Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.537 views

Demi Tegaknya Jihad di Indonesia, Tinggalkan Praktik Ribawi!!

By: Eno Repap

Jika perihal tegaknya hukum Islam hanya dapat ditebus dengan pengorbanan jihad, maka sudah semestinya umat Islam mempersiapkannya sesuai kesanggupan masing-masing. Sejarah telah membuktikan, bahwa hanya di bawah payung syariat Islam, kemakmuran suatu bangsa akan tercapai dengan seadil-adilnya. Dulu, terakhir kali umat Islam di Spanyol dikalahkan pasukan salib, hanya karena baju besinya tergantikan pakaian sutra. Praktis, jika umat Islam telah hubud dunya (cinta dunia), Allah pun kelak melemparkan virus wahn (cinta dunia dan takut mati) ke dada umat Islam, kemudian mencabut rasa takut di ubun-ubun musuh, sehingga keterpurukanlah yang menimpa umat Islam.

Sekarang marilah kita mengoreksi hal sering dianggap sepele, namun kerap menghalangi eksistensi Khilafah, pra-jihad. Di dalam surat Al-Baqarah 279, terdengar jelas Allah dan Rasul-Nya akan memerangi orang-orang yang memakan riba. Bukan saja hanya diperangi, mereka juga kelak mendapatkan siksa yang pedih, An-Nisa’ 161.

Ketika petani menggadaikan traktornya di rentenir dan ketika pemilik warung mengadukan nasibnya di Bank, siapakah di antara kita yang rela membayar tagihan yang berlipat? Mungkin ada benarnya peminjam dapat membusakan pinjamannya melalui kegiatan usaha, tetapi siapa yang lebih untung besar daripada Bank itu sendiri. Persoalannya bukan pada kasus untung atau dan rugi, namun dampak yang ditimbulkan rupanya lebih besar dalam kehidupan sehari-hari. Inflasi tak dapat dihindarkan akibat spread(perbedaan antara bunga pinjaman) yang mempengaruhi tingkat pajak, upah buruh, biaya produksi, dan kualitas. Kelangkaan bahan pokok menjadi alternatif para penimbun yang diproyeksikan jatuh tempo. Praktis, Bank turut menjadi acuan harga kebutuhan di kalangan pedagang. Akhirnya pasar yang belum jenuh terjerat pengalihan harta kepada yang kaya. Pendek kata, motto yang disematkan dalam jatidiri Bank adalah: dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk Bank, saja.

John Perkins, mendefinisikan perbankan merupakan mekanisme operasi para pembantai ekonomi. Parkins mengatakan, itu terjadi sejak dekade 60an, tepatnya 1986. Dia bertutur, “Kami, para penjagal ekonomi, mengembangkan sebuah imperium raksasa paling besar yang mempraktikkan penipuan terhadap banyak Negara di seluruh dunia, dan merampok triliyunan Dolar dari sistem perbankan”. Pernyataan senada juga dilantunkan Thomas Jefferson, di mana para tokoh Yahudi selalu menutupinya. Menurutnya, institusi perbankan lebih berbahaya dari tentara kolonial US group. “Seandainya saja setiap pemerintahan mengizinkan bank-bank swasta mengendalikan perputaran mata uang, melalui politik inflasi dan deflasi, maka yang terjadi adalah perebutan kekayaan rakyat sedemikian rupa. Sehingga ketika anak-anak Negeri bangun di suatu pagi hari, mereka tidak lagi memiliki harta dan rumah tinggal di Negeri yang dibangun oleh Bapak-bapak mereka”.

Fenomena di atas ternyata pernah dialami bangsa Indonesia pada tahun 1997, di mana krisis moneter memberi arti lain bagi spekulan Yahudi terkhusus George Soros. Jerat ekonomi yang melanda Indonesia di tahun 1997 merupakan buah perpanjangan tangan dunia perbankan – yang tidak lebih dari kontrol kendali pebisnis-pebisnis Yahudi dalam memuluskan rumusan butir prokolnya sebagai berikut, “Pemerintah non-Yahudi harus digiring agar mau hutang kepada kita, agar beban mereka terus meningkat. Kita harus berusaha agar bantuan (hutang) luar negeri seakan-akan bantuan dalam negeri. Agar kekayaan Negara yang hutang akan terus mengalir ke perbendaharaan kita. Kita harus mampu mengatur penimbunan kekayaan yang amat besar yang dimiliki oleh orang-orang non-Yahudi. Administrasinya harus dapat mengikis habis kekayaan itu secara berangsur-angsur”. Dilengkapi dengan bunyi kitab Talmud buatannya sendiri, “Orang Yahudi boleh mempraktikkan riba terhadap orang non-Yahudi dan menipunya”. (Talmud IV/2/70b)

Maha benar Allah yang tidak menginginkan kecacatan sedikitpun dalam Al-Qur’an sebagai petunjuk manusia yang berakal:

“Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, Kami haramkan atas mereka (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, dan karena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta dengan jalan yang batil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih”. (An-Nisa’ 160-161)

Cakupan riba yang kini bergejolak memang tidak sebatas pada aktivitas perbankan saja. Pada kata riba diartikan sebagai tambahan. Segala transaksi yang memuat syarat penambahan, termasuk di dalamnya unsur ketidakjelasan dan spekulatif. Seperti yang terjadi pada praktik asuransi, bursa saham, moneygame pada jaringan MLM, kredit berbunga, dsb.  Apatah kedok bank syariah semodel ‘HSBC Syariah’ tentunya kita tahu keuntungannya akan tersedot ke mana. Tidak maksimalnya penerapan sistem perbankan syariah di Indonesia bukan sebatas polesan SDM yang diciduk dari kalangan ekonomi kapitalis, karena sebenarnya dibatasi juga pada UU. No. 10 th. 1998 mengenai perbankan. Untuk itu ekonomi Islam di suatu Negara tidak akan pernah berjalan kaffah tanpa adanya payung hukum seperti yang disebutkan di awal.

Jujur pada diri kita sendiri, seandainya konsep riba tidak dikamuflasekan pada wajib pajak, sudah barang tentu gairah masyarakat dalam berproduktifitas akan meningkat. Masyarakat yang terampil seringkali tak ingin dipersulit dengan birokrasi yang kompleks. Bukan mustahil wacana double counting dapat dihapuskan dalam paradigma masyarakat, sehingga terkikis pula pola pikir yang serba instan – yang pada hakikatnya hanya memberi peluang pada Negara-negara maju memonopoli produk bahan setengah jadi kepada Negara-negara berkembang.

Tidak diragukan lagi jika penerapan syariat Islam secara kaffah sanggup menuntaskan problematika ekonomi yang sedang melanda banyak Negara. Hal ini telah dibuktikan pada zaman Umar bin Abdul Aziz, yang sangat popular memberantas pajak(riba) kepada rakyatnya, sehingga kemakmuran yang dijanjikan Allah itu pun datang dengan sendirinya. [voa-islam.com]

*Penulis adalah Mahasiswa Perbankan Syariah (Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Husnayain Jakarta.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Milisi Pro-Haftar Tangkap Puluhan Warga Derna Libya Setelah Lima Tahanan Kabur Dari Penjara Ghirnata

Milisi Pro-Haftar Tangkap Puluhan Warga Derna Libya Setelah Lima Tahanan Kabur Dari Penjara Ghirnata

Sabtu, 22 Jan 2022 21:38

Lebih 70 Orang Tewas Dalam Pertempuran Setelah Pembobolan Penjara Oleh Islamic State Di Hasakah

Lebih 70 Orang Tewas Dalam Pertempuran Setelah Pembobolan Penjara Oleh Islamic State Di Hasakah

Sabtu, 22 Jan 2022 21:06

Koalisi Pimpinan Saudi Bantah Targetkan Pusat Penahanan Di Provinsi Saada Yaman

Koalisi Pimpinan Saudi Bantah Targetkan Pusat Penahanan Di Provinsi Saada Yaman

Sabtu, 22 Jan 2022 20:45

Poros Partai Islam: Semoga Tidak Layu Sebelum Berkembang

Poros Partai Islam: Semoga Tidak Layu Sebelum Berkembang

Sabtu, 22 Jan 2022 17:00

Karya Santri SMA Ar-Rohmah Putri Juara Terfavorit Kontes Film Pendek Internasional

Karya Santri SMA Ar-Rohmah Putri Juara Terfavorit Kontes Film Pendek Internasional

Sabtu, 22 Jan 2022 16:21

Fahira Idris Terpilih sebagai Ketua Pansus PCR

Fahira Idris Terpilih sebagai Ketua Pansus PCR

Sabtu, 22 Jan 2022 15:56

18 Pasukan Keamanan Kurdi Tewas Dalam Upaya Pembobolan Penjara Oleh Anggota IS Di Hasakah

18 Pasukan Keamanan Kurdi Tewas Dalam Upaya Pembobolan Penjara Oleh Anggota IS Di Hasakah

Sabtu, 22 Jan 2022 15:15

PP 109 Tahun 2012 Batal Direvisi, Bonus Demografi Terancam Asap Rokok

PP 109 Tahun 2012 Batal Direvisi, Bonus Demografi Terancam Asap Rokok

Sabtu, 22 Jan 2022 14:50

Pengelolaan Baik, Sejumlah Masjid Musala Raih Penghargaan dari Amaliah Astra

Pengelolaan Baik, Sejumlah Masjid Musala Raih Penghargaan dari Amaliah Astra

Sabtu, 22 Jan 2022 13:32

Growth Together: Tumbuh Bersama Ciptakan Karya Terbaik Awal 2022

Growth Together: Tumbuh Bersama Ciptakan Karya Terbaik Awal 2022

Jum'at, 21 Jan 2022 16:38

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Jum'at, 21 Jan 2022 14:11

Pantau Minyak Goreng Satu Harga, Pemerintah Buka Hotline Pengaduan

Pantau Minyak Goreng Satu Harga, Pemerintah Buka Hotline Pengaduan

Jum'at, 21 Jan 2022 13:34

Kiprah Sandiaga Bisa Menjadi Penyemangat Para Pengusaha dari Persis

Kiprah Sandiaga Bisa Menjadi Penyemangat Para Pengusaha dari Persis

Jum'at, 21 Jan 2022 13:10

Kerap Digunakan Tempat Maksiat, Tiga Hotel di Tasikmalaya Disegel Satpol PP

Kerap Digunakan Tempat Maksiat, Tiga Hotel di Tasikmalaya Disegel Satpol PP

Kamis, 20 Jan 2022 22:14

Negara Eropa Desak Israel Hentikan Pembangunan Unit Rumah Baru Di Yerusalem Timur

Negara Eropa Desak Israel Hentikan Pembangunan Unit Rumah Baru Di Yerusalem Timur

Kamis, 20 Jan 2022 21:35

Seorang Muslimah Di Pakistan Divonis Mati Karena Kirim Pesan Penistaan Dan Karikatur Nabi Lewat WA

Seorang Muslimah Di Pakistan Divonis Mati Karena Kirim Pesan Penistaan Dan Karikatur Nabi Lewat WA

Kamis, 20 Jan 2022 21:10

Senat Prancis Larang Pemakaian Jilbab Di Acara Olahraga

Senat Prancis Larang Pemakaian Jilbab Di Acara Olahraga

Kamis, 20 Jan 2022 20:43

Tendang Sesajen, Niat Baik Belum Tentu Diterima dengan Baik

Tendang Sesajen, Niat Baik Belum Tentu Diterima dengan Baik

Kamis, 20 Jan 2022 18:25

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Kamis, 20 Jan 2022 18:06

Pemerintah Tetapkan Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

Pemerintah Tetapkan Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

Kamis, 20 Jan 2022 16:58


MUI

Must Read!
X