Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.458 views

Diterapkannya New Normal, Akankah Wabah Segera Berakhir?

 

Oleh:

Dina Aprilya

Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara

 

BEBERAPA hari lalu kita dikejutkan dengan istilah baru yang diluncurkan oleh pemerintah, yakni istilah ‘kurva landai’ dan ‘New Normal’.Apa itu New Normal? Apa yang harus dilakukan jika Indonesia menerapkan New Normal?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Indonesia akan memasuki tatanan kehidupan baru (newnormal). Masyarakat harus berdamai dan hidup berdampingan dengan Covid-19. "Berdampingan itu justru kita tak menyerah, tetapi menyesuaikan diri (dengan bahaya Covid-19). Kita lawan Covid-19 dengan kedepankan dan mewajibkan protokol kesehatan ketat," kata Jokowi (Kompas.com, 25/5/2020).

Bahasan New Normal ini digulirkan pasca pemberitaan yang mengabarkan bahwa tingkat penyebaran Covid-19 di Indonesia mengalami kurva landai.Terlepas apakah data kurva landai ini valid atau tidak, sebaiknya kita perlu menelaah lebih dalam lagi apa sebenarnya yang ingin disampaikan pemerintah tentang kehidupan new normal ini. Konsep “new normal” atau “new normal life” atau “hidup berdamai dengan Covid-19” dan kaitannya dengan sejumlah karakter buruk peradaban kapitalisme yang sangat berbahaya bagi kehidupan umat manusia.

Kementerian Kesehatan RI telah menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi (Tribunnews.com, 26/05/2020).

 “PSBB dilakukan salah satunya dengan meliburkan tempat kerja. Namun dunia kerja tidak mungkin selamanya dilakukan pembatasan, roda perekonomian harus tetap berjalan.Untuk itu pasca pemberlakuan PSBB dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja seoptimal mungkin sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi Covid-19 atau new normal,” ujarMenteri Kesehatan Terawan Agus Putranto(Tribunnews.com, 26/05/2020).

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Watch for Democracy, Endang Tirtana mengatakan, pandemi telah memukul perekonomian secara mendalam. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2020 terjun bebas dari kisaran 5 persen hanya tinggal 2,97 persen. Skenario terburuknya, pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2020 akan mencapai posisi minus.Dia mengungkapkan, sejak merebak di Wuhan pada bulan Januari, penurunan ekonomi sudah terjadi secara global. Sektor penerbangan dan pariwisata sudah mengalami pukulan telak. Ditambah dengan seruan bekerja dan beraktivitas dari rumah akibat PSBB, sektor konsumsi rumah tangga sebagai andalan pertumbuhan ikut tertekan (merdeka.com, 13/05/2020).

Dengan kata lain, masyarakat harus segera melakukan penyesuaian-penyesuaian agar tidak hidup dicekam rasa takut sehingga tidak produktif. Ini sekaligus menyiratkan bahwa untuk mengakhiri kebijakan pembatasan, tidak harus menunggu adanya vaksin. 

Masyarakat diminta hidup berdampingan dengan virus Covid-19 tersebut. Yang dimaksud hidup berdampingan adalah menyesuaikan diri dengan keberadaan virus Corona.Pihak istana menjelaskan makna ‘hidup damai’ dengan Corona ini sebagai seruan agar masyarakat segera bersiap hidup normal di masa wabah. Seruan berdamai dengan Corona di tengah kondisi pemerintah belum mampu mengendalikan penularan penyakit dan menyiapkan sistem kesehatan yang memadai sama artinya dengan menghadap-hadapkan ratusan juta rakyat pada risiko mematikan penyebaran virus ini.

Saat ini angka korban terinfeksi semakin meninggi dan sebaran meluas, seharusnya Pemerintah mengoptimalisasi kebijakan pengetesan massal, pelacakan kontak dan isolasi terhadap mereka yang terinfeksi harus menjadi perhatian utama. Pemerintah yang memilih kebijakan PSBB –bukan lockdown– seharusnya menyadari bahwa potensi penularan masih dimungkinkan terjadi di mana-mana, karena PSBB tidak mewajibkan semua masyarakat diam di rumah dan menghentikan potensi sebaran virus. 

Sementara rakyat yang telah rela berdisiplin di rumah dan konsumsi seadanya serta tenaga medis yang menjadi garda terdepan harus mengubur harapan akan tidak adanya tindakan optimal Negara untuk menghentikan ancaman virus ganasyang terus mengintai.  Ini adalah hal yang menyakitkan bagi rakyat karena harus mendapati penguasanya berlepas tanggungjawab menjamin keselamatan jiwa rakyat. Keselamatan dari ancaman ganas virus dikembalikan pada ikhtiar individu rakyat untuk menjaga jarak dan kebersihan diri serta meningkatkan imunitas (herd immunity). 

Berkebalikan dengan prinsip-prinsip Islam yang dijalankan oleh sebuah pemerintahan Islam. Islam memerintahkan penguasa menjadi penjamin keselamatan jiwa dan memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar setiap individu rakyat. Islam tidak membolehkan penguasa abai terhadap keselamatan jiwa apa pun alasannya. Pemerintah pun berupaya keras mencari vaksin Covid-19 dengan mengerahkan segenap sumber daya manusia dan lembaga riset yang dimiliki. Sembari menunggu vaksin Covid-19 yang baru ditemukan, pemerintah harus memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 (baik dampak langsung maupun yang tidak langsung), memenuhi kebutuhan pokoknya khususnya selama masa PSBB dan social distancing ini.

Maka kebijakan Negara di masa wabah semestinya berorientasi tertinggi menyelamatkan nyawa dan menghentikan kesengsaraan orang yang sakit maupun semua pihak yang terdampak.Bukan mengejar ‘maslahat’ pertumbuhan ekonomi, apalagi bila alasan itu terbukti ditunggangi nafsu kerakusan segelintir elit kapitalistik.Wallahu’alam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Berorientasi Industri, Pendidikan Minus Visi?

Berorientasi Industri, Pendidikan Minus Visi?

Selasa, 14 Jul 2020 07:55

Ironi Komunisme

Ironi Komunisme

Selasa, 14 Jul 2020 07:27

LGBT Menurut Pandangan Islam

LGBT Menurut Pandangan Islam

Selasa, 14 Jul 2020 06:51

Tewas Diduga Akibat Percobaan Bunuh Diri, Penyelidikan Kasus Predator 305 Anak Mesti Dilanjutkan

Tewas Diduga Akibat Percobaan Bunuh Diri, Penyelidikan Kasus Predator 305 Anak Mesti Dilanjutkan

Selasa, 14 Jul 2020 06:15

Denny Siregar, Bapak Polah Anak Kepradah

Denny Siregar, Bapak Polah Anak Kepradah

Selasa, 14 Jul 2020 06:06

[VIDEO] Ustaz Felix Siauw Dituding Dakwah Tak Bersanad

[VIDEO] Ustaz Felix Siauw Dituding Dakwah Tak Bersanad

Senin, 13 Jul 2020 22:39

Menjadi Ayah Tunggal Efek Gaul Bebas, Kisah Ini sebagai Renungan

Menjadi Ayah Tunggal Efek Gaul Bebas, Kisah Ini sebagai Renungan

Senin, 13 Jul 2020 21:57

Melacak Jejak Perbedaan Indonesia Versus Turki

Melacak Jejak Perbedaan Indonesia Versus Turki

Senin, 13 Jul 2020 21:07

Save the Children: 9,7 Juta Anak Terancam Tidak Akan Kembali Ke Kelas AKibat Dampak COVID-19

Save the Children: 9,7 Juta Anak Terancam Tidak Akan Kembali Ke Kelas AKibat Dampak COVID-19

Senin, 13 Jul 2020 21:05

Tidak Usah Sakit Hati, Aya Shofiya Urusan Dalam Negeri Turki

Tidak Usah Sakit Hati, Aya Shofiya Urusan Dalam Negeri Turki

Senin, 13 Jul 2020 19:21

Ciut Nyali Denny Siregar Usai Dipolisikan

Ciut Nyali Denny Siregar Usai Dipolisikan

Senin, 13 Jul 2020 18:05

Mimpi Basah, Namun Tidak Menemukan Basah Mani

Mimpi Basah, Namun Tidak Menemukan Basah Mani

Senin, 13 Jul 2020 17:21

[VIDEO] Piagam Jakarta Umat Islam Mengalah, Tolak RUU HIP Umat Islam Tak Boleh Mengalah

[VIDEO] Piagam Jakarta Umat Islam Mengalah, Tolak RUU HIP Umat Islam Tak Boleh Mengalah

Senin, 13 Jul 2020 17:11

Sistem Pertahanan Udara Terbaru S-500 Rusia Diklaim Mampu Manghancurkan Satelit dan Meteor

Sistem Pertahanan Udara Terbaru S-500 Rusia Diklaim Mampu Manghancurkan Satelit dan Meteor

Senin, 13 Jul 2020 17:05

Iran Salahkan Radar yang Tidak Selaras dan Kesalahan Manusia Atas Penjatuhan Pesawat Ukraina

Iran Salahkan Radar yang Tidak Selaras dan Kesalahan Manusia Atas Penjatuhan Pesawat Ukraina

Senin, 13 Jul 2020 16:45

Ayasofya Camii!

Ayasofya Camii!

Senin, 13 Jul 2020 16:31

Wabah Virus Corona Baru Telah Menewaskan Lebih dari 20.000 Orang di Timur Tengah

Wabah Virus Corona Baru Telah Menewaskan Lebih dari 20.000 Orang di Timur Tengah

Senin, 13 Jul 2020 16:25

Siapa Tonjok Jokowi?

Siapa Tonjok Jokowi?

Senin, 13 Jul 2020 15:21

Penularan Covid Masih Tinggi, Muktamar Persis Ditunda Sampai April 2021

Penularan Covid Masih Tinggi, Muktamar Persis Ditunda Sampai April 2021

Senin, 13 Jul 2020 15:20

Gerak Jabar Siap Mengawal Maklumat MUI Soal RUU HIP

Gerak Jabar Siap Mengawal Maklumat MUI Soal RUU HIP

Senin, 13 Jul 2020 15:14


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X