Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.863 views

Di Balik Istilah People Power

 

Oleh:

Aufa Adzkiya*

 

ISTILAH people power kini menjadi sorotan publik di Indonesia hingga menuai pro dan kontra. Istilah tersebut dilontarkan Amien Rais dalam orasinya di aksi 313 yang dihadiri oleh sejumlah ormas seperti FUI, FPI dan Persaudaraan Alumni 212.

Amien mengeluarkan pernyataan tersebut sebagai aksi pengingat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar mereka tidak berbuat curang dalam penyelenggaraan Pemilu 17 April 2019. "Kalau sampai nanti terjadi kecurangan, sifatnya terukur, sistematis dan masif, ada bukti, itu kita enggak akan ke MK (Mahkamah Konstitusi), enggak ada gunanya tapi kita langsung people power" serunya.

Menurut Nicholas Henry, 2011 dalam “People Power: The Everyday Politics of Democratic Resistance in Burma and the Philippines” mendefinisikan people power sebagai frasa yang membangkitkan citra perubahan politik yang tiba-tiba dan dramatis. Seperti demonstrasi massa di jalan-jalan kota besar dan para pemimpin oposisi berbicara kepada massa mengenai keruntuhan rezim sebelumnya yang selama ini tampak kokoh tak tergoyahkan.

People Power menurut Wikipedia, merupakan istilah politik yang menunjukkan kekuatan masyarakat untuk menjatuhkan setiap gerakan sosial yang otoriter. People power di Indonesia pernah terjadi pada era reformasi dengan tergulingnya rezim Soeharto yang dipicu oleh demo besar mahasiswa dan rakyat pada Mei 1998.

People Power juga terjadi di beberapa daerah yang rezimnya telah melakukan kediktatoran nan korupsi, salah satu contohnya Filipina pada 1986. Sekitar dua juta orang turun ke jalan menuntut berakhirnya pemerintahan Ferdinand Marcos yang sudah berkuasa selama 21 tahun.

Kediktatoran, korupsi, pelanggaran HAM. Tiga faktor itulah yang mengakumulasi sebagian kejenuhan rakyat Filipina. Apabila kita amati apa yang disampaikan Pak Amien Rais adalah sebuah kekhawatiran terdapat sebuah kecurangan, dikarenakan ketika menjelang pemilu beberapa kali terbukti beberapa pejabat Negara mendapatkan isu tidak netral bahkan menjadikan jabatannya sebagai alat kampanye. ASN tidak netral, yang kontra rezim ditindak, kepala daerah digerakkan untuk dukung rezim, aparat hukum yang memihak rezim, perangkat pemilu dari kardus yang rawan, kertas suara berceceran, e KTP berceceran WNA punya e KTP, TKA China menyerbu, dsb (Indonesiainside.id).

Peneliti senior Pusat Studi Islam dan Kenegaraan Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad mengatakan, people power muncul karena adanya ketidakpercayaan masyarakat luas terhadap netralitas aparat negara. Gerakan kekuatan rakyat itu hanya bisa dicegah dengan aparat negara yang berlaku netral, tidak ikut serta dalam mengkampanyekan paslon tertentu.

“People power tidak akan terjadi kalau TNI, Polri, KPU dan ASN netral,” katanya di Jakarta, Sabtu (6/4)-Suryamalang.com.

Presiden EM UB Azzam Izzudin memberikan keterangan setelah M Nasir selesai memberikan kuliah umum di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya dengan topik “Kebijakan Kementerian Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0” ada dugaan kampanye terlihat jelas terdapat tagar 2019 Pilih Jikowi. “ada juga kata kurang baik, cenderung unsur kampanye Jokowi. Bukan ke keberhasilan pemerintah tapi Jokowinya,” katanya.

Dan masih terdapat isu tidak netral yang lain melekat pada para Pejabat Negara, sehingga menyebabkan kemarahan publik. Keadaan politik yang seperti inilah dibalik People Power yang di sampaikan oleh Amien Rais, sebagai peringatan dini agar otoritas pemilu untuk adil.

Politik dalam demokrasi kapitalis menjadikan kekuasaan nomor utama, sehingga cara apapun akan dicoba untuk ditempuh demi tercapainya kekuasaan tersebut. Mawas diri karena diawasi oleh Allah SWT pun tidak menjadi prioritas lagi karena tujuannya hanyalah materi yang ingin dicapai.

Hal ini tentu jauh berbeda pada masa para Sahabat dan ciri sebagai seorang muslim. Ketika para sahabat ditunjuk sebagai seorang pemimpin kekhawatiran mendapatkan amanah tersebut terlihat dalam setiap aktivitasnya yang senantiasa berhati-hati dalam memutuskan perkara, karena pemimpin pertanggungjawabannya besar dihadapan Allah SWT.ktivis dakwah kampus dan member Pena Langit

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Raja Salman Tidak Tahu Pertemuan Rahasia Antara Putra Mahkota Saudi dan PM Israel Netanyahu

Raja Salman Tidak Tahu Pertemuan Rahasia Antara Putra Mahkota Saudi dan PM Israel Netanyahu

Senin, 30 Nov 2020 17:45

Ini Makna dan Filosofi Lambang Baru PKS

Ini Makna dan Filosofi Lambang Baru PKS

Senin, 30 Nov 2020 16:47

Seperti Apa Bumi 4,5 Tahun Lalu? Ilmuwan Beri Gambarannya

Seperti Apa Bumi 4,5 Tahun Lalu? Ilmuwan Beri Gambarannya

Senin, 30 Nov 2020 15:55

Kekuatan Figur Ayah dan Ibu dalam Membentuk Kepribadian Anak

Kekuatan Figur Ayah dan Ibu dalam Membentuk Kepribadian Anak

Senin, 30 Nov 2020 15:51

Bagikan Info Pengguna, Facebook Didenda di Korsel

Bagikan Info Pengguna, Facebook Didenda di Korsel

Senin, 30 Nov 2020 15:50

Nyeri Haid Tanda Masalah Kesuburan, Benarkah?

Nyeri Haid Tanda Masalah Kesuburan, Benarkah?

Senin, 30 Nov 2020 15:45

Seragam Khutbah Racun Agama

Seragam Khutbah Racun Agama

Senin, 30 Nov 2020 15:42

Terpilih Ketua MUI Pusat, Ustaz Jeje: Bukan Anugerah tapi Amanah dan Ujian Berat

Terpilih Ketua MUI Pusat, Ustaz Jeje: Bukan Anugerah tapi Amanah dan Ujian Berat

Senin, 30 Nov 2020 15:31

Dewan Da'wah Resmikan Akademi Da'wah Bengkulu

Dewan Da'wah Resmikan Akademi Da'wah Bengkulu

Senin, 30 Nov 2020 15:02

Jangkau Pulau Terpencil, Kimia Farma dan BWA Luncurkan Klinik Apung

Jangkau Pulau Terpencil, Kimia Farma dan BWA Luncurkan Klinik Apung

Senin, 30 Nov 2020 14:56

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

Senin, 30 Nov 2020 12:41

Nguber HRS, Ada Apa dengan Bima Arya?

Nguber HRS, Ada Apa dengan Bima Arya?

Senin, 30 Nov 2020 11:32

Edhy Prabowo Terlibat Suap, Usamah Hisyam: Presiden Gagal Memilih Menteri

Edhy Prabowo Terlibat Suap, Usamah Hisyam: Presiden Gagal Memilih Menteri

Senin, 30 Nov 2020 10:11

PKS Luncurkan Lambang Baru, Ini Makna dan Filosofinya

PKS Luncurkan Lambang Baru, Ini Makna dan Filosofinya

Senin, 30 Nov 2020 09:14

Menyambut Pengurus Baru MUI, Pesan Buya HAMKA: Ulama Tidak Bisa Dibeli

Menyambut Pengurus Baru MUI, Pesan Buya HAMKA: Ulama Tidak Bisa Dibeli

Senin, 30 Nov 2020 07:46

PD PII Kabupaten Bekasi Adakan Latihan Manajemen Strategis

PD PII Kabupaten Bekasi Adakan Latihan Manajemen Strategis

Senin, 30 Nov 2020 06:55

Ketua Umum PBNU Dikabarkan Positif Covid-19

Ketua Umum PBNU Dikabarkan Positif Covid-19

Senin, 30 Nov 2020 06:38

Bamsoet: Parmusi Organisasi Dakwah yang Berkontribusi Besar bagi Bangsa dan Negara

Bamsoet: Parmusi Organisasi Dakwah yang Berkontribusi Besar bagi Bangsa dan Negara

Senin, 30 Nov 2020 06:24

Ketika Istri Terpaksa Bekerja Saat Wabah

Ketika Istri Terpaksa Bekerja Saat Wabah

Ahad, 29 Nov 2020 22:06

Muslim Temukan Vaksin Corona saat Islamophobia Eropa Meningkat

Muslim Temukan Vaksin Corona saat Islamophobia Eropa Meningkat

Ahad, 29 Nov 2020 21:36


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X