Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.386 views

Women Empowering, Ilusi Kapitalisme untuk Perempuan agar Berdaya?

Oleh: Rut Sri Wahyuningsih*

Indonesia menuai pujian internasional terkait suksesnya penyelenggaraan Annual Meetings (AM) International Monetary Fund (IMF) - World Bank Group (WBG) yang berlangsung di Bali sejak tanggal 7-14 Oktober 2018. AM  IMF WBG ini adalah pertemuan  tahunan yang diselenggarakan oleh Dewan Gubernur IMF dan WBG.

Sidang Tahunan ini juga merupakan forum pertemuan terbesar bidang ekonomi, keuangan, dan pembangunan di tingkat global, yang mempertemukan pihak pemerintah (Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral) dari 189 negara, dan pihak non pemerintah yang menguasai sektor keuangan dan ekonomi dunia.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mendiskusikan perkembangan ekonomi dan keuangan global serta isu-isu terkini, antara lain:  pengurangan kemiskinan, pembangunan ekonomi internasional dan isu-isu global lainnya. Pada tahun ini, pertemuan tersebut ternyata juga dimanfaatkan anggota DPR RI untuk mengangkat salah satu ide yang nantinya akan diratifikasi oleh negara -negara anggota termasuk Indonesia yaitu agar Bank dunia - IMF mampu mewujudkan peningkatan peran perempuan dalam aktifitas ekonomi dan memberinya akses layangan keuangan digital. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Legislator PDI-P Evita Nursanty yang menjadi pembicara pada sesi bertema “Partisipasi Perempuan dalam Pertumbuhan Ekonomi”. (solussinews.com/09/10/2018).

Putri kedua Gus Dur, Yenny Wahid, berpendapat sama. Ia mengatakan bahwa kelompok perempuan pada dasarnya memiliki peran yang besar dalam rangka pengentasan kemiskinan dan ketimpangan sosial. Kelompok ini, lanjut Direktur Wahid Foundation ini, perempuan dapat dilibatkan secara penuh dalam melakukan aktivitas perekonomian di level yang paling bawah seperti yang telah dilakukan oleh lembaganya dalam membangun program Desa Damai yang banyak melibatkan kelompok perempuan di dalamnya (NU Online/10/102018)

Lantas bagaimana fakta Pemberdayaan Ekonomi Perempuan (PEP)? Akankah program ini benar- benar mengantarkan pada peningkatan kesejahteraan perempuan? Atau sebaliknya, program ini hanya menjadikan perempuan lebih berperan secara ekonomi sehingga mereka bekerja secara massif? Dalam posisi ini maka perempuan hanya jadi tumbal kebangkrutan ekonomi kapitalisme. 

Women empowering adalah kedok untuk mengokohkan hegemoni kapitalisme. Perempuan digiring menjadi pemutar roda industri kapitalis sekaligus target pasar. Perempuan dijauhkan dari peran politik dan strategisnya sebagai  ibu  pencetak generasi peradaban islam. Hal pertama yang akan hilang akibat program ini adalah peran keibuan, dan kehidupan keluarga. Bangsa-bangsa akan  kehilangan generasi masa depan yang tangguh.

Sejatinya,  perempuan memunyai sifat paling menonjol dalam dirinya sejak mula sejak ia diciptakan: bersuami, mengandung, melahirkan, mendidik anak dan berkeluarga. Namun kapitalisme melihat itu semua sebagai struktur yang menindas dan patriarkal. Kembalinya perempuan pada fitrah diri dianggap lebih menguntungkan bagi laki-laki daripada perempuan sendiri. Sebagai seorang istri, ia dianggap menjadi pelayan dan diperbudak oleh suaminya.

Mereka sengaja tak menyebutkan bahwa tujuan sebenarnya dari pemerintah kapitalis Barat dengan women empowerment ini adalah mengamankan keuntungan ekonomi bagi negara. Agenda kapitalis ini yang berjuang untuk meningkatkan tingkat kerja kaum perempuan demi kepentingan keuangan mereka sendiri dan bukan perbaikan perempuan.

Lebih jauh lagi, gagasan bahwa pekerjaan akan membawa perempuan kepada status yang lebih tinggi di masyarakat dan keamanan ekonomi adalah ilusi, karena banyak perempuan bekerja dengan bayaran rendah, kualitas yang buruk, dan pekerjaan yang sering eksploitatif.  Selain itu, sebagian besar dari gaji seorang ibu yang bekerja saat ini seringkali habis oleh biaya perawatan anak yang tinggi. Sejumlah besar perempuan tidak menjadi lebih kaya, sebaliknya, mereka bekerja hanya untuk membayar orang lain untuk memelihara dan membesarkan anak-anak mereka untuk 'memberi makan' ekonomi.  

Dampak buruk lainnya ketika perempuan lebih berkonsentrasi sebagai mesin perekonomian adalah kurangnya waktu ibu yang seharusnya ia habiskan bersama anaknya. Kurangnya kebersamaan ini menyebabkan tingkat signifikan perilaku nakal dan kriminal. Lebh jauh lagi, mereka dengan programnya akan sedikit demi sedikit  menghapus kedudukan laki-laki sebagai kepala dan pelindung keluarga, dan dorongannya untuk memaksa perempuan mengadopsi tanggung jawab alamiah laki-laki sebagai pencari nafkah untuk keluarga, mengikis pemahaman laki-laki tentang peran mereka dalam keluarga.

Maka perlu adanya upaya meluruskan arah pemberdayaan perempuan menurut tuntunan syariat , yaitu mengokohkan peran dan fungsi sebagai ummu wa rabbatul bait, sebagai ibu dan pengurus rumah tangga. Ia juga adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Ketetapan Islam tentang peran kedua gender dalam kehidupan keluarga tidak bisa begitu saja dilabeli tidak adil bagi perempuan.

Demikian pula dengan kewajiban Islam atas laki-laki untuk menjadi pencari nafkah bagi keluarga digambarkan sebagai terbelakang dan bertentangan dengan kebebasan perempuan. Ini adalah pandangan sesat dan tidak masuk akal yang justru memberikan ketidakadilan nyata yang ditempatkan pada perempuan dan anak-anak.

Islam adalah sebaik-baik sistem pengatur hidup dan kehidupan manusia. Maka, kita harus mulai berjuang mengenyahkan sistem yang tidak sesuai dengan hati nurani, kita kembali kepada ideologi yang shahih yang telah terbukti selama 13 abad mampu menyinari dunia dengan peradabannya. Perempuan akan sejahtera secara hakiki tanpa harus mengorbankan idealisme. Perempuan boleh menjadi apapun sesuai jenjang pendidikannya, asalkan kewajibannya sebagai hamba Allah telah terlaksana secara sempurna. Hal yang demikian karena Allah begitu menghargai seorang perempuan. Wallahu a'lam bishowab. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah Pengasuh Grup Online BROWNIS

Ilustrasi: Google

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Latest News
Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Ahad, 18 Nov 2018 23:57

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Ahad, 18 Nov 2018 21:54

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Ahad, 18 Nov 2018 21:30

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Ahad, 18 Nov 2018 21:00

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Ahad, 18 Nov 2018 20:35

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Ahad, 18 Nov 2018 16:49

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Ahad, 18 Nov 2018 14:00

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ahad, 18 Nov 2018 13:35

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Ahad, 18 Nov 2018 12:58

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Ahad, 18 Nov 2018 12:35

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Ahad, 18 Nov 2018 11:35

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Ahad, 18 Nov 2018 10:35

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

Sabtu, 17 Nov 2018 18:15

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Sabtu, 17 Nov 2018 17:30

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 17 Nov 2018 15:00

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sabtu, 17 Nov 2018 11:02

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

Jum'at, 16 Nov 2018 21:45

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

Jum'at, 16 Nov 2018 21:20

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Jum'at, 16 Nov 2018 20:15

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Jum'at, 16 Nov 2018 18:43


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X