Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.818 views

Dukungan kepada MUI Jatim, Cukup Satu Salam

 

Oleh:

Sastika Melda A, Mahasiswi Universitas Negeri Surabaya

 

INDONESIA terdiri dari beragam suku, beragam ras, serta beragam agama, dari keberagaman muncullah beragam budaya dan juga beragam aturan, yang kemudian disatukan dalam bingkai “toleransi”. Salah satu bentuk toleransi adalah pengucapan “salam lima agama” yang biasa dilakukan oleh para pejabat pada saat pembukaan acara, pemberian sambutan, pembukaan pidato dan yang lain semisalnya. Namun beberapa hari lalu, tepatnya pada tanggal 10 November 2019, MUI Jawa Timur memberikan himbauan kepada para pejabat agar menghindari pengucapan salam agama lain.

Dilansir dari CNN Indonesia, MUI Jawa Timur (10/11) mengimbau umat Islam dan para pemangku kebijakan atau pejabat untuk menghindari pengucapan salam dari agama lain saat membuka acara resmi. Imbauan tersebut termaktub dalam surat edaran bernomor 110/MUI/JTM/2019 yang ditandatangani oleh Ketua MUI Jatim KH. Abdusshomad Buchori dan Sekretaris Umum Ainul Yaqin.

Hal tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh ketua MUI Jatim, kepada detik.com di Surabaya, Minggu (10/11), kiai Somad mengatakan "Jadi begini, kami menandatangani atau membuat seruan itu karena doa itu adalah ibadah, misalnya saya terangkan salam, 'Assalamualaikum' itu doa, salam itu termasuk doa dan doa itu ibadah,"

Berhubungan dengan surat himbauan tersebut, MUI pusat menyatakan sependapat dan mendukung keputusan MUI Jawa Timur. Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas menyatakan himbauan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan Alquran dan Alhadis. Selain memiliki unsur dimensi muamalah atau hubungan kepada sesama, kata Anwar, doa dalam Islam juga sangat erat dengan dimensi teologis dan ibadah. "Oleh karena itu seorang muslim harus berhati-hati di dalam berdoa dan jangan sampai dia melanggar ketentuan yang ada karena ketika dia berdoa maka dia hanya akan berdoa dan akan meminta pertolongan dalam doanya tersebut hanya kepada Allah SWT saja, tidak boleh kepada lainnya," ujar Anwar melalui keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (10/11).

Langkah  yang telah diambil MUI Jatim, merupakan langkah yang sangat berani. Pasalnya himbauan tersebut menyelisihi norma kebiasaan yang ada. Keputusan seperti inilah yang patut kita apresiasi bersama, karena yang disampaikan adalah sebuah pembenaran dari norma kebiasaan yang ada. Bagaimana tidak, salam merupakan kalimat Do’a dan salam masuk dalam dimensi teologi dan dimensi ibadah, yang tentu saja terdapat aturan - aturan  dalam penggunaanya. Salah satu aturannya adalah, tidak diperbolehkannya memulai memberikan salam kepada orang kafir. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,yang artinya,

 “Janganlah kalian memulai memberikan salam kepada orang Yahudi dan Nasrani, apabila kalian bertemu dengan salah seorang dari mereka di jalan maka paksalah mereka hingga mereka berada di jalan yang sempit.” [HR. Muslim no. 2167, at-Tirmidzi no. 2701 dan Abu Dawud no. 5205]

Jika sekadar untuk memulai saja tidak diperbolehkan, lantas bagaimana dengan melafadzkan salam dari agama lain ? jelas saja tidak boleh, bukankah, kitapun dilarang mengikuti gaya dari suatu kaum ? dalam sebuah hadits dari Amr ibn Syu’aib dari bapaknya dari kakeknya bahwasanya Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda, yang artinya,

Bukan termasuk golongan kami siapa yang menyerupai kaum selain kami. Janganlah kalian menyerupai Yahudi, juga Nashrani, karena sungguh mereka kaum Yahudi memberi salam dengan isyarat jari jemari, dan kaum Nasrani memberi salam dengan isyarat telapak tangannya” (HR Tirmidzi, hasan)

Dari kedua hadits tersebut tampak jelas bahwasannya pengucapan salam lima agama adalah tindakan yang salah, karena tindakan tersebut menyalahi aturan syariat, yakni tidak diperbolehkannya menyalami agama lain dan tidak boleh mengikuti kaum lain.

Salam bukanlah sebuah gaya atau trend, yang bisa dengan mudah kita gunakan, tanpa perduli aturan syariat. Salam bukan kata – kata pembuka tanpa makna. Salam mengandung makna sebuah do’a, Islam menggunakan istilah Assalaamualaikum yang memiliki arti  semoga keselamatan terlimpah untukmu,. Umat hindu menggunakan istilah “Om Swastiastu” yang berasal dari kata “Om” yaitu aksara suci untuk sang hyang widhi, dan kata “swastiastu” yang merupakan kompilasi dari kata – kata sansekerta : Su + Asti + Astu, Su artinya baik, Asti artinya ada, dan Astu artinya semoga, yang ketika digabung memiliki makna “Semoga ada dalam keadaan baik atas karunia Hyang Widhi” (Misno,2017). Dari sini dapat kita ketahui makna salam baik dalam islam maupun agama lain adalah Do’a. bayangkan saja ketika ketika bersalam menggunakan salamnya Hindu, yang berarti kita berdoa dengan sandaran dewa (hyang widhi), sebuah kesyirikan dan itu termasuk dosa besar.

Penggunaan dalil “Toleransi” di dalam perkara ini tidak dapat dijadikan sebuah pembenran, pasalnya dalam ber-toleransi pun ada aturannya. Tidak boleh kemudian menabrak syariat – syariat yang termaktub di dalam qur’an dan sunnah. ketika toleransi digunakan untuk menembus aturan agama, namanya bukan lagi toleransi tapi sekularisasi. Secular inilah yang kemudian merusak tatanan kehidupan di masyarakat.

Sudah saatnya kita semua lantang menyerukan kebenaran melawan sekularisasi, langkah MUI merupakan langkah awal, yang perlu kita dukung agar dapat terterapkan. Tidak hanya berhenti pada persoalan salam saja, namun masih banyak yang perlu dibenahi di sistem ini, oleh karenanya, sama–sama kita satukan pemikiran, bahwa Islam itu agama yang sempurna sekaligus Rahmatan lil ‘Alamin, Islam lah yang akan menyelamatkan kita, dan di dalam Islamlah kebenaran, kebenaran yang harus kita perjuangkan bersama. Gunakan satu salam, sebagai konsekuensi atas apa yang kau yakini.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Bantuan Sembako Diselewengkan, Legislator Desak Mensos Awasi Distribusi Bantuan hingga ke Hilir

Bantuan Sembako Diselewengkan, Legislator Desak Mensos Awasi Distribusi Bantuan hingga ke Hilir

Rabu, 15 Jul 2020 07:17

Kasus Corona Melonjak, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Strategi dan Narasi

Kasus Corona Melonjak, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Strategi dan Narasi

Rabu, 15 Jul 2020 06:17

Ide Kesetaraan, Benarkah Perempuan Teracuni Feminisme?

Ide Kesetaraan, Benarkah Perempuan Teracuni Feminisme?

Selasa, 14 Jul 2020 22:35

Turki Akan Tutup Mosaik Kristen di Hagia Sophia Selama Pelaksanaan Shalat

Turki Akan Tutup Mosaik Kristen di Hagia Sophia Selama Pelaksanaan Shalat

Selasa, 14 Jul 2020 20:55

Amnesty Sebut Lebih Dari 3000 Petugas Kesehatan Meninggal Akibat Virus Corona

Amnesty Sebut Lebih Dari 3000 Petugas Kesehatan Meninggal Akibat Virus Corona

Selasa, 14 Jul 2020 20:30

Pemberontak Syi'ah Houtsi Tangkap 157 Ibu-ibu di Yaman Dalam 2 Tahun Terakhir

Pemberontak Syi'ah Houtsi Tangkap 157 Ibu-ibu di Yaman Dalam 2 Tahun Terakhir

Selasa, 14 Jul 2020 20:00

Lebih Dari 12.000 Tentara Israel Dikarantina Karena Kemungkinan Infeksi Virus Corona

Lebih Dari 12.000 Tentara Israel Dikarantina Karena Kemungkinan Infeksi Virus Corona

Selasa, 14 Jul 2020 19:41

Adil Dong Pak, Tangkap Juga Denny Siregar

Adil Dong Pak, Tangkap Juga Denny Siregar

Selasa, 14 Jul 2020 18:15

Merindukan Tontonan Sebagai Tuntunan

Merindukan Tontonan Sebagai Tuntunan

Selasa, 14 Jul 2020 17:55

Belajar dari Hagia Sophia, Anis Matta: Turki Ingin Tunjukkan kepada Dunia sebagai Pemimpin Berdaulat

Belajar dari Hagia Sophia, Anis Matta: Turki Ingin Tunjukkan kepada Dunia sebagai Pemimpin Berdaulat

Selasa, 14 Jul 2020 16:49

[VIDEO] Awalnya PKI Tak Terang-terangan Anti Pancasila dan Anti Agama

[VIDEO] Awalnya PKI Tak Terang-terangan Anti Pancasila dan Anti Agama

Selasa, 14 Jul 2020 15:59

Tips Meraih Beasiswa Luar Negeri

Tips Meraih Beasiswa Luar Negeri

Selasa, 14 Jul 2020 11:51

Islam Apa?

Islam Apa?

Selasa, 14 Jul 2020 11:44

“Menikahkan” Vokasi dan Industri, Tepatkah?

“Menikahkan” Vokasi dan Industri, Tepatkah?

Selasa, 14 Jul 2020 10:41

[VIDEO] Solusi Kegemukan Dampak dari WFH

[VIDEO] Solusi Kegemukan Dampak dari WFH

Selasa, 14 Jul 2020 10:23

Moderasi Beragama Melemahkan Ajaran Islam Madrasah?

Moderasi Beragama Melemahkan Ajaran Islam Madrasah?

Selasa, 14 Jul 2020 09:29

Legislator Anis Berkomitmen Berdayakan UMKM Jakarta Timur

Legislator Anis Berkomitmen Berdayakan UMKM Jakarta Timur

Selasa, 14 Jul 2020 09:02

Komisi VI DPR Aceh Minta Proses Pendidikan pada Tahun Ajaran Baru Berjalan Maksimal

Komisi VI DPR Aceh Minta Proses Pendidikan pada Tahun Ajaran Baru Berjalan Maksimal

Selasa, 14 Jul 2020 08:55

Positif Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Butuh Evaluasi Kebijakan

Positif Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Butuh Evaluasi Kebijakan

Selasa, 14 Jul 2020 08:12

Berorientasi Industri, Pendidikan Minus Visi?

Berorientasi Industri, Pendidikan Minus Visi?

Selasa, 14 Jul 2020 07:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X