Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.042 views

Demokrasi bukan Habitat Umat Islam

 

Oleh:Hana Annisa Afriliani, S.S

Hampir 100 tahun kita hidup dalam bingkai sistem demokrasi, mulai dari demokrasi terpimpin, demokrasi parlementer, hingga demokrasi pancasila. Dan selama itu pulalah berbagai kebobrokan tercipta di depan mata. Hal tersebut merupakan implikasi dari diterapkan sistem demokrasi yang terbukti gagal mewujudkan kesejahteraan dan keadilan di tengah masyarakat. Apa buktinya?

Demokrasi secara asasi bertentangan dengan syariat Islam. Dalam demokrasi kedaulatan berada di tangan rakyat. Hal tesebut jelas bertentangan dengan syariat Islam yang menganggap bahwa kedaulatan berada di tangan syara. Tidak ada yang berhak membuat hukum selain Allah semata. ”Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia pemberi keputusan yang paling baik”. (Qs. Al-An’am : 57)

Selain itu, demokrasi mengusung empat pilar kebebasan, yakni kebebasan berpendapat, berperilaku, berkepemilikan dan beragama. Sedangkan Islam tak mengenal kebebasan. Setiap Muslim selayaknya terikat dengan hukum syara. Maka ide kebebasan (liberalisme) yang diajarkan sistem demokrasi, hakikatnya bukanlah berasal dari Islam.

Dalam Islam, tidak dibenarkan bebas berpendapat, apalagi jika pendapatnya bertentangan dengan syariat. Adapun dalam demokrasi, berpendapat dibebaskan. Namun ironisnya, kebebasan berpendapat ini hanya berlaku bagi mereka yang sejalan dengan ide sekularisme yang merupakan turunan demokrasi. Maka wajar jika begitu banyak narasi yang menyerang syariat dibiarkan, sedangkan seruan penerapan syariat Islam langsung dipersekusi.

Dalam pandangan Islam, tidak pula dibenarkan bebas berperilaku, karena sejatinya perilaku setiap manusia wajib mengikuti rambu-rambu yang digariskan syariat. Tidak ada istilah Hak Asasi Manusia (HAM) untuk membenarkan perilaku menyimpang individu, sebagaimana yang erdapat dalam demokrasi. Atas nama HAM, setiap orang bebas berperilaku selama tidak mengganggu kepentingan orang lain.

Begitupun dengan kebebasan berkepemilikan, syariat Islam telah memiliki seperangkat aturan soal kepemilikan. Yang mana yang termasuk kepemilikan individu, kepemilikan umum, dan kepemilikan negara. Semuanya jelas diatur dalam Islam. Setiap individu berhak memiliki sesuatu selama syara mengizinkannya, artinya perolehan kepemilikan tersebut dengan cara yang dridai Allah swt, yakni bisa dengan cara bekerja, berburu, mendapat hibah, hadiah, atau warisan. Bukan dengan cara batil seperti korupsi, mencuri, menipu, dll.

Harta yang terkategori kepemilikan umum, seperti tambang emas, energi, listrik, air, haram hukumnya untuk diprivatiasasi. Melainkan wajib dikelola oleh negara dan hasilnya diserahkan untuk kepentingan rakyat. Sangat berbeda dengan konsep kebebasan yang diusung oleh sistem demokrasi. Siapapun boleh memiliki SDA selama ia mampu. Maka wajar jika dalam naungan sistem demokrasi SDA negeri ini dikuasai para koorporat asing dan aseng.

Dalam pandangan Islam pun tidak diperkenankan seorang muslim untuk murtad dari agamanya. Akan ada mekanisme edukasi oleh negara jika ada yang murtad agar ia kembali kepada Islam. Jika mekanisme tersebut tidak mampu membuat dia kembali, maka negara Islam akan melakukan sanksi kepadanya, yakni dibunuh. Begitulah cara Islam menjaga akidah umatnya.

Lain halnya dengan demokrasi, yang menganggap keluarnya seseorang dari Islam merupakan pilihan individu. Negara tak boleh campur tangan. Selain itu, implikasi dari diterapkannya prinsip kebebasan beragama ini juga lahirnya berbagai paham atau aliran sesat dalam beragama, seperti adanya orang-orang yang mengaku nabi, mengadakan ritual-ritual ibadah yang sebetulnya tidak ada dalam ajaran Islam. Ironis!

Begitulah potret buruk wajah demokrasi. Bertentangan dengan syariat Islam, sehingga sampai kapan pun umat tak akan pernah mampu hidup sejahtera di bawah naungannya. Hanya Islam yang merupakan rahmat bagi semesta alam. Diterapkannya aturan Islam secara kaffah, bukan hanya kewajiban tapi juga kebutuhan yang tak bisa ditawar lagi. Karena Islam datang sebagai sebuah sistem kehidupan yang membawa keselamatan bagi seluruh umat manusia. Berada di bawah naungannya adalah sebuah kemuliaan yang hakiki.

Sebagaimana firman Allah swt:

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (TQS.Al-A’raf:96)

Dengan demikian, jelaslah bahwa hakikatnya demokrasi bukanlah habitat umat Islam. Hidup di bawah naungan demokrasi membuat umat Islam tak mampu berislam secara kaffah, kecuali hanya sebatas di ranah individu saja. Padahal Allah swt memerintahkan kepada seluruh Muslim untuk berislam secara kaffah. Dalam naungan demokrasi pun umat Islam tak mampu meraih kebahagiaannya yang hakiki, padahal sejatinya kebahagiaan hakiki bagi seorang Muslim adalah rida Allah semata. Lantas bagimana Allah mau rida jika hukum Allah tak diterapkan sebagai aturan kehidupan? (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Din Syamsuddin dan Pergerakan KAMI Kedepan

Din Syamsuddin dan Pergerakan KAMI Kedepan

Rabu, 30 Sep 2020 08:25

Sexual Content Bertentangan dengan Nilai Indonesia

Sexual Content Bertentangan dengan Nilai Indonesia

Rabu, 30 Sep 2020 06:35

Musala di Tangerang Jadi Sasaran Vandalisme, Ada Tulisan Anti-Islam dan Alquran Disobek

Musala di Tangerang Jadi Sasaran Vandalisme, Ada Tulisan Anti-Islam dan Alquran Disobek

Rabu, 30 Sep 2020 05:59

Covid-19 Menyadarkan Manusia untuk Ikhtiar dan Tawakkal

Covid-19 Menyadarkan Manusia untuk Ikhtiar dan Tawakkal

Selasa, 29 Sep 2020 23:53

Bola Pantul Itu Bernama KAMI

Bola Pantul Itu Bernama KAMI

Selasa, 29 Sep 2020 22:54

Film G 30S PKI, Cara Bangsa Menolak Lupa Kekajaman PKI

Film G 30S PKI, Cara Bangsa Menolak Lupa Kekajaman PKI

Selasa, 29 Sep 2020 22:30

Amir Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Sabah Wafat di Usia 91 Tahun

Amir Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Sabah Wafat di Usia 91 Tahun

Selasa, 29 Sep 2020 22:07

Jilbab Bukti Ketaatan, Bukan Pengekangan

Jilbab Bukti Ketaatan, Bukan Pengekangan

Selasa, 29 Sep 2020 21:41

Pertempuran Hebat Berlanjut di Garis Depan Armenia-Azerbaijan

Pertempuran Hebat Berlanjut di Garis Depan Armenia-Azerbaijan

Selasa, 29 Sep 2020 21:30

Rapatkan Barisan, Pemuda Muhammadiyah Gelar Rakornas

Rapatkan Barisan, Pemuda Muhammadiyah Gelar Rakornas

Selasa, 29 Sep 2020 20:55

Jangan Takut Mengajari Anak Berhijab sejak Dini

Jangan Takut Mengajari Anak Berhijab sejak Dini

Selasa, 29 Sep 2020 20:51

Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional Kecam Pembunuhan 2 Nelayan Palestina Oleh Tentara Mesir

Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional Kecam Pembunuhan 2 Nelayan Palestina Oleh Tentara Mesir

Selasa, 29 Sep 2020 20:50

KAMI Beruntung, Semakin Dibesarkan oleh Demo Penolakan

KAMI Beruntung, Semakin Dibesarkan oleh Demo Penolakan

Selasa, 29 Sep 2020 20:37

Saudi Paksa Para Pedagang Untuk Tidak Mengimpor Barang Lagi Dari Turki

Saudi Paksa Para Pedagang Untuk Tidak Mengimpor Barang Lagi Dari Turki

Selasa, 29 Sep 2020 20:15

Legislator: Anggaran Penggadaan Vaksin Covid-19 Perlu Diawasi dan Dikawal

Legislator: Anggaran Penggadaan Vaksin Covid-19 Perlu Diawasi dan Dikawal

Selasa, 29 Sep 2020 19:57

Legislator PKS Minta UMKM Dibebaskan dari Tarif Sertifikasi Halal

Legislator PKS Minta UMKM Dibebaskan dari Tarif Sertifikasi Halal

Selasa, 29 Sep 2020 19:45

DPR Minta Pemerintah Bertindak Cepat Atas Penghancuran Ribuan Masjid di China

DPR Minta Pemerintah Bertindak Cepat Atas Penghancuran Ribuan Masjid di China

Selasa, 29 Sep 2020 14:46

Menjaga Pelita Kehidupan

Menjaga Pelita Kehidupan

Selasa, 29 Sep 2020 13:37

Tegas! Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jakarta Selatan Ditutup

Tegas! Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jakarta Selatan Ditutup

Selasa, 29 Sep 2020 13:27

Angka Kematian Covid-19 Indonesia Lebih Tinggi dari Dunia, Netty: Akibat Sistem Kesehatan Buruk

Angka Kematian Covid-19 Indonesia Lebih Tinggi dari Dunia, Netty: Akibat Sistem Kesehatan Buruk

Selasa, 29 Sep 2020 12:33


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X