Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.313 views

Hiperbola Membanggakan Infrastruktur

KETIKA tarif TOL mencapai 660 ribu per kendaraan, publik menjadi rame dari dua kubu yang merasa terzolimi dan merasa bangga atas adanya infrastruktur ini. Dunia maya menjadi tempat yang paling panas akan polemik ini. pada sisi para pendukung adanya jalan tol yang dibangun rezim, menganggap hal ini adalah sebuah prestasi yang belum pernah ada sebelumnya dan perlu diapresiasi. Pada kubu yang berlawanan merasa sebaliknya, yakni terzolimi dengan tarif tol yang bagi mereka sudah mencapai tarif sekali take off Lion air atau Citilink.

Pernah seorang teman protes saat melihat story temannya yang menganalogikan harga tol yang sebanding dengan harga tarif pesawat. “setiap pemerintahan kan ada positif negatifnya dan buat sekarang itu emang ngak ada pemerintahan yang terbaik, tapi setidaknya pemerintahan wiwi ini kan infrastruktur semakin meningkat sedikit banyak kita juga merasakan”, tukasnya ingin meluruskan postingan yang baginya menggiring opini. Pertikaian antar dua kubu ini terus terjadi, sampai muncul pertanyaan, lalu sepeti apakah seharusnya infrastuktur ini diposisikan?

Dalam melihat hal ini, kita perlu mendudukkan masalah infrastruktur ini. Menurut seorang ahli ekonom, M. rizal Taufikurohman, “Infrastruktur adalah public good yang tentu saja semua orang harus akses terhadap barang itu”. Lebih jauh lagi beliau menjelaskan bahwa infrastruktur ini adalah sebuah keniscayaan dalam sebuah pertumbuhan ekonomi yang memberikan nilai efisiensi terhadap transaksi ekonomi seperti memudahkan pengankutan terhadap barang yang melewati jalan tol ini (khilafah chanel).

Berbicara mengenai infrastruktur memang benar jika pembangunan pada pemerintahan ini menjadi sebuah prestasi yang nampak diindra siapapun. Namun terlepas dari sisi positifnya itu, hal yang perlu dikritisi dari pembangunan jalan Tol ini dikembalikan pada tujuan pembangunannya, apakah memberikan benefit bagi rakyat dari seluruh kalangan ataukah tidak. Sebagaimana dikemukakan oleh M. taufik bahwa pembangunan infrastruktur harus merealisasikan tiga hal, yakni membangun indeks ketimpangan infrastruktur, mempercepat transaksi melalui efisiensi biaya transportasi, dan konektivity.

Namun realitas berbicara lain, tiga pencapaian di atas tidaklah sesuai dengan apa yang diharapkan. Jika ditelisik pada arus kepadatan transportasi tol trans jawa kini mengalami penurunan. Hal ini dibuktikan dengan kembalinya truk-truk pengankut barang melewati jalur pantura dengan peningkatan arus kendaraan mencapai 70% sejak akhir januari lalu. Menurut AKP Firdaus Yudhatama “ Jalur di Pantura, sejak kemarin sudah mulai ramai masuk Pantura,” tutur Kasatlantas Polres Kota Pekalongan itu (detikFinance, Minggu/3/02/19). Berbaliknya truk dan bus ke jalur pantura dipicu oleh melonjaknya tariff tol yang mencapai jutaan rupiah. Ketua Asosiasiasi Logistik Indonesia  Zaldy Ilham Masita pun meminta PT Jasa Marga untuk menurunkan tariff tol Trans Jawa yang bisa mencapai 2 juta rupiah untuk truk berukutan besar (detikFinance/3/02/19).

Kini tol menjadi sepi dari lalu lalang kendaraan umum seperti truk-truk pengangkut logistik, dan juga bus-bus penumpang. Para penggemar setia tol yang masih sering lalu lalang adalah dari mereka yang mampu membayar tarif yakni kaum creazyrich dengan Toyota dan Avanza mereka. Hal ini tentu sangat memprihatinkan, pembangunan  infrastruk termasuk jalan Tol atau yang lainnya seperti jalur kereta cepat misalnya, telah mengeruk banyak pajak yang didapat dari uang rakyat sendiri. Bahkan pajak tersebut telah merambat masuk ke berbagai segi kehidupan rakyat seperti yang terbaru yakni pajak belanja online dan pajak NPWP mahasiswa.  Namun kini rakyatpun harus membayar mahal untuk menikmati fasilitas tersebut. Disisi lain, pembangunan infrastruktur ini bahkan menarik banyak hutang bagi negeri ini. Dan lebih unik lagi, selain subsidi dikurangi, kini BUMN pun akan ditarik untuk menutupi dana pembangunan infrastrutur.

Seharusnya, jika pemabangunan ini banyak mengorbankan uang rakyat, haruslah dapat dipergunakan oleh rakyat dengan mudah dan murah. Namun, hal ini tentu nihil terjadi di dalam sistem kapitalis liberal saat ini, yang menjadikan infrastruktur tidak lagi menjadi kewajiban pemeritah, melainkan menjadi ajang bisnis yang tentunya hitung-hitunganya adalah itung-itungan bisnis juga. Sebagaimana yang diungkapkan PT Jasamarga sebagai penanggung jawab pembangunan jalan Tol ini, bahwasanya para pengendara transportasi seharusnya mendapat keuntungan dari tol ini karena jarak dan waktu tempuh yang lebih singkat dibandingkan melewati jalur pantura(Kompas/7/02/190).

Hal ini tentunya berbeda jika kita melihat bagaimana pengaturan infrastruktur yang diatur di dalam Islam. Di dalam sistem ekonomi Islam, infrastruktur sebagai aset milik umum, harus dikelola oleh negara dengan dana yang didapat dari APBN ataupun Baitul Mal saja, bukan dari pajak ataupun hutang. Tapi tetap saja negara tidak boleh mengambil keuntungan dengan adanya infrastruktur ini seperti dengan membangun pos-pos pendapatan dari adanya sarana-sarana ini.*

Ianatul Boeng
Pegiat Literasi Pena Langit

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Sabtu, 26 Sep 2020 23:36

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Sabtu, 26 Sep 2020 21:45

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

Sabtu, 26 Sep 2020 21:05

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Sabtu, 26 Sep 2020 20:20

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Sabtu, 26 Sep 2020 19:30

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sabtu, 26 Sep 2020 11:43

Korean Wave Inspirasi Halu

Korean Wave Inspirasi Halu

Sabtu, 26 Sep 2020 09:37

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Sabtu, 26 Sep 2020 08:49

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Sabtu, 26 Sep 2020 05:37

Rezim Nekad dan Tuli

Rezim Nekad dan Tuli

Jum'at, 25 Sep 2020 23:34

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

Jum'at, 25 Sep 2020 22:33

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Jum'at, 25 Sep 2020 22:00

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jum'at, 25 Sep 2020 21:54

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

Jum'at, 25 Sep 2020 21:43

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Jum'at, 25 Sep 2020 21:18

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Jum'at, 25 Sep 2020 21:15

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Jum'at, 25 Sep 2020 20:55

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Jum'at, 25 Sep 2020 20:51


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X