Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.645 views

Maskapai Terlarang

Oleh: M Rizal Fadillah (Pengamat Politik)

Harga tiket naik menjadi alasan "sumier" mendatangkan maskapai penerbangan asing dalam melayani kebutuhan penerbangan domestik. Konon, dua puluh delapan maskapai penerbangan China siap beroperasi.

Nah jika demikian lengkap sudah "penguasaan" China di semua matra nusantara. Di darat berbagai proyek pertambangan, infrastruktur dan perdagangan telah dikerjakan. Di laut Menko Maritim rajin menyiapkan dan mengagendakan realisasi investasi BRI dengan pelabuhan laut sebagai "pangkalan" masuk.

Kini di udara akan berseliweran puluhan maskapai penerbangan China. Luar biasa kerja Pak Presiden kita. Tidak ada matra kosong yang tak diisi oleh China ini.

Mengingat secara keseluruhan menjadi kegiatan strategis, maka kerjasama dengan pihak asing seperti ini haruslah melibatkan rakyat. Pembahasan mesti dilakukan dengan wakil rakyat di Parlemen. Karena "kerjasama" baik dengan swasta maupun Pemerintah China akan berdampak luas, khususnya menyangkut kemandirian dan kedaulatan negara dan bangsa. Kebijakan Pemerintah tidak diboleh diambil dan dilakukan sendiri dengan semau-maunya.

Akibat buruk kelak ditanggung masyarakat dan rakyat Indonesia karena pemerintahan itu bisa berganti ganti. Pemerintah bisa lepas tanggungjawab setelah mengeruk keuntungan kolusif, koruptif atau nepotisme. Kasus Mahathir yang mengeluh karena menerima beban imbas dari PM sebelumnya atas kebijakan utang China adalah contoh. Najib akhirnya dituntut hukum dengan ancaman 100 tahun penjara !

Asas cabotage dan UU No 1 tahun 2009 tentang Penerbangan sebenarnya tidak membolehkan maskapai asing untuk melayani penerbangan domestik. Asas cabotage bersandarkan pada Pasal 7 Konvensi Chicago 1944. Penggunaan bendera negara setempat untuk transportasi domestik tentu penting untuk menghindari tercabik cabiknya kedaulatan negara. UU No 1 tahun 2009 dalam asas dan tujuan mengaitkan dengan kedaulatan negara.

Pasal 24 dan 25 UU ini menekankan pesawat sipil yang beroperasi di Indonesia harus memiliki tanda pendaftaran dan tak boleh terdaftar di negara lain, boleh milik asing tapi dioperasikan oleh warga atau badan hukum Indonesia. Menurut pengamat penerbangan Alvin Lie tidak ada satu negarapun di dunia menggunakan maskapai asing untuk penerbangan domestik.

Jika dipaksakan maskapai asing diperkenankan beroperasi di Indonesia, di samping bertentangan dengan prinsip penerbangan internasional dan undang undang, juga akan membunuh secara perlahan usaha penerbangan domestik Indonesia sendiri. Bisnis maskapai penerbangan memiliki karakter usaha tersendiri yang berbeda dengan "persaingan bebas" usaha lainnya.

Di samping berbiaya mahal juga perlu proteksi negara untuk kelangsungan usaha. Jangankan menghadapi maskapai asing yang datang dalam persaingan internal sebelumnya saja sudah banyak maskapai domestik bangkrut

Jika Pemerintah Jokowi tetap memaksakan baik secara umum untuk masuknya maskapai asing maupun secara khusus maskapai penerbangan China, maka wajarlah jika rakyat mempertanyakan rasa nasionalisme Presiden. Jika pemimpin negara telah kehilangan rasa nasionalismenya maka yang bersangkutan sudah tak layak lagi memimpin rakyat dan bangsa Indonesia. Dengan mekanisme konstitusional dapat saja rakyat mendesak pemakzulan.

Menggelar karpet merah kepada maskapai asing untuk beroperasi di jalur domestik adalah keliru. Pemimpin yang berkolaborasi dengan negara asing, khususnya negara China, sebaiknya sadar akan masalah serius bangsa Indonesia. Atau sekalian saja sesegera mungkin kolaborator pindah ke wilayah kekaisaran Xi Jinping China. Kita semua akan senang dan bersujud syukur kepada Allah. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Pilih Oposisi, Kader PKS Diminta Sosialiasikan Sikap Partai

Pilih Oposisi, Kader PKS Diminta Sosialiasikan Sikap Partai

Selasa, 22 Oct 2019 13:19

Saudi Akan Hapuskan Hukum yang Melarang Wanita untuk Bepergian Tanpa Mahram

Saudi Akan Hapuskan Hukum yang Melarang Wanita untuk Bepergian Tanpa Mahram

Selasa, 22 Oct 2019 12:30

Bukan Periode Menikmati

Bukan Periode Menikmati

Selasa, 22 Oct 2019 12:13

Gadget Addict dan Teori Karl Marx Tentang Candu Agama

Gadget Addict dan Teori Karl Marx Tentang Candu Agama

Selasa, 22 Oct 2019 11:44

Merasa Dikhianati, Warga Kurdi di Qamishli Suriah Lempari Pasukan AS dengan Batu dan Buah Busuk

Merasa Dikhianati, Warga Kurdi di Qamishli Suriah Lempari Pasukan AS dengan Batu dan Buah Busuk

Selasa, 22 Oct 2019 11:30

Refleksi Hari Santri di Kota Santri

Refleksi Hari Santri di Kota Santri

Selasa, 22 Oct 2019 09:38

Ustaz Fauzil Adhim: Jangan Cepat Mencela, Jangan Cepat Memuji

Ustaz Fauzil Adhim: Jangan Cepat Mencela, Jangan Cepat Memuji

Selasa, 22 Oct 2019 08:30

Sambut Hari Santri, Fraksi PKS Gelar FGD dengan Pimpinan Pondok Pesantren

Sambut Hari Santri, Fraksi PKS Gelar FGD dengan Pimpinan Pondok Pesantren

Selasa, 22 Oct 2019 07:33

Tumpas Crosshijabers Hingga ke Akarnya

Tumpas Crosshijabers Hingga ke Akarnya

Selasa, 22 Oct 2019 01:27

KontraS Sayangkan Indonesia Terpilih Jadi Dewan HAM PBB, Ini Alasannya

KontraS Sayangkan Indonesia Terpilih Jadi Dewan HAM PBB, Ini Alasannya

Senin, 21 Oct 2019 22:16

BPJS, Pemalakan Model Baru di Bidang Kesehatan?

BPJS, Pemalakan Model Baru di Bidang Kesehatan?

Senin, 21 Oct 2019 21:27

Gangguan Mental, Akibat Layar di Genggaman Tangan?

Gangguan Mental, Akibat Layar di Genggaman Tangan?

Senin, 21 Oct 2019 21:11

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Ini Pernyataan Forum Umat Islam

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Ini Pernyataan Forum Umat Islam

Senin, 21 Oct 2019 18:32

RI Jadi Anggota Dewan HAM PBB, PKS Minta Perjuangkan Palestina, Rohingya dan Uighur

RI Jadi Anggota Dewan HAM PBB, PKS Minta Perjuangkan Palestina, Rohingya dan Uighur

Senin, 21 Oct 2019 16:55

Meong Tetap Meong, Tak Akan Menggonggong

Meong Tetap Meong, Tak Akan Menggonggong

Senin, 21 Oct 2019 16:22

Tentara Yaman Rebut Kembali Tal Al-Khadr di Taiz dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Tentara Yaman Rebut Kembali Tal Al-Khadr di Taiz dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Senin, 21 Oct 2019 16:00

Jokowi Optimis Indonesia Jadi Negara Maju 2045, Mufida Ingatkan PR Periode Sebelumnya

Jokowi Optimis Indonesia Jadi Negara Maju 2045, Mufida Ingatkan PR Periode Sebelumnya

Senin, 21 Oct 2019 15:21

Pasukan Tunisia Klaim Tewaskan Pemimpin Senior Cabang Al-Qaidah Katibat Uqba Bin Nafi

Pasukan Tunisia Klaim Tewaskan Pemimpin Senior Cabang Al-Qaidah Katibat Uqba Bin Nafi

Senin, 21 Oct 2019 14:00

4 Tewas dalam Kerusuhan di Bangladesh Terkait Penghinaan Nabi Muhammad di Facebook

4 Tewas dalam Kerusuhan di Bangladesh Terkait Penghinaan Nabi Muhammad di Facebook

Senin, 21 Oct 2019 12:45

Mengkritisi dan Menangkal Upaya Asing dalam Menghancurkan Bangunan Keluarga

Mengkritisi dan Menangkal Upaya Asing dalam Menghancurkan Bangunan Keluarga

Senin, 21 Oct 2019 10:19


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X