Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.681 views

Malaysia: Pelaku Kekerasan Terhadap Minoritas Rohingya Harus Dibawa ke Pengadilan

BANGKOK, THAILAND (voa-islam.com) - Malaysia pada hari Sabtu (22/6/2019) mengatakan para pelaku kekerasan terhadap minoritas Rohingya Myanmar harus "dibawa ke pengadilan", dalam komentar tajam yang disampaikan pada KTT regional yang biasanya jinak.

Myanmar tidak mengakui Rohingya sebagai warga negara, sebaliknya secara resmi menyebut mereka "Bengali", kependekan dari imigran ilegal dari negara tetangga Bangladesh.

Sebuah penumpasan brutal dan kejam militer pada tahun 2017 mendorong lebih dari 740.000 Rohingya ke Bangladesh, membawa kisah pemerkosaan, pembunuhan massal, dan penghancuran desa.

Para penyelidik PBB menyerukan jenderal-jenderal penting Myanmar untuk diadili karena genosida.

Tetapi tentara Myanmar dan pemimpin de facto Aung San Suu Kyi telah membela tindakan yang diperlukan untuk mengusir pejuang Rohingya dari negara bagian Rakhine.

Dalam pembicaraan hari Sabtu dengan mitra Asia Tenggara, Menteri Luar Negeri Malaysia Saifuddin Bin Abdullah menyerukan "para pelaku masalah Rohingya diadili", kata kementeriannya dalam Tweet.

Dia juga mengatakan pemulangan minoritas dari kamp-kamp pengungsi Bangladesh yang padat dan penuh sesak "harus mencakup kewarganegaraan Rohingya."

Malaysia, negara Muslim yang menampung populasi besar pengungsi Rohingya, adalah satu dari sedikit anggota Asosiasi Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang angkat bicara untuk etnis minoritas tersebut.

Blok 10-anggota biasanya mematuhi prinsip non-interferensi dalam urusan internal masing-masing.

ASEAN dikecam keras oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia setelah sebuah laporan yang dibuatnya memuji kerja Myanmar tentang masalah repatriasi.

Negara bagian Rakhine, wilayah barat yang menjadi rumah bagi Rohingya, tetap terpotong oleh kekerasan.

Hanya segelintir minoritas Muslim yang kembali dengan perjanjian repatriasi yang didiskreditkan.

Myanmar belum menawarkan kewarganegaraan kepada pengungsi Rohingya di kamp-kamp Bangladesh jika mereka kembali, sementara Muslim Rohingya juga menginginkan jaminan keselamatan dan pengembalian tanah yang dirampas dan desa-desa yang  dibakar sebelum setuju untuk kembali. (st/TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News

Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Jum'at, 06/12/2019 08:50

Negara Darurat Hukum