Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.649 views

Prabowo Mesti Menang

Oleh: M Rizal Fadillah

Kemenangan Prabowo adalah perubahan yang lebih baik ke depan. Iklim yang lebih segar dan membuka harapan partisipasi publik yang lebih besar. Demokrasi bergerak sehat, aman, dan lebih terarah. Lima tahun ke belakang suasana politik terasa kusam dan penuh dengan kepalsuan.

Pemerintahan dari kualifikasi apapun telah gagal. Memberi kesempatan kembali untuk memerintah sama saja dengan mendorong bangsa ini masuk ke jurang yang dalam.

Di hari hari terakhir Jokowi masih mempertontonkan watak 'selfish' nya. Masuk ka'bah sebagai kampanye spiritual. Memang niat tak ada yang tahu, tapi "action" mudah dibaca. Umroh dan Haji harus disempurnakan hanya karena ALLAH (Al Baqarah 196). Jika demi manusia atau sekedar kekuasaan maka hal itu bertentangan dengan syari'at dan berkonsekuensi murka dari Allah. Ini termasuk dalam penyalahgunaan ibadah.

Jokowi gemar menyalahgunakan amanah. Fasilitas negara dimanfaatkan kampanye, fasilitas pengusaha dialokasikan untuk dana yang dihamburkan. Para menteri mencuri peluang anggaran kementrian untuk membantu kesuksesan. Jokowi memang jago dalam memenej instansi. Atau memang instansi yang jago menjilat penentu kebijakan. Ya simbiosis parisitis lebih tepatnya.

Dibelakang Jokowi kaum sosialis komunis bermain, ahmadiyah dan syi'ah berlindung, liberalis kapitalis berkolaborasi. Jokowi adalah kendaraan politik strategis bagi pendompleng kekuasaan. Pengusaha non-pri bahagia bersama Jokowi.

Agama dimusuhi dengan bahasa radikalis, intoleran, khilafah, atau penegak syari'ah. Agama harus lunak, wasathiyah, moderat, lokalistik, atau sinkretik. Jokowi telah merusak koeksistensi damai berdasarkan perbedaan. Uniformitas ditetapkan sebagai domein relijiusitas. Inilah politik sesat keagamaan di pemerintahan rezim nemang tak adil.

Prabowo mesti menang demi stabilitas negara. Kedamaian berdasar kejujuran dan keadilan. Prabowo mesti menang demi kedaulatan negara. Mengembalikan kemandirian dari 'quasi' kolonialisasi. Pribumi yang kehilangan harga diri.

Prabowo mesti menang jika kita ingin beragama dengan perbedaan yang dibenarkan oleh nilai-nilai agama itu sendiri. Prabowo mesti menang agar kaum komunis kehilangan kepercayaan diri di negeri ini. Kolaborator segera hengkang ke negeri yang nyaman bagi pengembangan komunisme itu sendiri. NKRI haram bagi mereka.

Besok rakyat menentukan pilihan berdasarkan nurani dan fikiran yang sehat. Kita yakin bangsa ini masih diisi oleh warga masyarakat, pejabat, akademisi, aktivis politik, mahasiswa, agamawan, tentara dan aparat kepolisian, serta elemen masyarakat lain yang sangat mencintai negara Indonesia.

Siap melawan para penghianat. Kembalikan politik ekonomi dan kebudayaan pada 'equilibrium' nya. UUD1945 pertimbangkan untuk dimurnikan kembali. GBHN harus dihidupkan, agar Pemerintah tidak seenak hati membuat program.

Mengatur tak matang masalah kesejahteraan. Harapan bukan pada memperpanjang kekuasaan akan tetapi dengan mengganti Pemerintahan yang ada. Prabowo mesti menang. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News

Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 18/11/2019 22:32

MUI Mulai Lakukan Standarisasi Dai