Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.455 views

My Little Pony Promosikan Pasangan Lesbi?

MY LITTLE Pony: Friendship Is Magic adalah sebuah serial animasi keluarga Amerika Serikat yang diproduksi oleh Hasbro Studios di Amerika Serikat dan di studio DHX Media yang terletak di Vancouver. Kesuksesan film animasi ini dapat ditengarai dengan larisnya pernak pernik khas anak-anak yang menggunakan gambar dari film animasi tersebut.

Karakter yang lucu dan kisah persahabatan yang diusungnya membuat film animasi ini jadi idola anak-anak seluruh dunia. Namun, para orang tua nampaknya harus berpikir ulang untuk membiarkan anak-anak menonton film tersebut. Dalam episode  yang berjudul “The Last Crusade”,  My Little Pony: Friendship is Magic memperkenalkan pasangan lesbian yang merawat karakter Scootaloo, Aunt Holiday dan Auntie Lofty.

My Little Pony, menurut penulis dan produsernya, Vogel, selalu bercerita tentang persahabatan dan menerima orang atau kuda poni yang berbeda dari yang lain. Ia berpendapat, memuat karakter lesbian pun terasa seperti sesuatu yang penting untuk dilakukan. Pihak Vogel mengajukan ide itu pada Hasbro Studios dan mereka menyetujuinya (republika.co.id, 14/6).

“Dengan (co-showrunner) Josh (Haber) dan Nicole menjalankan musim terakhir bersama, itu adalah sesuatu yang ingin kami semua lakukan. (Yakni) membawa pasangan ini ke musim terakhir dan menjadikan mereka ‘secara resmi’ sebagai bagian dari dunia My Little Pony,” kata Vogel, seperti yang dilansir dari People, Jumat (14/6).

Mengerikan. Dunia anak-anak yang polos kembali dirusak oleh racun liberalisme berkedok film animasi. Empat pilar kebebasan (berpendapat, berperilalu, berkeyakinan, dan berekonomi) yang diusung pegiat liberal meniscayakan kebebasan berperilaku yang tanpa batas. Tak ayal, pilihan seksual yang menyimpang pun mendapat tempat dalam alam kebebasan. Norma agama yang melarang penyimpangan seksual pun dibungkam dengan alasan hak asasi manusia.

Lebih mengerikan lagi ketika pewaris Soddom ini tak sungkan untuk memperluas komunitas. Mereka berupaya keras untuk mendapatkan penerimaan dari masyarakat. Bahkan secara masif melakukan promosi melalui berbagai media seperti film, musik, tulisan, ataupun gambar. Anak-anak pun menjadi sasaran empuk.

Dalam laporannya kepada UNDP dan USAID 2014 mereka juga mengklaim telah memiliki jaringan 119 organisasi pendukung LGBT di Indonesia. Jumlah pria homoseksual di negeri ini sendiri tidak ada yang tahu pasti. Menurut perkiraan para ahli dan badan PBB, dengan memperhitungkan jumlah lelaki dewasa, jumlah LSL di Indonesia pada 2011 diperkirakan lebih dari tiga juta orang, padahal pada 2009 angkanya 800 ribu orang. Diperkirakan pada 2013 jumlahnya lebih besar lagi. (Republika.co.id, 02/4/2013).

Pembentukan kepribadian seseorang sesungguhnya tak lepas dari lingkungan. Bahkan, manusia memiliki kecenderungan untuk melakukan peniruan atau imitasi atas berbagai hal yang diinderanya. Maka sesungguhnya, ide-ide kebebasan melalui berbagai media seperti film dan semacamnya, dapat melekat pada pemikiran seseorang tanpa disadari. Terutama pada anak-anak yang pola pikirnya belum terbentuk sempurna.

Fakta menunjukkan, negara ini lumpuh dalam upaya perlindungan masyarakat dari budaya yang merusak. Terbukti dari menjamurnya jaringan pendukung LGBT. Makin meluasnya komunitas LGBT ini, karena tidak ada hukum yang tegas yang melarang tindakan rusak ini. Bahkan pada tahun 2012, Dede Oetomo, pendiri GAYa Nusantara sempat lolos uji calon Komisioner HAM meskipun tidak terpilih. Inilah bukti lumpuhnya peran negara dalam membendung budaya merusak yang membonceng ide kebebasan dan HAM. Jika kerusakan akibat LGBT dibiarkan, akan terjadi lost generation karena menyalahi fitrah penciptaan manusia dan hancurnya peradaban. Naudzubillah!

Islam sendiri telah tegas mengharamkan dan melaknat LGBT apalagi perkawinan sesama jenis. Nabi juga memerintahkan kaum Muslim agar mengeluarkan kaum waria dari rumah-rumah mereka.

Dalam riwayat Abu Daud diceritakan bahwa Beliau Shallallahu ‘alaihi Wassallam pernah memerintahkan para sahabat mengasingkan seorang waria ke Baqi’. Dengan semua itu, Islam menghilangkan faktor lingkungan yang bisa menyebabkan homoseksual.

Islam memandang homoseksual sebagai tindak kejahatan besar. Negara Islam pun tidak akan membiarkan para pelaku maksiat memasarkan penyimpangannya. Lembaga penerangan negara secara ketat mengontrol berbagai tayangan dan media. Inilah sistem dan cara terbaik menghentikan kemaksiatan. Jikalau kita membiarkan kerusakan ini disekitar kita, takutlah akan azab Allah sebagaimana azab kepada kaum Soddom. Naudzubillah!

Mari, awali dengan mengkaji Islam agar kita mengetahui pengaturan Allah yang paripurna dalam kehidupan. Berikutnya harus ada upaya penyadaran kepada masyarakat dengan dakwah agar Islam dapat diterapkan secara secara kaffah dalam kehidupan. Akankah kita menunggu hingga Allah menimpakan azab, baru kita bertaubat?*

Oktavia Nurul Hikmah, S.E.

Komunitas Sinergi Muslimah, Gresik, Jawa Timur

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Korban Serangan Rezim Suriah dan Rusia di Pasar Idlib Naik Jadi 38 Orang

Korban Serangan Rezim Suriah dan Rusia di Pasar Idlib Naik Jadi 38 Orang

Selasa, 23 Jul 2019 13:15

Inggris Akan Bentuk Pasukan Perlindungan Maritim Pimpinan Eropa di Teluk

Inggris Akan Bentuk Pasukan Perlindungan Maritim Pimpinan Eropa di Teluk

Selasa, 23 Jul 2019 13:15

Turki Deportasi Sekitar 1000 Pengungsi Suriah ke Wilayah Dilanda Perang  Idlib

Turki Deportasi Sekitar 1000 Pengungsi Suriah ke Wilayah Dilanda Perang Idlib

Selasa, 23 Jul 2019 12:15

Bom Mobil Meledak di Dekat Bandara Mogadishu Somalia

Bom Mobil Meledak di Dekat Bandara Mogadishu Somalia

Selasa, 23 Jul 2019 12:12

Pemimpin Partai Islam Ennahda Tunisia akan Maju dalam Pemilu Parlemen

Pemimpin Partai Islam Ennahda Tunisia akan Maju dalam Pemilu Parlemen

Selasa, 23 Jul 2019 12:04

Pasukan Nigeria Bentrok dengan Demonstran Syiah, 4 Orang Tewas

Pasukan Nigeria Bentrok dengan Demonstran Syiah, 4 Orang Tewas

Selasa, 23 Jul 2019 11:56

Utusan AS akan Kembali ke Afghanistan dan Qatar untuk Negosiasi Damai dengan Taliban

Utusan AS akan Kembali ke Afghanistan dan Qatar untuk Negosiasi Damai dengan Taliban

Selasa, 23 Jul 2019 11:49

Fenomena Banyaknya Anggota Polri Ikut Capim KPK

Fenomena Banyaknya Anggota Polri Ikut Capim KPK

Selasa, 23 Jul 2019 11:47

Tentara AS Kirimkan Puluhan Truk Logistik dan Peralatan Militer ke Milisi Kurdi di Hasaka

Tentara AS Kirimkan Puluhan Truk Logistik dan Peralatan Militer ke Milisi Kurdi di Hasaka

Selasa, 23 Jul 2019 11:15

Jokowi, Melawan Hukum, dan Kehutanan

Jokowi, Melawan Hukum, dan Kehutanan

Selasa, 23 Jul 2019 10:47

Kalimat Tauhid: Simbol untuk Mati

Kalimat Tauhid: Simbol untuk Mati

Selasa, 23 Jul 2019 09:47

Viral Bandara Soeta Dijual, Ini Kata Kemkominfo

Viral Bandara Soeta Dijual, Ini Kata Kemkominfo

Selasa, 23 Jul 2019 09:47

Utang, Cina, dan Jebakan

Utang, Cina, dan Jebakan

Selasa, 23 Jul 2019 09:47

Benarkah Ali bin Abi Thalib Pernah ke Garut?

Benarkah Ali bin Abi Thalib Pernah ke Garut?

Selasa, 23 Jul 2019 09:22

Dua Garis Biru, Edukasi atau Racuni Remaja?

Dua Garis Biru, Edukasi atau Racuni Remaja?

Selasa, 23 Jul 2019 04:12

Investasi Asing, Penjajahan atau Menguntungkan?

Investasi Asing, Penjajahan atau Menguntungkan?

Selasa, 23 Jul 2019 00:57

Nunung Bukanlah yang Terakhir

Nunung Bukanlah yang Terakhir

Senin, 22 Jul 2019 23:52

Kurbanmu Bentuk Syukurmu

Kurbanmu Bentuk Syukurmu

Senin, 22 Jul 2019 23:22

Dewan Dakwah Bahas Perkembangan Pembangunan Akademi Dakwah Provinsi Jawa Barat

Dewan Dakwah Bahas Perkembangan Pembangunan Akademi Dakwah Provinsi Jawa Barat

Senin, 22 Jul 2019 23:03

Sudah 30 Tahun Berlalu, Direktur Jamiah An-Nuury Kuwait Kembali Shalat di Masjid Dewan Dakwah

Sudah 30 Tahun Berlalu, Direktur Jamiah An-Nuury Kuwait Kembali Shalat di Masjid Dewan Dakwah

Senin, 22 Jul 2019 22:59


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X