Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.858 views

RUU PKS, Pintu Gerbang Perbesar Kebebasan

Oleh:

Aufa Adzkiya*

 

AKHIR-AKHIR ini kita sedang dihebohkan dengan sebuah Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau biasa di singkat RUU PKS, yang telah dibahas oleh DPR sejak Januari 2016 lalu. Latar belakang diusungnya RUU PKS ialah akibat semakin banyaknya kekerasan seksual yang telah dialami oleh perempuan dan anak. Jumlah kekerasan ini pun tiap tahunnya mengalami peningkatan terhitung ditahun 2016 terdapat 259.150 kasus, kemudian pada tahun 2017 naik drastis menjadi 335.062 kasus. Oleh karena itu dengan dalih ini segerombol orang ingin mengurangi kasus kekerasan seksual dengan di canangkannya RUU PKS ini.

Sekilas memang nampak ingin mensolusikan, namun sayang meminimalisir kekerasan seksual dengan RUU PKS malah membuka gerbang kebebasan lebih besar. Kabut komentar dan kritik telah banyak menyelimuti, terutama para ahli banyak yang menyoroti definisi kekerasan yang sangat umum dan bisa disalahgunakan bahkan tidak sedikit yang menyampaikan adanya RUU PKS ini adalah gerbong pelegalan pintu perzinahan.

Apabila kita melihat arti dari kekerasan seksual dengan mengutip dari draft RUU PKS yaitu setiap perbuatan merendahkan, menghina, menyerang dan ataupun perbuatan yang lainnya terhadap tubuh, hasrat seksual seseorang, dan atau fungsi reproduksi secara paksa, bertentangan dengan kehendak seseorang yang menyebabkan seseorang itu tidak mampu memberikan persetujuan dalam keadaan bebas karena ketimpangan relasi kuasa dan atau relasi gender yang berakibat atau dapat berakibat penderitaan atau kesesengsaraan secara fisik, psikis, seksual, kerugian secara ekonomi, sosial, budaya, dan atau politik. Salah satu kritik disini ialah apakah ketika seseorang melakukan seksual tanpa dipaksa atau secara suka rela maka ia akan bebas dan diperbolehkan? Sungguh ini adalah hasil sebuah pemikiran keliru bahkan berani menabrak aturan Allah SWT.

RUU PKS sebenarnya merupakan breakdown dari UU KKG (Kesetaraan dan Keadilan Gender) yang dahulu telah berhasil ditolak banyak fraksi partai islam. Kini  berganti baju yang nampak apik yaitu menjadi RUU PKS yang pengusungnya pun tetap sama dari kaum feminis.

Apabila kita memang serius ingin menghapuskan kekerasan seksual pada perempuan dan anak, maka yang kita rubah mulai dari akar masalahnya, bukan hanya sekedar sebuah keputusan-keputusan yang masih memiliki banyak makna bahkan berpeluang untuk semakin banyak terjadinya kekerasan seksual. Akar masalahnya ialah gaya hidup yang sekuler dan senantiasa mendiskreditkan aturan agama yakni aurat yang terus senantiasa diumbar, pergaulan yang tidak ada batasan, pornografi maupun pornoaksi yang merajalela, dan masih banyak yang lainnya. Apabila ini terus ada maka akan tetap ada yang namanya kekerasan seksual.

Inilah hasil dari sebuah aturan yang manusia buat tidak solutif dan menyeluruh dalam menyelesaikan sebuah permasalahan karena sesuai dengan hawa nafsunya semata dan dapat berubah-ubah karena tidak disandarkan kepada landasan yang pasti. Oleh karena itu kita butuh solusi yang solutif yang dapat mengatur dengan rapih tatanan kehidupan bukan hanya dalam satu aspek masalah saja, aturan tersebut tidak lain dan tidak bukan ialah aturan berasal dari Allah SWT sang Maha Pencipta dan Maha Pengatur, yang dapat mengatur secara keseluruhan manusia, kehidupan dan alam semesta karena Penciptalah yang lebih tau mana yang terbaik dan buruk untuk makhluk Nya. Aturan menyeluruh yang berasal dari Allah SWT tentu ialah syariat islam. Dalam Islam tidak ada yang namanya kekerasan seksual, karena Islam akan mencegah, memiliki hukum yang tegas, dan lingkungan akan saling menjaga.

Pencegahan dalam islam salah satunya yaitu dari segi sistem pergaulan, interaksi laki-laki dan perempuan dibatasin hanya dalam hal pendidikan, jual beli, kesehatan, dan transportasi. Laki-laki dan perempuan tidak boleh khalwat (berdua-duaan) ataupun ikhtilat (campur baur). Selain itu, setiap individu akan dididik menjadi pribadi yang islami yang melaksanakan syariat islam. Bahkan pada masa Rasulullah SAW ketika Islam telah diterapkan dalam tatanan Negara, beberapa kali seseorang yang telah melakukan pelanggaran dan setelah mereka menyadari kesalahan nya, maka mereka segera bertaubat dan jujur mengatakan kesalahan tersebut kepada hakim dan minta untuk dihukum karena saking khawatirnya dengan siksa Allah SWT yang sangat pedih di akhirat. *Aktivis dakwah kampus dan pegiat di Pena Langit

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Mahkamah Agung India Tolak Tuntutan Untuk Menunda UU Kewarganegaraan Anti-Muslim

Mahkamah Agung India Tolak Tuntutan Untuk Menunda UU Kewarganegaraan Anti-Muslim

Kamis, 23 Jan 2020 13:57

Anggota Wudhu' Bercahaya, Inilah Cara Rasulullah Kenali Umatnya

Anggota Wudhu' Bercahaya, Inilah Cara Rasulullah Kenali Umatnya

Kamis, 23 Jan 2020 13:44

Fix Hijab Perintah Allah

Fix Hijab Perintah Allah

Kamis, 23 Jan 2020 13:39

Menakar Nalar Pernyataan Wanita Muslimah Tidak Wajib Pakai Jilbab

Menakar Nalar Pernyataan Wanita Muslimah Tidak Wajib Pakai Jilbab

Kamis, 23 Jan 2020 12:57

Akhir Cerita Honorer

Akhir Cerita Honorer

Kamis, 23 Jan 2020 12:45

Empati di Tengah Bencana

Empati di Tengah Bencana

Kamis, 23 Jan 2020 12:19

DSKS Laporkan Pelacuran Online ke Polisi

DSKS Laporkan Pelacuran Online ke Polisi

Kamis, 23 Jan 2020 11:09

Gagalnya Tendangan Tidak Langsung Harun Masiku

Gagalnya Tendangan Tidak Langsung Harun Masiku

Kamis, 23 Jan 2020 10:23

Frustasi Sosial Ekonomi Membuncah, Cermin Kegagalan Kapitalisme

Frustasi Sosial Ekonomi Membuncah, Cermin Kegagalan Kapitalisme

Kamis, 23 Jan 2020 10:17

Terbesar Kedua Setelah Blok Cepu, Pemerintah Diminta Super Serius Kawal Blok Rokan

Terbesar Kedua Setelah Blok Cepu, Pemerintah Diminta Super Serius Kawal Blok Rokan

Kamis, 23 Jan 2020 10:05

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Kamis, 23 Jan 2020 09:35

Hijab Tak Wajib? Ini Pendapat Sesat, Lagi Menyesatkan!

Hijab Tak Wajib? Ini Pendapat Sesat, Lagi Menyesatkan!

Kamis, 23 Jan 2020 09:00

Kerajaan di Negeri Republik

Kerajaan di Negeri Republik

Kamis, 23 Jan 2020 08:21

Fenomena APBK ke BPAK

Fenomena APBK ke BPAK

Kamis, 23 Jan 2020 05:20

DakwahTerus Eksis, Ketua Umum  Persistri Apresiasi para Pimpinan dan Tasykilnya

DakwahTerus Eksis, Ketua Umum Persistri Apresiasi para Pimpinan dan Tasykilnya

Kamis, 23 Jan 2020 04:41

Sambut Kongres Umat Islam Indonesia VII,  FAI UMJ Gelar FGD

Sambut Kongres Umat Islam Indonesia VII, FAI UMJ Gelar FGD

Kamis, 23 Jan 2020 00:54

Politik Dinasti

Politik Dinasti

Rabu, 22 Jan 2020 23:58

Mental Umat Islam dalam Bidang Ekonomi Harus Segera Berubah

Mental Umat Islam dalam Bidang Ekonomi Harus Segera Berubah

Rabu, 22 Jan 2020 23:20

Kontroversi Jilbab, Kewajiban dan Makna Sebenarnya

Kontroversi Jilbab, Kewajiban dan Makna Sebenarnya

Rabu, 22 Jan 2020 23:01

IDF Sebut Jet Tempur F-16 Israel yang Terendam Banjir Rusak Lebih Parah dari Perkiraan

IDF Sebut Jet Tempur F-16 Israel yang Terendam Banjir Rusak Lebih Parah dari Perkiraan

Rabu, 22 Jan 2020 22:42


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X