Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
44.340 views

Benarkah Ibu yang Meninggal Saat Melahirkan Diampuni Segala Dosanya?

Oleh: Badrul Tamam

Sebuah pertanyaan unik yang kami dapatkan dalam situs www.almeshkat.net tentang keutamaan bagi wanita saat melahirkan. Keyakinan ini sering didengung-dengungkan oleh para penceramah saat menjelaskan keutamaan mengandung dan melahirkan bagi seorang wanita. Yaitu seorang ibu yang meninggal dunia saat melahirkan akan diampuni segala dosa-dosanya laksana bayi yang baru dilahirkan dan kuburnya nanti akan ditempatkan di taman-taman surga. Berikut ini kami translate ulasan Syaikh Abdurrahman al-Sahim ketika menjawab pertanyaan serupa.

Menurut Syaikh Abdurrahman Al-Sahim pernyataan bahwa seorang wanita ketika melahirkan maka dosa-dosanya akan terampuni tidak memiliki landasan hadits yang shahih. Sedangkan hadits yang ada menyebutkan, “Tidakkah salah seorang kalian ridla apabila dia hamil dari suaminya dan suaminya ridla terhadapnya, maka dia mendapatkan seperti pahala orang berpuasa dan berperang di jalan Allah 'Azza wa Jalla. Apabila dia dicerai maka penduduk langit dan bumi tidak tahu apa yang disembunyikan untuknya dari (nikmat-nikmat) yang menyejukkan mata. Apabila melahirkan maka tidaklah keluar dari susunya satu teguk dan tidaklah payudaranya dihisap satu kali hisapan kecuali baginya pada setiap tegukan dan setiap hisapan dihitung satu kebajikan. Dan apabila dia terus terjaga di malam hari maka dia mendapatkan pahala seperti membebaskan 70 budak yang dimerdekakan di jalan Allah. Tahukan kalian untuk siapa semua ini? yaitu untuk wanita-wanita yang menjaga kehormatannya, shalihat, dan taat pada suaminya yang mereka itu tidak mengufuri kebaikan suaminya.” Hadits ini diriwayatkan al-Thabrani dalam al-Ausath, Ibn al-Jauzi dalam Al-Maudhu’at, lalu beliau, “Abu Hatim bin Hibban berkata, ‘Amru bin Sa’id yang meriwayatkan hadits maudhu’ ini dari Anas tidak boleh disebutkan di kitab-kitab kecuali untuk menguji para ahli’.”

Syaikh Al-Albani mengomentari hadits ini: Maudhu’. Yakni hadits itu didustakan atas nama Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam yang tidak boleh menukil dan menyebarkannya di tengah-tengah manusia kecuali untuk menjelaskan dan memperingatkan (untuk menolaknya).

Ibn al-Jauzi rahimahullaah juga meriwayatkan hadits lain dalam al-Maudhu’at,

“Apabila seorang wanita hamil, maka baginya pahala orang puasa, shalat, mukhbit (tunduk patuh), dan mujahid fi sabilillah. Apabila dia dicerai, maka tak seorangpun makhluk yang tahu pahala yang didapatkannya. Dan apabila dia melahirkan, maka baginya pada setiap gerakan pahala membebaskan budak.”

Ibn al-Jauzia berkata, “Abu hatim berkata: Hadits ini tidak memiliki asal. Dan al-Hasan bin Muhammad suka meriwayatkan hadits-hadits maudhu’. Tidak boleh berhujjah dengannya. Dan Abu Ahmad berkata; semua hadits-haditsnya munkar.”

Syaikh Al-Albani mengomentari hadits ini sebagai hadits maudhu’.

Terdapat sebuah hadits yang menyebutkan bahwa seorang wanita yang meninggal dunia saat melahirkan akan mendapatkan pahala orang mati syahid, sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam,

الشُّهَدَاءُ سَبْعَةٌ سِوَى الْقَتْلِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ : الْمَطْعُونُ شَهِيدٌ ، وَالْغَرِقُ شَهِيدٌ ، وَصَاحِبُ ذَاتِ الْجَنْبِ شَهِيدٌ، وَالْمَبْطُونُ شَهِيدٌ ، وَالْحَرِقُ شَهِيدٌ ، وَالَّذِي يَمُوتُ تَحْتَ الْهَدْمِ شَهِيدٌ ، وَالْمَرْأَةُ تَمُوتُ بِجُمْعٍ شَهِيد .

“Syuhada’ (orang-orang mati syahid) yang selain terbunuh di jalan Allah itu ada tujuh: Korban wabah tha’un adalah syahid, mati tenggelam adalah syahid, penderita penyakit lambung (semacam liver) adalah syahid, mati karena penyakit perut adalah syahid, korban kebakaran adalah syahid, yang mati tertimpa reruntuhan adalah syahid, dan seorang wanita yang meninggal karena melahirkan adalah syahid.” (HR. Malik, Ahmad, Abu Dawud, dan al-nasai, juga Ibnu Majah. Berkata Syu’aib Al Arnauth: hadits shahih).

Ibnu Baththal berkata, “Adapun wanita yang meninggal bijum’in (karena melahirkan),” di dalamnya terdapat dua pendapat: Pertama, wanita yang meninggal karena melahirkan sedangkan anaknya yang berada di perutnya telah sempurna penciptaannya. Dikatakan juga: Apabila dia meninggal ketika nifas maka dia syahid, baik dia telah mengeluarkan anaknya lalu meninggal atau dia meninggal sementara anaknya masih berada di perutnya.

Kedua, adalah wanita yang meninggal masih perawan, sebelum ia mulai menstruasi tersentuh laki-laki. Dan pendapat pertama lebih masyhur secara bahasa.

Imam al-Qurthubi berkata dalam Al-Mufhim: Adapun ‘wanita yang meninggal bijum’in (karena melahirkan),’ dikatakan: dengan didhammahkan Jim dan dikasrahkannya, yaitu wanita yang meninggal dalam kondisi hamil, sementara anaknya masih ada di perutnya. Dikatakan: Dia adalah wanita yang meninggal dalam nifasnya dan karena nifas. Dikatakan juga: Yaitu wanita yang meninggal masih perawan dan belum dipecahkan keperawanannya. Dikatakan juga: Perawan yang belum dinikahi. Sedangkan pendapat pertama yang lebih baik dan lebih jelas. Wallahu Ta’ala a’lam.

Imam al-Nawawi berkata, “Adapun ‘wanita yang meninggal bijum’in (karena melahirkan),’ -dengan mendhammahkan jim, menfathahkan dan menkasrahkannya, sedangkan dengan  dhummah yang lebih masyhur- dikatakan: Wanita yang meninggal dalam kondisi hamil bersama anaknya yang masih di perutnya. Dikatakan juga: Dia adalah wanita perawan, sedangkan yang shahih adalah yang pertama.”

Dan tidak diragukan lagi bahwa wanita yang bersabar dan berharap pahala saat mengalami sakitnya melahirkan akan mendapat pahala. Dan sesungguhnya besarnya pahala sesuai dengan besarnya kesabaran . .

Ibnu Hajar berkata, “Adapun ‘wanita yang meninggal bijum’in (karena melahirkan),’ –dengan mndhammahkan jim dan mensukunkan mim, terkadang huruf jim difathahkan dan dikasrahkan-, adalah wanita-wanita yang nifas; Dan dikatakan: Wanita yang anaknya meninggal di perutnya lalu ibunya ikut meninggal karena sebab itu… dikatakan: Wanita yang meninggal masih perawan. Dan pendapat pertama yang paling masyhur.”

Dan tidak diragukan lagi bahwa wanita yang bersabar dan berharap pahala saat mengalami sakitnya melahirkan akan mendapat pahala. Dan sesungguhnya besarnya pahala sesuai dengan besarnya kesabaran sebagaimana firman Allah Ta’ala:

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Al-Zumar: 10) Wallahu Ta’ala A’lam. . . .

[PurWD/voa-islam.com]

Sumber: www.almeshkat.net

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Aqidah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Usai shalat asar dalam perjalanan pulang, pria ini dituduh mencuri ampli mushalla. Tanpa pembuktian dan pengadilan, ia dianiaya, dikepruk, ditelanjangi dan dibakar hingga tewas....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Latest News
Riba Dosanya Gede Banget, Mending Ikut Solusi Pikulbareng.com

Riba Dosanya Gede Banget, Mending Ikut Solusi Pikulbareng.com

Kamis, 24 Aug 2017 13:07

135 Anggota Sayap Kanan Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

135 Anggota Sayap Kanan Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Kamis, 24 Aug 2017 12:30

Jokowi Temui Sekjen Partai Komunis Vietnam, DSKS: Seharusnya Pemerintah Selektif Jalin Kerjasama

Jokowi Temui Sekjen Partai Komunis Vietnam, DSKS: Seharusnya Pemerintah Selektif Jalin Kerjasama

Kamis, 24 Aug 2017 11:52

Rincian Puasa di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

Rincian Puasa di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

Kamis, 24 Aug 2017 11:49

Menghentikan Ketergantungan Impor Garam

Menghentikan Ketergantungan Impor Garam

Kamis, 24 Aug 2017 11:27

Soal Perppu Ormas, Perhimpunan Al Irsyad: Pemerintah Perlu Kaji Ulang

Soal Perppu Ormas, Perhimpunan Al Irsyad: Pemerintah Perlu Kaji Ulang

Kamis, 24 Aug 2017 10:52

Kuasa Hukum Nilai Dakwaan JPU terhadap Alfian Tanjung Tidak Jelas

Kuasa Hukum Nilai Dakwaan JPU terhadap Alfian Tanjung Tidak Jelas

Kamis, 24 Aug 2017 10:41

Tim Advokasi Alfian Tanjung Ajukan Penangguhan Penahanan

Tim Advokasi Alfian Tanjung Ajukan Penangguhan Penahanan

Kamis, 24 Aug 2017 10:29

Keren! Universitas Indonesia temukan tablet berbahan rumput laut

Keren! Universitas Indonesia temukan tablet berbahan rumput laut

Kamis, 24 Aug 2017 10:23

Ini 10 Fakta Soal Murtadin 'Penghina Nabi' Fadil Mulya yang Mengaku Ustadz

Ini 10 Fakta Soal Murtadin 'Penghina Nabi' Fadil Mulya yang Mengaku Ustadz

Kamis, 24 Aug 2017 10:22

Vaksin Rubella Disebut Halal, Indonesia Halal Watch: Kemenkes Lakukan Kebohongan Publik

Vaksin Rubella Disebut Halal, Indonesia Halal Watch: Kemenkes Lakukan Kebohongan Publik

Kamis, 24 Aug 2017 10:11

Ustadz Bey

Ustadz Bey "Pendeta Islam" Naik Haji

Kamis, 24 Aug 2017 09:29

Duta Besar Rusia untuk Sudan Ditemukan Tewas di Kediamannya di Khartoum

Duta Besar Rusia untuk Sudan Ditemukan Tewas di Kediamannya di Khartoum

Kamis, 24 Aug 2017 06:45

Pelakor, Saat Perempuan Hobi Menyakiti Sesamanya

Pelakor, Saat Perempuan Hobi Menyakiti Sesamanya

Kamis, 24 Aug 2017 00:14

Niatkan Lelahmu karena Lillah, Wahai Para Ikhwah!

Niatkan Lelahmu karena Lillah, Wahai Para Ikhwah!

Rabu, 23 Aug 2017 22:01

Yusril: Sebagai Pewaris Pemikiran Masyumi, PBB Tegas Tidak Kompromi dengan Komunis!

Yusril: Sebagai Pewaris Pemikiran Masyumi, PBB Tegas Tidak Kompromi dengan Komunis!

Rabu, 23 Aug 2017 21:43

Chad Tutup Kedubes Qatar, Beri Tenggat Waktu 10 Hari Pada Seluruh Staf Untuk Pergi

Chad Tutup Kedubes Qatar, Beri Tenggat Waktu 10 Hari Pada Seluruh Staf Untuk Pergi

Rabu, 23 Aug 2017 21:33

Sindikat Pemain Isu SARA Diduga Bermain di DKI dan Jabar, Andi: Di DKI Sudah Keok

Sindikat Pemain Isu SARA Diduga Bermain di DKI dan Jabar, Andi: Di DKI Sudah Keok

Rabu, 23 Aug 2017 20:43

Sambutan Jokowi ke Sekjen Partai Komunis Vietnam seperti Kepala Negara Dinilai Berlebihan?

Sambutan Jokowi ke Sekjen Partai Komunis Vietnam seperti Kepala Negara Dinilai Berlebihan?

Rabu, 23 Aug 2017 19:49

Jika Tampilkan Pramugari Berbikini, FAUIB Magelang Minta Pemerintah Batalkan Izin Vietjet Air

Jika Tampilkan Pramugari Berbikini, FAUIB Magelang Minta Pemerintah Batalkan Izin Vietjet Air

Rabu, 23 Aug 2017 19:30


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X