: Penyerangan Zionis Israel kepada Masjid Al-Aqsha Mencoreng Perdamaian Dunia

KIBBM: Penyerangan Zionis Israel kepada Masjid Al-Aqsha Mencoreng Perdamaian Dunia

Rabu, 12 May 2021 18:01

Putusan MA Bak Oase di Tengah Kering-Kerontangnya Rasa Keadilan

Putusan MA Bak Oase di Tengah Kering-Kerontangnya Rasa Keadilan

Rabu, 12 May 2021 16:30

Catatan 100 Hari Kapolri: Minim Perbaikan dan Melanggengkan Kekerasan

Catatan 100 Hari Kapolri: Minim Perbaikan dan Melanggengkan Kekerasan

Rabu, 12 May 2021 15:12

Mathla’ul Anwar Berduka Atas Wafatnya KH Tengku Zulkarnaen

Mathla’ul Anwar Berduka Atas Wafatnya KH Tengku Zulkarnaen

Rabu, 12 May 2021 15:00

Mudik Bukan Pergerakan Teroris Tapi Kebahagiaan Rakyat

Mudik Bukan Pergerakan Teroris Tapi Kebahagiaan Rakyat

Rabu, 12 May 2021 12:36

Tes Wawasan Kebangsaan dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Tes Wawasan Kebangsaan dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Rabu, 12 May 2021 12:09

Tatkala Jalan Tikus pun Ditutup

Tatkala Jalan Tikus pun Ditutup

Rabu, 12 May 2021 11:26

Pelajar Kabupaten Bekasi Berbagi 50 Paket Sembako

Pelajar Kabupaten Bekasi Berbagi 50 Paket Sembako

Rabu, 12 May 2021 10:38


MUI

Must Read!
X