Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.543 views

Daging Babi Dijual Bak Daging Sapi, Perlindungan Konsumen Tak Lagi Dimiliki?

 
Oleh:
 
Anita Irmawati
 
Muslimah Voice Bogor
 
 
 
JAJARAN Satreskrim Polresta Bandung berhasil mengamankan penjual daging babi yang diolah menyerupai daging sapi. daging babi diolah menggunakan borak agar penampilan menjadi pucat seperti daging sapi. Daging itu kemudian dijual ke masyarakat dengan harga 75-90 ribu rupiah.
 
Pelaku sudah mengolah daging babi menyerupai daging sapi mencapai 63 ton dengan rata-rata perminggu mendistribusikan 600 kilogram dalam rentang waktu satu tahun, daging babi diperoleh pelaku dari Solo yang dikirim menggunakan truk pickup.
 
Polresta Bandung menangkap 4 pelaku, dua orang yang ditangkap adalah pengepul berinisial Y dan M, sedangkan dua lainnya merupakan pengecer berinisial AS dan AR, kasus ini akan terus diselidiki mengingat harga dibawah pasaran akan semakin luas didistribusikan, para pelaku dikenakan pasal 91 a junto pasal 58 ayat 5 UU 41 tahun 2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan dan pasal 62 ayat 1 junto pasal 8 ayat 1 UU no 8 tahun 99 tentang perlindungan konsumen. Dimana ancaman hukuman penjara 5 tahun. Namun hak konsumen sudah tergadaikan demi keuntungan produsen. Senin (11/5).
 
Aksi penipuan penjualan daging babi yang menjual dengan label daging sapi sudah berjalan satu tahun di kabupaten Bandung. Hal ini tentu meresahkan konsumen masyarakat Bandung, pasalnya harga yang ditawarkan dibawah harga pasaran semakin menggiurkan ketika harga daging kian naik menjadi sangat mahal. Mengingat hari raya Idul Fitri sebentar lagi konsumsi daging dan kebutuhan lainnya akan melonjak tinggi hingga menimbulkan kenaikan harga-harga barang. 
 
Kenaikan harga seperti sudah menjadi tradisi, pasalnya setiap Ramadhan dan lebaran tiba harga-harga kebutuhan pokok selalu melonjak tajam apalagi dibarengin dengan situasi Corona yang sedang menguncangan dunia. Miris produsen tak pernah berpikir bagaimana konsumen dengan uang pas-pasan mampu membeli daging sapi kaleng yang disantap dengan keluarga. Hak konsumen terabaikan saat pelaku meraup keuntungan, bukan hanya dalam kuantitas kecil namun 63 ton adalah jumlah yang besar yang telah dikonsumsi masyarakat yang mayoritas penduduknya beragama Islam.
 
Esensi Pengharaman Daging Babi Bagi Ummat Islam
 
Keuntungan diutamakan tanpa memperhatikan aturan atau kesehatan masyarakat. Mengingat jumlah penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam. Pengharaman daging babi sudah jelas dengan hukumnya bukan sekadar kesehatan karena cacing pita terdapat didalamnya. Larangan dan haramnya daging babi sudah jelas dalam firman Allah SWT.
 
إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ ۖ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
 
Sesungguhnya Dia hanya mengharamkan atasmu bangkai, darah, daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih dengan (menyebut nama) selain Allah. Tetapi barang siapa terpaksa (memakannya), bukan karena menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
(Al-Baqarah (2) : 173)
 
Hal ini bukan sekadar perlindungan konsumen akan kesehatan yang membahayakan karena mengonsumsi cacing pita, namun ada perlindungan akidah dimana ummat Islam dikelabui dengan memakan daging sapi 'kaleng'. Karena kebebasan beragama dijamin negara. Pemerintah seakan abai ketika kecolongan saat penjualan daging babi yang diklaim daging sapi kian marak dalam satu tahun belakangan. Masyarakat harus menanggung beban jika cacing pita itu mempengaruhi kesehatan serta berharap agar Allah memberikan ampunan karena salah memakan daging babi yang dilabeli daging sapi. 
 
Saat Islam Menjamin Semua Aspek Kehidupan
 
Aturan yang salah akan membuat ummat Islam terpojokkan, apalagi aturan yang berlawanan membuat ummat hanya mampu memegang pendirian secara individu bukan lagi kolektif dalam tatanan negara. Kenaikan harga menjadi beban saat sulit menikmati santapan lezat dari daging sapi. Kenaikan selalu terjadi setiap tahun apalagi menjelang ramadhan dan Idul Fitri. Pemerintah dinilai abai saat kenaikan harga dimainkan oleh para pemilik modal, uang hanya berputar pada sekelompok orang yang memonopoli pasar hingga harga yang dipermainkan sesuka hati namun hak konsumen terabaikan. Jaminan halal haram saja dilanggar apalagi kesehatan. Terbukti masih banyak makanan yang dijual dengan repacking (pengemasan ulang) padahal tanggal kadaluarsa sudah tertera apalagi daging babi yang berhukum haramnya sudah pasti. 
 
Dalam Islam harga ditentukan oleh negara tak ada kenaikan harga apalagi memonopoli pasar oleh swasta. Negara berperan penuh dalam menjamin kebutuhan warganya. Halal haram menjadi standar dalam memutuskan kebijakan. Jaminan konsumen akan diperhitungkan dan dilindungi apalagi perlindungan akidah yang dijadikan sebagi prioritas negara baik bagi muslim maupun non muslim. Tak ada paksaan jika negara Islam harus berpenduduk 100% muslim namun ada heterogen dalam memeluk dan meyakini keyakinan namun 100% aturan yang digunakan dalam kancah politik baik dalam atau luar negeri berasal dari Islam dengan sumber Al-Qur'an dan As-sunah yang telah ditetapkan. Karena hak beragama itu bebas bagi setiap individu yang dijamin negara.
 
Pelindung bukan hanya dalam tatanan individu, namun masyarakat dan negara ikut terlibat dalam melindungi seluruh aspek kehidupan. Bagaimana pasar akan selalu terkontrol baik harga atau komoditas yang dijual. Jadi tidak ada lagi penjualan daging babi yang marak dilakukan karena kenaikan daging sapi. Bahkan negara akan membagikan secara gratis kebutuhan tidak mencari apalagi mendzolimi rakyat dengan segala alasan, atau menunggu wabah melanda seperti sekarang yang pemerintah tidak mampu saluran bantuan pada masyarakat yang membutuhkan. Karena negara adalah penjamin hajat orang banyak, tidak pilih kasih apalagi mengurangi hak rakyat. Justru dengan Islam seluruh aspek kehidupan dilindungi dan dijamin dalam pemenuhannya. Wallahu'alam.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
TLP Bebaskan 11 Polisi Yang Mereka Sandera Selama Protes Anti-Prancis Di Lahore

TLP Bebaskan 11 Polisi Yang Mereka Sandera Selama Protes Anti-Prancis Di Lahore

Senin, 19 Apr 2021 13:35

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Senin, 19 Apr 2021 13:00

Syaikh Bin Bazz: Qunut Witir Boleh Setiap Malam

Syaikh Bin Bazz: Qunut Witir Boleh Setiap Malam

Senin, 19 Apr 2021 11:17

Mencintai Allah

Mencintai Allah

Ahad, 18 Apr 2021 23:07

Jazuli Juwaini Minta Aparat Segera Tangkap Joseph Paul Zhang

Jazuli Juwaini Minta Aparat Segera Tangkap Joseph Paul Zhang

Ahad, 18 Apr 2021 22:37

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Ahad, 18 Apr 2021 22:30

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Ahad, 18 Apr 2021 22:24

Dewan Da'wah Bantu Warga Terdampak Banjir Bima

Dewan Da'wah Bantu Warga Terdampak Banjir Bima

Ahad, 18 Apr 2021 22:20

Kelompok Sayap Kanan Denmark Instruksikan Pengungsi Untuk 'Pulang Ke Suriah Yang Cerah'

Kelompok Sayap Kanan Denmark Instruksikan Pengungsi Untuk 'Pulang Ke Suriah Yang Cerah'

Ahad, 18 Apr 2021 22:05

Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Jurnalis Depok

Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Jurnalis Depok

Ahad, 18 Apr 2021 22:03

Bom Pinggir Jalan Di Somalia Tewaskan Komandan Militer Tertinggi Shabelle Tengah

Bom Pinggir Jalan Di Somalia Tewaskan Komandan Militer Tertinggi Shabelle Tengah

Ahad, 18 Apr 2021 21:45

Josep Paul Zhang Nistakan Islam, Persis Minta Polisi Bertindak Tegas

Josep Paul Zhang Nistakan Islam, Persis Minta Polisi Bertindak Tegas

Ahad, 18 Apr 2021 21:17

Rezim Assad Gunakan 82.000 Bom Barel Dalam 9 Tahun Serangan Terhadap Warga Sipil Suriah

Rezim Assad Gunakan 82.000 Bom Barel Dalam 9 Tahun Serangan Terhadap Warga Sipil Suriah

Ahad, 18 Apr 2021 21:12

Panggilan Jihad

Panggilan Jihad

Ahad, 18 Apr 2021 15:14

Fraksi PKS: Listrik Indonesia Sudah Mahal, Jangan Dinaikan Lagi!

Fraksi PKS: Listrik Indonesia Sudah Mahal, Jangan Dinaikan Lagi!

Ahad, 18 Apr 2021 13:53

Legislator: Penamaan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed Kurang Tepat

Legislator: Penamaan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed Kurang Tepat

Ahad, 18 Apr 2021 12:55

Apa Sebab Jurubicara Prabowo Melecehkan Habib Rizieq

Apa Sebab Jurubicara Prabowo Melecehkan Habib Rizieq

Ahad, 18 Apr 2021 11:54

Shalat Tarawih

Shalat Tarawih

Ahad, 18 Apr 2021 11:40

Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Sabtu, 17 Apr 2021 21:34

Iran Klaim Tersangka Penyerang Fasilitas Nuklir Natanz Tela Melarikan Diri

Iran Klaim Tersangka Penyerang Fasilitas Nuklir Natanz Tela Melarikan Diri

Sabtu, 17 Apr 2021 21:15


MUI

Must Read!
X