Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.171 views

MK Bukan Final

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik)

Sidang MK untuk memeriksa gugatan pasangan Prabowo Sandi baru mulai kemarin. Akan berakhir dua minggu kemudian. Pembacaan gugatan oleh Tim Hukum kuasa Prabowo Sandi yang dipimpin Bambang Wijayanto mendapat pujian.

Prof Mahfud mantan Ketua MK menyebutnya dengan ungkapan "cerdik" karena menekankan pada argumen kualitatif dari fakta dan analisa kecurangan Pemilu oleh KPU dan Paslon 01 serta lainmya. Tidak fokus pada angka angka karena MK bukan "Mahkamah Kalkulator".

Dalil yang dapat menjadi terobosan menantang untuk dipertimbangkan seksama oleh Hakim Konstitusi yang dalam pembukaan sidang menyatakan "dilihat bukan saja oleh dunia tetapi Allah SWT".

Menurut UU 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi (dengan perubahan No 8 tahun 2011) Pasal 10 menyatakan bahwa MK mengadili untuk tingkat pertama dan terakhir dan keputusan bersifat final. Termasuk di dalamnya putusan perselisihan hasil Pemilu (Pasal 10 butir d).

Nah dalam kaitan dengan Pemilu tentu selesai atau final. Akan tetapi sebagai proses politik, nampaknya ini yang belum final. Kedua pasangan melihat MK adalah tahapan. Masih "tersimpan" buntut yang bisa pendek atau panjang dari agenda masing masing.

Peristiwa 21-22 Mei bagi para pihak menjadi "batu loncatan" yang berdampak.

Jika Jokowi yang menang dari sisi kepentingannya maka perlawanan pendukung Prabowo harus "dihabisi". Isu makar yang dipublikasi pasca tragedi 21-22 Mei menjadi saluran strategis. Penangkapan Kivlan Zein, Soenarko sampai keterlibatan mantan Tim Mawar diangkat ke permukaan. Isu Prabowo akan ditangkap pun muncul dan tersiar.

Awalnya soal rencana pembunuhan empat Jenderal yang dilansir oleh Kapolri. Bahkan meninggal tertembaknya peserta aksi kemudiannya diumumkan seluruhnya adalah "perusuh". Soal korban tidak menjadi perhatian. Isu bergeser pada dalang kerusuhan dengan target politik tertentu.

Pemerintah Jokowi sangat mungkin menggelindingkan dan mengembangkan ini sebagai manuver lanjutan. Sambil memproteksi kelemahan.

Jika Prabowo menang, ataupun dikalahkan MK, maka perlawanan atau penghukuman atas "dosa rezim" terus berjalan. Aksi 21-22 adalah damai. Kerusuhan adalah momen dan pelaku lain. Kepolisian, Moeldoko, dan Wiranto menegaskan pula. Tewasnya 9 orang yang diumumkan resmi dan penanganan kerusuhan oleh aparat adalah pelanggaran HAM berat. Persoalan meluas ke tingkat internasional.

Meninggalnya hampir 700 an petugas Pemilu dan sakitnya 11 ribuan yang "tertutup akses" penyelidikan menjadi masalah berkelanjutan. Pemilu 2019 adalah "Pemilu berdarah".

Dalil kualitatif yang dibacakan Tim Hukum Prabowo Sandi dalam gugatan MK merupakan "bola panas" untuk rezim Jokowi kini dan ke depan. Kecurangan telah menjadi pencitraan serius. Sinyalemen dari mulai tak terpenuhi syarat Cawapres Ma'ruf Amin, penggunaan fasilitas kenegaraan, penyimpangan dana kampanye, pembagian uang dan sembako, hingga pengerahan aparat pemerintahan, keamanan dan intelijen dilempar. Petitum diskualifikasi adalah gaung gong yang menggema. Kemenangan pun "cacat politik" jika Prabowo dikalahkan MK.

Sebaliknya jika Prabowo menang maka cacat politik ini juga harus diselesaikan sebelum dibangun konsensus baru.

Ini semua menggambarkan bahwa MK adalah tahapan yang "final" tapi "belum final". Masalah politik di penghujung jabatan pertama Jokowi ini cukup krusial.

Faktor utamanya adalah terlalu banyak fihak yang berkepentingan dengan profil sang Presiden. pilihan ke depan adalah "semakin represif" tindakan pemerintahan Jokowi kepada oposisi atau memang Jokowi jatuh dan tidak lagi memimpin pemerintahan. Atau justru karena represif maka Jokowi Jatuh. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Gadis Ternoda, Salah Siapa?

Gadis Ternoda, Salah Siapa?

Ahad, 17 Nov 2019 23:24

Gaza Butuh Persatuan Kaum Muslim

Gaza Butuh Persatuan Kaum Muslim

Ahad, 17 Nov 2019 23:12

JNIM Bobol Penjara di Mali Utara, Bebaskan Puluhan Tahanan Jihadis

JNIM Bobol Penjara di Mali Utara, Bebaskan Puluhan Tahanan Jihadis

Ahad, 17 Nov 2019 19:00

Whatsapp Blokir Ratusan Akun Jurnalis Palestina yang Melaporkan Serangan Israel ke Gaza

Whatsapp Blokir Ratusan Akun Jurnalis Palestina yang Melaporkan Serangan Israel ke Gaza

Ahad, 17 Nov 2019 16:14

Militer Afghanistan Klaim 615 Anggota Islamic State Menyerahkan Diri ke Pasukan Pemerintah

Militer Afghanistan Klaim 615 Anggota Islamic State Menyerahkan Diri ke Pasukan Pemerintah

Ahad, 17 Nov 2019 15:14

Anggota Kongres Rashida Tlaib: Trump Melanggar Hukum dan Harus Dihentikan

Anggota Kongres Rashida Tlaib: Trump Melanggar Hukum dan Harus Dihentikan

Ahad, 17 Nov 2019 14:15

Mahasiswa Hukum Harvard AS Lakukan Aksi Walk Out Saat Konsul Jenderal Israel Berpidato

Mahasiswa Hukum Harvard AS Lakukan Aksi Walk Out Saat Konsul Jenderal Israel Berpidato

Ahad, 17 Nov 2019 13:15

Microsoft Selidiki Perusahaan Israel Terkait Penggunaan Teknologi untuk Mengawasi Warga Palestina

Microsoft Selidiki Perusahaan Israel Terkait Penggunaan Teknologi untuk Mengawasi Warga Palestina

Ahad, 17 Nov 2019 12:16

Trump 'Peras' Jepang, Minta 8 Miliar USD Setahun untuk Tentara AS yang Ditempatkan di Sana

Trump 'Peras' Jepang, Minta 8 Miliar USD Setahun untuk Tentara AS yang Ditempatkan di Sana

Ahad, 17 Nov 2019 11:15

Mardani: Rakornas PKS Kokohkan Diri Jadi Oposisi Kritis Konstruktif

Mardani: Rakornas PKS Kokohkan Diri Jadi Oposisi Kritis Konstruktif

Ahad, 17 Nov 2019 10:23

Sodik Mudjahid: Mau Buat UU Syar'i, Kuasailah DPR dan Eksekutif!

Sodik Mudjahid: Mau Buat UU Syar'i, Kuasailah DPR dan Eksekutif!

Ahad, 17 Nov 2019 09:19

Ini Pesan Jusuf Kalla kepada Peserta Muktamar ke-6 KBPII

Ini Pesan Jusuf Kalla kepada Peserta Muktamar ke-6 KBPII

Ahad, 17 Nov 2019 06:53

Sejumlah Pria Bersenjata Tembaki Bus yang Membawa Pemilih Muslim Sri Lanka

Sejumlah Pria Bersenjata Tembaki Bus yang Membawa Pemilih Muslim Sri Lanka

Sabtu, 16 Nov 2019 22:00

18 Warga Sipil Tewas Dalam Serangan Teroris PKK / YPG di Kota Al-Bab Suriah

18 Warga Sipil Tewas Dalam Serangan Teroris PKK / YPG di Kota Al-Bab Suriah

Sabtu, 16 Nov 2019 21:30

Kembali Lancarkan Serangan Baru ke Gaza, Israel Klaim Kini Giliran Posisi Hamas yang Dibom

Kembali Lancarkan Serangan Baru ke Gaza, Israel Klaim Kini Giliran Posisi Hamas yang Dibom

Sabtu, 16 Nov 2019 20:45

Turki Usir 40.000 Pengungsi dari Istabul

Turki Usir 40.000 Pengungsi dari Istabul

Sabtu, 16 Nov 2019 20:00

Dibantu Georgia dan CIA, Ukraina Tangkap Pemimpin Senior Islamic State Al Bara Shishani

Dibantu Georgia dan CIA, Ukraina Tangkap Pemimpin Senior Islamic State Al Bara Shishani

Sabtu, 16 Nov 2019 18:30

Deradikalisasi Buku Ajar Agama, Bagai Menggantang Asap

Deradikalisasi Buku Ajar Agama, Bagai Menggantang Asap

Sabtu, 16 Nov 2019 10:16

Wakil Ketua MDMC Terima Penghargaan dari Texas A&M University

Wakil Ketua MDMC Terima Penghargaan dari Texas A&M University

Sabtu, 16 Nov 2019 09:49

Tiga Periode, Gak Salah?

Tiga Periode, Gak Salah?

Sabtu, 16 Nov 2019 09:48


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X