Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.466 views

Bahaya di Balik Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

 

Oleh:

Siti Aisyah

Koordinator Kepenulisan Komunitas Muslimah Menulis (KMM)

 

MENJADIKAN tiga tokoh asing seperti MBZ (ketua), Masayoshi Son (anggota) dan Tony Blair (anggota) sebagai dewan pengarah dalam proyek pembangunan ibu kota baru sangat berbahaya. Setidaknya akan semakin mengokohkan Indonesia sebagai negara korporatokrasi dan anti Islam kaffah.

Memang Presiden Jokowi mengatakan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed bin Zayed (MBZ) diangkat karena mempunyai reputasi baik terkait membangun kota yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Sedangkan CEO SoftBank Masayoshi Son dipilih lantaran memiliki reputasi baik di bidang teknologi dan keuangan. Adapun mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blairdianggap memiliki pengalaman di bidang pemerintahan.

Tetapi pernyataan Jokowi tersebut tidak bisa menutupi fakta bahwa pengangkatan mereka dilakukan setelah MBZ memastikan negaranya sudah menyiapkan dana US$ 22,8 miliar untuk berinvestasi di Indonesia. Tak beda dengan MBZ, Masayoshi Son pun demikian. Melalui Menlu Jepang Motegi Totshimitshu, Softbank akan memberikan suntikan dana US$100 miliar untuk ibu kota baru.

Timbul pertanyaan, apakah pengangkatan mereka murni karena reputasi itu atau sebagai balas budi investasi? Tapi yang jelas, sekarang Cina punya mitra baru untuk sama-sama melakukan intervensi guna menancapkan gurita ekonominya terkait pembangunan ibu kota yang sebenarnya belum mendesak untuk dipindah. Apalagi Indonesia belum memiliki uang yang cukup untuk pemindahannya. Lantas mengapa harus buru-buru dipindah? Pakai investasi asing lagi!?

Dan lihat saja, meski pemerintah menyatakan tidak akan memberikan gaji kepada dewan pengarah karena mereka memiliki kekayaan yang besar, namun bakal menawarkan investasi di beberapa daerah kepada para tokoh tersebut. Proyek yang ditawarkan antara lain berada di Pulau Mori, Morowali, Sulawesi Tengah dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Patut diduga, pembangunan ibu kota baru maupun investasi di Mori dan Labuan Bajo semata dilakukan untuk semakin mengokohkan Indonesia sebagai negara korporatokrasi. Yakni, negara yang fokus pembangunannya untuk membuka jalan lebar dan mulus kepada kepentingan bisnis asing tanpa peduli akan menguntungkan atau merugikan rakyat sendiri.

Anti Islam Kaffah

Lantas bagaimana dengan Tony Blair? Bila yang lain semakin menguatkan Indonesia sebagai negara korporatokrasi, kehadiran Tony Blair semakin mengukuhkan rezim Jokowi ini sebagai rezim anti Islam kaffah.

Siapa yang tak tahu sepak terjang Tony Blair ketika menjadi Perdana Menteri Inggris? Publik mesti masih ingat, dialah yang membawa Inggris terlibat menginvasi Irak bersama Amerika Serikat pada 2003. Invasi itu berujung pada Perang Irak dan pelengseran Presiden Saddam Hussein. Pemerintahan Saddam pun hancur-lebur dan ia dieksekusi pada Idul Adha 2006.

Bersama Presiden Amerika saat itu George W Bush, Tony Blair menginvasi Irak dengan tuduhan Saddam menyimpan senjata pembunuh massal. Tapi kemudian terbukti, senjata itu hanya isapan jempol belaka. Tapi yang pasti puluhan ribu nyawa kaum Muslimin Irak telah meregang nyawa akibat kejahatannya yang dilakukan bersama George W Bush. Dengan kata lain, Tony Blair bersama sekutunya itu adalah penjahat perang!

Dia pula yang memfitnah para pejuang Islam kaffah sebagai para teroris penganut ideologi setan (evil ideology) karena ciri-ciri yang disebutkan itu bukanlah ciri-ciri “teoris penganut ideologi setan” melainkan ciri-ciri kaum Muslimin yang anti penjajahan serta ingin tegaknya syariat Islam secara kaffah.

Seperti dilansir BBC News, pada 16 Juli 2005, Tony Blair memfitnah seperti ini: “para teroris penganut ideologi setan memiliki empat ciri yakni: antiIsrael, anti nilai-nilai Barat, inginmenerapkan syariah Islam danmempersatukan umat Islamdengan khilafah.”

Tapi anehnya kejahatanyang menelan puluhan ribu nyawa kaum Muslimin dan fitnah kejiTony Blair terhadap pejuang Islam kaffah tidak dijadikan pertimbangan rezim untuk menolaknya jadi dewan pengarah pembangunan ibu kota baru.

Apakah itu bukan masalah serius bagi rezim!?Apakah malah dianggap sebagai suatu prestasi!?Mengingat, rezim Jokowi memang dikenal sebagai rezim yang hobi mempersekusi dan mengkriminalisasi para aktivis Islam terutama kepada yang menyerukan kewajiban menegakkan khilafah.

Maka, siap-siaplah kita memiliki ibu kota baru yang indah dan megah yang diisi oleh rezim dengan berbagai kebijakannya yang semakin mementingkan para investor serta semakin represif terutama kepada para pendakwah Islam kaffah.Naudzubillahi min dzalik.[]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Ahad, 16 Feb 2020 20:35

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Ahad, 16 Feb 2020 20:11

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Ahad, 16 Feb 2020 17:19

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Ahad, 16 Feb 2020 17:15

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Ahad, 16 Feb 2020 16:17

The 2nd HIEX 2020, Ratusan Produk Halal dan Syariah Hadir di Pameran Halal Terbesar di Indonesia

The 2nd HIEX 2020, Ratusan Produk Halal dan Syariah Hadir di Pameran Halal Terbesar di Indonesia

Ahad, 16 Feb 2020 16:14

Urun Modal Syirkah Bebas Riba di RM Padang Express 02

Urun Modal Syirkah Bebas Riba di RM Padang Express 02

Ahad, 16 Feb 2020 16:08

Ratusan Muda-Mudi Ramaikan Gerakan Menutup Aurat 2020 di Binjai

Ratusan Muda-Mudi Ramaikan Gerakan Menutup Aurat 2020 di Binjai

Ahad, 16 Feb 2020 15:27

IKUTI TRAINING QURANIC QUANTUM SECRET, MAGNET RIZKI QUANTUM

IKUTI TRAINING QURANIC QUANTUM SECRET, MAGNET RIZKI QUANTUM

Ahad, 16 Feb 2020 14:16

Siswa MAN 1 Pekanbaru Juara World Robotic For Peace 2020

Siswa MAN 1 Pekanbaru Juara World Robotic For Peace 2020

Sabtu, 15 Feb 2020 23:14

Pengusaha Terkemuka UEA Serukan Investor Israel Berinvestasi di Negaranya

Pengusaha Terkemuka UEA Serukan Investor Israel Berinvestasi di Negaranya

Sabtu, 15 Feb 2020 22:15

Perlukah Sabun Bersertifikat Halal?

Perlukah Sabun Bersertifikat Halal?

Sabtu, 15 Feb 2020 22:06

Pemimpin Sudan Al-Burhan: Israel Akan Bantu Hapus Sudan dari Daftar Hitam AS

Pemimpin Sudan Al-Burhan: Israel Akan Bantu Hapus Sudan dari Daftar Hitam AS

Sabtu, 15 Feb 2020 22:00

KBRI di Negara Terinfeksi Corona Diminta Cek Kesehatan WNI

KBRI di Negara Terinfeksi Corona Diminta Cek Kesehatan WNI

Sabtu, 15 Feb 2020 21:57

Mohamed Dahlan dan UEA Berada di Balik Pembunuhan di Luar Hukum di Yaman Sejak 2015

Mohamed Dahlan dan UEA Berada di Balik Pembunuhan di Luar Hukum di Yaman Sejak 2015

Sabtu, 15 Feb 2020 21:50

Amazon Paksa Warga Palestina untuk Daftarkan Diri Sebagai Orang Israel untuk Pengiriman Gratis

Amazon Paksa Warga Palestina untuk Daftarkan Diri Sebagai Orang Israel untuk Pengiriman Gratis

Sabtu, 15 Feb 2020 21:35

Kapal Perang AS Sita Ratusan Senjata Anti-Tank Seludupan dari Iran di Laut Arab

Kapal Perang AS Sita Ratusan Senjata Anti-Tank Seludupan dari Iran di Laut Arab

Sabtu, 15 Feb 2020 21:20

Lupa Hafalan Al-Qur’an, Bolehkah Membaca Istirja’?

Lupa Hafalan Al-Qur’an, Bolehkah Membaca Istirja’?

Sabtu, 15 Feb 2020 20:58

Allahu Akbar! 300 Orang Ta’a Bersyahadat

Allahu Akbar! 300 Orang Ta’a Bersyahadat

Sabtu, 15 Feb 2020 20:24

Bullying Hasil  Produk Generasi Sekuler

Bullying Hasil Produk Generasi Sekuler

Sabtu, 15 Feb 2020 19:53


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X