Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.482 views

Ada Asa untuk Papua

IRONIS, mungkin itu kata yang tepat kita ungkapkan. Di saat negeri ini merayakan kemerdekaanya yang ke - 74 kembali muncul permasalahan Papua, yang menginginkan referendum. Mereka masih merasa kecewa dengan pemerintah pusat meski sudah di berlakukan otonomi khusus di Papua.

Masalah itu kembali muncul di picu adanya rasialisme di Surabaya dan Malang. Para Mahasiswa yang berasal dari Papua dan Papua Barat mengelar unjuk rasa didepan Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Rabu (28/8/2019 ). Selesai bergerak ke Istana, mereka berdemonstrasi terlebih dahulu di depan Markas Besar TNI Angkatan Darat.Sembari mengibarkan bendera Bintang Kejora, demonstrasi yang dipimpin Ambrosius, menuntut pemerintah Indonesia mempersilahkan Papua melakukan referendum (tirto.id).

Kerusuhan pun terjadi di beberapa titik di Papua. Laode Ida, komisioner Ombudsman RI menuding pemerintah lalai melakukan pendekatan berbasis budaya di kawasan timur Indonesia termasuk Papua. "Selama ini pemerintah pusat lalai hadirkan pendekatan berbasis budaya. Semua di paksa di kelola secara seragam dengan daerah lain," kata Laode dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/9/2019 ).

Kelalaian diperparah dengan hilangnya Kementrian Pencapaian Pembangunan di kawasan Timur Indonesia. Padahal Kementrian ini fokus mengurus pembangunan di wilayah Timur Indonesia. (jpnn.com).

Imam besar Fron Pembela Islam ( FPI ) Habieb Rizieq yakin persoalan di Papua disebabkan ulah segelintir kelompok separatisme. Kelompok itu diduga melakukan provokasi ke rakyat Papua sehingga pecah kerusuhan di Bumi Cenderawasih.(jpnn.com, JAKARTA ).

 

Solusi Islam

Sebagai sistem hidup, Islam telah memberikan solusi yang komprehensif untuk mencegah tindakan pemisahan diri. Semua peluang dan motif yang memungkinkan terjadintya pemisahan diri telah dicegah oleh Islam. Hal ini tampak dari prinsip penting asas yang menjadi dasar perlakuan negara terhadap seluruh warga baik Muslim maupun non Muslim adalah ri'ayah asy- syu'un ( mengatur dan memelihara urusan - urusan ) umat.

Itulah yang menjadi kewajiban sekaligus tanggung jawab negara terhadap rakyatnya. Rasulullah bersabda yang artinya " Seorang imam (kepala negara) adalah pemimpin (bagaikan seorang pengembala yang mengatur dan memelihara gembalaanya ) dan dia akan dimintai tanggung jawab atas (urusan) rakyatnya. (HR. Al Bukhori dan Muslim).

Berdasarkan prinsip ini, sangat kecil kemungkinan muncul di kalangan rakyat alasan ingin memisahkan diri karena faktor ekonomi, kezaliman politik, atau karena ditelantarkan oleh pusat.

Secara lebih khusus lagi, Islam memberikan solusi-solusi antara lain:

Pertama, solusi ideologis. Sebuah negara seyogyanya di bangun di atas sebuah ideologi yang sempurna. Ideologi yang sempurna bukan saja mampu menciptakan tatanan yang harmonis dan diterima oleh setiap warga negara yang sehat, rasional,dan logis. Ideologi yang rapuh, penuh dengan ketidakadilan, dan menimbulkan kerusakan - kerusakan pada titik tertentu pasti akan mengalami penolakan - penolakan secara manusiawi dan logis.

Betapapun ideologi itu di paksakan di tengah - tengah masyarakat pada suatu ketika saat masyarakat menyaksikan banyak kerusakan yang ditimbulkan akibat di terapkan ideolagi tersebut. Oleh karena itu, langkah penting pertama yang harus dilakukan adalah memilih ideologi yang paling sempurna.

Kaum Muslim jelas memiliki ideologi yang sempurna, yakni Islam. Menjadikan Islam sebagai asas ideologi  dalam masyarakat juga merupakn kewajiban bagi setiap Muslim. Sebagai penganut Islam mayoritas, seyogyanya Indonesia di bangun atas asas ideologi yang di wajibkan Allah SWT. Tuhan pencipta alam semesta yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. 

Kedua, solusi politik. Membangun sistem politik dan pelaku politik yang baik adalah persyaratan berikutnya guna mencegah separatisme. Penguasa yang baik tidak mungkin hadir dalam tatanan politik, hukum sosial, dan pendidikan yang menempatkan kekuasaan sebagai tujuan. Dalam masyarakat yang menempatkan kekuasaan sebagai tujuan, politik menjadi tempat pertarungan guna mendapat porsi kekayaan, kemuliaan, dan kehormatan.

Kita perlu membangun sistem hidup yang menempatkan politik dan kekuasaan sebagai wasilah dan amanah untuk mengurus dan melayani rakyat, bukan untuk mengurus diri sendiri.

Dalam politik Islam, seluruh rakyat terlibat dan mempunyai peran strategis. Aktivitas mengingatkan, menasehati, dan mengoreksi penguasa yang menjalankan syariat Islam dalam kerangka amar makruf nahi mungkar adalah aktivitas mulia.

Dengan begitu, politik bukan hanya ruang publik yang di monopoli kaum elit politik, melainkan ruang publik yang bisa di masuki oleh setiap warga negara. Tindakan mengoreksi penguasa bukan dalam rangka pertarungan perebutan kekuasaan, tetapi untuk meluruskan gerak kekuasaan agar berorientasi pada pengurusan urusan dan pelayanan masyarakat. Dengan begitu, tidak akan ada lagi alasan bagi rakyat untuk memisahkan diri akibat ketidakadilan politik.

Ketiga, solusi ekonomi. Semangat separatisme yang mulai berkembang di beberapa daerah kaya di Indonesia pada dasarnya tidak perlu terjadi seandainya kekayaan alam itu digunakan untuk kepentingan rakyat, termasuk rakyat lokal. Kebijakan ekonomi dalam Islam adalah jaminan pemenuhan kebutuhan  dasar setiap orang secara menyeluruh serta peluang pemenuhan kebutuhan sekundernya berdasarkan kadar yang mampu dicapai sebagai manusia.

Karena itu dalam Islam, negara wajib menjamin kebutuhan pokok tiap individu rakyat. Tanggung jawab negara pula memenuhi kebutuhan kolektif rakyat seperti kesehatan, pendidikan, dan keamanan. Semuanya dilakukan tanpa mempersoalkan apakah rakyat tersebut ada di pusat atau di daerah, kekayaan alam tempat dia tinggal banyak atau sedikit, Muslim atau non - Muslim.

Dengan menerapkan syariah Islam, tidak akan muncul konflik distribusi keuangan pusat dan daerah. Sebab, keuangan seluruh wilayah negara Islam dianggap satu. Begitu pula anggaran belanjanya; akan diberikan sama untuk kepentingan rakyat tanpa melihat daerahnya, apakah pendapatanya besar atau kecil. Wilayah tersebut akan diberi sesuai dengan tingkat kebutuhanya. 

Keempat, mencegah intervensi asing. Islam mengharamkan setiap bentuk intervensi asing terhadap negeri - negeri Islam. Sebab, intervensi asing jelas dimaksudkan untuk menguasai  negeri - negeri  Islam dan memecah belah kesatuan kaum muslim.

Allah SWT dwngan tegas melarang setiap hal yang menyebabkan dikuasainya kaum muslim oleh pihak lain. Allah SWT bwrfirman yang artinya " Allah sekali- kali tidak akan memberikan jalan kepada orang - orang kafir untuk menguasai dan memusnahkan orang - orang yang beriman (QS an nisa : 141).

Karena itu, internasionalisasi kasus Papua dengan melibatkan pihak asing (PBB, IMF, Bank Dunia, Palang Merah dan sebagainya ) diharamkan oleh Islam. Sudah sangat jelas bahwa itu merupakan media yang digunakan oleh Barat untuk menjajah kaum Muslim.

Kerjasama militer maupun intelijen dengan pihak asing dalam bentuk apapun juga diharamkan.Karena itu, negara wajib melarang keberadaan orang - orang asing di wilayah Papua  yang biasanya mwmiliki misi intelijen untuk kepentingan negara asing. Perlu diwaspadai, bahwa kehadiran pihak asing di suatu negara bisa menggunakan berbagai cara.

Menggunakan LSM, peneliti, wisatawan, dan wartawan dalam upaya mencuri data dan informasi suatu negara adalah hal biasa di lakukan negara - negara Barat.

Sebagai sistem yang sempurna, Islam menjamin kedamaian, ketentraman, keadilan dan kesejahteraan kepada setiap warga negara, tentu saja termasuk non - muslim.

Islam memberi perlindungan penuh atas jiwa, harta, kehormatan, dan agama setiap warga negara. Dengan jaminan dan perlindungan seperti ini, masih adakah alasan untuk melakukan gerakan separatis?*

Tin Latifah S.Pd

Pendidik, anggota pengajian Qonitat Magetan

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Alhamdulillah, Saudi Akan Cabut Larangan Umrah Mulai Oktober

Alhamdulillah, Saudi Akan Cabut Larangan Umrah Mulai Oktober

Rabu, 23 Sep 2020 11:29

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Persis: Tunda Pilkada Dahulukan Keselamatan Jiwa

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Persis: Tunda Pilkada Dahulukan Keselamatan Jiwa

Rabu, 23 Sep 2020 11:00

Alhamdulillah, Inilah Nakhoda Baru Dewan Dakwah

Alhamdulillah, Inilah Nakhoda Baru Dewan Dakwah

Rabu, 23 Sep 2020 05:24

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Selasa, 22 Sep 2020 22:15

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Selasa, 22 Sep 2020 22:13

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 21:21

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Selasa, 22 Sep 2020 21:15

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Selasa, 22 Sep 2020 21:00

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Selasa, 22 Sep 2020 20:18

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Selasa, 22 Sep 2020 18:19

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Selasa, 22 Sep 2020 18:07

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Selasa, 22 Sep 2020 17:45

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Selasa, 22 Sep 2020 16:18

Wah, Ada Ngabaliniyah

Wah, Ada Ngabaliniyah

Selasa, 22 Sep 2020 14:00

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 09:57

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Selasa, 22 Sep 2020 08:50

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Selasa, 22 Sep 2020 07:47

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X