Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.977 views

My Little Pony Promosikan Pasangan Lesbi?

MY LITTLE Pony: Friendship Is Magic adalah sebuah serial animasi keluarga Amerika Serikat yang diproduksi oleh Hasbro Studios di Amerika Serikat dan di studio DHX Media yang terletak di Vancouver. Kesuksesan film animasi ini dapat ditengarai dengan larisnya pernak pernik khas anak-anak yang menggunakan gambar dari film animasi tersebut.

Karakter yang lucu dan kisah persahabatan yang diusungnya membuat film animasi ini jadi idola anak-anak seluruh dunia. Namun, para orang tua nampaknya harus berpikir ulang untuk membiarkan anak-anak menonton film tersebut. Dalam episode  yang berjudul “The Last Crusade”,  My Little Pony: Friendship is Magic memperkenalkan pasangan lesbian yang merawat karakter Scootaloo, Aunt Holiday dan Auntie Lofty.

My Little Pony, menurut penulis dan produsernya, Vogel, selalu bercerita tentang persahabatan dan menerima orang atau kuda poni yang berbeda dari yang lain. Ia berpendapat, memuat karakter lesbian pun terasa seperti sesuatu yang penting untuk dilakukan. Pihak Vogel mengajukan ide itu pada Hasbro Studios dan mereka menyetujuinya (republika.co.id, 14/6).

“Dengan (co-showrunner) Josh (Haber) dan Nicole menjalankan musim terakhir bersama, itu adalah sesuatu yang ingin kami semua lakukan. (Yakni) membawa pasangan ini ke musim terakhir dan menjadikan mereka ‘secara resmi’ sebagai bagian dari dunia My Little Pony,” kata Vogel, seperti yang dilansir dari People, Jumat (14/6).

Mengerikan. Dunia anak-anak yang polos kembali dirusak oleh racun liberalisme berkedok film animasi. Empat pilar kebebasan (berpendapat, berperilalu, berkeyakinan, dan berekonomi) yang diusung pegiat liberal meniscayakan kebebasan berperilaku yang tanpa batas. Tak ayal, pilihan seksual yang menyimpang pun mendapat tempat dalam alam kebebasan. Norma agama yang melarang penyimpangan seksual pun dibungkam dengan alasan hak asasi manusia.

Lebih mengerikan lagi ketika pewaris Soddom ini tak sungkan untuk memperluas komunitas. Mereka berupaya keras untuk mendapatkan penerimaan dari masyarakat. Bahkan secara masif melakukan promosi melalui berbagai media seperti film, musik, tulisan, ataupun gambar. Anak-anak pun menjadi sasaran empuk.

Dalam laporannya kepada UNDP dan USAID 2014 mereka juga mengklaim telah memiliki jaringan 119 organisasi pendukung LGBT di Indonesia. Jumlah pria homoseksual di negeri ini sendiri tidak ada yang tahu pasti. Menurut perkiraan para ahli dan badan PBB, dengan memperhitungkan jumlah lelaki dewasa, jumlah LSL di Indonesia pada 2011 diperkirakan lebih dari tiga juta orang, padahal pada 2009 angkanya 800 ribu orang. Diperkirakan pada 2013 jumlahnya lebih besar lagi. (Republika.co.id, 02/4/2013).

Pembentukan kepribadian seseorang sesungguhnya tak lepas dari lingkungan. Bahkan, manusia memiliki kecenderungan untuk melakukan peniruan atau imitasi atas berbagai hal yang diinderanya. Maka sesungguhnya, ide-ide kebebasan melalui berbagai media seperti film dan semacamnya, dapat melekat pada pemikiran seseorang tanpa disadari. Terutama pada anak-anak yang pola pikirnya belum terbentuk sempurna.

Fakta menunjukkan, negara ini lumpuh dalam upaya perlindungan masyarakat dari budaya yang merusak. Terbukti dari menjamurnya jaringan pendukung LGBT. Makin meluasnya komunitas LGBT ini, karena tidak ada hukum yang tegas yang melarang tindakan rusak ini. Bahkan pada tahun 2012, Dede Oetomo, pendiri GAYa Nusantara sempat lolos uji calon Komisioner HAM meskipun tidak terpilih. Inilah bukti lumpuhnya peran negara dalam membendung budaya merusak yang membonceng ide kebebasan dan HAM. Jika kerusakan akibat LGBT dibiarkan, akan terjadi lost generation karena menyalahi fitrah penciptaan manusia dan hancurnya peradaban. Naudzubillah!

Islam sendiri telah tegas mengharamkan dan melaknat LGBT apalagi perkawinan sesama jenis. Nabi juga memerintahkan kaum Muslim agar mengeluarkan kaum waria dari rumah-rumah mereka.

Dalam riwayat Abu Daud diceritakan bahwa Beliau Shallallahu ‘alaihi Wassallam pernah memerintahkan para sahabat mengasingkan seorang waria ke Baqi’. Dengan semua itu, Islam menghilangkan faktor lingkungan yang bisa menyebabkan homoseksual.

Islam memandang homoseksual sebagai tindak kejahatan besar. Negara Islam pun tidak akan membiarkan para pelaku maksiat memasarkan penyimpangannya. Lembaga penerangan negara secara ketat mengontrol berbagai tayangan dan media. Inilah sistem dan cara terbaik menghentikan kemaksiatan. Jikalau kita membiarkan kerusakan ini disekitar kita, takutlah akan azab Allah sebagaimana azab kepada kaum Soddom. Naudzubillah!

Mari, awali dengan mengkaji Islam agar kita mengetahui pengaturan Allah yang paripurna dalam kehidupan. Berikutnya harus ada upaya penyadaran kepada masyarakat dengan dakwah agar Islam dapat diterapkan secara secara kaffah dalam kehidupan. Akankah kita menunggu hingga Allah menimpakan azab, baru kita bertaubat?*

Oktavia Nurul Hikmah, S.E.

Komunitas Sinergi Muslimah, Gresik, Jawa Timur

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Adakah Manusia yang Mampu Menandingi Nabi Muhammad?

Adakah Manusia yang Mampu Menandingi Nabi Muhammad?

Selasa, 19 Nov 2019 07:40

Dukungan kepada MUI Jatim, Cukup Satu Salam

Dukungan kepada MUI Jatim, Cukup Satu Salam

Selasa, 19 Nov 2019 02:44

Fatwa MUI Bukan Hukum Positif?

Fatwa MUI Bukan Hukum Positif?

Selasa, 19 Nov 2019 01:54

Kebijakan Publik yang Tepat untuk SDA

Kebijakan Publik yang Tepat untuk SDA

Selasa, 19 Nov 2019 00:42

Menolak Deislamisasi

Menolak Deislamisasi

Senin, 18 Nov 2019 23:51

Gotaba Rajapaksa Disumpah Sebagai Presiden Baru Sri Lanka

Gotaba Rajapaksa Disumpah Sebagai Presiden Baru Sri Lanka

Senin, 18 Nov 2019 22:35

MUI Mulai Lakukan Standarisasi Dai

MUI Mulai Lakukan Standarisasi Dai

Senin, 18 Nov 2019 22:32

12 Anggota Milisi Syi'ah Dukungan Iran Tewas dalam Ledakan Ranjau di Suriah Tengah

12 Anggota Milisi Syi'ah Dukungan Iran Tewas dalam Ledakan Ranjau di Suriah Tengah

Senin, 18 Nov 2019 22:15

Sedikitnya 40 Orang Tewas Sejak Protes Anti Pemerintah Meletus di Iran Akibat Kenaikan BBM

Sedikitnya 40 Orang Tewas Sejak Protes Anti Pemerintah Meletus di Iran Akibat Kenaikan BBM

Senin, 18 Nov 2019 21:46

Muhadjir Effendy: Pemerintah Akan Tingkatkan Kualitas Pembekalan Pranikah

Muhadjir Effendy: Pemerintah Akan Tingkatkan Kualitas Pembekalan Pranikah

Senin, 18 Nov 2019 21:36

Pemerintah Libya GNA Tidak Akan Serahkan Saif Khadafi ke Pengadilan Kriminal Internasional

Pemerintah Libya GNA Tidak Akan Serahkan Saif Khadafi ke Pengadilan Kriminal Internasional

Senin, 18 Nov 2019 21:03

Bandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad, Sukmawati Diminta Belajar Agama Lagi

Bandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad, Sukmawati Diminta Belajar Agama Lagi

Senin, 18 Nov 2019 20:30

Desa Siluman, Tanda Negeri Tanpa Jati Diri

Desa Siluman, Tanda Negeri Tanpa Jati Diri

Senin, 18 Nov 2019 19:30

BPJS Merugi dan Premi Tinggi, Rakyat Jadi Korban Lagi

BPJS Merugi dan Premi Tinggi, Rakyat Jadi Korban Lagi

Senin, 18 Nov 2019 18:44

Stop Pengucapan Salam Lintas Agama

Stop Pengucapan Salam Lintas Agama

Senin, 18 Nov 2019 17:51

Pendidikan Agama yang Tersandera

Pendidikan Agama yang Tersandera

Senin, 18 Nov 2019 16:36

Dinilai Sukses pada Periode Pertama, Nasrullah Larada Kembali Pimpin KBPII

Dinilai Sukses pada Periode Pertama, Nasrullah Larada Kembali Pimpin KBPII

Senin, 18 Nov 2019 16:12

Harap-harap Cemas BPJS

Harap-harap Cemas BPJS

Senin, 18 Nov 2019 15:39

Anggota DPD RI: Sertifikasi Pernikahan Tidak Boleh Beratkan Calon Pengantin

Anggota DPD RI: Sertifikasi Pernikahan Tidak Boleh Beratkan Calon Pengantin

Senin, 18 Nov 2019 12:18

Gadis Ternoda, Salah Siapa?

Gadis Ternoda, Salah Siapa?

Ahad, 17 Nov 2019 23:24


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X