Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.806 views

Mengais Recehan Membiarkan yang Triliunan

INDONESIA negeri yang kaya dengan beragam kuliner nikmat. Salah satunya yaitu pempek (empek-empek). Kuliner khas dari Sumatera Selatan ini hampir bisa ditemukan dengan sangat mudah di kota Palembang. Mulai di pinggir-pinggir jalan hingga restoran berkelas.

Namun ironis, ditengah geliat  penjual pempek mencari kepingan rupiah, pemerintah dengan zalimnya memberlakukan pajak untuk pempek. Usai menerapkan pajak untuk nasi bungkus pada beberapa rumah makan yang sudah dipasangi e-tax, kini Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang mengawasi warung-warung pempek. Tiap pembelian pempek, baik makan ditempat maupun bungkus akan dikenakan pajak 10 persen. Dikutip dari Gelora.co (7/7).

“Pendapatan mereka setiap hari kita tahu data kongkritnya, jadi nominal pajak yang kita terima valid”, kata Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang, Sulaiman Amin usai memantau pemasangan e-tax di Rumah Makan Pindang Simpang Bandara Palembang. (Minggu, 7/7/2019). Menurut Sulaiman, untuk pembelian pempek yang dipaket atau dibungkus akan dikenakan pajak. Sebab pajak dari sektor pempek sangat besar. Hanya saja selama ini belum digarap secara maksimal.

Tak cukup memalak penjual pempek, sasaran rezim selanjutnya adalah tarif cukai plastik dan bea materai. Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengusulkan rencana pengenaan cukai plastik kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI). Ia pun optimis penerapan cukai kantong plastik bisa dilakukan tahun ini. Dikutip dari cnbcindonesia.com (2/7)

Sebenarnya, Indonesia mempunyai sumber pendapatan lain yang jauh lebih besar dibandingkan menarik  pajak dari para penjual. Dan sektor ini belum digarap dengan optimal. Misalkan saja, Indonesia memiliki emas kualitas terbaik di dunia. Secara kuantitas, emas di Papua merupakan tambang emas terluas dengan produksi terbanyak per tahunnya. Namun sayangnya, produksi emas di Papua masih dikuasai Freeport Mc Moran asal Amerika.

Dikutip dari detikfinance, 14/7/2018. Nilai kekayaan yang dikeruk Freeport sangat besar. Pajak Freeport sekitar Rp.103 trilyun. Menurut Menkeu, penerimaan ini masih bisa lebih besar.

Bagaimana dengan migas?. Di Indonesia ada sekitar 276 blok migas yang dikuasai pihak asing. Ini menunjukkan bahwa negeri ini masih dijajah oleh pihak asing. Walaupun penjajahannya tidak dalam bentuk fisik (peperangan). Namun penjajahannya dalam bentuk menguasai SDA.

Inilah bukti nyata, betapa rezim yang berkuasa sudah mendzalimi rakyatnya. SDA yang melimpah ruah tidak dikelola untuk mensejahterakan rakyat. Namun, rezim justru memilih menarik pajak dari para penjual yang tidak seberapa. Dibuatlah sejumlah kebijakan untuk melegitimasi aksi penguasa. Seakan-akan tindakan penguasa adalah tindakan yang sah-sah saja dilakukan. Rezim dengan mudahnya merampas hak masyarakat, dan mendadak amnesia dengan amanahnya mengurus urusan masyarakat.

Mengapa kekayaan alam Indonesia bisa dengan mudah dikelola pihak asing?. Ini terjadi karena sistem  kapitalis yang mencengkram negeri ini. Sistem ekonomi kapitalis  memberikan peluang pada perusahaan swasta dan asing  untuk mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya dari SDA yang dimiliki suatu negara, melalui pemberian izin konsesi pertambangan dan hak istimewa lainnya. Akibatnya keuntungannya tentu lebih banyak dinikmati pihak asing dibanding rakyat Indonesia sebagai pemilik SDA.

Padahal, Islam sebagai agama yang sempurna sudah mengatur terkait pengelolaan SDA. Rasulullah saw bersabda  “Umat Islam berserikat (memiliki hak yang sama) dalam tiga perkara : air, padang rumput, dan api”. (HR.Abu Dawud).

Sebagai pemilik, maka seluruh rakyat seharusnya bisa menikmati hasil dari SDA tersebut. Karena itu, negara wajib mengelola SDA sebaik-baiknya dan hasilnya dikembalikan pada rakyat. Bisa dalam bentuk berbagai fasilitas yang dinikmati dengan gratis atau harga yang terjangkau untuk seluruh lapisan masyarakat.

Bagaimana dengan pajak?. Dalam sistem kapitalis, pajak menjadi pendapatan utama negara. Ini berbeda dengan Islam yang mempunyai syariat yang khas untuk mengatur pendapatan negara. Dalam Islam, ada Baitul Mal yang merupakan pos yang dikhususkan untuk semua pemasukan atau pengeluaran harta yang menjadi hak kaum Muslim. Sumber pemasukan Baitul Mal diantaranya adalah fa’i, ghanimah, kharaj, jizyah, khumus, rikaz, tambang, serta zakat. Hanya saja harta zakat khusus untuk delapan kelompok (ashnaf) yang telah disebutkan di dalam Al-Qur’an.

Adapun pajak, maka Islam  tidak membolehkan pajak yang dipungut secara dzalim. Kalaupun ada pajak, maka hanya dipungut dari orang yang masuk kategori kaya dan sifatnya hanya sementara sampai kebutuhan dana terpenuhi.

Sudah saatnya kita kembali pada syariat Islam secara kaffah. Dengan Islam, maka negara bisa optimal dan mandiri mengelola SDA yang dimiliki. InsyaAllah negarapun bisa memperoleh pendapatan dalam jumlah yang besar. Sehingga tidak perlu lagi mengais-ngais recehan dari rakyatnya. Karena dengan syariat Islam kaffah, akan terwujud negara yang sejahtera, mandiri dan berpengaruh, InsyaAllah.*

Dahlia Kumalasari S.E.

Tinggal di Sidoarjo, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
RSQQ Tips: Ubah Bisnis Anda menjadi 5.0, Bisnis dengan 9 Level Turunan Usaha

RSQQ Tips: Ubah Bisnis Anda menjadi 5.0, Bisnis dengan 9 Level Turunan Usaha

Sabtu, 15 Aug 2020 18:34

Bahrain Kemungkinan Akan Menyusul UEA Jalin Hubungan Resmi Dengan Zionis Israel

Bahrain Kemungkinan Akan Menyusul UEA Jalin Hubungan Resmi Dengan Zionis Israel

Sabtu, 15 Aug 2020 13:45

Hay'at Tahrir Al-Sham Tangkap Jurnalis Asal AS Bilal Abdul Kareem Di Idlib

Hay'at Tahrir Al-Sham Tangkap Jurnalis Asal AS Bilal Abdul Kareem Di Idlib

Sabtu, 15 Aug 2020 08:15

Berikan Sambutan pada Milad MUI, UAH Tekankan Pentingnya Memetakan Tantangan Dakwah

Berikan Sambutan pada Milad MUI, UAH Tekankan Pentingnya Memetakan Tantangan Dakwah

Jum'at, 14 Aug 2020 23:31

Covid-19 Belum Mereda, Muhammadiyah Perkuat Gerakan Pakai Masker

Covid-19 Belum Mereda, Muhammadiyah Perkuat Gerakan Pakai Masker

Jum'at, 14 Aug 2020 23:17

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Jum'at, 14 Aug 2020 23:15

Turki: Sejarah Tidak Akan Memaafkan Pengkhianatan UEA Terhadap Palestina

Turki: Sejarah Tidak Akan Memaafkan Pengkhianatan UEA Terhadap Palestina

Jum'at, 14 Aug 2020 22:25

Korban Tewas AKibat Ledakan di Pelabuhan Beirut Tetap Meningkat, Puluhan Lainnya Masih Hilang

Korban Tewas AKibat Ledakan di Pelabuhan Beirut Tetap Meningkat, Puluhan Lainnya Masih Hilang

Jum'at, 14 Aug 2020 22:10

Mardani Ali Sera: Target Pertumbuhan Ekonomi 2021  Ambisius

Mardani Ali Sera: Target Pertumbuhan Ekonomi 2021 Ambisius

Jum'at, 14 Aug 2020 21:55

Penasihat Erdogan: Persahabatan Dengan UEA 'Lebih Berbahaya Daripada Permusuhannya'

Penasihat Erdogan: Persahabatan Dengan UEA 'Lebih Berbahaya Daripada Permusuhannya'

Jum'at, 14 Aug 2020 21:35

Gubernur Anies Perketat Kerumunan di Ruang Publik

Gubernur Anies Perketat Kerumunan di Ruang Publik

Jum'at, 14 Aug 2020 21:32

Anis Berikan Motivasi Berinfak dan Ingatkan Pengelola untuk Amanah

Anis Berikan Motivasi Berinfak dan Ingatkan Pengelola untuk Amanah

Jum'at, 14 Aug 2020 21:26

Apakah Benar Kas Negara Kosong?

Apakah Benar Kas Negara Kosong?

Jum'at, 14 Aug 2020 21:24

Ribuan Warga Yaman Berdemo Menuntut Pengusiran Pemberontak Syi'ah Houtsi Dari Taiz

Ribuan Warga Yaman Berdemo Menuntut Pengusiran Pemberontak Syi'ah Houtsi Dari Taiz

Jum'at, 14 Aug 2020 20:21

Pemerintah AS Sita 4 Kapal Tanker Yang Diduga Membawa Minyak Iran

Pemerintah AS Sita 4 Kapal Tanker Yang Diduga Membawa Minyak Iran

Jum'at, 14 Aug 2020 14:25

Libya: Kesepakatan UEA-Israel 'Pengkhianatan Yang Tidak Mengejutkan'

Libya: Kesepakatan UEA-Israel 'Pengkhianatan Yang Tidak Mengejutkan'

Jum'at, 14 Aug 2020 13:28

Doa adalah bagian Terkeren dalam Islam, Malaikat ikut mendoakanmu

Doa adalah bagian Terkeren dalam Islam, Malaikat ikut mendoakanmu

Jum'at, 14 Aug 2020 07:55

Mukernas Daring KAMMI Mengambil Tema 'Selamatkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia'

Mukernas Daring KAMMI Mengambil Tema 'Selamatkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia'

Kamis, 13 Aug 2020 23:46

Pendeta Hindu yang Sepanggung Dengan Perdana Menteri Narendra Modi Positif Terinfeksi Corona

Pendeta Hindu yang Sepanggung Dengan Perdana Menteri Narendra Modi Positif Terinfeksi Corona

Kamis, 13 Aug 2020 21:15

Rusia Berencana Buat 5 Juta Dosis Vaksin Virus Corona Per Bulan

Rusia Berencana Buat 5 Juta Dosis Vaksin Virus Corona Per Bulan

Kamis, 13 Aug 2020 21:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X