Sabtu, 02 Jan 2010

Menelisik Angka Kematian Gus Dur yang Ajaib

JAKARTA (voa-islam.com) - Gus Dur dan para penggemar dan rivalnya memang sama kreatifnya. Segala sesuatu bisa diotak-atik gatuk menjadi sebuah kreasi yang menghibur, guyonan, dan kontroversi.

Inilah salah satu ekspresi dari para Gusdurian untuk memberikan penghormatan pada Gus Dur. Kemarin, Jumat (1/1) beredar SMS. yang menafsir hari wafatnya Gus Dur, yang kalau dirangkai akan menjadi ajaib. SMS itu bertuliskan begini:

Asmaul Husna ada 99. Bilangan 9 adalah angka yang sangat luar biasa rahasianya. Penuh makna. Masya Allah... Gus Dur wafat jam 18.45 tanggal 30 bulan 12 tahun 09.

Ada apa dengan jam 18.45?  Lihat Qs. Al-Kahfi (18):45, "Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah, Maha Kuasa atas segala sesuatu."

..Gus Dur wafat jam pada jam 18:45. Ada apa dengan jam 18:45? Lihat pula Qs Al-Kahfi (18):4-5...

Selain itu, ada juga numeriologi versi lain, begini bunyinya:

Gus Dur wafat jam pada jam 18:45. Ada apa dengan jam 18:45? Lihat pula Qs Al-Kahfi (18):4-5; "Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata: “Allah mengambil seorang anak.” Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan sesuatu kecuali dusta."

Gus Dur wafat jam pada tanggal 30 Desember (30:12). Ada apa dengan jam 30:12? Lihat Qs Ar-Rum (30):12; “Dan pada hari terjadinya kiamat, orang-orang yang berdosa terdiam berputus asa.”

Menanggapi tafsiran angka-angka yang merebak pada awal tahun baru, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan mengimbau agar masyarakat mengacuhkan SMS sesat itu.

"Cuekin saja sms itu. Itu kerjaannya orang iseng saja. Buat apa menanggapi sesuatu yang iseng itu," ujar Amidan di Jakarta, Sabtu (2/1).

..Gus Dur wafat jam pada tanggal 30 Desember (30:12). Ada apa dengan jam 30:12? Lihat Qs Ar-Rum (30):12...

Ia juga mengaku tidak percaya dengan ilmu Neumorologi.

"Ah, itu kan hanya kebetulan saja. Saya tidak percaya dengan ilmu Neumorologi. Jadi jangan percayalah dengan sms itu," imbaunya.

Jadi, mana numeriologi yang benar? Wallahu a'lam. Muslim yang benar hanya percaya Allah Subhanahu wa Ta'ala yang Maha Benar. Kebenarannya telah dituangkan dalam Al-Qur'an dan disabdakan oleh Rasul-Nya, Muhammad shallallahu alaihi wasallam.[taz/inlh/dbs]

Baca berita terkait:

Share this post..
relatednews
latestnews
advertorialinfo advertorial >>

MA'HAD ALY DARUL WAHYAIN, PESANTREN KADER ULAMA MASA DEPAN

Keadaan muslimin dunia diberbagai jajaranya dewasa ini, telah menunjukkan sinyalemen jahiliah yang amat memprihatinkan. Hingga menuntut setiap personil umat untuk bergerak agresif ke arah yang telah ditempuh oleh para pendahulunya. dan hanya pada langkah tersebut mereka hari ini akan dapat mencapai kedudukan para pendahulu.
Imam Malik.ra. berkata: "Pembenah generasi pengikut dalam ummat ini, hanyalah apa yang telah membenahi generasi awalnya".

Maka, sudah selayaknya kita kembali menapak tilas para pendahulu islam yang telah membuktikan pada dunia akan kebenaran dan kebesaran islam. lalu merasa terpanggil dengan peringatan Alloh.swt. terhadap generasi awal sahabat Nabi.saw. yang turun hanya empat tahun setelah mereka memeluk islam;


Apakah belum tiba masanya bagi orang-orang yang beriman untuk khusyu’ dan tunduk hatinya terhadap dzikir dan kebenaran(syari’ah) yang telah turun, hingga mereka tidak menyerupai ahli kitab sebelumnya yang lalai berkepanjangan lalu hati mereka mengeras, dan kebanyakan mereka telah fasiq”(Qs. Al-hadid: 16)

Sikap tunduk dan menerima kebenaran syar’i adalah buah dari ilmu dan kesadaran. jika ilmu telah luntur dari dada umat, niscaya kejahilan akan menjilma sebagai pemandu. hingga umat ini akan menuai nasib gelap sebagaimana umat-umat terdahulu.

Maka dari itu, ma’had ‘aly Darul Wahyain yang merupakan salahsatu program baru dari yayasan Al-Muslimun-magetan Jatim, berniat tampil dalam kancah pendidikan umat, untuk menyumbang solusi bagi problematikanya yang begitu dahsyat, dengan membimbing personel umat yang berbakat agar meniti jalan ilmu dan amal dengan methode mulazamah sesuai jejak para pendahulu, hingga lahir bagi umat islam para kader ulama yang robbany.
Semoga niat dan upaya ini disempurnakan dan diridloi Alloh.swt.

Hubungi :
1. Ustadz ROSYID RIDLO BA’ASYIR Lc : 0817 9491 596
2. Ustadz UMAR BURHANUDDIN Al-Hafidz : 0813 5969 9462

Email :
darulwahyain@yahoo.co.id
darulwahyainjatim@gawab.com