Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.267 views

Debora dan Intropeksi Pemerintah

Oleh: Delina Ismawati

Balita Debora harus meregang nyawa setelah diduga pihak Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat tak menerima jaminan kesehatan BPJS. Balita Debora dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sesak nafas. Setelah pemeriksaan tim dokter Debora disarankan untuk dirawat di ruang PICU.

Namun, karena keterbatasan kondisi ekonomi kedua orang tuanya, dokter menyarankan Debora dirujuk ke rumah sakit lain yang menerima pasien anggota BPJS Kesehatan. Belum sempat dibawa ke rumah sakit yang dirujuk, Debora telah meninggal dunia.

Kondisi yang menimpa Debora menambah deretan panjang kisah pilu masyarakat negeri ini. Orang tak berduit dilarang sakit. Seolah nyawa manusia tak lebih penting dibanding sederet angka rupiah. Penolakan pasien yang menggunakan kartu BPJS oleh rumah sakit menegaskan pemerintah tidak bertanggung jawab terhadap pemenuhan layanan kesehatan seluruh rakyat. Pasalnya tidak semua rumah sakit menerima pasien anggota BPJS. Tak hanya itu, tak sedikit pasien yang berobat dengan menggunakan kartu BPJS memperoleh perlakuan yang tidak menyenangkan. Mereka dinomor akhirkan. Lebih banyak menunggu dan terlunta-lunta dari pada segera mendapat penanganan. Ditambah lagi, tidak lancarnya pencairan dana BPJS kepada rumah sakit mitra.

Komersialisasi dibidang kesehatan membuat rumah sakit yang seharusnya dikelola dengan basis kemanusiaan justru mengutamakan kepentingan bernilai materi. Lagi-lagi rakyat menjadi korban dalam sistem Kapitalistik. Layanan BPJS Kesehatan menjadikan pemerintah lepas tangan akan tanggung jawabnya dalam kepengurusan kesehatan rakyat. Kesehatan rakyat yang merupakan tanggung jawab negara kini diemban oleh swasta. Beginilah ciri sistem Kapitalistik. Negara hanya berperan sebagai regulator.

Kondisi ini jauh berbeda dalam sistem Islam. Pengelolaan kesehatan rakyat menjadi tanggung jawab penuh negara. Mendapatkan layanan kesehatan merupakan hak rakyat. Oleh karena itu, dalam sistem Islam layanan kesehatan diberikan negara secara gratis kepada seluruh rakyat tanpa terkecuali.

Salah satu bukti perhatian besar negara Islam terhadap masalah kesehatan yaitu perlakuan Rasulullah saw terhadap 8 orang dari Urainah yang hendak bergabung menjadi warga negara Khilafah di kota Madinah. Saat itu, kedelapan 8 orang tersebut dalam keadaan sakit. Rasulullah lantas meminta mereka untuk dirawat didekat kawasan penggembalaan ternak milik Baitul Mal (khas negara) di Dzi Jidr arah Quba' sampai sehat dan pulih kembali. Ketika dihadiahi seorang dokter oleh Muqauqis, Raja Mesir, beliau meminta dokter tersebut segera memberikan pengobatan kepada seluruh warga Madinah secara gratis.

Layanan kesehatan gratis dapat diperoleh seluruh rakyat dalam sistem Islam sebab pembiayaan rumah sakit seluruhnya ditanggung oleh pemerintah termasuk gaji dokter dan perawat. Pemerintah dalam hal ini mengambil dana dari khas negara yang berasal dari harta kharaj, jizyah, harta waris yang tidak dapat diwariskan kepada siapapun dan harta kepemilikan umum yang berasal dari pengelolaan sumber daya alam, energi, mineral, tanah, dan sebagainya.

Oleh karena itu, sikap pemerintah yang melepas layanan kesehatan menjadi semi swasta lewat BPJS yang pengelolaannya model asuransi sosial ala Kapitalis hanya akan menyengsarakan rakyat. Pemerintah perlu menguji kembali kebijakan layanan kesehatan melalui BPJS. Mengingat negeri ini merupakan negeri dengan sumber daya alam yang melimpah, pemerintah agaknya perlu meliriknya sebagai pos pembiayaan layanan kesehatan seluruh rakyat.

Bukan dilempar pada swasta dan rakyat itu sendiri. Selama sistem Kapitalis tetap berdiri kokoh, jangan harap cerita pilu seperti balita Debora dapat berhenti. Sudah saatnya masyarakat sadar bahwa sistem Kapitalislah yang menjadi akar masalah sederet daftar panjang kisah pilu negeri ini. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini sudah sangat rapuh dan tidak layak, harus direnovasi total. Mari sisihkan harta, amal jariyah, pahalanya terus mengalir tak terbatas umur, bonus property abadi di Surga...

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Latest News
Al-Shabaab Serang Akademi Pelatihan Polisi Somalia, 17 Petugas Tewas 20 Terluka

Al-Shabaab Serang Akademi Pelatihan Polisi Somalia, 17 Petugas Tewas 20 Terluka

Kamis, 14 Dec 2017 22:25

Hamas: Negara Israel Tidak Ada, Tidak Bisa Miliki Ibukota Sendiri

Hamas: Negara Israel Tidak Ada, Tidak Bisa Miliki Ibukota Sendiri

Kamis, 14 Dec 2017 22:03

MSF Perkiraan 6700 Muslim Rohingya Tewas di Rakhine Myanmar hanya Dalam Tempo Sebulan

MSF Perkiraan 6700 Muslim Rohingya Tewas di Rakhine Myanmar hanya Dalam Tempo Sebulan

Kamis, 14 Dec 2017 21:08

Gelar Seminar Lecehkan Alquran, Rektor UIN Sumut Diminta Mundur

Gelar Seminar Lecehkan Alquran, Rektor UIN Sumut Diminta Mundur

Kamis, 14 Dec 2017 12:51

Kokam dan Banser Akan Apel Akbar Bersama di Yogyakarta

Kokam dan Banser Akan Apel Akbar Bersama di Yogyakarta

Kamis, 14 Dec 2017 12:09

Mahasiswa dan Pemuda Solo Kecam Trump

Mahasiswa dan Pemuda Solo Kecam Trump

Kamis, 14 Dec 2017 11:43

Indonesia Perlu Dorong Sidang Majelis Umum PBB untuk Bela Palestina

Indonesia Perlu Dorong Sidang Majelis Umum PBB untuk Bela Palestina

Kamis, 14 Dec 2017 11:05

Hanafi Rais: Pemerintah Seharusnya Serukan Boikot Produk AS

Hanafi Rais: Pemerintah Seharusnya Serukan Boikot Produk AS

Kamis, 14 Dec 2017 10:38

Peti Mati Donald Trump Diarak Pakai Becak

Peti Mati Donald Trump Diarak Pakai Becak

Kamis, 14 Dec 2017 08:26

Innalillahi, AM Fatwa Berpulang

Innalillahi, AM Fatwa Berpulang

Kamis, 14 Dec 2017 07:04

My Teacher is My Hero (Bagian 2-Selesai)

My Teacher is My Hero (Bagian 2-Selesai)

Kamis, 14 Dec 2017 04:55

Keong Sawah Pengganti Daging Sapi, Inikah Solusi?

Keong Sawah Pengganti Daging Sapi, Inikah Solusi?

Rabu, 13 Dec 2017 23:33

Palang Merah Internasional: Kehidupan 'Terhenti' di Rakhine Myanmar

Palang Merah Internasional: Kehidupan 'Terhenti' di Rakhine Myanmar

Rabu, 13 Dec 2017 22:45

Dr Moeflich Hasbullah: Hilang Wibawa, Lebih Baik ICMI Membubarkan Diri

Dr Moeflich Hasbullah: Hilang Wibawa, Lebih Baik ICMI Membubarkan Diri

Rabu, 13 Dec 2017 21:28

Islamic State (IS) Serang Barak Militer di Mosul tewaskan 13 Milisi Syi'ah Irak

Islamic State (IS) Serang Barak Militer di Mosul tewaskan 13 Milisi Syi'ah Irak

Rabu, 13 Dec 2017 21:25

Pemimpin Dunia Muslim Desak Masyarakat Internasional Akui Yerusalem sebagai Ibukota Palestina

Pemimpin Dunia Muslim Desak Masyarakat Internasional Akui Yerusalem sebagai Ibukota Palestina

Rabu, 13 Dec 2017 21:07

LUIS: Halangi Pengajian adalah Sikap Intoleran

LUIS: Halangi Pengajian adalah Sikap Intoleran

Rabu, 13 Dec 2017 20:39

VIDEO: Laskar Umat Islam Surakarta Datangi Penerbit Yudhistira

VIDEO: Laskar Umat Islam Surakarta Datangi Penerbit Yudhistira

Rabu, 13 Dec 2017 17:28

My Teacher is My Hero (Bagian-1)

My Teacher is My Hero (Bagian-1)

Rabu, 13 Dec 2017 15:50

MUI Serukan Bela Palestina

MUI Serukan Bela Palestina

Rabu, 13 Dec 2017 10:29


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X