Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.467 views

Refleksi Ramadhan 1440 : Kembali kepada Syariat Allah

Sahabat VOA-Islam...

Ramadhan bulan perjuangan. Begitulah tagar yang sempat populer di jagat twitter Indonesia. Nyatanya memang demikian, sebagaimana yang dicontohkan oleh rasul misalnya. Rasulullah dan para sahabat mengisi ramadhan kala itu dengan berperang.

Ramadhan tidak melulu soal berjuang meningkatkan ibadah mahdho saja, juga tidak sekedar berjuang melawan hawa nafsu yang ada pada setiap muslim. Tapi, berjuang untuk menegakkan yang haq diantara yang bathil seperti yang terjadi pada perang Badar.

Memang terasa cukup berbeda dari bulan-bulan Ramadhan lainnya, isu politik terutama tentang pemilu masih dirasakan masyarakat di awal bulan Ramadhan. Bagaimana tidak, pemilu diumumkan pada pertengahan bulan ramadhan yang hasilnya cukup mengejutkan sebagian pihak.

Puncaknya protes terhadap hasil perhitungan KPU yang semula disebut aksi damai tercoreng oleh tindakan brutal yang dilakukan oleh aparatur negara. Bentrok antar kedua belah pihak tidak terelakkan. Bahkan bentrok tersebut tidak hanya dengan peserta aksi damai tersebut saja, relawan dan wartawan media mainstream pun juga kena imbasnya.

Kericuhan tersebut diperparah dengan matinya media sosial Whatsapp, Instagram, dan Facebook. Pemerintah sengaja meng-off kan ketiganya guna meminimalisir hoax yang beredar. Sekalipun hal itu sepintas terlihat benar tapi, nyatanya malah menambah kebingungan dan kecemasan masyarakat dengan apa yang terjadi sebenarnya.

Bagaimana tidak perang opini antara media mainstream dan akun-akun media sosial saling serang satu sama lain. Media mainstream berlomba-lomba menayangkan bagaimana kerja keras aparatur negara yang rela berpisah dari keluarga demi "mengamankan" aksi damai tersebut. Bak drama film, haru biru mewarnai tayangan tersebut. Sementara media sosial justru memperihatkan bagaimana kebrutalan dan kekejaman mereka secara tampak, kepada peserta aksi yang notabenenya juga merupakan masyarakat sipil.

Sadarkah kita bahwa saat ini kita tengah memasuki era post truth (pasca kebenaran). Singkatnya era ini kita sering dijejali dengan pembenaran-pembenaran dibandingkan dengan kebenaran. Pembenaran-pembenaran yang disuguhkan jelas bertolak belakang dengan fakta yang terjadi, karena pembenaran itu hanya didasari oleh sisi emosional saja bukan rasional. Ada pihak-pihak yang sengaja ingin mempermainkan masyarakat, yang semestinya mereka melek terhadap realitas fakta tapi justru dijejali dengan kebohongan demi kebohongan guna menutupi kepentingan segelintir orang.

Ketika masyarakat dijejali dengan hal-hal yang bersifat emosional maka mereka akan mengesampingkan realitas fakta yang terjadi. Seseorang yang dzalim sekalipun tidak akan terlihat kedzalimannya selama masyarakat digiring kepada opini kerja nyata. Sekalipun kerjanya itu faktanya mendzalimi rakyat. dengan kata lain masyarakat sengaja dibodohi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa gagasan post truth merupakan buah dari penerapan sistem sekulerisme-kapitalisme. Dalam sistem sekulerisme-kapitalisme kebenaran bisa diputar balikkan sesuai dengan kepentingan pihak-pihak tertentu dan mengorbankan kepentingan rakyat. Dalam sistem sekulerime tidak ada kebenaran mutlak. Lantas bagaimana mungkin kita hidup dalam sistem yang penuh dengan kebohongan semacam ini?

Tidaklah layak bagi seorang muslim mempertahankan sistem selain dari apa yang diajarkan oleh Allah melalui Rasulnya. Rasulullah telah memberi kita contoh bagaimana menjalankan kehidupan bernegara yang baik. Tidak bisa dipungkiri bahwa keberhasilan beliau dalam menjalankan sistem pemerintahan berdasarkan Al Quran dan Hadits ini, hingga diakui oleh orang-orang barat.

Salah satunya Michael H. Hart dalam bukunya 100 Tokoh yang Berpengaruh Sepanjang Sejarah. Disisi lain Rasulullah senantiasa mengedukasi masyarakat dengan mengajarkan Al Quran dan Hadits, sehingga terbentuk kepribadian muslim yang unggul dan khas karena beliau mengajarkan islam secara kaffah mulai dari akar hingga daun.

Oleh karena marilah kita jadikan momentum Ramadhan ini sebagai titik tolak kita menuju perubahan hakiki dengan kembali kepada syariatNya. Wallahu alam bishawab. [syahid/voa-islam.com]

Kiriman Harumi, S.Pd, Institut Kajian Politik dan Perempuan

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Politikus PKS Siap Jadi Penjamin Lutfi Demonstran Pembawa Bendera

Politikus PKS Siap Jadi Penjamin Lutfi Demonstran Pembawa Bendera

Sabtu, 14 Dec 2019 22:22

Komunitas Muslim Inggris Suarakan Ketakutan Atas Kemenangan Boris Johnson dalam Pemilu

Komunitas Muslim Inggris Suarakan Ketakutan Atas Kemenangan Boris Johnson dalam Pemilu

Sabtu, 14 Dec 2019 22:00

Mantan Presiden Terguling Sudan Divonis 2 Tahun Tahanan Rumah Karena Korupsi

Mantan Presiden Terguling Sudan Divonis 2 Tahun Tahanan Rumah Karena Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 21:15

Turki Masukan Mantan Pemimpin Fatah, Mohammed Dahlan ke Dalam Daftar Teroris Paling Dicari

Turki Masukan Mantan Pemimpin Fatah, Mohammed Dahlan ke Dalam Daftar Teroris Paling Dicari

Sabtu, 14 Dec 2019 20:55

Anggota Parlemen AS Minta Kepala Intelijen Publikasi Nama-nama Pembunuh Khashoggi

Anggota Parlemen AS Minta Kepala Intelijen Publikasi Nama-nama Pembunuh Khashoggi

Sabtu, 14 Dec 2019 17:00

Rusia Khawatir Setelah AS Uji Coba Rudal Balistik yang Telah Lama Dilarang

Rusia Khawatir Setelah AS Uji Coba Rudal Balistik yang Telah Lama Dilarang

Sabtu, 14 Dec 2019 16:00

Bintang Arsenal Mesut Ozil Kritik Kebisuan Dunia Islam Atas Penindasan Cina Pada Muslim Uighur

Bintang Arsenal Mesut Ozil Kritik Kebisuan Dunia Islam Atas Penindasan Cina Pada Muslim Uighur

Sabtu, 14 Dec 2019 15:05

Sandiwara Anti Korupsi

Sandiwara Anti Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 14:35

Wahdah Islamiyah Menuju Go Green, Arena Mukernas XII Bebas Sampah Plastik

Wahdah Islamiyah Menuju Go Green, Arena Mukernas XII Bebas Sampah Plastik

Sabtu, 14 Dec 2019 12:43

Licik Menguras Dana Umat

Licik Menguras Dana Umat

Sabtu, 14 Dec 2019 12:28

Sekularisasi Ala Jokowi

Sekularisasi Ala Jokowi

Sabtu, 14 Dec 2019 10:45

Politikus PKS Raih Penghargaan Tokoh Pelopor Gerakan Anti-Korupsi

Politikus PKS Raih Penghargaan Tokoh Pelopor Gerakan Anti-Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 09:44

Hilangnya Rasa dan Budaya Malu

Hilangnya Rasa dan Budaya Malu

Sabtu, 14 Dec 2019 08:37

Ari Askhara

Ari Askhara

Sabtu, 14 Dec 2019 05:15

Koalisi Jihadis Terkait Al-Qaidah Putus Rute Pasukan Rezim Suriah di Aleppo

Koalisi Jihadis Terkait Al-Qaidah Putus Rute Pasukan Rezim Suriah di Aleppo

Jum'at, 13 Dec 2019 23:25

Menag Sebut Kerukunan Umat Beragama di Aceh Masih Kategori Tinggi

Menag Sebut Kerukunan Umat Beragama di Aceh Masih Kategori Tinggi

Jum'at, 13 Dec 2019 23:14

Muslim di India Kembali Turun ke Jalan Memprotes Undang-undang Kewarganegaraan Diskriminatif

Muslim di India Kembali Turun ke Jalan Memprotes Undang-undang Kewarganegaraan Diskriminatif

Jum'at, 13 Dec 2019 22:50

PBB Kecam Undang-undang Kewarganegaraan 'Diskriminatif' Baru India

PBB Kecam Undang-undang Kewarganegaraan 'Diskriminatif' Baru India

Jum'at, 13 Dec 2019 22:31

Stop Penggusuran Paksa dan Kekerasan di Kota Bandung

Stop Penggusuran Paksa dan Kekerasan di Kota Bandung

Jum'at, 13 Dec 2019 22:21

Ketua Tim Survei KUB: Semua Daerah Toleran, Hanya Skornya yang Berbeda

Ketua Tim Survei KUB: Semua Daerah Toleran, Hanya Skornya yang Berbeda

Jum'at, 13 Dec 2019 22:17


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X