Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.711 views

Masa Depan Politik Indonesia Pasca Pemilu 2019

 

Oleh:

Chusnatul Jannah, Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban

PESTA demokrasi telah usai. Setelah tujuh bulan berjibaku dalam euforia pemilu, satu hari menjadi penentu masa depan Indonesia. Maju atau menang? Semua bergantung pada suara rakyat yang dianggap sebagai suara Tuhan. Satu suara menentukan kemenangan. Bahkan suara orang gila pun menjadi begitu berharga di pemilu. Partisipasi masyarakat menentukan sukses tidaknya pesta demokrasi lima tahunan itu digelar.  Dan yang tersisa dari pesta ini adalah siapa pemenangnya dan bagaimana nasib negeri ini di tangan pemimpin pilihan rakyat.

Pilpres dan pileg 2019 cukup menguras energi. Baik rakyat maupun politisi. Pemilu 2019 juga dianggap pemilu terbrutal sepanjang pelaksanaannya. Masyarakat saling adu argumen bahkan perang opini di jagat maya. Hal ini berefek pada terpolarisasinya rakyat menjadi dua. Antara pendukung petahana dan oposan.  Terbelahnya rakyat tidak terlepas dari isu-isu yang mewarnai sepanjang peristiwa politik di Indonesia. Mulai isu pancasila, NKRI, PKI, anti Islam, ekonomi, politik, sosial, pertahanan dan keamanan. Yang paling menarik diantaranya adalah isu politik.

Di negara manapun, politik memang menjadi penentu kemana sebuah negeri dibawa. Kebijakan yang diterapkan juga lahir dari pandangan politik para pemimpin dan penguasanya. Tak ayal, peristiwa politik selalu menjadi bahasan menarik dalam tiap perbincangan para tokoh, pejabat hingga rakyat. Sebab, tata kelola negara dan pemerintahan bergantung pada pandangan politik dan ideologi yang dibangun diatasnya. Pasca terselenggaranya pilpres dan pileg 2019, Indonesia menanti nasibnya ke depan. Masa depan politik Indonesia dapat dipengaruhi beberapa hal:

Pertama, polarisasi masih mungkin terjadi. Terpecahnya rakyat tak lepas dari pemerintahan Jokowi yang terkesan memihak. Tak mampu menyatukan dan merekatkan antar anak bangsa. Yang ada, mereka terbelah menjadi dua. Jika keberpihakan ini masih dilanjutkan pemimpin terpilih nanti, persatuan menjadi hal muskil untuk diwujudkan.

Kedua, realisasi janji kampanye. Jika Jokowi menang, kesejahteraan ekonomi rakyat mungkin tak beranjak dari tempatnya. Pasalnya, dalam kampanyenya, Jokowi masih mengandalkan gaya lama yakni tiga kartu sakti untuk rakyat. Padahal, jika mau melihat lebih dalam, persoalan rakyat bukanlah pada pembagian kartu-kartu. Persoalan mendasar lebih kepada kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi negara, yakni sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan. Dan semua aspek tersebut bermasalah di masa pemerintahan Jokowi. Kalaupun Prabowo terpilih, terobosan swasembada pangan adalah hal pertama yang disoroti. Dalam kampanyenya, Prabowo berkali-kali menekankan fokus pada persoalan pangan dan kesejahteraan rakyat. Hal itu akan teruji jika ia memenangkan kontestasi.

Ketiga, politik demokrasi yang dianggap sebagai politik terbaik di dunia tak membawa perubahan berarti. Korupsi tetap membayangi. Keculasan dan kecurangan dalam mengemban amanah rakyat juga masih akan melingkupi lingkaran pemerintahan. Ganti orang, sistem sama, masalah tak akan terselesaikan secara tuntas.

Keempat, kondisi Indonesia tak banyak berubah. Meski kepemimpinan berubah, tapi sistemnya sama, apa daya. Kapitalisme masih berdiri tegak. Penerapannya tetap memberi jurang pemisah antara rakyat dengan konglomerat.  Sebab, sumber masalah dari berbagai masalah adalah penerapan sistem kapitalis-liberal. Pemimpin terpilih pun bisa kalah menghadapinya. Menyerah pada kepentingan para kapital.

Kelima, rakyat mulai sadar politik. Kesadaran politik menjadi modal dasar mengawal perubahan. Tentunya kesadaran politik yang berlandaskan Islam. Mengingat kesadaran masyarakat untuk berislam kaffah mulai menggejala. Besar kemungkinan kesadaran inilah yang akan mengantarkan pada kebangkitan. Mengembalikan peradaban yang memanusiakan manusia sesuai fitrahnya.

Perubahan tentu hal terpenting yang diharapkan rakyat pada pemimpin baru. Kepemimpinan yang benar-benar berpihak pada rakyat. Pemimpin amanah, jujur, adil, dan peduli. Itulah yang rakyat inginkan. Kepada pemimpin baru, jadilah pemimpin yang taat kepada Allah dan RasulNya. Sebab, kepemimpinanmu akan dimintai pertanggungjawaban baik dunia maupun akhirat. Oleh karenanya, memimpinlah berdasarkan kitabullah dan sunnah Rasulullah. Agar negeri ini mendapat berkah langit dengan terapkannya Islam di muka bumi.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Penerapan Cukai Plastik, Rakyat Kian Tercekik

Penerapan Cukai Plastik, Rakyat Kian Tercekik

Rabu, 17 Jul 2019 03:53

Kebijakan Zonasi Memakan Korban

Kebijakan Zonasi Memakan Korban

Rabu, 17 Jul 2019 02:59

Soal Ekonomi, Pro Rakyat Jokowi Dipertanyakan

Soal Ekonomi, Pro Rakyat Jokowi Dipertanyakan

Selasa, 16 Jul 2019 22:43

Perjanjian Hudaibiyah

Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 16 Jul 2019 22:20

Rusia Kirim Sejumlah Besar Peralatan Militer dan Tank ke Utara Hama

Rusia Kirim Sejumlah Besar Peralatan Militer dan Tank ke Utara Hama

Selasa, 16 Jul 2019 22:15

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Selasa, 16 Jul 2019 22:03

Erdogan: S-400 Rusia Adalah Sistem Pertahanan Rudal Terbaik

Erdogan: S-400 Rusia Adalah Sistem Pertahanan Rudal Terbaik

Selasa, 16 Jul 2019 21:45

Konsep Pemerintah Bangun Kemudian Jual Infrastruktur Mirip Negara Ini

Konsep Pemerintah Bangun Kemudian Jual Infrastruktur Mirip Negara Ini

Selasa, 16 Jul 2019 21:43

Mantan Menteri Irak Klaim Pemimpin Islamic State Al-Baghdadi Bersembunyi di Libya

Mantan Menteri Irak Klaim Pemimpin Islamic State Al-Baghdadi Bersembunyi di Libya

Selasa, 16 Jul 2019 21:16

Presiden 8 Tahun?

Presiden 8 Tahun?

Selasa, 16 Jul 2019 20:50

Israel Tahan 2.759 Warga Palestina, 446 di Antaranya Anak di Bawah Umur Selama 6 Bulan Pertama 2019

Israel Tahan 2.759 Warga Palestina, 446 di Antaranya Anak di Bawah Umur Selama 6 Bulan Pertama 2019

Selasa, 16 Jul 2019 20:45

Insyaallah HRS Segera Pulang Dalam Waktu Dekat

Insyaallah HRS Segera Pulang Dalam Waktu Dekat

Selasa, 16 Jul 2019 20:43

Erdogan: Turki dan Rusia akan Produksi Bersama Sistem Rudal S-400

Erdogan: Turki dan Rusia akan Produksi Bersama Sistem Rudal S-400

Selasa, 16 Jul 2019 20:43

Seorang Tahanan Palestina Tewas di Sel Isolasi Penjara Israel

Seorang Tahanan Palestina Tewas di Sel Isolasi Penjara Israel

Selasa, 16 Jul 2019 20:28

HRW Kecam Kuwait yang Deportasi Warga Mesir Kembali ke Negaranya

HRW Kecam Kuwait yang Deportasi Warga Mesir Kembali ke Negaranya

Selasa, 16 Jul 2019 20:19

Lebak Bulus atau Akal Bulus?

Lebak Bulus atau Akal Bulus?

Selasa, 16 Jul 2019 19:40

Ditanya Soal Prabowo, GNPF Ulama: Hubungan Kita dengan Prabowo Sudah Selesai

Ditanya Soal Prabowo, GNPF Ulama: Hubungan Kita dengan Prabowo Sudah Selesai

Selasa, 16 Jul 2019 19:08

Rayahan Kursi

Rayahan Kursi

Selasa, 16 Jul 2019 18:30

Mengajarkan Pendidikan Agama di Sekolah, Berdosakah?

Mengajarkan Pendidikan Agama di Sekolah, Berdosakah?

Selasa, 16 Jul 2019 17:20

(Politik) Dagang Sapi

(Politik) Dagang Sapi

Selasa, 16 Jul 2019 16:10


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X