Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.285 views

Pendidikan Agama yang Tersandera

 

Oleh:

Ifa Mufida, Pemerhati Kebijakan Publik

 

BELUM usai kiranya gaduh akibat larangan penggunaan cadar dan celana cingkrang bagi ASN, sekarang ada wacana yang tak kalah mengerikan. Kabarnya kementrian Agama (Kemenag) tengah merombak 155 buku pelajaran agama. Dirombak karena dianggap mengandung konten yang bermasalah. Perombakan dilakukan untuk buku materi pelajaran agama mulai kelas 1 SD hingga kelas 12 SMA. Wacana ini pun menadapatkan dukungan penuh dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan sudah ada tim untuk merombak buku pelajaran agama Islam. Sementara mengenai penghapusan sejarah khilafah masih terus dikaji (liputan6.com, 12/11). Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Kamaruddin Amin, konten Khilafah termasuk konten bermasalah, karena berpotensi dimaknai salah oleh peserta didik. Harus ada penjelasan bahwa Khilafah ada dalam sejarah. Maka, Kemenag menganggap perlu melakukan penulisan ulang terhadap buku-buku agama di sekolah kita di seluruh Indonesia.

Perombakan buku agama Islam sebenarnya bukanlah wacana baru dan mengejutkan. Sebab Kementerian Agama pada periode sebelumnya juga ada wancana untuk merombak buku agama Islam. Kemenag   menyatakan, tidak ada lagi materi tentang perang dalam pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di madrasah. Hal itu diimplementasikan pada tahun ajaran baru 2020.

Nampaknya Islam dan ajarannya tengah menjadi perbincangan bangsa ini, dari kalangan rumput hijau dan di tataran pemerintah. Meskipun di tataran pemerintahan justru stigma yang dimunculkan adalah stigma yang menakutkan. Framing Islam dengan jargon radikal terus digoreng untuk dijajakan kepada masyarakat. Mungkin diharapkan masyarakat  bisa terkena virus  islamophobia, bahkan kepada mereka yang beragama Islam.

Di sisi lain, pendidikan agama adalah salah satu upaya pendidikan beragama agar bisa menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran agama tersebut. Melalui pendidikan agama diharapkan masyarakat bisa mengenal pokok-pokok agama sehingga mereka bisa beribadah secara sempurna. Ajaran agama seharusnya diambil secara utuh, bukan sebaliknya diperlakukan seperti prasmanan dimana pemeluknya bisa mengambil sesuka mereka. Menjalankan ajaran Islam secara sempurna oleh pemeluknya harusnya menjadi hak yang dijamin oleh pemerintah.

Ironi, di negeri yang katanya memberikan kebebasan warga negaranya justru membatasi ajaran agama yang dipeluk oleh mayoritas warga negaranya. Padahal kebebasan beragama di negeri ini “katanya” dijamin. Dasar hukum yang menjamin kebebasan beragama di Indonesia ada pada konstitusi, yaitu Pasal 28E ayat (1) Undang-Undang Dasar Tahun 1945 (“UUD 1945”): “Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.” Selanjutnya Pasal 29 ayat (2) UUD 1945 juga menyatakan bahwa Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduknya untuk memeluk agama.

Namun ternyata hal tersebut justru tidak berlaku untuk Islam. Islam dengan kesempurnaan ajarannya justru terus dibatasi, bukan hanya dalam tataran untuk mengamalkan bahkan dalam tataran ajaran (pemikirannya). Mungkin ada ketakutan yang luar biasa kegemilangan Islam akan kembali. Mungkin Islam dianggap menjadi ancaman yang akan mengakhiri hierarki politik negeri ini. Padahal secara historis, masuknya Islam ke Nusantara adalah buah dari dakwahnya wali songo yang mereka diutus oleh pemerintahan Turki Utsmani saat itu. Hingga akhirnya dakwah Islam menyebar di seluruh wilayah nusantara. Pahlawan Islam juga menjadi garda terdepan saat itu dalam mengusir penjajahan di negeri ini.

Satu hal lagi, perombakan buku ini dikatakan bahwa tujuannya adalah dalam upaya memoderasi Islam. Artinya, Islam akan dicitrakan sama seperti agama lainnya yang dinilai lebih modern, terbuka dan toleran. Inilah proyek pluralisme. Seperti wacana Kemenag sebelumnya untuk menghapus materi perang yang sebenarnya adalah bagian dari ajaran Islam yaitu jihad. Padahal sepanjang sejarah, Islam lah satu-satunya yang telah sukses mengajarkan toleransi yang sesungguhnya.

Terlebih toleransi yang dijalankan Islam ini, menjadi contoh bagi masyarakat peradaban lain. Bahkan toleransi Islam, langgeng terasa hingga era akhir Khilafah Utsmaniyah. Seorang Orientalis Inggris, TW Arnold berkata: “The treatment of their Christian subjects by the Ottoman emperors -at least for two centuries after their conquest of Greece- exhibits a toleration such as was at that time quite unknown in the rest of Europe…” [Perlakuan terhadap warga Kristen oleh pemerintahan Khilafah Turki Utsmani –selama kurang lebih dua abad setelah penaklukan Yunani– telah memberikan contoh toleransi keyakinan yang sebelumnya tidak dikenal di daratan Eropa…] (The Preaching of Islam: A History of the Propagation of the Muslim Faith, 1896, hal. 134). Toleransi dalam Islam telah diakui bukan hanya dari kalangan muslim tetapi banyak oleh kalangan non-muslim juga.

Dan kini, di bawah demokrasi yang konon menjunjung tinggi hak asasi manusia, justru Islam terus dieksekusi bahkan dikerdilkan. Layaklah dikatakan bahwa kebebasan beragama di Indonesia saat ini telah tersandera. Tersandera oleh apa? Tersandera oleh kepentingan rezim untuk meneguhkan kekuasaannya. Tersandera untuk menutupi kegagalan ekonomi dalam mensejahterakan rakyatnya. Tersandera untuk mengalihkan publik dari perpolitikan demokrasi yang hipokrisi.

Padahal Islam adalah agama Rahmatan Lil A'alamiin adalah satu-satunya agama yang bisa memberikan solusi terhadap permasalahan manusia. Islam bukan hanya hadir untuk pemeluknya tapi sebagai agama yang menyejahterakan untuk semua makhluk-Nya. Maka sudah selayaknya Islam menjadi pilihan terhadap segala permasalahan yang ada saat ini. Wallahu a’lam bi shawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Ketua Umum Wahdah Islamiyah Ingatkan Kader Pentingnya Perpaduan Dakwah dan Keharmonisan Rumah Tangga

Ketua Umum Wahdah Islamiyah Ingatkan Kader Pentingnya Perpaduan Dakwah dan Keharmonisan Rumah Tangga

Senin, 16 Dec 2019 09:36

Temuan Peneliti: Diet Berkontribusi Terhadap Insomnia

Temuan Peneliti: Diet Berkontribusi Terhadap Insomnia

Senin, 16 Dec 2019 06:31

Dewan Da'wah Tidak Akan Mendirikan Partai Politik

Dewan Da'wah Tidak Akan Mendirikan Partai Politik

Senin, 16 Dec 2019 04:37

Menghapal, Tradisi Keilmuan Peradaban Islam

Menghapal, Tradisi Keilmuan Peradaban Islam

Senin, 16 Dec 2019 02:04

MIUMI Aceh Nilai Indeks Kerukunan Umat Beragama Versi Kemenag Menyesatkan

MIUMI Aceh Nilai Indeks Kerukunan Umat Beragama Versi Kemenag Menyesatkan

Ahad, 15 Dec 2019 23:55

5G Indonesia Bisa Gantikan Wifi

5G Indonesia Bisa Gantikan Wifi

Ahad, 15 Dec 2019 23:55

Sembunyi di Ketiak Pemerintah

Sembunyi di Ketiak Pemerintah

Ahad, 15 Dec 2019 23:50

Soal Isu Ormas Islam Disuap Tiongkok, Mu'ti: Muhammadiyah Tidak Bisa Dibeli

Soal Isu Ormas Islam Disuap Tiongkok, Mu'ti: Muhammadiyah Tidak Bisa Dibeli

Ahad, 15 Dec 2019 23:20

Masukan Terbuka untuk Pak Menag

Masukan Terbuka untuk Pak Menag

Ahad, 15 Dec 2019 21:45

Laporan: AS Akan Umumkan Penarikan 4000 Lebih Pasukan dari Afghanistan

Laporan: AS Akan Umumkan Penarikan 4000 Lebih Pasukan dari Afghanistan

Ahad, 15 Dec 2019 21:30

Berat Berbakti pada Orangtua? Ingatlah 4 Keistimewaan Ini!

Berat Berbakti pada Orangtua? Ingatlah 4 Keistimewaan Ini!

Ahad, 15 Dec 2019 21:25

Kapal Angkatan Laut Turki Cegat Kapal Israel di Perairan Siprus

Kapal Angkatan Laut Turki Cegat Kapal Israel di Perairan Siprus

Ahad, 15 Dec 2019 21:15

6 Orang Tewas dalam Protes Undang-undang Kewarganegaraan Anti-Muslim di Assam India

6 Orang Tewas dalam Protes Undang-undang Kewarganegaraan Anti-Muslim di Assam India

Ahad, 15 Dec 2019 21:00

Pilot Pro-Haftar: Rusia dan UEA Operasikan Pertempuran Darat dan Udara dalam  Serangan di Tripoli

Pilot Pro-Haftar: Rusia dan UEA Operasikan Pertempuran Darat dan Udara dalam Serangan di Tripoli

Ahad, 15 Dec 2019 20:45

Hamas Rayakan Peringatan Hari Jadinya yang ke-32 di Gaza

Hamas Rayakan Peringatan Hari Jadinya yang ke-32 di Gaza

Ahad, 15 Dec 2019 20:20

PKS Ingatkan Utang Indonesia Sudah Level Membahayakan

PKS Ingatkan Utang Indonesia Sudah Level Membahayakan

Ahad, 15 Dec 2019 19:10

Dari Arena Mukernas XII, Wahdah Islamiyah Luncurkan Aplikasi Tabik Ustadz

Dari Arena Mukernas XII, Wahdah Islamiyah Luncurkan Aplikasi Tabik Ustadz

Ahad, 15 Dec 2019 12:19

Masjid Diawasi, Ada Apa?

Masjid Diawasi, Ada Apa?

Ahad, 15 Dec 2019 11:43

Puluhan Anak-anak Meriahkan Mukernas XII Wahdah Islamiyah

Puluhan Anak-anak Meriahkan Mukernas XII Wahdah Islamiyah

Ahad, 15 Dec 2019 10:41

Dituduh Bungkam Soal Muslim Uighur, Abdul Mu'ti: Muhammadiyah Tidak Bisa Dibeli

Dituduh Bungkam Soal Muslim Uighur, Abdul Mu'ti: Muhammadiyah Tidak Bisa Dibeli

Ahad, 15 Dec 2019 08:57


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X