Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.836 views

Ketimpangan Toleransi dalam Sistem Demokrasi

Oleh: Dedah Kuslinah

Salah satu poin khutbah Muhammad Al Fatih jelang pembebasan konstantinopel: “ Jika penaklukan konstantinopel sukses, maka tidak mengusik tempat-tempat peribadatan, dan gereja – gereja. Jangan mengganggu para pendeta, dan orang – orang lemah tak berdaya, yang tidak ikut terjun ke medan pertempuran”.

Berabad tahun silam, minoritas mulia di bawah naungan pemerintahan Islam. Islam mengajarkan cara hidup berdampingan dengan penganut agama lain dalam satu negara. Negara pun menjaga dan melindungi keyakinan, kehormatan, akal, kehidupan, dan harta benda mereka.

Di abad ini, nasib minoritas muslim di wilayah masyarakat non muslim hampir selalu terdiskriminasi. Dilansir dari Merdeka.com, 18/03/2018 bahwa “Perkumpulan Gereja-gereja di Kabupaten Jayapura (PGGJ) menuntut pembongkaran menara Masjid Al-Aqsa Sentani karena lebih tinggi dari bangunan gereja yang sudah banyak berdiri di daerah itu”.

Atas nama toleransi,sebelumnya beredar surat edaran PGGJ yang terdiri dari perwakilan 15 gereja di Jayapura diantara isinya meminta agar suara azan yang selama ini diperdengarkan kepada khalayak umum harus diarahkan ke dalam masjid agar tidak mengganggu masyarakat sekitar.

Dan masih ingatkah peristiwa 17 juli 2015, ketika Masjid Baitul Mutaqin di Karubaga kabupaten Tolikara Papua dibakar? Sangatlah tak elok, sekelompok massa menyerang jama’ah shalat ied di lapangan makaromil 1702-II / Karubaga. Mereka meminta jama’ah untuk menghentikan shalat ied. Ironisnya, para pelaku malah diundang ke istana oleh bapak kepala negara.

Kemudian tahun 2014, ada pelarangan berbusana muslim bagi pelajar muslimah, pelarangan ibadah dan pelarangan shalat Jum’at di Bali, serta wajib mengecilkan suara azan pada saat nyepi. Ini semua menambah panjang rangkaian cerita ketimpangan toleransi di sistem demokrasi.

Gagal paham kembali menyeruak. Bukankah ketaatan seorang manusia pada Tuhannya tidak berdasarkan tinggi rendahnya bangunan tempat beribadahnya? Apakah tinggi rendahnya bangunan penentu bagi cepat atau lambatnya ibadah seseorang diterima oleh Tuhannya?

Bila dicermati, nasib minoritas non muslim di wilayah masyarakat mayoritas muslim, justru lebih baik. Ketika mereka melaksanakan peribadatan, pengawalan ketat lengkap dengan senjata yang disandang setiap personilnya telah disiagakan untuk melindunginya. Hal yang bertolak belakang saat muslim menjadi minoritas.

Perhatikan isi berita berikut ini. Dikutip dari CNN Indonesia, edisi Sabtu, 17/03/2018, ketua PGGJ Pendeta Robbi Depondoye mengatakan, “Kami sarankan ibadahmu enggak dilarang, tapi suara azan diarahkan ke dalam masjid saja jangan keluar.”

Para ulama sepakat bahwa kumandang azan itu disyari’atkan. Syari’at yang mulia ini sudah berlangsung sejak masa Rasulullah Saw hingga saat ini. Rasulullah Saw bersabda, “Jika waktu shalat telah tiba, salah seorang diantara kalian hendaknya mengumandangkan azan untuk kalian, dan yang paling tua diantara kalian menjadi imam” (HR Bukhari no 631 dan Muslim no 674).

Azan adalah panggilan bagi umat muslim untuk melaksanakan ibadahnya.  Lonceng dibunyikan saat orang nasrani dipanggil untuk beribadah. Terompet ditiupkan saat orang yahudi dipanggil untuk beribadah. Begitu pula api dinyalakan saat kaum majusi dipanggil untuk melakukan ibadah.

Jika toleransi itu memang ada, kenapa suara azan dipersalahkan? Bagaimana dengan lonceng di gereja? Lonceng dan gendang besar di kelenteng yang juga dibunyikan ketika akan melakukan ibadah?

Faktanya, dalam negara demokrasi ruang toleransi hanya terbuka untuk non muslim namun tidak untuk muslim. Tragis!

Bila sudah begini, masihkah demokrasi diharap dapat menyelamatkan negeri dengan dalih toleransi? Pada saat yang sama, ada aturan dan sistem kenegaraan yang terbukti berabad lamanya mampu mengayomi seluruh warga negara meskipun berbeda-beda. Di sinilah akal yang dipandu keimanan diuji, masihkah memilih sistem buatan manusia yang jelas timpang ataukah sistem yang bersumber dari pencipta manusia itu sendiri? Kalau kata Cak Lontong: mikir!  Wallahu a’lam bi ash shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Selasa, 16 Oct 2018 22:59

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Selasa, 16 Oct 2018 22:36

Bahaya Laten LGBT dan Solusinya

Bahaya Laten LGBT dan Solusinya

Selasa, 16 Oct 2018 22:14

Mengapa Delima Disebutkan dalam Al-Quran?

Mengapa Delima Disebutkan dalam Al-Quran?

Selasa, 16 Oct 2018 21:50

Facebook Ungkap 29 Juta Data Pengguna Diakses Hacker

Facebook Ungkap 29 Juta Data Pengguna Diakses Hacker

Selasa, 16 Oct 2018 21:45

Jaisyul Al-Adl Culik Sedikitnya 10 Pasukan Keamanan Iran di Perbatasan Pakistan

Jaisyul Al-Adl Culik Sedikitnya 10 Pasukan Keamanan Iran di Perbatasan Pakistan

Selasa, 16 Oct 2018 21:45

Kesulitan Air, ASN Kota Bandung Laksanakan Shalat Istisqo

Kesulitan Air, ASN Kota Bandung Laksanakan Shalat Istisqo

Selasa, 16 Oct 2018 21:24

Riyal Saudi Jatuh ke Level Terendah Sejak 2016 Menyusul Kasus Hilangnya Jamal Khasoggi

Riyal Saudi Jatuh ke Level Terendah Sejak 2016 Menyusul Kasus Hilangnya Jamal Khasoggi

Selasa, 16 Oct 2018 20:45

Laporan: Militer Myanmar Gunakan Akun Facebook Palsu untuk Targetkan Muslim Rohingya

Laporan: Militer Myanmar Gunakan Akun Facebook Palsu untuk Targetkan Muslim Rohingya

Selasa, 16 Oct 2018 20:30

(Video) Ini Tanggapan Dani Anwar Tentang Garbi

(Video) Ini Tanggapan Dani Anwar Tentang Garbi

Selasa, 16 Oct 2018 19:21

Satu Tahun Anies Pimpin DKI, Politisi: Hidup Rakyat Miskin Terlindungi

Satu Tahun Anies Pimpin DKI, Politisi: Hidup Rakyat Miskin Terlindungi

Selasa, 16 Oct 2018 17:45

Pesan Mantan Jubir Presiden ke Indonesialeaks

Pesan Mantan Jubir Presiden ke Indonesialeaks

Selasa, 16 Oct 2018 15:45

Australia Pertimbangkan Mengakui Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

Australia Pertimbangkan Mengakui Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

Selasa, 16 Oct 2018 13:45

Jelang Muktamar, Pengurus Wilayah dan Daerah Pemuda Muhammadiyah Disatroni Polisi

Jelang Muktamar, Pengurus Wilayah dan Daerah Pemuda Muhammadiyah Disatroni Polisi

Selasa, 16 Oct 2018 09:21

Maksiat Mengundang Bencana!

Maksiat Mengundang Bencana!

Selasa, 16 Oct 2018 09:14

[VIDEO] FPI Evakuasi Jenazah Kristiani Korban Gempa-Tsunami Palu

[VIDEO] FPI Evakuasi Jenazah Kristiani Korban Gempa-Tsunami Palu

Selasa, 16 Oct 2018 08:40

Acara Berbau LGBT di Magelang Digagalkan FPI

Acara Berbau LGBT di Magelang Digagalkan FPI

Selasa, 16 Oct 2018 05:24

Duka Rakyat Palu Masih Pilu

Duka Rakyat Palu Masih Pilu

Selasa, 16 Oct 2018 05:12

 Kebangkitan Ideologi dan Penerapannya

Kebangkitan Ideologi dan Penerapannya

Senin, 15 Oct 2018 23:00

Penanganan Pasca Bencana yang Carut Marut, Bukti Pemerintah Gagal

Penanganan Pasca Bencana yang Carut Marut, Bukti Pemerintah Gagal

Senin, 15 Oct 2018 22:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X