Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.051 views

Ada Asa untuk Papua

IRONIS, mungkin itu kata yang tepat kita ungkapkan. Di saat negeri ini merayakan kemerdekaanya yang ke - 74 kembali muncul permasalahan Papua, yang menginginkan referendum. Mereka masih merasa kecewa dengan pemerintah pusat meski sudah di berlakukan otonomi khusus di Papua.

Masalah itu kembali muncul di picu adanya rasialisme di Surabaya dan Malang. Para Mahasiswa yang berasal dari Papua dan Papua Barat mengelar unjuk rasa didepan Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Rabu (28/8/2019 ). Selesai bergerak ke Istana, mereka berdemonstrasi terlebih dahulu di depan Markas Besar TNI Angkatan Darat.Sembari mengibarkan bendera Bintang Kejora, demonstrasi yang dipimpin Ambrosius, menuntut pemerintah Indonesia mempersilahkan Papua melakukan referendum (tirto.id).

Kerusuhan pun terjadi di beberapa titik di Papua. Laode Ida, komisioner Ombudsman RI menuding pemerintah lalai melakukan pendekatan berbasis budaya di kawasan timur Indonesia termasuk Papua. "Selama ini pemerintah pusat lalai hadirkan pendekatan berbasis budaya. Semua di paksa di kelola secara seragam dengan daerah lain," kata Laode dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/9/2019 ).

Kelalaian diperparah dengan hilangnya Kementrian Pencapaian Pembangunan di kawasan Timur Indonesia. Padahal Kementrian ini fokus mengurus pembangunan di wilayah Timur Indonesia. (jpnn.com).

Imam besar Fron Pembela Islam ( FPI ) Habieb Rizieq yakin persoalan di Papua disebabkan ulah segelintir kelompok separatisme. Kelompok itu diduga melakukan provokasi ke rakyat Papua sehingga pecah kerusuhan di Bumi Cenderawasih.(jpnn.com, JAKARTA ).

 

Solusi Islam

Sebagai sistem hidup, Islam telah memberikan solusi yang komprehensif untuk mencegah tindakan pemisahan diri. Semua peluang dan motif yang memungkinkan terjadintya pemisahan diri telah dicegah oleh Islam. Hal ini tampak dari prinsip penting asas yang menjadi dasar perlakuan negara terhadap seluruh warga baik Muslim maupun non Muslim adalah ri'ayah asy- syu'un ( mengatur dan memelihara urusan - urusan ) umat.

Itulah yang menjadi kewajiban sekaligus tanggung jawab negara terhadap rakyatnya. Rasulullah bersabda yang artinya " Seorang imam (kepala negara) adalah pemimpin (bagaikan seorang pengembala yang mengatur dan memelihara gembalaanya ) dan dia akan dimintai tanggung jawab atas (urusan) rakyatnya. (HR. Al Bukhori dan Muslim).

Berdasarkan prinsip ini, sangat kecil kemungkinan muncul di kalangan rakyat alasan ingin memisahkan diri karena faktor ekonomi, kezaliman politik, atau karena ditelantarkan oleh pusat.

Secara lebih khusus lagi, Islam memberikan solusi-solusi antara lain:

Pertama, solusi ideologis. Sebuah negara seyogyanya di bangun di atas sebuah ideologi yang sempurna. Ideologi yang sempurna bukan saja mampu menciptakan tatanan yang harmonis dan diterima oleh setiap warga negara yang sehat, rasional,dan logis. Ideologi yang rapuh, penuh dengan ketidakadilan, dan menimbulkan kerusakan - kerusakan pada titik tertentu pasti akan mengalami penolakan - penolakan secara manusiawi dan logis.

Betapapun ideologi itu di paksakan di tengah - tengah masyarakat pada suatu ketika saat masyarakat menyaksikan banyak kerusakan yang ditimbulkan akibat di terapkan ideolagi tersebut. Oleh karena itu, langkah penting pertama yang harus dilakukan adalah memilih ideologi yang paling sempurna.

Kaum Muslim jelas memiliki ideologi yang sempurna, yakni Islam. Menjadikan Islam sebagai asas ideologi  dalam masyarakat juga merupakn kewajiban bagi setiap Muslim. Sebagai penganut Islam mayoritas, seyogyanya Indonesia di bangun atas asas ideologi yang di wajibkan Allah SWT. Tuhan pencipta alam semesta yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. 

Kedua, solusi politik. Membangun sistem politik dan pelaku politik yang baik adalah persyaratan berikutnya guna mencegah separatisme. Penguasa yang baik tidak mungkin hadir dalam tatanan politik, hukum sosial, dan pendidikan yang menempatkan kekuasaan sebagai tujuan. Dalam masyarakat yang menempatkan kekuasaan sebagai tujuan, politik menjadi tempat pertarungan guna mendapat porsi kekayaan, kemuliaan, dan kehormatan.

Kita perlu membangun sistem hidup yang menempatkan politik dan kekuasaan sebagai wasilah dan amanah untuk mengurus dan melayani rakyat, bukan untuk mengurus diri sendiri.

Dalam politik Islam, seluruh rakyat terlibat dan mempunyai peran strategis. Aktivitas mengingatkan, menasehati, dan mengoreksi penguasa yang menjalankan syariat Islam dalam kerangka amar makruf nahi mungkar adalah aktivitas mulia.

Dengan begitu, politik bukan hanya ruang publik yang di monopoli kaum elit politik, melainkan ruang publik yang bisa di masuki oleh setiap warga negara. Tindakan mengoreksi penguasa bukan dalam rangka pertarungan perebutan kekuasaan, tetapi untuk meluruskan gerak kekuasaan agar berorientasi pada pengurusan urusan dan pelayanan masyarakat. Dengan begitu, tidak akan ada lagi alasan bagi rakyat untuk memisahkan diri akibat ketidakadilan politik.

Ketiga, solusi ekonomi. Semangat separatisme yang mulai berkembang di beberapa daerah kaya di Indonesia pada dasarnya tidak perlu terjadi seandainya kekayaan alam itu digunakan untuk kepentingan rakyat, termasuk rakyat lokal. Kebijakan ekonomi dalam Islam adalah jaminan pemenuhan kebutuhan  dasar setiap orang secara menyeluruh serta peluang pemenuhan kebutuhan sekundernya berdasarkan kadar yang mampu dicapai sebagai manusia.

Karena itu dalam Islam, negara wajib menjamin kebutuhan pokok tiap individu rakyat. Tanggung jawab negara pula memenuhi kebutuhan kolektif rakyat seperti kesehatan, pendidikan, dan keamanan. Semuanya dilakukan tanpa mempersoalkan apakah rakyat tersebut ada di pusat atau di daerah, kekayaan alam tempat dia tinggal banyak atau sedikit, Muslim atau non - Muslim.

Dengan menerapkan syariah Islam, tidak akan muncul konflik distribusi keuangan pusat dan daerah. Sebab, keuangan seluruh wilayah negara Islam dianggap satu. Begitu pula anggaran belanjanya; akan diberikan sama untuk kepentingan rakyat tanpa melihat daerahnya, apakah pendapatanya besar atau kecil. Wilayah tersebut akan diberi sesuai dengan tingkat kebutuhanya. 

Keempat, mencegah intervensi asing. Islam mengharamkan setiap bentuk intervensi asing terhadap negeri - negeri Islam. Sebab, intervensi asing jelas dimaksudkan untuk menguasai  negeri - negeri  Islam dan memecah belah kesatuan kaum muslim.

Allah SWT dwngan tegas melarang setiap hal yang menyebabkan dikuasainya kaum muslim oleh pihak lain. Allah SWT bwrfirman yang artinya " Allah sekali- kali tidak akan memberikan jalan kepada orang - orang kafir untuk menguasai dan memusnahkan orang - orang yang beriman (QS an nisa : 141).

Karena itu, internasionalisasi kasus Papua dengan melibatkan pihak asing (PBB, IMF, Bank Dunia, Palang Merah dan sebagainya ) diharamkan oleh Islam. Sudah sangat jelas bahwa itu merupakan media yang digunakan oleh Barat untuk menjajah kaum Muslim.

Kerjasama militer maupun intelijen dengan pihak asing dalam bentuk apapun juga diharamkan.Karena itu, negara wajib melarang keberadaan orang - orang asing di wilayah Papua  yang biasanya mwmiliki misi intelijen untuk kepentingan negara asing. Perlu diwaspadai, bahwa kehadiran pihak asing di suatu negara bisa menggunakan berbagai cara.

Menggunakan LSM, peneliti, wisatawan, dan wartawan dalam upaya mencuri data dan informasi suatu negara adalah hal biasa di lakukan negara - negara Barat.

Sebagai sistem yang sempurna, Islam menjamin kedamaian, ketentraman, keadilan dan kesejahteraan kepada setiap warga negara, tentu saja termasuk non - muslim.

Islam memberi perlindungan penuh atas jiwa, harta, kehormatan, dan agama setiap warga negara. Dengan jaminan dan perlindungan seperti ini, masih adakah alasan untuk melakukan gerakan separatis?*

Tin Latifah S.Pd

Pendidik, anggota pengajian Qonitat Magetan

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
KH Tengku Zulkarnain: Mask Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

KH Tengku Zulkarnain: Mask Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

Senin, 17 Feb 2020 18:26

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Senin, 17 Feb 2020 17:54

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Senin, 17 Feb 2020 17:15

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Senin, 17 Feb 2020 16:19

Eks Jubir Gus Dur: Pantangan Penguasa Itu Bukan Kediri, tapi ke Diri

Eks Jubir Gus Dur: Pantangan Penguasa Itu Bukan Kediri, tapi ke Diri

Senin, 17 Feb 2020 15:38

Banjir DKI Kok Surveinya di 34 Provinsi, Pasti Ngawur!

Banjir DKI Kok Surveinya di 34 Provinsi, Pasti Ngawur!

Senin, 17 Feb 2020 14:05

Ketua BPIP, dari Kesombongan Horizontal Menuju Kesombongan Vertikal

Ketua BPIP, dari Kesombongan Horizontal Menuju Kesombongan Vertikal

Senin, 17 Feb 2020 13:53

Ada Upaya RUU Cipta Kerja Cabut Peran MUI, IHW: Jangan Kooptasi Hukum Agama dengan Hukum Negara

Ada Upaya RUU Cipta Kerja Cabut Peran MUI, IHW: Jangan Kooptasi Hukum Agama dengan Hukum Negara

Senin, 17 Feb 2020 08:54

Legislator: Omnibus Law Cipta Kerja Jangan Merusak Lingkungan

Legislator: Omnibus Law Cipta Kerja Jangan Merusak Lingkungan

Senin, 17 Feb 2020 08:05

Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Ahad, 16 Feb 2020 20:35

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Ahad, 16 Feb 2020 20:11

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Ahad, 16 Feb 2020 17:19

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Ahad, 16 Feb 2020 17:15

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Ahad, 16 Feb 2020 16:17

The 2nd HIEX 2020, Ratusan Produk Halal dan Syariah Hadir di Pameran Halal Terbesar di Indonesia

The 2nd HIEX 2020, Ratusan Produk Halal dan Syariah Hadir di Pameran Halal Terbesar di Indonesia

Ahad, 16 Feb 2020 16:14

Urun Modal Syirkah Bebas Riba di RM Padang Express 02

Urun Modal Syirkah Bebas Riba di RM Padang Express 02

Ahad, 16 Feb 2020 16:08

Ratusan Muda-Mudi Ramaikan Gerakan Menutup Aurat 2020 di Binjai

Ratusan Muda-Mudi Ramaikan Gerakan Menutup Aurat 2020 di Binjai

Ahad, 16 Feb 2020 15:27

IKUTI TRAINING QURANIC QUANTUM SECRET, MAGNET RIZKI QUANTUM

IKUTI TRAINING QURANIC QUANTUM SECRET, MAGNET RIZKI QUANTUM

Ahad, 16 Feb 2020 14:16

Siswa MAN 1 Pekanbaru Juara World Robotic For Peace 2020

Siswa MAN 1 Pekanbaru Juara World Robotic For Peace 2020

Sabtu, 15 Feb 2020 23:14

Pengusaha Terkemuka UEA Serukan Investor Israel Berinvestasi di Negaranya

Pengusaha Terkemuka UEA Serukan Investor Israel Berinvestasi di Negaranya

Sabtu, 15 Feb 2020 22:15


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X