Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.740 views

BPJS, Pemalakan Model Baru di Bidang Kesehatan?

 

Oleh: Halimah

Hakikat untuk sehat sekarang ini sangat rumit atau tidak mudah. Bila dilihat secara mendalam konsep yang mendasari pelayanan kesehatan atau BPJS Kesehatan dari awal sudah keliru. Mengapa? Sistem BPJS ini kental nuansa logika komersialisme pelayanan kesehatan dan kelalaian negara, bukan ketulusan ingin membantu rakyat yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Faktanya publik hari ini sudah terbebani berbagai biaya karena semua hajat hidup harus dibeli dengan harga yang terus melangit. Mulai dari pangan, papan, air bersih, listrik, BBM, transportasi, hingga keamanan dan pendidikan. 

Bila ditelaah lebih jauh, semua ini dikarenakan ulah tangan penguasa sendiri yang hadir sebagai pelaksana sistem kehidupan sekularisme yang justru menegaskan ketidakpedulian penguasa terhadap penderitaan rakyatnya. Gerbang kezaliman ada pada pandangan sekularisme bahwa kesehatan adalah jasa yang harus dikomersilkan dan negara hadir memfasilitasinya mulai dari memfasilitasi kesehatan hingga komersialisasi pembiayaan kesehatan.

BPJS = Masalah?

Dalam hal ini negara hadir sebagai pembuat aturan bagi kepentingan perusahaan khususnya BPJS Kesehatan selanjutnya menyerahkan pengurusan hajat pelayanan kesehatan publik di bawah kendali dan kekuasaan BPJS Kesehatan.

Hal ini berkonsekuensi pada kewajiban masyarakat membiayai pelayanan kesehatan yang harusnya menjadi tanggung jawab negara. Masyarakat dipaksa membeli Pelayanan Kesehatan melalui skema korporasi BPJS Kesehatan dengan membayar premi setiap bulan.

Tidak hanya itu, sistem ini seringkali berujung konflik dan masalah antara Rumah Sakit, tenaga kesehatan, dan pasien seperti yang dilansir kompas.com (13  Oktober 2019). Indonesia corruption watch atau ICW menemukan 49 potensi penipuan atau proud yang dilakukan baik oleh peserta badan penyelenggara jaminan sosial atau BPJS Kesehatan.

Perwakilan ICW Dewi Anggraini mengatakan sejak tahun 2017 pihaknya memantau banyak jenis produk yang dilakukan dalam penyelenggaraan BPJS. Hasil temuannya di seluruh Indonesia hampir sama. Dewi menjelaskan temuan ICW dari tingkat Peserta BPJS Kesehatan, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Penerima Bantuan Iuran (PBI) memperlihatkan adanya manipulasi penggunaan kartu Indonesia sehat atau KIS oleh orang yang bukan pemilik kartu. Selanjutnya temuan di tingkat Puskesmas terjadi dalam bentuk penerimaan uang oleh pihak Puskesmas untuk mengeluarkan rujukan pada pasien.

ICW menemukan "kecurangan Puskesmas, berupa tidak optimalnya penanganan pasien dan segera merujuk pasien ke rumah sakit tujuannya adalah agar dana yang diperoleh dari BPJS Kesehatan tidak berkurang secara signifikan jadi pasien datang ke Puskesmas tapi dirujuk ke rumah sakit padahal diagnosisnya bisa ditangani Puskesmas kami melihatnya itu bukan satu atau dua kali katanya".

Tidak berhenti di situ pula derita rakyat makin panjang dengan kenaikan iuran BPJS sendiri dengan kenaikannya yaitu 100%.

Terlebih lagi keharusan membayar premi saja itu suatu kezoliman apalagi bila nilainya dinaikkan. Ujungnya masyarakat dipaksa menerima pelayanan kesehatan diskriminatif terutama bagi peserta yang menerima  bantuan iuran(PBI) meski membahayakan kesehatan bahkan nyawanya.

Untuk menikmati pelayanan kesehatan masyarakat diharuskan antri berjam-jam tetapi tidak teratasi bahkan antri berbulan-bulan untuk tindakan tertentu.

Belum tuntas pula kesengsaraan yang menimpa rakyat bagi yang menunggak iuran BPJS Kesehatan diberikan sanksi seperti yang dilansir kompas.com (18/10/2019). Pemerintah Tengah mengatur aturan yang otomatis dapat memberi sanksi terhadap penunggak iuran BPJS Kesehatan apabila membutuhkan pelayanan publik seperti melengkapi SIM pembuatan paspor dan IMB.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Bapak Fahmi Idris mengatakan pemberlakuan sanksi layanan publik itu untuk meningkatkan koleksi bilitas peserta iuran BPJS kesehatan dari segmen pekerja bukan penerima upah atau PBPU.

Memang benar di satu sisi sejumlah orang merasakan manfaat BPJS Kesehatan namun ini jelas tidak dapat menampikan kesengsaraan yang ditimbulkannya.

Bahkan bila dilihat secara mendalam konsep yang mendasari pelayanan BPJS Kesehatan sudah salah dari awal yakni komersialisasi pelayanan kesehatan dan kelalaian negara, bukan ketulusan maka sesungguhnya setiap orang berpotensi didera kesulitan.

Islam Menyelesaikan Masalah tanpa Masalah

Seharusnya harta milik publik berupa sumber daya alam yang melimpah di Indonesia ini yang semestinya digunakan pemerintah sebagai salah satu sumber pembiayaan pelayanan kesehatan dan lain-lain justru diserahkan kepada pihak asing. Paschal seharusnya dikuasai oleh negara dan dikelola oleh negara sehingga rakyat dapat merasakan keberlimpahan sumber daya alam di Indonesia ini. Islam sebagai agama yang sempurna mengatur segala bidang kehidupan termasuk kesehatan.

Islam memandang kesehatan merupakan salah satu kebutuhan pokok yang harus dipenuhi dimana mekanisme pemenuhannya adalah langsung dipenuhi oleh negara karena negara dalam Islam adalah sebagai pengatur urusan rakyat dan penguasa sebagai pelaksanaan negara akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah subhanahu wa ta'ala atas pelaksanaan pengaturan ini.

Karena pelayanan kesehatan adalah tanggung jawab negara maka tidak akan diserahkan kepada pihak swasta dalam pelaksanaannya kemudian rakyat pun tidak akan dimintai sepeserpun uang sebagai iuran kesehatan akan tetapi negara akan mengoptimalkan sumber daya alam yang dimiliki untuk dikelola oleh negara sehingga hasilnya bisa dirasakan oleh rakyat  salah satunya untuk pembiayaan kesehatan.

Menjadi kewajiban negara mengadakan rumah sakit, klinik, obat-obatan, dan kebutuhan kesehatan lainnya yang diperlukan untuk kaum muslim  Jaminan kesehatan dalam Islam memiliki tiga ciri yaitu satu berlaku umum tanpa diskriminasi dalam arti tidak ada pengecualian dan pengelasan dan perbedaan dalam pemberian layanan kesehatan kepada rakyatnya. Kedua bebas Biaya apapun dan pungutan apapun. Ketiga seluruh rakyat harus diberi kemudahan untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.

Sistem jaminan kesehatan dalam Islam ini akan terlaksana secara sempurna ketika Islam diterapkan secara Kaffah. Allahu A'lam Bishawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Ahad, 24/05/2020 05:20

Baju Hari Raya dan Pandemi Corona