Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.247 views

Menguji Peran Madrasatul Ula di Musim Pandemi

 

INDONESIA kini tengah menghadapi dua musim. Selain musim hujan, rakyat Indonesia disapa oleh musim pandemi. SARS-CoV2 namanya. Muncul akhir tahun lalu. Walau berasal dari negeri seberang, namun karena penularannya begitu cepat ia berhasil masuk ke Indonesia pada 2 Maret 2020. Bahkan ia menggegerkan penduduk dunia. Sehingga status endemi pun naik level jadi pandemi.

Hal ini membuat beberapa pejabat publik mengeluarkan kebijakan. Social distancing diberlakukan. Beberapa kepala daerah berinisiatif memberlakukan lockdown di wilayah masing-masing, karena pemerintah pusat nampaknya maju mundur untuk mengambil langkah lockdown.  

Bidang pendidikan pun ikut terimbas efek social distancing. Sekolah-sekolah dan perguruan tinggi diliburkan. Kendati demikian siswa tetap diberi tugas untuk belajar di rumah. Siapa yang mengampu? Tentu saja guru dan pendampingnya adalah orang tua.

 

“Kerempongan” Emak

Belakangan ini banyak orang tua yang berkeluh kesah. Mereka merasa ‘rempong’ dengan seabrek tugas yang dibebankan pada buah hatinya. Itu sama artinya orang tua – terutama ibu- juga harus mendampingi untuk menyelesaikan seabrek tugas tersebut.

Hal ini bisa dimaklumi karena mendampingi ananda dalam belajar nampaknya belum menjadi pekerjaan rutin para ibu. Kaum ibu lebih mempercayakan proses belajar keseharian buah hatinya (selain di sekolah) pada lembaga bimbingan belajar ataupun les privat.

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, kurangnya kompetensi ibu. Pengetahuan ibu dalam memahami mata pelajaran yang diberikan kepada ananda tidaklah sama. Tingkat pendidikan sangat menentukan hal ini. Mahalnya biaya pendidikan, membuat kaum wanita terpaksa memilih hengkang dari bangku pendidikan. Jangankan mengantongi ijazah S1 untuk meraih ijazah SMA pun banyak yang merasa sulit.

Kedua, fokus yang teralihkan. Berada dalam kondisi terus meroketnya biaya hidup, memaksa para ibu untuk turut menjadi pahlawan bagi ekonomi keluarga. Terlebih dengan adanya mantra kesetaraan gender. Mantra keseteraan gender membius kaum ibu. Kaum ibu berkarir merasa memiliki nilai lebih dari para ibu rumahan. Akhirnya banyak di antara kaum perempuan yang lebih fokus pada karirnya. Survei yang dilakukan oleh Grant Thornton menunjukkan bertambahnya posisi senior pada perusahaan di dunia yang diisi oleh perempuan. Indonesia menjadi negara nomor wahid yang memberikan posisi tinggi di perusahaan kepada perempuan, yaitu 45 persen. (cnnIndonesia. 8/3/2016)

 

 

Jejak Sholihah

Seorang ibu pastilah bercita-cita buah hatinya menjadi orang yang bermanfaat bagi ummat. Pastilah di setiap ia merangkaikan jemarinya memohon kebaikan bagi sang buah hati. Namun nampaknya ibu masa kini harus belajar dari wanita-wanita hebat yang telah berhasil mendidik dan menanamkan cita-cita mulia pada buah hatinya. Wanita mulia yang menjalankan peran dengan sebaik-baiknya. Wanita mulia yang sadar bahwa buah hatinya adalah titipan Ilahi yang harus ia dididik dengan baik. Siapakah mereka? Tiga orang ibu hebat di bawah semoga bisa menginspirasi kita.

  1. Fathimah binti Ubaidillah Azdiyah namanya. Meskipun berstatus sebagai single parent, namun upaya beliau dalam mendidik putranya patut diacungi jempol. Selain menjaga putranya dari hal-hal yang berbau syubhat, beliau juga mengajarkan ilmu kepada putranya. Dan kini kita mengenal putra beliau sebagai ulama besar yang ilmunya bermanfaat bagi ummat. Dialah penulis kitab Al Umm, Imam Syafi’i rahimahullaahu ta’ala.
  2. Ratu Valide Yumahatun. Ibu yang melahirkan penakluk Konstantinopel. Setiap ba’da subuh beliau membawa Al Fatih kecil melihat Konstantinopel dari luar istananya. Menanamkan pada sang buah hati keyakinan bahwa dirinya adalah penakluk kota yang dikabarkan Nabi sholallahu ‘alayhi wa salam.
  3. Ibunda “dokter hadits”. Dalam buku Ibunda Tokoh-tokoh Teladan karya Jumuah Saad disebutkan, bagaimana kegigihan seorang ibu. Setelah Allah Ta’ala mengembalikan penglihatan Imam Bukhari, Ibundanya berupaya keras mengajarkan putranya untuk mengelilingi negeri-negeri Islam. Hal ini dilakukan untuk mencari hadits-hadits nabi dengan hafalan yang kuat. Karena kegigihannya, kita bisa mengetahui hadits shohih maupun dhoif.

Masih banyak wanita-wanita hebat yang dari rahimnya lahir tokoh-tokoh besar. Selain keimanan dan ketaqwaan mereka didukung dengan naungan sistem Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Sehingga para ibu tidak teralihkan perannya dalam mendidik putra putrinya karena ada jaminan kesejahteraan dari negara.*

Depy SW

Ibu rumah tangga tinggal di Semarang, Jawa Tengah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Rezim Nekad dan Tuli

Rezim Nekad dan Tuli

Jum'at, 25 Sep 2020 23:34

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

Jum'at, 25 Sep 2020 22:33

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Jum'at, 25 Sep 2020 22:00

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jum'at, 25 Sep 2020 21:54

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

Jum'at, 25 Sep 2020 21:43

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Jum'at, 25 Sep 2020 21:18

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Jum'at, 25 Sep 2020 21:15

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Jum'at, 25 Sep 2020 20:55

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Jum'at, 25 Sep 2020 20:51

Tatkala Klaim Kehalalan Vaksin Covid-19 Dipertanyakan?

Tatkala Klaim Kehalalan Vaksin Covid-19 Dipertanyakan?

Jum'at, 25 Sep 2020 20:28

Mengapa Rezim Dituduh Membuka Pintu Komuninisme?

Mengapa Rezim Dituduh Membuka Pintu Komuninisme?

Jum'at, 25 Sep 2020 18:25

Sejarah, Masa Lalu-Kini-dan Mendatang

Sejarah, Masa Lalu-Kini-dan Mendatang

Jum'at, 25 Sep 2020 18:04

GERAK Jabar Minta Presiden dan Kapolri Tuntaskan Teror Kepada Ulama dan Perusakan Masjid

GERAK Jabar Minta Presiden dan Kapolri Tuntaskan Teror Kepada Ulama dan Perusakan Masjid

Jum'at, 25 Sep 2020 17:47

Muskat Ancam Penjarakan dan Denda Besar Pemakai Rok Mini dan Celana Pendek di Tempat Umum

Muskat Ancam Penjarakan dan Denda Besar Pemakai Rok Mini dan Celana Pendek di Tempat Umum

Jum'at, 25 Sep 2020 14:30

Wakaf Produktif Besar Manfaat, Masyarakat Perlu Diberi Diedukasi

Wakaf Produktif Besar Manfaat, Masyarakat Perlu Diberi Diedukasi

Jum'at, 25 Sep 2020 09:12

AKSI SIAGA MELAWAN KEBANGKITAN KOMUNIS⁣⁣

AKSI SIAGA MELAWAN KEBANGKITAN KOMUNIS⁣⁣

Jum'at, 25 Sep 2020 08:25

BWI: Wakaf Salah Satu Solusi Atasi Dampak Ekonomi Akibat Pandemi

BWI: Wakaf Salah Satu Solusi Atasi Dampak Ekonomi Akibat Pandemi

Jum'at, 25 Sep 2020 08:10

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Jum'at, 25 Sep 2020 07:51

Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Kamis, 24 Sep 2020 21:45

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

Kamis, 24 Sep 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X