Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
23.173 views

Pelecehan Asma Allah ''Al-Wahhab'' dalam Tudingan ''Wahabi''

Oleh: Badrul Tamam

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Rabb pencipta alam semesta yang mengetahui segalanya, yang tersembunyi maupun terang-terangan. Dia yang akan menghisab semua perbuatan hamba-hamba-Nya, yang besar maupun yang kecilnya.

عَالِمِ الْغَيْبِ لَا يَعْزُبُ عَنْهُ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِ وَلَا أَصْغَرُ مِنْ ذَلِكَ وَلَا أَكْبَرُ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ

"Demi Tuhanku Yang mengetahui yang gaib, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada tersembunyi daripada-Nya seberat zarrah pun yang ada di langit dan yang ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata (lauhul Mahfudz)." (QS. Saba': 3)

Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya yang telah mengagungkan Allah dengan sebenarnya, beriman kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya dengan jujur dan benar. Semoga shalawat dan salam juga dilimpahkan kepada siapa saja yang mengikuti mereka dengan baik hingga akhir zaman.

Istilah Salafi-Wahabi terus digulirkan dan dikampanyekan oleh Said Agil Siraj untuk mendiskreditkan kelompok yang tidak sejalan dengan pemikirannya. "Wahabi" distigmakan sebagai kelompok sesat dan menyimpang yang harus diwaspadai. Bahkan, Said menuduh, gerakan Wahabi sebagai penebar benih radikal dan teror yang mengajarkan doktrin pengeboman. Lebih dari itu, dengan jelas Sa'id menyebutkan beberapa lembaga-lembaga dan tokohnya yang disebutnya sebagai Salafi-Wahhabi.

Walaupun sudah mendapatkan berbagai kritik penggunaan istilah "Wahabi" yang salah kaprah, nampaknya tak dipedulikan. Tak bergeming dan terus menyemburkan bisa beracun yang akan membinasakan persatuan umat Islam secara pelan-pelan. Meminjam ungkapan Al-Qur'an terhadap Bal'am bin Abar, seorang laki-laki dari Bani Israil yang diberi pengetahuan agama tinggi namun sengaja menyimpang darinya karena dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, "Maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga)." (QS. Al-A'raf: 176)

Sesungguhnya penetapan istilah "Wahabi" yang dinisbatkan kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab At-Tamimi An-Najdi, saja sudah tidak tepat menurut kaidah bahasa Arab. Apalagi isi dakwahnya, jauh tuduhan dari hakikatnya. karena ulama ini menyeru kepada pemahaman Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan al-Sunnah sesuai pemahaman para ulama salaf. Beliau menyeru untuk memurnikan tauhid dari noda syirik, kufur, nifak dan khurafat. Dalam ibadah beliau bermazhab Hambali, mengikuti pendapat Imam Ahmad bin Hambal, murid istimewa Imam al-Syafi'i rahimahullah, yang berusaha mendasarkan ibadah kepada Sunnah Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Dalam menjalankan dakwahnya, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab yang hidup di abad 18 Masehi, tak pernah menyebut kiprah dakwahnya dengan penamaan dakwah "Wahabi" atau tak pernah mendirikan organisasi dakwah bernama Wahabi. Para ulama yang menjadi murid-muridnya secara langsung atau tidak yang mereka telah mensyarah kitab-kitab beliau dan mengambil perkataan-perkataannya juga tak ada yang menamakan diri dengan Wahabi. Kenapa? Karena istilah "Wahabi" adalah cacat secara bahasa. Sementara Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan para murid-muridnya orang Arab asli yang berbicara dengan bahasa Arab, tentunya tak wajar kalau sampai salah kaprah dalam menetapkan peristilahan.

Penisbatan "Wahabi" kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab tidak sesuai dengan kaidah bahasa Arab. Semestinya bentuk penisbatannya adalah ‘Muhammadiyyah’, karena sang pengemban dan pelaku dakwah tersebut bernama Muhammad, bukan ayahnya yang bernama Abdul Wahhab (hamba Allah yang Maha Pemberi). Lebih para lagi, kata wahabi diambil dari Nama Allah "Al-Wahhab" (Maha Pemberi). Sehingga akan berakibat, orang yang termakan dengan propaganda anti "Wahabi" akan membenci nama Allah al-Wahhab.

Al-Wahhab disebutkan sebanyak tiga kali oleh Al-Qur'an. Pertama, menerangkan tentang al-Rasikhuna fi al-'Ilmi (Orang-orang yang dalam ilmu agamanya) yang mereka berdoa,  

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)." (QS. Ali Imran: 9)

Kedua, bantahan dari Allah terhadap kesombongan kaum musyrikin untuk mentauhidkan Allah dan memusuhi utusan-Nya.

أَمْ عِنْدَهُمْ خَزَائِنُ رَحْمَةِ رَبِّكَ الْعَزِيزِ الْوَهَّابِ

"Atau apakah mereka itu mempunyai perbendaharaan rahmat Tuhanmu Yang Maha Perkasa lagi Maha Pemberi?" (QS. Shaad: 9)

Ketiga, doa Nabi Sulaiman kepada Allah agar memberikan kekuasaan kepada beliau yang tidak diberikan kepada manusia sesudahnya,

قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

"Ia (Sualiman) berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang jua pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi"." (QS. Shaad: 35)

Al-Wahhab bermakna: Yang Maha luas pemberiannya, banyak berbuat baik yang meliputi semua makhluk-Nya, yang taat maupun yang jahat. Pemberian-Nya meliputi seluruh alam dengan limpahan kebaikan, karunia dan kemurahan-Nya.

Allah dengan nama-Nya Al-Wahhab, senatiasa memberi tanpa mengharap ganti. Memberi apa yang dikehendaki kepada siapa yang dikehendaki oleh-Nya tanpa pamrih. Memberi orang yang membutuhkan tanpa diminta dan mengabulkan permintaan kepada siapa yang berdoa kepada-Nya dengan lisan maupun perbuatan. Dia memberikan kenikmatan di dunia sebagai cobaan dan melimpahkan kenikmatan di akhirat sebagai balasan bagi makhluk-Nya.

Kewajiban Terhadap Nama Allah

Pada dasarnya, setiap nama Allah harus diagungkan dan dimuliakan kaum muslimin. Mereka diwajibkan untuk mengetahuinya, beriman kepadanya, bersungguh-sungguh memahaminya, dan diperintahkan untuk beribadah dan berdoa kepada Allah dengan menyebut nama-nama-Nya, sebagaimana firman Allah Ta'ala:

وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا

"Hanya milik Allah asmaulhusna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaaul Husna itu" (QS. Al-A'raf: 180)

Namun jika nama Allah diambil dan digunakan untuk me-lebel-i sesuatu yang harus disesatkan dan dimusuhi, maka ini termasuk menghinakannya. Sehingga kaum muslimin (khususnya yang awam) tidak suka dengan nama Al-Wahhab. Sementara membenci salah satu dari Nama Allah yang jelas petunjukkan dari Al-Qur'an dan al-Sunnah itu menyebabkan kekufuran.

Pada saat perjanjian Hudaibiyah antara Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan Musyrikin Quraiys, maka beliau memerintahkan kepada juru tulis untuk menuliskan Bismillahirrahmanirrahim. Namun kaum musyrikin melalui perwakilan mereka Suhail bin 'Amr menolaknya, ia berkata, "Adapun ar-Rahman al-Rahim kami tidak mengetahuinya." Karena itulah Allah menurunkan firman-Nya,

وَهُمْ يَكْفُرُونَ بِالرَّحْمَنِ

"Padahal mereka kafir kepada Tuhan Yang Maha Pemurah." (QS. Al-Ra'du: 30)

Kaum musyrikin Makkah bukannya tidak mempercayai Allah, karenanya mereka masih menerima dengan nama Allah. Tapi mereka kufur kepada nama Allah al-Rahman, yang karenanya Allah mengafirkan mereka dengan pengingkaran tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa menolak atau ingkar kepada salah satu atau dua nama Allah yang jelas petunjuknya dari Al-Qur'an dan Sunnah itu menyebabkan kekufuran.

Oleh sebab itu,  kami berkeyakinan bahwa istilah ini sengaja dimunculkan bukan dari orang beriman yang baik, menguasai bahasa Arab yang dalam, dan memiliki kecintaan kepada Islam yang sesungguhnya. Wallahu Ta'ala A'lam. [PurWD/voa-islam.com]

Tulisan Terkait:

1. Duh Memalukan, Sebutan ''Wahabi'' Menyalahi Kaidah Bahasa Arab

2. Menjawab Syubhat KH Said Agil Siradj: Situs Porno Hanya Makruh?

3. Galak Kepada Sesama Muslim, Tapi Berkasih Sayang Kepada Orang Kafir

4. Celana Cingkrang Adalah Sunnah, Mengapa Kyai NU Bukhori Maulana Mencelanya?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Aqidah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Medis: Lebih 500 Orang Meninggal di Kamp Al-Hol Suriah pada 2019

Medis: Lebih 500 Orang Meninggal di Kamp Al-Hol Suriah pada 2019

Jum'at, 17 Jan 2020 21:22

Yusuf Deedat, Putra Kristolog Terkemuka Ahmad Deedat Kritis Setelah Ditembak di Kepala

Yusuf Deedat, Putra Kristolog Terkemuka Ahmad Deedat Kritis Setelah Ditembak di Kepala

Jum'at, 17 Jan 2020 18:45

Saudi Bayar Kompensasi 10 Warga Malaysia Korban Tragedi Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

Saudi Bayar Kompensasi 10 Warga Malaysia Korban Tragedi Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

Jum'at, 17 Jan 2020 18:15

11 Anggota Pasukan AS Alami Geger Otak Akibat Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara Al-Assad Irak

11 Anggota Pasukan AS Alami Geger Otak Akibat Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara Al-Assad Irak

Jum'at, 17 Jan 2020 17:45

Keluarga Korban Pesawat Penumpang Ukiraina yang Ditembak Jatuh Militer Iran Tuntut Kompensasi

Keluarga Korban Pesawat Penumpang Ukiraina yang Ditembak Jatuh Militer Iran Tuntut Kompensasi

Jum'at, 17 Jan 2020 17:19

Ketika KPK Sudah Jinak

Ketika KPK Sudah Jinak

Jum'at, 17 Jan 2020 15:25

LPPOM MUI: Uhamka Kampus Pertama di Indonesia Miliki Kantin Tersertifikasi Halal

LPPOM MUI: Uhamka Kampus Pertama di Indonesia Miliki Kantin Tersertifikasi Halal

Jum'at, 17 Jan 2020 08:55

Kunjungi PP Muhammadiyah, Menhub Bahas Kerjasama Pendidikan Kelautan dan Kemaritiman

Kunjungi PP Muhammadiyah, Menhub Bahas Kerjasama Pendidikan Kelautan dan Kemaritiman

Jum'at, 17 Jan 2020 08:36

Majelis Taklim Al Islah dan WMI Bagikan Paket Sekolah untuk Korban Bencana Bogor

Majelis Taklim Al Islah dan WMI Bagikan Paket Sekolah untuk Korban Bencana Bogor

Jum'at, 17 Jan 2020 08:24

PDIP Melecehkan KPK dan Hukum

PDIP Melecehkan KPK dan Hukum

Jum'at, 17 Jan 2020 07:18

Mampukah Jokowi Menjinakkan Banteng?

Mampukah Jokowi Menjinakkan Banteng?

Kamis, 16 Jan 2020 23:27

Korupsi Menggurita, Rakyat Sengsara

Korupsi Menggurita, Rakyat Sengsara

Kamis, 16 Jan 2020 22:42

Afiliasi Islamic State Bebaskan 5 Pekerja Bantuan Lokal yang Mereka Culik di Nigeria Timur

Afiliasi Islamic State Bebaskan 5 Pekerja Bantuan Lokal yang Mereka Culik di Nigeria Timur

Kamis, 16 Jan 2020 22:00

Israel Khawatir Akan Kemenangan Hamas Jika Mahmoud Abbas Meninggal

Israel Khawatir Akan Kemenangan Hamas Jika Mahmoud Abbas Meninggal

Kamis, 16 Jan 2020 21:35

AS Pertimbangkan Untuk Hentikan Bantuan Militer ke Irak Jika Pasukannya Diusir

AS Pertimbangkan Untuk Hentikan Bantuan Militer ke Irak Jika Pasukannya Diusir

Kamis, 16 Jan 2020 21:15

Fraksi PKS Resmi Usulkan Pansus Jiwasraya dan Hak Interpelasi BPJS

Fraksi PKS Resmi Usulkan Pansus Jiwasraya dan Hak Interpelasi BPJS

Kamis, 16 Jan 2020 21:06

Turki Bantah Beri Kewarganegaran untuk Warga Suriah yang Berperang di Libya

Turki Bantah Beri Kewarganegaran untuk Warga Suriah yang Berperang di Libya

Kamis, 16 Jan 2020 20:39

Mimpi Digauli Suami, Haruskah Mandi?

Mimpi Digauli Suami, Haruskah Mandi?

Kamis, 16 Jan 2020 20:34

Aktifis Kulluna Maryam dari Al Quds Sambangi Muslimah Wahdah Islamiyah

Aktifis Kulluna Maryam dari Al Quds Sambangi Muslimah Wahdah Islamiyah

Kamis, 16 Jan 2020 20:00

IPCN Gandeng WMI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Kawasan Terisolir Jasinga dan Lebak

IPCN Gandeng WMI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Kawasan Terisolir Jasinga dan Lebak

Kamis, 16 Jan 2020 19:38


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X