Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.874 views

Islamofobia, Hilangkan!

SERANGKAIAN serangan terhadap umat muslim terjadi pada Maret. Aksi teror di dua masjid New Zealand membuat dunia berduka. Bukan hanya jatuhnya puluhan korban yang membuat masyarakat dunia bersimpati. Pembantaian yang dilakukan di mesjid yang menjadi simbol Islam, di waktu kaum Muslim menjalankan ibadah, dengan senjata yang ditempeli stiker simbol-simbol bersejarah pembantaian kaum Muslimin, dan terlebih lagi divideokan secara live dengan angle kamera menyerupai permainan game online membuat pembantaian ini menjadi sorotan dunia. Juga pembantaian warga muslim di Mali.

Bagaimana, dimana, dan kapan teror itu dilakukan, menjadikan banyak pihak menyimpulkan bahwa serangan teror ini adalah buah dari islamofobia. Islamofobia adalah rasa takut dan kebencian terhadap agama Islam baik dari simbol ataupun hal-hal yang berkaitan dengan agama Islam. Dalam muslimahnews.com (23/03/2019), Juru Bicara Presiden Turki, Ibrahim Kalin menyatakan dalam cuitannya di Twitter, “Serangan terhadap dua masjid di Selandia Baru memperlihatkan titik tempat islamofobia, permusuhan terhadap Muslim dicapai.” (antaranews.com).

Serangan yang sering terjadi terhadap masjid dan Muslim di Barat selama ini dipercaya terjadi akibat islamofobia. Direktur Departemen Pengawasan dan Perangi Islamofobia CAIR (Council on American-Islam), Corey Taylor, seperti dilansir dari Guardian di tahun 2016 mengungkapkan bahwa terdapat kelompok-kelompok yang berkontribusi menumbuhkan islamofobia.

Bentuk-bentuk islamofobia yang terjadi saat ini, mulai dari “hate speech” (ujaran kebencian), “hate crime” (kejahatan berlatar kebencian termasuk serangan fisik kepada muslim dan simbol Islam), penolakan pembangunan masjid, hingga kebijakan pelarangan cadar, jilbab dan menara mesjid oleh pemerintah Eropa. Bahkan muncul gerakan “Stop Islamisasi Eropa”. Mengenai sejarah Islamofobia itu sendiri mulai muncul saat terjadinya pemboman gedung WTC 911.

Pasca kejadian ini mulailah gembar gembor opini bahwa Islam dan muslim melalui jihadnya melakukan terorisme terutama di negara-negara Eropa. Selain itu,  ada juga yang mengatakan semakin banyaknya imigran Arab yang bekerja di negara Eropa, bahkan semakin tinggi juga perhatian terhadap Islam disana,  banyak yg menjadi mu'alaf serta memiliki keturunan yg semakin banyak juga,  sehingga orang-orang Eropa takut akan terjadi Islamisasi Eropa karena jumlah Muslim yang banyak di Eropa.

Islamofobia terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia dan memang sengaja diciptakan untuk menebar ketakutan terhadap simbol Islam dan ajaran Islam. Di Indonesia sendiri, dampak islamofobia terwujud dalam kriminalisasi ajaran Islam, tokoh Islam dan jamaah-jamaah dakwah. Kasus pembakaran bendera tauhid, pembubaran HTI yang getol menyuarakan kewajiban tegaknya Khilafah dan persekusi yang terjadi pada beberapa ulama adalah bukti bahwa kaum Muslimin di Indonesia juga terjangkiti islamofobia. Mereka memeluk Islam, namun takut dan benci terhadap ajaran Islam akibat masifnya penebaran islamofobia oleh rezim, media mainstream, maupun kelompok-kelompok yang terlibat industri islamofobia baik secara sadar ataupun tidak.

Ideologi kapitalisme saat ini sedang berada diambang kehancuran, berbagai krisis mereka hadapi. Berbeda dengan Islam yang saat ini sudah terlihat geliat kebangkitannya diseluruh dunia. Maka berbagai upaya akan mereka lakukan untuk menghadang kebangkitan ini. Allah SWT berfirman, "Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka" (Q.S -Albaqarah :120).

Umat tak bisa melindungi diri mereka sendiri. Harus ada penguasa yang melindungi mereka. Demikianlah sebagaimana pesan Nabi Saw., yang artinya: “Sungguh Imam (Khalifah) itu (laksana) perisai; orang-orang akan berperang di belakang dia dan berlindung (dari musuh) dengan (kekuasaan)-nya” (HR al-Bukhari, Muslim, an-Nasa’i, Abu Dawud dan Ahmad). Rasulullah SAW., selaku imam kaum Muslim dan menjadi kepala Negara Islam Madinah, telah melindungi setiap tetes darah kaum Muslim. Demikian pula Khulafaur-Rasyidun dan para khalifah setelah mereka. Mereka terus melindungi umat dari setiap ancaman dan gangguan. Dengan begitu umat dapat hidup tenang dimana pun mereka berada karena ada yang menjadi pelindung bagi mereka. Dengan demikian hanya islam saja yang bisa menghapuskan islamofobia, dimuka bumi ini karena islam rahmat bagi seluruh alam. Wallahu a'lam bii shawab.

Khodijah

Ibu rumah tangga

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Latest News

Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X