Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.335 views

Pengantin Pesanan yang Malang

PULUHAN perempuan Indonesia diduga mengalami eksploitasi di China. Mereka mendapatkan kekerasan seksual dan dipekerjakan di pabrik tanpa upah. Salah satunya Monika, perempuan 24 tahun asal Kalimantan Barat Indonesia, Ia dinikahkan dengan pria berwarga negara China dan hidup disana selama 10 bulan.  Wanita yang kini sudah kabur berkat bantuan mahasiswa Indonesia dan KBRI di China itu menceritakan kisahnya pada Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Minggu (23/6/2019).
(Voaindonesia.com).

SBMI mencatat ada 29 wanita Indonesia yang menjadi korban pengantin pesanan di China selama 2016-2019. Para perempuan ini  berasal dari Jawa Barat (16 orang) dan Kalimantan Barat (13 orang). Dari berbagai laporan, SBMI menemukan para perempuan ini dipesan dengan harga 400 juta Rupiah. Dari angka itu, 20 juta diberikan kepada keluarga pengantin perempuan sementara sisanya kepada para perekrut lapangan. (Sindonews.com).

SBMI menduga, pernikahan ini sebetulnya merupakan praktik perdagangan manusia, yang dilakukan oleh sindikat internasional antara Indonesia dan China. Status pernikahan dijadikan mantel supaya terhindar dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) karena di China korban yang dianiaya suami dan dipaksa berhubungan seksual, kasus ini dianggap sebagai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) saja (Detik.com).

Penyebab Maraknya Perdagangan Manusia

Sekjen SBMI Bobi Anwar Maarif saat konferensi pers di Lembang Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Minggu (23/6/2019) siang mengatakan bahwa alsan para WNI tergiur untuk diberangkatkan ke China adalah karena iming-iming uang.

Senada dengan pernyataan David Wyatt, seorang seniman asal Inggris. Bahwa perdagangan manusia terjadi karena bersatunya berbagai faktor katalis, yang mendorong kemiskinan dan berbagai penyebab struktural seperti pendidikan yang rendah, rendahnya penegakan hukum, kelaparan, dan komitmen negara yang rendah untuk membebaskan warganya.

Dari dua pendapat tokoh di atas, ekonomi yang sama-sama disebutkan jadi salah satu penyebab terjadinya TPPO. Memang dewasa ini, kapitalisme masih jadi pijakan dalam kehidupan. Beban hidup yang semakin mahal membuat orang-orang bekerja banting tulang untuk bisa  makan. Tak aneh, jika perempuan ikut diperkerjakan. Entah itu seorang istri atau anak perempuan yang harus ikut sang kepala keluarga untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup. Karena beban yang ada pada seorang kepala keluarga semakin berat. Menjadikan mereka berpikir keras bagaimana caranya untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, membayar iuran listrik dan biaya sekolah. Hingga ada tawaran di depan mata dari para Mak comblang diambil, dan merelakan anak perempuannya keluar.

Sungguh miris memang, anak gadis yang tadinya bermimpi bisa mempunyai suami dan kehidupan yang mapan, seperti orang kebanyakan. Namun eksploitasi yang didapatkan. Padahal mereka berasal dari negara yang kaya akan Sumber Daya Alam. Namun tidak bisa ikut menikmati kekayaan yang sudah dirauk segelintir orang atas dasar kapitalisme.

Tanpa perlindungan mereka hidup di negeri orang. Padahal, Hak Asasi Manusia akhir-akhir ini seiring digaungkan. HAM untuk siapakah yang dimaksud? Apa tidak termasuk untuk para WNI yang dieksploitasi di China ini? Jika begitu, sangat memilukan nasib "para pengantin pesanan" hanya dijadikan sapi perah dan komoditas perdagangan.


Mengembalikan Aturan Hidup yang Sesungguhnya

Ketika Islam datang, praktek perbudakan sangat masif dibebaskan. Bahkan, menjadi salah satu syarat dalam beramal. Artinya Islam memang memuliakan manusia. Aturan hidup yang dibawa Islam terbukti membawa perubahan. Tiga belas abad sudah Islam membuktikan, bahwa di bawah naungan Islam, manusia khususnya perempuan. Hidup dengan penuh kemuliaan. Islam tidak melarang perempuan keluar dan bekerja. Jika tidak membuat mereka lalai akan tugas utamanya sebagai Istri dan Ibu, dan pekerjaannya menjadi jalan taqorub kepada Allah. Maka boleh saja dilakukan.

Tidak seperti kapitalisme, bahwa materi menjadi ukuran kebahagiaan. Islam menjadikan ketakwaan dan ketaatan kepada Allah sebagai sumber kebahagiaan yang sejati. Manusia tidak dilihat dari materi saja, bagaimana Ia menjalankan hidup di dunia. Tapi bagaimana ketaatan dia kepada Allah.

Selain taat secara individual, peran negara untuk mengembalikan fitrah perempuan akan menjadi hal yang penting. Karena negara berperan  mengakomodir perputaran ekonomi, peningkatan pendidikan, dan penyedia lapangan kerja. Sehingga didapat masyarakat yang sejahtera, yang membuat perencanaan kembali pada perannya sesuai fitrah yang Allah berikan.

Jika Islam diterapkan secara Kaffah, maka tidak akan didapati lagi perdagangan manusia dengan alasan apapun. Dan jika kriminalitas tetap terjadi. Akan ada sanksi yang membuat efek jera yang turun langsung aturan hukumnya dari Ilahi. Wallahu alam bishawab.*

Uthie Siti Solihah

Ibu rumah tangga tinggal di Bandung, Jawa Barat

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Positif Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Butuh Evaluasi Kebijakan

Positif Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Butuh Evaluasi Kebijakan

Selasa, 14 Jul 2020 08:12

Berorientasi Industri, Pendidikan Minus Visi?

Berorientasi Industri, Pendidikan Minus Visi?

Selasa, 14 Jul 2020 07:55

Ironi Komunisme

Ironi Komunisme

Selasa, 14 Jul 2020 07:27

LGBT Menurut Pandangan Islam

LGBT Menurut Pandangan Islam

Selasa, 14 Jul 2020 06:51

Tewas Diduga Akibat Percobaan Bunuh Diri, Penyelidikan Kasus Predator 305 Anak Mesti Dilanjutkan

Tewas Diduga Akibat Percobaan Bunuh Diri, Penyelidikan Kasus Predator 305 Anak Mesti Dilanjutkan

Selasa, 14 Jul 2020 06:15

Denny Siregar, Bapak Polah Anak Kepradah

Denny Siregar, Bapak Polah Anak Kepradah

Selasa, 14 Jul 2020 06:06

[VIDEO] Ustaz Felix Siauw Dituding Dakwah Tak Bersanad

[VIDEO] Ustaz Felix Siauw Dituding Dakwah Tak Bersanad

Senin, 13 Jul 2020 22:39

Menjadi Ayah Tunggal Efek Gaul Bebas, Kisah Ini sebagai Renungan

Menjadi Ayah Tunggal Efek Gaul Bebas, Kisah Ini sebagai Renungan

Senin, 13 Jul 2020 21:57

Melacak Jejak Perbedaan Indonesia Versus Turki

Melacak Jejak Perbedaan Indonesia Versus Turki

Senin, 13 Jul 2020 21:07

Save the Children: 9,7 Juta Anak Terancam Tidak Akan Kembali Ke Kelas AKibat Dampak COVID-19

Save the Children: 9,7 Juta Anak Terancam Tidak Akan Kembali Ke Kelas AKibat Dampak COVID-19

Senin, 13 Jul 2020 21:05

Tidak Usah Sakit Hati, Aya Shofiya Urusan Dalam Negeri Turki

Tidak Usah Sakit Hati, Aya Shofiya Urusan Dalam Negeri Turki

Senin, 13 Jul 2020 19:21

Ciut Nyali Denny Siregar Usai Dipolisikan

Ciut Nyali Denny Siregar Usai Dipolisikan

Senin, 13 Jul 2020 18:05

Mimpi Basah, Namun Tidak Menemukan Basah Mani

Mimpi Basah, Namun Tidak Menemukan Basah Mani

Senin, 13 Jul 2020 17:21

[VIDEO] Piagam Jakarta Umat Islam Mengalah, Tolak RUU HIP Umat Islam Tak Boleh Mengalah

[VIDEO] Piagam Jakarta Umat Islam Mengalah, Tolak RUU HIP Umat Islam Tak Boleh Mengalah

Senin, 13 Jul 2020 17:11

Sistem Pertahanan Udara Terbaru S-500 Rusia Diklaim Mampu Manghancurkan Satelit dan Meteor

Sistem Pertahanan Udara Terbaru S-500 Rusia Diklaim Mampu Manghancurkan Satelit dan Meteor

Senin, 13 Jul 2020 17:05

Iran Salahkan Radar yang Tidak Selaras dan Kesalahan Manusia Atas Penjatuhan Pesawat Ukraina

Iran Salahkan Radar yang Tidak Selaras dan Kesalahan Manusia Atas Penjatuhan Pesawat Ukraina

Senin, 13 Jul 2020 16:45

Ayasofya Camii!

Ayasofya Camii!

Senin, 13 Jul 2020 16:31

Wabah Virus Corona Baru Telah Menewaskan Lebih dari 20.000 Orang di Timur Tengah

Wabah Virus Corona Baru Telah Menewaskan Lebih dari 20.000 Orang di Timur Tengah

Senin, 13 Jul 2020 16:25

Siapa Tonjok Jokowi?

Siapa Tonjok Jokowi?

Senin, 13 Jul 2020 15:21

Penularan Covid Masih Tinggi, Muktamar Persis Ditunda Sampai April 2021

Penularan Covid Masih Tinggi, Muktamar Persis Ditunda Sampai April 2021

Senin, 13 Jul 2020 15:20


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X