Jum'at, 9 Zulhijjah 1447 H / 1 Januari 2010 06:40 wib
2.059 views
Agen CIA Tewas dalam Ledakan di Afghanistan
Delapan warga Amerika yang diberitakan tewas dalam ledakan di Afghanistan kemarin dilaporkan adalah para agen CIA. Serangan tersebut merupakan yang terburuk yang menimpa intelejen Amerika sejak 2001.
..Laporan tersebut mengatakan, basis tersebut digunakan oleh tim rekonstruksi provinsi, yang terdiri dari tentara dan warga sipil...
Seorang pengebom memasuki Forward Operating Base Chapman di propinsi Khost dekat Pakistan, ia menggunakan rompi peledak.
Jurubicara Taliban menyatakan seorang anggota Taliban yang bekerja untuk tentara Afghanistan yang melaksanakan serangan tersebut.
Pakaian Tentara
Jurubicara Taliban mengatakan bahwa salah satu pejuang Taliban yang melakukan serangan di basis militer pada Rabu sore tersebut pernah bekerja sebagai tentara Afghanistan.
Zabihuallah Mujahid, kepada BBC mengatakan bahwa pelaku serangan tersebut menggunakan seragam tentara untuk mengelabui penjaga keamanan basis tersebut, ia kemudian meledakkan bom yang melilit ditubuhnya begitu sampai di gym/pusat kebugaran.
Seorang pejabat Amerika yang tak disebutkan namanya mengatakan bahwa diantara orang Amerika yang mati tersebut ada agen CIA atau kontraktor (orang sewaaan), namun informasi ini belum dikonfirmasi baik oleh CIA sendiri maupun Pentagon. Laporan lanjutan mengatakan, enam orang Amerika lainnya turut terluka dalam serangan itu.
Laporan tersebut mengatakan, basis tersebut digunakan oleh tim rekonstruksi provinsi, yang terdiri dari tentara dan warga sipil.
Basis militer tersebut dideskripsikan sebagai tempat yang "tidak biasa"- kata yang mengungkapkan bahwa tempat tersebut adalah pusat operasional CIA di propinsi Khost, kata Peter Greste dari BBC di Kabul.
Ini adalah laporan terbesar dalam sekali serangan yang menimpa CIA sejak perang Afghanistan dimulai delapan tahun lalu, dan ini merupakan kehilangan terbesar bagi Amerika sejak bulan Oktober lalu.
Menaikkan Pertanyaan
Propinsi Khost, yang merupakan salah satu benteng kekuatan Taliban, sudah menjadi target-target serangan taliban selama beberapa tahun terakhir.
Jumlah sipil asing yang diterjunkan di Afghanistan juga semakin meningkat dalam upaya pihak Barat "membangun" Afghanistan.
Orang-orang sipil bekerja bersama tim rekonstruksi militer di seluruh basis-basis provinsial di seluruh Afghanistan.
Fakta bahwa Taliban bisa menerobos penjaga keamanan basis militer kembali meningkatkan pertanyaan mengenai kemampuan pasukan Amerika untuk melindungi diri mereka sendiri.
Dan sekali lagi, tahun ini merupakan tahun paling mematikan sejak invasi Amerika dimulai di Afghanistan tahun 2001. [zak/voa-islam/bbc]
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!