Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.585 views

RUU PKS, Pintu Gerbang Perbesar Kebebasan

Oleh:

Aufa Adzkiya*

 

AKHIR-AKHIR ini kita sedang dihebohkan dengan sebuah Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau biasa di singkat RUU PKS, yang telah dibahas oleh DPR sejak Januari 2016 lalu. Latar belakang diusungnya RUU PKS ialah akibat semakin banyaknya kekerasan seksual yang telah dialami oleh perempuan dan anak. Jumlah kekerasan ini pun tiap tahunnya mengalami peningkatan terhitung ditahun 2016 terdapat 259.150 kasus, kemudian pada tahun 2017 naik drastis menjadi 335.062 kasus. Oleh karena itu dengan dalih ini segerombol orang ingin mengurangi kasus kekerasan seksual dengan di canangkannya RUU PKS ini.

Sekilas memang nampak ingin mensolusikan, namun sayang meminimalisir kekerasan seksual dengan RUU PKS malah membuka gerbang kebebasan lebih besar. Kabut komentar dan kritik telah banyak menyelimuti, terutama para ahli banyak yang menyoroti definisi kekerasan yang sangat umum dan bisa disalahgunakan bahkan tidak sedikit yang menyampaikan adanya RUU PKS ini adalah gerbong pelegalan pintu perzinahan.

Apabila kita melihat arti dari kekerasan seksual dengan mengutip dari draft RUU PKS yaitu setiap perbuatan merendahkan, menghina, menyerang dan ataupun perbuatan yang lainnya terhadap tubuh, hasrat seksual seseorang, dan atau fungsi reproduksi secara paksa, bertentangan dengan kehendak seseorang yang menyebabkan seseorang itu tidak mampu memberikan persetujuan dalam keadaan bebas karena ketimpangan relasi kuasa dan atau relasi gender yang berakibat atau dapat berakibat penderitaan atau kesesengsaraan secara fisik, psikis, seksual, kerugian secara ekonomi, sosial, budaya, dan atau politik. Salah satu kritik disini ialah apakah ketika seseorang melakukan seksual tanpa dipaksa atau secara suka rela maka ia akan bebas dan diperbolehkan? Sungguh ini adalah hasil sebuah pemikiran keliru bahkan berani menabrak aturan Allah SWT.

RUU PKS sebenarnya merupakan breakdown dari UU KKG (Kesetaraan dan Keadilan Gender) yang dahulu telah berhasil ditolak banyak fraksi partai islam. Kini  berganti baju yang nampak apik yaitu menjadi RUU PKS yang pengusungnya pun tetap sama dari kaum feminis.

Apabila kita memang serius ingin menghapuskan kekerasan seksual pada perempuan dan anak, maka yang kita rubah mulai dari akar masalahnya, bukan hanya sekedar sebuah keputusan-keputusan yang masih memiliki banyak makna bahkan berpeluang untuk semakin banyak terjadinya kekerasan seksual. Akar masalahnya ialah gaya hidup yang sekuler dan senantiasa mendiskreditkan aturan agama yakni aurat yang terus senantiasa diumbar, pergaulan yang tidak ada batasan, pornografi maupun pornoaksi yang merajalela, dan masih banyak yang lainnya. Apabila ini terus ada maka akan tetap ada yang namanya kekerasan seksual.

Inilah hasil dari sebuah aturan yang manusia buat tidak solutif dan menyeluruh dalam menyelesaikan sebuah permasalahan karena sesuai dengan hawa nafsunya semata dan dapat berubah-ubah karena tidak disandarkan kepada landasan yang pasti. Oleh karena itu kita butuh solusi yang solutif yang dapat mengatur dengan rapih tatanan kehidupan bukan hanya dalam satu aspek masalah saja, aturan tersebut tidak lain dan tidak bukan ialah aturan berasal dari Allah SWT sang Maha Pencipta dan Maha Pengatur, yang dapat mengatur secara keseluruhan manusia, kehidupan dan alam semesta karena Penciptalah yang lebih tau mana yang terbaik dan buruk untuk makhluk Nya. Aturan menyeluruh yang berasal dari Allah SWT tentu ialah syariat islam. Dalam Islam tidak ada yang namanya kekerasan seksual, karena Islam akan mencegah, memiliki hukum yang tegas, dan lingkungan akan saling menjaga.

Pencegahan dalam islam salah satunya yaitu dari segi sistem pergaulan, interaksi laki-laki dan perempuan dibatasin hanya dalam hal pendidikan, jual beli, kesehatan, dan transportasi. Laki-laki dan perempuan tidak boleh khalwat (berdua-duaan) ataupun ikhtilat (campur baur). Selain itu, setiap individu akan dididik menjadi pribadi yang islami yang melaksanakan syariat islam. Bahkan pada masa Rasulullah SAW ketika Islam telah diterapkan dalam tatanan Negara, beberapa kali seseorang yang telah melakukan pelanggaran dan setelah mereka menyadari kesalahan nya, maka mereka segera bertaubat dan jujur mengatakan kesalahan tersebut kepada hakim dan minta untuk dihukum karena saking khawatirnya dengan siksa Allah SWT yang sangat pedih di akhirat. *Aktivis dakwah kampus dan pegiat di Pena Langit

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Latest News
Kontroversi Sistem Zonasi, Islam sebagai Solusi

Kontroversi Sistem Zonasi, Islam sebagai Solusi

Kamis, 27 Jun 2019 05:26

Undang Ustaz Felix Siauw Dipersoalkan, Ini Jawaban Cerdas Gubernur Anies

Undang Ustaz Felix Siauw Dipersoalkan, Ini Jawaban Cerdas Gubernur Anies

Kamis, 27 Jun 2019 01:04

Guru dan Dosen sebagai Komoditi Impor?

Guru dan Dosen sebagai Komoditi Impor?

Kamis, 27 Jun 2019 00:21

Riba Harta Haram

Riba Harta Haram

Rabu, 26 Jun 2019 23:13

Detik-Detik Menanti Putusan MK

Detik-Detik Menanti Putusan MK

Rabu, 26 Jun 2019 22:44

Usul Mustafa Bagi Mereka yang Menolak Felix Siauw Isi Kajian

Usul Mustafa Bagi Mereka yang Menolak Felix Siauw Isi Kajian

Rabu, 26 Jun 2019 22:25

Pernyataan Moeldoko Soal Teroris Akan Manfaatkan Aksi di Depan MK Dinilai Provokatif

Pernyataan Moeldoko Soal Teroris Akan Manfaatkan Aksi di Depan MK Dinilai Provokatif

Rabu, 26 Jun 2019 22:23

Syawal Menyapa, Istiqomah Tetap Menyala

Syawal Menyapa, Istiqomah Tetap Menyala

Rabu, 26 Jun 2019 22:21

Berlangsung Lancar, PPDB Jakarta Bisa Jadi Rujukan Kota Lain

Berlangsung Lancar, PPDB Jakarta Bisa Jadi Rujukan Kota Lain

Rabu, 26 Jun 2019 21:49

Felix Siauw: Korpri DKI Tak Permasalahkan Cap Penyebar Khilafah dan HTI

Felix Siauw: Korpri DKI Tak Permasalahkan Cap Penyebar Khilafah dan HTI

Rabu, 26 Jun 2019 20:57

Bagi-bagi Ayam Gratis di Yogyakarta Berlangsung Ricuh

Bagi-bagi Ayam Gratis di Yogyakarta Berlangsung Ricuh

Rabu, 26 Jun 2019 20:45

Arkeolog: Masjid Tertua di Eropa Kemungkinan Berada di Madrid Spanyol

Arkeolog: Masjid Tertua di Eropa Kemungkinan Berada di Madrid Spanyol

Rabu, 26 Jun 2019 20:37

Jangan Saling Menghujat

Jangan Saling Menghujat

Rabu, 26 Jun 2019 20:25

Tujuh Polisi Mesir Tewas dalam Serangan Gerilyawan di Sinai Utara

Tujuh Polisi Mesir Tewas dalam Serangan Gerilyawan di Sinai Utara

Rabu, 26 Jun 2019 20:24

Sebuah Kota di Lebanon Larang Muslim Beli dan Sewa Properti

Sebuah Kota di Lebanon Larang Muslim Beli dan Sewa Properti

Rabu, 26 Jun 2019 20:14

QQ HEALING 9: Sembuhkan Kanker, Ubah Masalah jadi Masya Allah ala Quranic Quantum Healing

QQ HEALING 9: Sembuhkan Kanker, Ubah Masalah jadi Masya Allah ala Quranic Quantum Healing

Rabu, 26 Jun 2019 19:50

Ramadhan 1440 H Harus Jadi Energi Umat Islam untuk Berjuang Lillah Sampai Akhir Hayat

Ramadhan 1440 H Harus Jadi Energi Umat Islam untuk Berjuang Lillah Sampai Akhir Hayat

Rabu, 26 Jun 2019 18:26

Anak Adalah Ujung Tombak Peradaban Masa Depan

Anak Adalah Ujung Tombak Peradaban Masa Depan

Rabu, 26 Jun 2019 17:55

Rekonsialisasi Partai

Rekonsialisasi Partai

Rabu, 26 Jun 2019 17:41

Soal Giant dan Krakatau Steel, MUI: Jika Dibiarkan Indonesia Terancam Krisis Ekonomi

Soal Giant dan Krakatau Steel, MUI: Jika Dibiarkan Indonesia Terancam Krisis Ekonomi

Rabu, 26 Jun 2019 16:33


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X