Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.952 views

Gubernur Indonesia

Tony Rosyid

[Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa]

Dalam sebuah rapat rutin di MPI (Majlis Pelayan Indonesia), kami sempat membicang tentang Anies Baswedan. Bachtiar Nasir, tokoh yang akrab dipanggil UBN itu nyeletuk. Seperti tak sengaja. Menyebut Anies dengan sebutan "Gubernur Indonesia".

Semua peserta rapat yang hanya beberapa orang itu terhenyak. Kaget. Ada istilah baru, asing, tapi sepertinya pas banget untuk Anies Baswedan. Dapat ilham dari mana mantan ketua GNPF MUI ini.

"Nah, ini bagus", kataku. Ijin UBN, besok saya mau tulis. Bachtiar Nasir tak keberatan. Begitu juga dengan yang lain.

Maklum, seorang penulis tak bisa diam ketika dapat ide dan gagasan baru. Dan ini kebiasaanku. Ide muncul, buka HP, lalu tulis. Sekalipun lagi naik motor antar anak sekolah. Dan artikel ini aku tulis di atas motor, pinggir jalan persis di depan gerbang sekolah SMA anak. Kadang menulis sambil nyetir mobil saat jalan tersendat. Alhamdulillah, sekali nabrak gojek, dan sekali nabrak mobil. Nasib! Begitulah jika menulis jadi hobi.

Pagi hari usai rapat di MPI. Aku tulis artikel. Di dalam artikel aku sebut "Anies Gubernur Indonesia". Hari itu aku kirim ke sejumlah media, yang memang setia menunggu setiap tulisanku. Terima kasih buat kalian semua. Para pejuang dan penjaga pilar demokrasi yang hebat-hebat. Juga aku kirim ke media sosial. Viral!

Malam harinya, Maruarar Sirait pres rilis. Hampir semua tv meliput. Sebagai ketua Steering committee (SC) Piala Presiden 2018, ia minta maaf kepada Anies, "Gubernur Indonesia" atas peristiwa di GBK. Dimana Anies sempat dicegat Paspampres, tak boleh naik panggung mendampingi Persija ketika penyerahan piala (17/2/2018). Kejadian yang sempat membuat bumi Indonesia heboh.

Maruarar Sirait menyebut Anies sebagai "Gubernur Indonesia". Entah ia habis baca tulisanku, atau faktor kebetulan belaka. Tapi sejak itu, kata "Gubernur Indonesia" melekat di nama Anies Baswedan dan sangat populer hingga hari ini.

Soal Anies disebut "Gubernur Indonesia" aku tulis karena punya logika yang sangat kuat. Pertama, Anies gubernur di ibu kota. Jakarta merepresentasikan Indonesia. Bicara jantungnya Indonesia ya Jakarta.

Kedua, Anies mendapat dukungan secara nasional saat pilgub. Bahkan sejumlah ulama pesantren dan para saudagar membiayai kepulangan para santri asal Jakarta untuk nyoblos (menggunakan hak pilihnya). Kehadiran Anies seolah bukan semata kepentingan warga Jakarta, tapi kepentingan rakyat Indonesia.

Ketiga, Anies membuktikan kerjanya sebagai gubernur, bahkan kepala daerah terbaik. Anies mendapatkan Anugerah sebagai gubernur terbaik di even "Anugerah Indonesia Maju 2019". Penghargaan diberikan oleh Suara Ekonomi dan Rakyat Merdeka.

Tak kurang dari 22 penghargaan Anies peroleh selama kurun waktu dua tahun memimpin DKI. Bahkan di era Anies realisasi investasi tercatat mencapai titik tertinggi di sepanjang sejarah di DKI (7/11).

Jika mau membandingkan dengan gubernur-gubernur sebelumnya, penghargaan dan data-data ini bisa jadi ukuran dan standar yang obyektif. Bukan dengan opini, pendapat orang atau imajinasi yang terkadang lebih banyak berupa fitnah atau kampanye hitam.

Tak etis membanding-bandingkan para pemimpin DKI. Mereka semua punya kontribusi yang harus diapresiasi. Tapi, ada pihak-pihak yang sepertinya berupaya mengganggu Anies, lalu membandingkannya dengan gubernur sebelumnya secara tidak obyektif. Karena dibangun melalui opini, imajinasi, bahkan lebih banyak berupa fitnah. Bikin gaduh. Kontra-produktif dengan pola kerja, karakter dan narasi Anies yang teduh. Itulah tantangan dan ujian bagi Anies. Risiko seorang pemimpin.

Dengan sejumlah prestasi itu, akhir bulan lalu, tepatnya tanggal 26 Nopember, Anies terpilih menjadi ketua APPSI (Asosiasi Pemerintahan Propinsi Seluruh Indonesia). Terpilihnya Anies menjadi ketua APPSI seolah mengkonfirmasi sekaligus menjadi jawaban bahwa Anies layak untuk disebut sebagai "Gubernur Indonesia".

Mengapa rakyat begitu cepat menerima dan antusias terhadap sebutan Anies sebagai "Gubernur Indonesia" bahkan ikut menviralkannya, karena menganggap Anies berkapasitas dan layak menjadi pemimpin nasional. Bahkan dalam sejumlah event, tak jarang masyarakat berteriak:  "presiden...presiden...presiden..."

Sebelum pilpres 2019, Anies dibujuk dan didorong oleh sejumlah ketum partai dan pimpinan ormas besar untuk nyapres. Kepada mereka dan juga kepada publik Anies tegas; ia ingin menuntaskan tugasnya di DKI dan memberikan kesempatan bagi Pak Prabowo untuk mengadu keberuntungan kali kedua. Meskipun Prabowo akhirnya gagal untuk kedua kalinya. Mungkin karena melawan orang yang sama. Apakah Prabowo akan mencoba lagi untuk ketiga kalinya? Tak menutup kemungkinan. Kita tunggu tanggal mainnya.

Pilpres selesai dan presiden belum dilantik, suara dari penjuru Indonesia muncul "Anies for Presiden 2024". Bahkan televisi dan media-media mainstream ikut membicarakan itu. Tidak hanya media, survei LSI Denny JA dan Indobarometer menempatkan Anies sebagai calon presiden 2024 yang paling potensial.

Dari data-data dan fakta-fakta yang terungkap itu, maka ada alasan logis bagi rakyat memberi julukan dan memanggil Anies sebagai "Gubernur Indonesia". [PurWD/voa-islam.com]

Depan Pintu Gerbang SMA di Depok, 5/12/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Kamis, 29 Jul 2021 11:14

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Kamis, 29 Jul 2021 11:11

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Kamis, 29 Jul 2021 10:54

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kamis, 29 Jul 2021 06:58

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Rabu, 28 Jul 2021 23:56

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Rabu, 28 Jul 2021 22:45

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Rabu, 28 Jul 2021 22:27

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Rabu, 28 Jul 2021 22:09

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Rabu, 28 Jul 2021 22:00

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Rabu, 28 Jul 2021 21:47

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Rabu, 28 Jul 2021 21:36

Kais Saied Pecat Lebih Banyak Pejabat Senior Tunisia Beberapa Hari Setelah Lakukan 'Kudeta'

Kais Saied Pecat Lebih Banyak Pejabat Senior Tunisia Beberapa Hari Setelah Lakukan 'Kudeta'

Rabu, 28 Jul 2021 21:19

Saudi Akan Larang Warganya Bepergian Ke Luar Negeri Selama 3 Tahun Jika Kunjungi Negara Terlarang

Saudi Akan Larang Warganya Bepergian Ke Luar Negeri Selama 3 Tahun Jika Kunjungi Negara Terlarang

Rabu, 28 Jul 2021 18:00

160 Akademisi Dari 21 Negara Desak Komisi Eropa Untuk Stop Danai Universitas Israel

160 Akademisi Dari 21 Negara Desak Komisi Eropa Untuk Stop Danai Universitas Israel

Rabu, 28 Jul 2021 17:17

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 09:58

Benarkah Indonesia Merdeka?

Benarkah Indonesia Merdeka?

Rabu, 28 Jul 2021 08:31

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Rabu, 28 Jul 2021 08:06

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Rabu, 28 Jul 2021 07:19


MUI

Must Read!
X

Rabu, 28/07/2021 08:31

Benarkah Indonesia Merdeka?