Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.844 views

Ngotot Bangun Ibu Kota Baru, untuk Siapa?

 

Oleh:

Devita Deandra

 

DI TENGAH wabah virus corona pemerintah ternyata tetap ngotot mau bangun Ibu Kota Baru. Sementara ada hal yang seharusnya lebih di dahulukan di banding harus pindah Ibu Kota. Jikalau memang pemerintah atau negara Indonesia saat ini mampu untuk membiayai pembangunan Ibu Kota, namun kenapa ketika menghadapi wabah pemerintah justru meminta sumbangan kepada rakyat? dengan rencana pemerintah membuka rekening khusus.

Hal ini pun mendapat perhatian dari Ketua DPP PKS Aboe Bakar Al Habsy yang menganggap aneh rencana pemerintah membuka rekening khusus untuk menampung donasi dari pelaku usaha guna membantu penanganan wabah virus corona.

Langkah ini seolah menjadi bukti pemerintah gagap dalam penanganan Corona," kata Aboe, Jumat (27/3/20). Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) itu menilai pemerintah bekerja seperti lembaga sosial atau non-goverment organization (NGO) yang membuka donasi dari masyarkat. Padahal, kata dia, selama ini pemerintah atas nama negara sudah memungut cukai dan pajak dari masyarakat. Aboe juga menilai keanehan lain adalah pemerintah yang masih ngotot untuk memindahkan ibu kota negara dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur."Tentu ini mengundang tanya bagi rakyat, kenapa anggaran untuk pindah ibu kota ada, sedangkan untuk penanganan wabah corona harus saweran dari rakyat," ujarnya. Anggota Komisi III DPR itu menuturkan tentu hal ini membuat spekulasi buruk bagi rakyat, seolah pemindahan ibu kota dianggap lebih penting dari keselamatan warga. Dilansir dari Detik.com

Pemerintah pun tidak dapat memberi alasan yang mampu di terima publik. Terkait pembangunan (IKN) di tengah wabah virus corona, sedangkan rakyat saat ini sangat butuh kepedulian pemerintah dalam menghadapi kemungkinan terburuk wabah ini, termasuk dalam masalah ekonomi. Jadi terang saja kita rakyat pun bertanya-tanya sebenarnya pembangunan Ibu Kota Baru ini untuk siapa dan untuk kepentingan siapa? jelas pembangunan tersebut tidak ada hubungannya dengan apa yang seharusnya pemerintah lakukan saat ini.

Lantas mengapa Pemerintah begitu ngotot? Alih-alih berpikir keras menuntaskan berbagai problem yang sudah ada, malah sibuk dengan proyek-proyek pembangunan mercusuar yang manfaatnya hanya dirasakan oleh segelincir orang saja, yakni para pengusaha dan para pemilik modal. Tidak heran memang dalam sistem kapitalis negara hanya menjadi regulator dan fasilitator, bagi para pemilik modal. Meskipun sebenarnya ada yang harus di prioritaskan, namun negara dalam sistem ini hanya memprioritaskan kepentingan para kapitalis dan membuat kebijakan pun sesuai pesanan mereka. Pemerintah yang seharusnya mengurus dan mengatur rakyat, dan memenuhi semua hajat hidupnya. Tapi sistem kapitalisme yang diadopsi Indonesia mengharuskan Negara berlepas tangan dalam mengatur hajat hidup rakyatnya. 

Dalam sistem kapitalisme, negara hanya berperan sebagai regulator, yang mengatur agar terjadi keselarasan antara kepentingan rakyat dan kepentingan pengusaha. Negara berperan mencegah agar tidak terjadi konflik antara rakyat dan pengusaha. Tapi faktanya, yang dimaksud mencegah konflik itu adalah dengan cara negara lebih mengedepankan kepentingan pengusaha (kapitalis/pemilik modal) daripada kepentingan rakyat.

Jelas sangat berbeda dengan negara yang di atur oleh sistem Islam. Di mana negara berkewajiban penuh dalam menjamin kesejahteraan rakyatnya, termasuk keamanan dan juga pemeliharaan dari seorang pemimpin negara (khalifah). Kebijakan pun di ambil bukan berdasarkan kepentingan dan hawa nafsu khalifah, apalagi dengan hitungan untung rugi. Namun kebijakan di ambil untuk kemaslahatan umat. Termasuk dalam memprioritaskan apa yang menjadi kebutuhan mendasar saat ini, bukan kebutuhan para kapitalis.

Kepemimpinan dalam Islam adalah kepemimpinan sebagai raa’in (pengurus). Islam perintahkan negara melalui pemimpinnya untuk bertanggung jawab penuh menjamin maslahat umum. Negara bukan sebagai regulator, melainkan peri’ayah (raa’in) dan penanggung jawab atas urusan rakyatnya, sebagaimana sabda Rasul saw.:  “Imam (Khalifah/kepala negara) adalah pengurus rakyat dan ia akan dimintai pertanggungjawabannya atas rakyat yang diurusnya.” (HR al-Bukhari dan Muslim).

Islam memiliki kekhasan dalam sistem politiknya yang mengharuskan negara untuk menjalankan pengaturan urusan umat dengan aturan-aturan Islam, baik di dalam maupun luar negeri (ri’ayah syu’un al-ummah dakhiliy[an] wa kharijiy[an] bi al-ahkam al-islamiyyah).

Pemerintah/negara merupakan lembaga yang mengatur urusan rakyat secara praktis (‘amali). Penguasa yang menjalankan roda pemerintahan dituntut untuk benar-benar mengurus dan memenuhi semua kebutuhan rakyat. Dalam sistem Islam, negara didesain sebagai raa’in, sehingga siapa pun yang terpilih menjadi penguasa/pemimpin, maka dipastikan ia adalah pemimpin yang amanah dan adil, yang akan menghabiskan seluruh waktunya untuk mengatur hajat hidup rakyatnya.

Maka jelaslah seorang pemimpin yang menjalankan kewajiban dan fungsinya secara benar hanya akan lahir dari sistem yang benar pula, yakni sistem Islam yang di terapkan secara Kaffah dalam segala aspek kehidupan. Wallahu A'lam.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal  Melawan Covid-19

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal Melawan Covid-19

Selasa, 26 May 2020 10:45

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Selasa, 26 May 2020 09:46

Cegah Gelombang Kedua Penularan Covid-19, Anies Baswedan Perketat Pintu Masuk ke Jakarta

Cegah Gelombang Kedua Penularan Covid-19, Anies Baswedan Perketat Pintu Masuk ke Jakarta

Selasa, 26 May 2020 08:57

Aa Gym Terkena Hoaks

Aa Gym Terkena Hoaks

Selasa, 26 May 2020 07:43

Jurus Gubernur Anies Cegah Gelombang Kedua Corona di Jakarta

Jurus Gubernur Anies Cegah Gelombang Kedua Corona di Jakarta

Selasa, 26 May 2020 06:52

150 TKA China di Jember Dipulangkan ke Negaranya

150 TKA China di Jember Dipulangkan ke Negaranya

Selasa, 26 May 2020 05:46

Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Senin, 25 May 2020 23:05

Lebaran Seru #diRumahAja

Lebaran Seru #diRumahAja

Senin, 25 May 2020 22:30

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Senin, 25 May 2020 21:35

Pria Bersenjata Serang dan Bakar Markas Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Maysan Irak

Pria Bersenjata Serang dan Bakar Markas Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Maysan Irak

Senin, 25 May 2020 21:15

Pemerkosaan Hak Asasi Habib Bahar bin Smith

Pemerkosaan Hak Asasi Habib Bahar bin Smith

Senin, 25 May 2020 21:14

Jepang Akhiri Keadaan Darurat Virus Corona di Seluruh Wilayah

Jepang Akhiri Keadaan Darurat Virus Corona di Seluruh Wilayah

Senin, 25 May 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X