Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.042 views

Rencana Kemenag Hapus Materi Perang dari Kurikulum Madrasah itu Lacut!

Oleh: Harits Abu Ulya

(Dir. CIIA & Pengasuh Ponpes Tahfidz Qur'an Al Bayan)

Mendengar kabar Kemenag hendak menghapus materi perang atau jihad dari kurikulum madrasah membuat saya pribadi bagian dari milyaran umat Islam sangat prihatin setengah tidak percaya. Meski akhirnya di beberapa media di ungkap soal gagasan tersebut ada disinformasi.

Baru level gagasan saja sudah jelas membuat luka hati umat Islam apalagi kalau benar-benar di implementasikan. Saya husnudzan, berharap gagasan itu adalah pepesan kosong artinya gosip belaka.

Soal gagasan yang menyeruak terkait rencana kememag, saya tidak menemukan argumentasi kokoh normatif dan rasionalnya yang menjadi pijakan gagasan kemenag kali ini. Yang tampak adalah sikap "deffensif apologetic", sebuah sikap produk dari nalar yang terpapar paham liberalisme dan pluralisme secara radikal.

Jadi gagasan kemenag tidak punya pijakan normatifnya. Jika benar di laksanakan itu sama artinya kemenag menjadi bagian dari intrumen untuk merusak pemahaman umat Islam dan mengotori ajaran-ajaran Islam yang telah baku.

Kenapa kemenag tidak sekalian keluarkan Mushaf Qur'an edisi revisi versi kemenag? Menghapus semua kalimat atau frase yang ada hubunganya langsung atau tidak dengan Jihad di 30 ayat lebih, atau kalimat qital (perang) di 100 ayat lebih dalam Al Qur'an ? Kok setengah hati amat...

Dan kemenag juga ahistoris, Indonesia merdeka ini juga berkat perang dan spirit jihad yang tertanam dalam jiwa umat Islam. Kemenag seperti bawur sejarah, bagaimana Rasulullah saw menetapkan jihad (perang) fi sabilillah sebagai kewajiban agung bagi umat Islam. Beliau memberikan legitimasi, beliau memberi contoh praksisnya secara rigid.

Apakah di otaknya kemenag tuntunan dan tuntutan Al Quran dan As Sunnah soal Jihad (perang) dianggap sebagai suatu tindak kejahatan?? Jihad sebagai sebuah aksi kriminal yang membuat malu kaum muslimin? Jika benar begitu logikanya, sangat Aneh bin jahil murokkab (bodoh 12).

Saya menduga, orang-orang kemenag yang terlibat dalam proyek penghapusan kurikulum madrasah tersebut bukan orang muslim (kafir). Saya husnudzan, kalau orang muslim pasti akan sangat hati-hati atau mereka tidak bakalan otak atik apa yang sudah baku karena paham soal hukum seputar jihad (perang).

Atau bisa jadi dari kalangan orang muslim hipokrit yang tersesat memuja liberalisme dan pluralisme secara radikal, mengemis pujian orang-orang diluar Islam dan mengais sekerat tulang dunia yang tidak pernah mengenyangkan.

Kalau kita mencermati, gagasan serupa juga terus di tawarkan kepublik oleh beberapa pihak termasuk di antaranya oleh kemenag ini.

Melalui pintu proyek melawan radikalisme, muncul upaya laten yang sistemik berkelanjutan untuk menguasai hati dan pikiran publik dengan melalui perang pemikiran, perang terminologi. Terma-terma baku dalam syariat hendak di simpangkan maknanya secara radikal. Seperti term (istilah); muslim, kafir, jihad, qital, dll.

Sejatinya agenda-agenda di atas adalah proyek penyesatan dan penyimpangan terhadap ajaran Islam yang baku, hendak membawa umat Islam menjauh dari kebenaran Al Quran dan As Sunnah. Dan mereka menawarkan bahasa-bahasa penghalusan yang hakikatnya adalah untuk membungkus tahrif (penyimpangan) semisal; "Islam Rahmatan Lil Alamin" dan pengusungnya dilabeli muslim moderat, muslim toleran, muslim pluraris. Padahal hakikatnya ini penyesatan kepada umat dari Islam untuk menjadi pribadi-pribadi yang tercerabut dari syariat Islam yang kaffah.

InsyaAllah umat Islam saat ini cukup sadar bahwa mereka dan agamanya menjadi obyek perang pemikiran, perang ideologi, perang budaya dari pihak-pihak yang benci kepada Islam (IslamPhobia) dengan beragam sebab atau faktor yang melatari.

Seperti yang sudah di kabarkan dalam Al Qur'an, Allah SWT berfirman:

يُرِيْدُوْنَ لِيُطْفِـئُـوْا نُوْرَ اللّٰهِ بِاَ فْوَاهِهِمْ وَا للّٰهُ مُتِمُّ نُوْرِهٖ وَلَوْ كَرِهَ الْكٰفِرُوْنَ


"Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir membencinya."
(QS. As-Saff 61: Ayat 8)

Semoga para pembenci Islam diberagam tingkat jabatan di beri hidayah Allah swt sebelum ajal kematian mereka menyapa. Aamiin.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Ahad, 23 Feb 2020 22:33

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ahad, 23 Feb 2020 22:05

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Ahad, 23 Feb 2020 21:00

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Ahad, 23 Feb 2020 19:55

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

Ahad, 23 Feb 2020 18:18

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Ahad, 23 Feb 2020 17:50

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Ahad, 23 Feb 2020 17:48

Olok-olok Salam Pancasila

Olok-olok Salam Pancasila

Ahad, 23 Feb 2020 16:07

Berkaca pada Pemindahan Ibukota Turki

Berkaca pada Pemindahan Ibukota Turki

Ahad, 23 Feb 2020 13:59

FOL-PIP Dideklarasikan Bersamaan dengan Milad ke 12 Adara Relief International

FOL-PIP Dideklarasikan Bersamaan dengan Milad ke 12 Adara Relief International

Ahad, 23 Feb 2020 12:58

Iran Tutup Sekolah, Universitas dan Pusat Budaya Setelah 6 Orang Tewas Akibat Virus Corona

Iran Tutup Sekolah, Universitas dan Pusat Budaya Setelah 6 Orang Tewas Akibat Virus Corona

Ahad, 23 Feb 2020 11:30

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Sabtu, 22 Feb 2020 23:42

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Sabtu, 22 Feb 2020 22:30

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Sabtu, 22 Feb 2020 22:27

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Sabtu, 22 Feb 2020 21:22

Keinginan Seorang Wanita Saat Menanti Jodoh

Keinginan Seorang Wanita Saat Menanti Jodoh

Sabtu, 22 Feb 2020 21:20

AS-Taliban Akan Tandatangani Perjanjian Gencatan Senjata Sebagaian pada 29 Februari

AS-Taliban Akan Tandatangani Perjanjian Gencatan Senjata Sebagaian pada 29 Februari

Sabtu, 22 Feb 2020 21:15

5000 Pabrik di Gaza Tutup Akibat 14 Tahun Pengepungan Zionis Israel

5000 Pabrik di Gaza Tutup Akibat 14 Tahun Pengepungan Zionis Israel

Sabtu, 22 Feb 2020 21:00

Laporan: Turki Cegah Pesawat Militer Rusia Lintasi Wilayah Udaranya Menuju Suriah

Laporan: Turki Cegah Pesawat Militer Rusia Lintasi Wilayah Udaranya Menuju Suriah

Sabtu, 22 Feb 2020 20:45

Hamas Tolak Adakan Pembicaraan dengan AS Terkait 'Kesepakatan Abad Ini'

Hamas Tolak Adakan Pembicaraan dengan AS Terkait 'Kesepakatan Abad Ini'

Sabtu, 22 Feb 2020 20:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X