Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.344 views

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

 

Oleh: Khamsiyatil Fajriyah

Membela kebatilan dan menolak kebenaran sepertinya semakin diperlihatkan oleh rezim. Pekan ini kegaduhan dimulai oleh Kemendagri yang diwakili oleh Dirjen dukcapil, Zufan Arif Fakhrulloh. Dalam rapat virtual dirjen kependudukan dan catatan sipil, dia mengatakan bahwa pemerintah akan membantu pembuatan e KTP transgender berikut surat-surat kependudukan yang lain.

Anggota Komite 1 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Abdul Rachman Thaha mengkritik rencana Kementerian Dalam Negeri untuk para transgender. Menurutnya, rencana itu akan berdampak besar bagi masyarakat. Meskipun kemudian dijelaskan oleh Zufan bahwa yang dimaksud membantu bukan dengan menambahkan kolom transgender di kolom identitas jenis kelamin ataupun menambah nama alias. Karena biasanya para transgender ini memiliki nama alias. Nama asli laki-laki kemudian beralias menjadi nama perempuan.

Transgender adalah Penyimpangan

Kita tidak berbicara tentang takdir Allah, yaitu ketika ada seseorang yang dilahirkan cacat alat kelaminnya, kemudian setelah pemeriksaan medis yang memadai dan semakin berkembangnya teknologi, akhirnya seseorang tadi dinyatakan sebagai laki-laki atau perempuan. Tetapi kita berbicara tentang kaum yang melawan takdir Allah.

Mereka merasa dirinya terperangkap dalam badan yang salah. Akhirnya berperilakulah dia seperti yang dikehendakinya. Terlahir sebagai perempuan sempurna, berperilaku dan berdandan sebagaimana laki-laki. Dan sebaliknya, terlahir sempurna sebagai seorang laki-laki tetapi kemudian berperilaku gemulai seperti perempuan.

Kecenderungan seperti ini sangat diberi tempat di kehidupan liberal demokrasi. Di masa lalu, kaum ini terlihat menjijikkan dan dipinggirkan. Tetapi dengan semakin gencarnya media menunjukkan eksistensi mereka, masyarakat akhirnya 'menerima' mereka dan menganggap lucu tingkah lakunya. Jumlah mereka semakin bertambah, semakin kuat dengan membentuk komunitas.

Kalau ada yang berdalih, bahwa biarkan mereka toh tidak akan mengganggu kita, jelas itu adalah pemikiran yang lahir dari pemikiran liberal. Pemikiran yang standarnya hanya berdasarkan hawa nafsu. Dan seperti biasa, gaya hidup sesuai hawa nafsu telah membuat kekacauan dalam kehidupan manusia. Bukankah kehidupan kalangan ini telah menyebarluaskan LGBT berkelanjutan dengan penyakit yang mematikan dan tidak hanya menjangkiti kalangan mereka saja? Ini sungguh menjadi musibah bagi semua manusia.

Sistem hidup bebas, liberal jelas bukan hidup seorang muslim. Standar hidup seorang muslim adalah bagaimana Allah dan Rasulullah memberi aturan tentang segala persoalan hidup. Termasuk tentang bagaimana seseorang harus bersikap dan bertingkah laku atas anugerah Allah, terlahir sebagai laki-laki atau perempuan. Maka seperangkat aturan telah diberikan kepada Allah kepada laki-laki juga perempuan agar keduanya hidup tenang, tentram sesuai fitrahnya.

Untuk pencegahan tingkah laku menyimpang ini, dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan para wanita yang menyerupai laki-laki. Bila terbukti mereka melakukan liwath, homoseksual, maka mereka akan dibunuh dengan cara yang mengenaskan yaitu dilempar dari bangunan tertinggi hingga mati. Bukan kejam, tetapi inilah langkah untuk menyelematkan manusia dari kehancuran.

Solusi Masalah Transgender

Kondisi mereka yang miskin, kesulitan mendapatkan pelayanan birokrasi juga dialami oleh penduduk Indonesia yang lain, yang tidak mengalami penyimpangan seksual. Masih ada 15 persen penduduk Indonesia yang tidak terdaftar dalam BPJS dan 23 juta orang yang tidak memiliki e-Ktp. Kalau pemerintah tengah melakukan program 'mengasihi' rakyatnya, maka seharusnya bukan mereka saja yang dikasihani, tetapi juga seluruh rakyat Indonesia.

Bertoleransi dengan penyimpangan mereka atas nama moderat, juga jelas adalah langkah yang sesat. Ini sama dengan tindakan membiarkan mereka sengsara, tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat. Mengasihani mereka seharusnya adalah dengan mengembalikan mereka ke jalan yang benar, dengan pembinaan dan lingkungan kehidupan masyarakat yang mendukung.

Tetapi, bila kita terus mempertahankan sistem hidup sekular yang menuhankan kebebasan, abai tentang pahala dan dosa, abai tentang laknat Allah dan Rasulullah, juga tanggung jawab di akhirat nanti, rasa-rasanya tak ada jalan bagi kita untuk menikmati kebijakan yang menentramkan hati dan menenangkan jiwa. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Indonesia Darurat Sampah dan Limbah, Anggota FPKS Sesalkan Pengurangan Anggaran

Indonesia Darurat Sampah dan Limbah, Anggota FPKS Sesalkan Pengurangan Anggaran

Kamis, 24 Jun 2021 21:29

Kasus Covid Melonjak, Senator Ingatkan Stok Darah Harus Tetap Terjaga

Kasus Covid Melonjak, Senator Ingatkan Stok Darah Harus Tetap Terjaga

Kamis, 24 Jun 2021 20:54

Penumpang KRL di Stasiun Cikarang Jalani Swab Tes Antigen

Penumpang KRL di Stasiun Cikarang Jalani Swab Tes Antigen

Kamis, 24 Jun 2021 19:48

MUI:  Di Zona Merah, Tidak Diperkenankan Sholat Idul Adha dan Shalat Jamaah di Luar Rumah

MUI: Di Zona Merah, Tidak Diperkenankan Sholat Idul Adha dan Shalat Jamaah di Luar Rumah

Kamis, 24 Jun 2021 18:26

Jangan Lupakan Piagam Jakarta

Jangan Lupakan Piagam Jakarta

Kamis, 24 Jun 2021 17:46

Pejabat PBB: Taliban Rebut 50 Dari 370 Distrik Di Afghanistan

Pejabat PBB: Taliban Rebut 50 Dari 370 Distrik Di Afghanistan

Kamis, 24 Jun 2021 17:08

Tinjau Pemakaman Khusus Covid-19, Anies: Meski Luas Tolong Jangan Dipenuhi

Tinjau Pemakaman Khusus Covid-19, Anies: Meski Luas Tolong Jangan Dipenuhi

Kamis, 24 Jun 2021 16:17

Covid-19 Meningkat, MUI-BNPB Sarankan Perketat Protokol Kesehatan Saat Berqurban

Covid-19 Meningkat, MUI-BNPB Sarankan Perketat Protokol Kesehatan Saat Berqurban

Kamis, 24 Jun 2021 15:08

Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Tutup hingga 5 Juli

Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Tutup hingga 5 Juli

Kamis, 24 Jun 2021 14:41

Akhiri Pembelahan Politik, Indonesia Perlu Sumpah Ketiga

Akhiri Pembelahan Politik, Indonesia Perlu Sumpah Ketiga

Kamis, 24 Jun 2021 13:58

Kasus RS Ummi, Habib Rizieq Divonis Empat Tahun Penjara

Kasus RS Ummi, Habib Rizieq Divonis Empat Tahun Penjara

Kamis, 24 Jun 2021 12:20

Solo Madani Indonesia Jaya Sampaikan Resolusi kepada Presiden, MPR dan DPR

Solo Madani Indonesia Jaya Sampaikan Resolusi kepada Presiden, MPR dan DPR

Kamis, 24 Jun 2021 11:51

Kasus Covid-19 Semakin Buruk, Politisi PKS: Opsi PSBB Harus Segera Diambil

Kasus Covid-19 Semakin Buruk, Politisi PKS: Opsi PSBB Harus Segera Diambil

Kamis, 24 Jun 2021 10:49

Bohong dalam Delik Bohong

Bohong dalam Delik Bohong

Kamis, 24 Jun 2021 09:37

Legislator Gerindra: Pemerintah Harus Punya Skenario Kurangi Utang Luar Negeri

Legislator Gerindra: Pemerintah Harus Punya Skenario Kurangi Utang Luar Negeri

Kamis, 24 Jun 2021 08:37

Anis Matta: Sumpah Palapa Bisa Jadi Spirit Akhiri Pembelahan dan Fokus Capai Lima Besar Dunia

Anis Matta: Sumpah Palapa Bisa Jadi Spirit Akhiri Pembelahan dan Fokus Capai Lima Besar Dunia

Kamis, 24 Jun 2021 07:34

Impor Migas Makin Meroket, Legislator: Apa Pemerintah Kalah Hadapi Tekanan Para Mafia?

Impor Migas Makin Meroket, Legislator: Apa Pemerintah Kalah Hadapi Tekanan Para Mafia?

Kamis, 24 Jun 2021 06:26

3 Orang Tewas Dalam Pemboman Dekat Kediaman Pemimpin Kelompok Jihadis LeT Di Lahore Pakistan

3 Orang Tewas Dalam Pemboman Dekat Kediaman Pemimpin Kelompok Jihadis LeT Di Lahore Pakistan

Rabu, 23 Jun 2021 20:18

Iran Eksekusi Mati 95 Orang Termasuk 6 Wanita Sepanjang Tahun 2021

Iran Eksekusi Mati 95 Orang Termasuk 6 Wanita Sepanjang Tahun 2021

Rabu, 23 Jun 2021 19:45

Laporan: Para Pembunuh Jamal Khashoggi Terima Pelatihan Paramiliter Di AS

Laporan: Para Pembunuh Jamal Khashoggi Terima Pelatihan Paramiliter Di AS

Rabu, 23 Jun 2021 19:04


MUI

Must Read!
X