Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
56.334 views

Mewaspadai Makar Sesat Syiah di Bidang Pendidikan

MEWASPADAI MAKAR SYIAH DI BIDANG PENDIDIKAN

Genderang peperangan antara Ahlus sunnah dengan kaum syiah hari ini kian hari kian terasa. Jika di Suriah sana peperangan dengan syiah melibatkan bom, peluru dan pertumpahan darah. Maka di negeri kita saat ini peperangan ahlus sunnah dengan kaum syiah baru berwujud peperangan pemikiran, meskipun di beberapa daerah seperti Madura dan Banyuwangi, konflik itu pun mewujud dalam bentrok fisik bahkan merenggut korban jiwa. Namun secara umum konflik itu belum merebak menjadi pertarungan yang lebih luas. Namun disadari atau tidak, geliat kaum syiah dan pergerakannya kian hari semakin meluas, salah satunya adalah di bidang pendidikan. Mereka (kaum syiah) menerobos masuk daerah-daerah yang nota bene merupakan basis ahlus sunnah, mencengkeramkan kuku-kukunya tanpa banyak disadari. Modusnya adalah mendirikan sekolah-sekolah (bukan pondok pesantren) yang sekilas berlabel Islam, netral dan berkesan modern.

Salah satunya adalah adalah lembaga pendidikan bernama sekolah Lazuardi. Lembaga yang mengklaim sebagai sekolah islam berwawasan global ini sejatinya adalah lembaga pendidikan milik syiah. Lihat saja di situs resmi lembaga ini http://www.lazuardi-gis.net

Di sana terpampang jaringan sekolah tersebut di berbagai kota , mulai dari Jakarta hingga Solo. Dalam salah satu link tautannya, dijelaskan bahwa lembaga ini berada di bawah Yayasan Lazuardi Hayati yang didirikan oleh istri salah satu pentolan Syiah Indonesia, DR Haidar Bagir, bernama Lubna Assagaf yang kemudian menamai sekolahnya yang terus berkembang dari Pra TK hingga SMA menjadi Lazuardi Global Islamic School (Lazuardi GIS).

Sekolah yang menerapkan kurikulum pendidikan dengan standar Universitas Cambridge, Amerika mencoba mengelabuhi kaum muslimin ahlus sunnah dengan retorika sebagai sekolah Islam berwawasan global dan mengedepankan pemahaman akan perbedaan dan toleransi, sebuah slogan khas kaum syiah yang mengkampanyekan ukhuwah demi menyembunyikan kedok mereka yang sebenarnya. Tengok saja salah satu artikel yang ditulis oleh salah seorang guru Lazuardi Gis dalam website mereka, http://cinere.lazuardi-gis.net/front/dunia_islam.html, tulisan itu menyerukan Pesan Persatuan Islam sesuai risalah Amman.Sebuah seruan yang sering diklaim oleh kelompok syiah bahwa syiah merupakan bagian dari Islam dan didukung oleh para ulama di dunia. Faktanya, Risalah Amman itu hanyalah akal-akalan politik kaum Syiah. Sebab di dalamnya banyak pernyataan yang ditafsirkan sendiri oleh kelompok syiah untuk menyatakan pembenaran kelompoknya.

Menurut Ustadz Kholili Hashib, salah seorang cendekiawan muda NU yang secara khusus meneliti masalah syiah. Risalah Amman menjadi semacam alat pencintraan kaum Syiah untuk mendapatkan simpatinya bagi masyarakat Muslim. Menjual’ apa saja yang menguntungkan. Ada hal-hal yang ditutupi dan mengangkat butir-butir yang dianggap menguntungkan.Lihat selengkapnya di http://inpasonline.com/new/risalah-amman-dan-kampanye-politis-syiah/. isalah Amman sendiri sebenarnya juga bukan hujjah bagi syiah sebab yang ikut tanda tangan banyak yang ingkar syiah dan menvonis terhadap sesatnya syiah seperti syaikh syekh Abdullah bin Sulaiman al-Mani’, Syekh Shalih alu al-Syekh, juga syekh Yusuh al-Qardhawi.

Namun anehnya sang guru Lazuardi justru menuliskan bahwa Implementasi Pesan Amman dalam kurikulum Lazuardi adalah bagian dari pengajaran sikap keterbukaan bagi siswa kita dengan berbagai macam mazhab dalam Islam.Hal ini persis sebagaimana yang ditulis oleh pentolan syiah Indonesia lainnya, jalaludin rahmat dalam Republika (10/11/2012) yang menggugat fatwa MUI Jatim tentang kesesatan Syiah dengan berpedoman pada Risalah Amman

Di sisi lain terobosan lembaga pendidikan milik syiah ini juga memakai tokoh mereka yang difigurkan sebagai pakar pendidikan berbasis multiple intelligences  (kecerdasan ganda/majemuk) bernama Munif Chatib. Sosok yang juga dikenal sebagai penulis buku-buku parenting dan pendidikan ini adalah salah seorang konsultan ahli pendidikan Lazuardi, Sehari hari Munif  berkantor di Lazuardi-Next, salah satu gedung di komplek pendidikan lazuardi di Jakarta.Dia sempat beberapa saat pergi mengunjungi Iran dan mengadakan pelatihan di negeri syiah tersebut. Tak heran jika dalam beberapa kesempatan dia sangat mengagumi dan memuji negeri itu. Munif Chatib juga beberapa kali nampak bersama Jalaludin Rahmat mengisi beberapa training dan pelatihan dalam komunitas Muthahhari Center. Komunitas pendidikan berbasis orang-orang syiah binaan Jalaludin rahmat.

Maka kita patut mewaspadai bagaimana sepak terjang lembaga pendidikan ini hingga bisa menerobos berbagai daerah basis ahlussunnah di Indonesia.Waspadai lembaga –lembaga mereka seperti Lazuardi GIS Jakarta, Lazuardi Haura GIS lampung, Lazuardi kamila GIS Solo, Lazuardi Tursina GIS banyuwangi, lazuardi Al Falah GIS Klaten, dan cabang-cabang lainnya. WADPADALAH.

Pengirim : Abu Fathiya

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Celana 'Basah' Saat Bangun Tidur, Tidak ingat Mimpi, Harus Mandi?

Celana 'Basah' Saat Bangun Tidur, Tidak ingat Mimpi, Harus Mandi?

Kamis, 23 Jan 2020 22:45

Studi: 86 Persen Remaja Kecanduan Gim Online

Studi: 86 Persen Remaja Kecanduan Gim Online

Kamis, 23 Jan 2020 22:20

Empati di Tengah Bencana

Empati di Tengah Bencana

Kamis, 23 Jan 2020 22:19

WhatsApp Bakal Punya Fitur Stiker Animasi

WhatsApp Bakal Punya Fitur Stiker Animasi

Kamis, 23 Jan 2020 22:13

Utusan Khusus AS Ancam Pemimpin Baru Pasukan Quds IRGC Akan Bernasib Sama dengan Soleimani

Utusan Khusus AS Ancam Pemimpin Baru Pasukan Quds IRGC Akan Bernasib Sama dengan Soleimani

Kamis, 23 Jan 2020 20:35

Pejabat IRGC Sarankan Iran Sandera Orang Amerika Untuk Selesaikan Masalah Sanksi

Pejabat IRGC Sarankan Iran Sandera Orang Amerika Untuk Selesaikan Masalah Sanksi

Kamis, 23 Jan 2020 20:06

Harun Masiku Novel Baru

Harun Masiku Novel Baru

Kamis, 23 Jan 2020 18:15

KPK Makin Tak Berdaya

KPK Makin Tak Berdaya

Kamis, 23 Jan 2020 15:10

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Ancam Tembak Pesawat Sipil di Libya

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Ancam Tembak Pesawat Sipil di Libya

Kamis, 23 Jan 2020 14:45

Pentafood: Urun Modal Usaha Bebas Riba, Bagi Hasil 5x Sebulan

Pentafood: Urun Modal Usaha Bebas Riba, Bagi Hasil 5x Sebulan

Kamis, 23 Jan 2020 14:38

Mahkamah Agung India Tolak Tuntutan Untuk Menunda UU Kewarganegaraan Anti-Muslim

Mahkamah Agung India Tolak Tuntutan Untuk Menunda UU Kewarganegaraan Anti-Muslim

Kamis, 23 Jan 2020 13:57

Anggota Wudhu' Bercahaya, Inilah Cara Rasulullah Kenali Umatnya

Anggota Wudhu' Bercahaya, Inilah Cara Rasulullah Kenali Umatnya

Kamis, 23 Jan 2020 13:44

Fix Hijab Perintah Allah

Fix Hijab Perintah Allah

Kamis, 23 Jan 2020 13:39

Menakar Nalar Pernyataan Wanita Muslimah Tidak Wajib Pakai Jilbab

Menakar Nalar Pernyataan Wanita Muslimah Tidak Wajib Pakai Jilbab

Kamis, 23 Jan 2020 12:57

Akhir Cerita Honorer

Akhir Cerita Honorer

Kamis, 23 Jan 2020 12:45

DSKS Laporkan Pelacuran Online ke Polisi

DSKS Laporkan Pelacuran Online ke Polisi

Kamis, 23 Jan 2020 11:09

Gagalnya Tendangan Tidak Langsung Harun Masiku

Gagalnya Tendangan Tidak Langsung Harun Masiku

Kamis, 23 Jan 2020 10:23

Frustasi Sosial Ekonomi Membuncah, Cermin Kegagalan Kapitalisme

Frustasi Sosial Ekonomi Membuncah, Cermin Kegagalan Kapitalisme

Kamis, 23 Jan 2020 10:17

Terbesar Kedua Setelah Blok Cepu, Pemerintah Diminta Super Serius Kawal Blok Rokan

Terbesar Kedua Setelah Blok Cepu, Pemerintah Diminta Super Serius Kawal Blok Rokan

Kamis, 23 Jan 2020 10:05

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Kamis, 23 Jan 2020 09:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X