Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.140 views

Maskapai Asing di Langit Indonesia

UNTUK mengatasi mahalnya harga tiket pesawat yang sudah berjalan sejak Januari 2019 dan makin menggila selama moment lebaran ini, Presden Joko Widodo mengeluarkan statment untuk mengundang maskapai asing masuk ke Indonesia.

Mahalnya harga tiket langsung berdampak kepada ekonomi di tanah air. Pun sejumlah bandara yang sudah dibangun di era Jokowi di daerah juga kosong melompong akibat anjloknya penumpang pesawat.

Berdasarkan data BPS, jumlah penumpang pesawat hanya 24 juta penumpang pada Januari-April 2019, anjlok 20,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menteri  Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan ada tiga maskapai asing yang siap berkompetisi di dalam negeri. Langkah ini menyusul PT.Indonesia AirAsia yang sudah lebih dulu melebarkan sayapnya ke industri penerbangan Tanah Air. Salah satunya adalah Scoot, sebuah maskapai penerbangan bertarif rendah (low-cost carrier/LCC) milik Singapore Airlines (SIA) Group.

Ekonom INDEF Didik J Rachbini mengatakan bahwa ide mengundang maskapai asing guna mengendalikan harga tiket pesawat dinilai tidak tepat. Rachbini juga mengatakan bahwa akar masalahnya terletak pada indikasi praktek monopoli kartel. Garuda Indonesia membawahi Citilink Indonesia dan Sriwijaya Air sedangkan Lion Air Group memiliki beberapa anak usaha seperti Batik Air, Wings Air, Thai Lion Air, dan Malindo Air. Muncul dugaan bahwa dua perusahaan penerbangan ini memiliki kesepakatan mengenai harga yang beredar.

Sesungguhnya akar masalah mahalnya tiket pesawat adalah kesalahan pemikiran dasar berikut perangkat aturan yang muncul dari pemikran dasar tersebut. Pemikiran salah tersebut bersumber dari paham sekulerisme yang memisahkan aturan Agama dari kehidupan. Atau Sekulerisme, yakni melahirkan aturan kehidupan kapitalis yang telah memandang dunia transportasi sebuah sebuah industri.

Cara pandang pemikiran semacam ini mengakibatkan kepemilikan fasilitas umum transportasi dikuasai oleh perusahaan swasta yang otomatis mempunyai fungsi bisnis, bukan fungsi pelayanan. Kapitalis memandang bahwa pelaksanaan pelayanan publik, negara hanya berfungi sebagai perantara alias legislator, sedangkan operator diserahkan kepada mekanisme pasar. Layanan transportasi dikelola swasta atau pemerintah dalam kacamata komersil, berakibat harga tket transportasi publik mahal namun tidak disertai layanan yang memadai.

Dalam Islam, investasi infrastruktur strategis diurai dalam tiga prinsip. Pertama, pembangunan imfrastruktur adalah tanggung jawab negara, maka tidak boleh diserahkan kepada investor swasta ataupun asing. Kedua, perencanaan wilayah yang baik akan mengurai kebutuhan transportasi. Ketiga, negara membangun infrastruktur publik dengan standar teknologi terakhir yang dimilik. Teknologi yang ada termasuk teknologi navigasi, telekomunikasi, fisik jalan hingga alat transportrasinya itu sendiri. Teknologi dan manajemen fisik jalan sangat diperhatikan sejak tahun 950, jalan-jalan di Cordoba sudah diperkeras, secara teratur dibersihkan dari kotoran, dan malamnya diterangi lampu minyak.

Baru dua ratus tahun kemudian, tepatnya tahun 1185, baru Paris yang memutuskan sebagai kota pertama Eropa yang meniru Cordoba.  Hingga abad ke-19 Khilafah Utsmaniyah masih konsisten mengembangkan infrastruktur transportasi ini. Saat kereta api ditemukan di Jerman, segera ada keputusan Khalifah untuk membangun jalur kereta api dengan tujuan utama memperlancar perjalanan Haji. Thun 1900 M Sultan Abdul Hamid II mencanangkan pyoyek “Hejaz Rilway”. Jalur kereta api ini terbentang dari Istanbul, Ibukota Khilafah, hingga Makkah, melewati Damaskus, Jerusalem dan Madinah. Dengan proyek ini, dari Istanbul ke Makkah yang semula 40 hari perjalanan menjadi 5 hari.

Dengan penerapan aturan ekonomi Islam akan memberikan jaminan ekonomi yang berkah, adil dan sejahtera. Khilafah, sebagai institusi penerap Islam akan menyediakan insfrastruktur transportasi yang aman, memadai dengan teknonologi terkini, dan harga tiket yang terjangkau.*

Endah Husna

Gresik, Jawa timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Korban Serangan Rezim Suriah dan Rusia di Pasar Idlib Naik Jadi 38 Orang

Korban Serangan Rezim Suriah dan Rusia di Pasar Idlib Naik Jadi 38 Orang

Selasa, 23 Jul 2019 13:15

Inggris Akan Bentuk Pasukan Perlindungan Maritim Pimpinan Eropa di Teluk

Inggris Akan Bentuk Pasukan Perlindungan Maritim Pimpinan Eropa di Teluk

Selasa, 23 Jul 2019 13:15

Turki Deportasi Sekitar 1000 Pengungsi Suriah ke Wilayah Dilanda Perang  Idlib

Turki Deportasi Sekitar 1000 Pengungsi Suriah ke Wilayah Dilanda Perang Idlib

Selasa, 23 Jul 2019 12:15

Bom Mobil Meledak di Dekat Bandara Mogadishu Somalia

Bom Mobil Meledak di Dekat Bandara Mogadishu Somalia

Selasa, 23 Jul 2019 12:12

Pemimpin Partai Islam Ennahda Tunisia akan Maju dalam Pemilu Parlemen

Pemimpin Partai Islam Ennahda Tunisia akan Maju dalam Pemilu Parlemen

Selasa, 23 Jul 2019 12:04

Pasukan Nigeria Bentrok dengan Demonstran Syiah, 4 Orang Tewas

Pasukan Nigeria Bentrok dengan Demonstran Syiah, 4 Orang Tewas

Selasa, 23 Jul 2019 11:56

Utusan AS akan Kembali ke Afghanistan dan Qatar untuk Negosiasi Damai dengan Taliban

Utusan AS akan Kembali ke Afghanistan dan Qatar untuk Negosiasi Damai dengan Taliban

Selasa, 23 Jul 2019 11:49

Fenomena Banyaknya Anggota Polri Ikut Capim KPK

Fenomena Banyaknya Anggota Polri Ikut Capim KPK

Selasa, 23 Jul 2019 11:47

Tentara AS Kirimkan Puluhan Truk Logistik dan Peralatan Militer ke Milisi Kurdi di Hasaka

Tentara AS Kirimkan Puluhan Truk Logistik dan Peralatan Militer ke Milisi Kurdi di Hasaka

Selasa, 23 Jul 2019 11:15

Jokowi, Melawan Hukum, dan Kehutanan

Jokowi, Melawan Hukum, dan Kehutanan

Selasa, 23 Jul 2019 10:47

Kalimat Tauhid: Simbol untuk Mati

Kalimat Tauhid: Simbol untuk Mati

Selasa, 23 Jul 2019 09:47

Viral Bandara Soeta Dijual, Ini Kata Kemkominfo

Viral Bandara Soeta Dijual, Ini Kata Kemkominfo

Selasa, 23 Jul 2019 09:47

Utang, Cina, dan Jebakan

Utang, Cina, dan Jebakan

Selasa, 23 Jul 2019 09:47

Benarkah Ali bin Abi Thalib Pernah ke Garut?

Benarkah Ali bin Abi Thalib Pernah ke Garut?

Selasa, 23 Jul 2019 09:22

Dua Garis Biru, Edukasi atau Racuni Remaja?

Dua Garis Biru, Edukasi atau Racuni Remaja?

Selasa, 23 Jul 2019 04:12

Investasi Asing, Penjajahan atau Menguntungkan?

Investasi Asing, Penjajahan atau Menguntungkan?

Selasa, 23 Jul 2019 00:57

Nunung Bukanlah yang Terakhir

Nunung Bukanlah yang Terakhir

Senin, 22 Jul 2019 23:52

Kurbanmu Bentuk Syukurmu

Kurbanmu Bentuk Syukurmu

Senin, 22 Jul 2019 23:22

Dewan Dakwah Bahas Perkembangan Pembangunan Akademi Dakwah Provinsi Jawa Barat

Dewan Dakwah Bahas Perkembangan Pembangunan Akademi Dakwah Provinsi Jawa Barat

Senin, 22 Jul 2019 23:03

Sudah 30 Tahun Berlalu, Direktur Jamiah An-Nuury Kuwait Kembali Shalat di Masjid Dewan Dakwah

Sudah 30 Tahun Berlalu, Direktur Jamiah An-Nuury Kuwait Kembali Shalat di Masjid Dewan Dakwah

Senin, 22 Jul 2019 22:59


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Ahad, 21/07/2019 12:07

Toleransi Berbumbu Kemunafikan