Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.461 views

Benarkah Semua Agama Sama?

 

Oleh:

Dyandra Verren Pongtiku || Mahasiswi Universitas Gunadarma

 

BARU-BARU ini publik dihebohkan lagi dengan pernyataan salah satu tokoh petinggi militer yang menyatakan semua agama itu sama benar di mata Tuhan. Sejalan dengan pernyataan itu, dari pihak pemerintah pun membenarkan pernyataan tersebut. Katanya tiap pemeluk agama pasti meyakini agamanya paling benar di mata Tuhan juga semua yang berlebihan itu tidak baik. 

Pernyataan yang semacam itu bentuk pluralism agama (mengakui semua agama itu benar). Agama diasumsikan sebagai persepsi manusia yang relatif terhadap Tuhan yang mutlak, sehingga -karena kerelatifannnya- seluruh agama tidak boleh mengklaim atau meyakini agamanya yang lebih benar dari agama lain atau meyakini hanya agamanya yang benar. Mungkin maksud tokoh-tokoh tersebut ingin menyampaikan agar membangun toleransi dan persatuan supaya tidak terjadi perpecahan sekalipun berbeda agama, tetapi jelas sekali pernyataan yang dilontarkan malah menjadi bumerang karena jelas keliru maknanya. 

Pernyataan seperti ini amat berbahaya bagi akidah kita sebagai Muslim, sebab dalam sudut pandang Islam, apakah semua agama sama? Jawabannya tidak. Sebagai Muslim kita wajib meyakini hanya Islamlah agama/ deen yang diridhai Allah SWT. Pun Allah sendiri menyerukan Islam itu rahmatan lil alamiin, yaitu rahmat bagi alam semesta. Jika diterjemahkan dengan bahasa yang mudah berarti Islam adalah deen untuk semua makhluk Allah. 

Hal itu juga sudah dikatakan dalam Al-Qur’an surah ali-Imran ayat 85 yang artinya, “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. 

Dalam al Tafsir al Muyassar disebutkan, “Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam; yang maknanya adalah berserah diri kepada Allah dengan tauhid, tunduk kepada-Nya dengan ketaatan dan penghambaan, serta tunduk kepada Rasulullah dengan mengimaninya, mengikutinya dan mencintainya lahir dan batin, maka tidak akan diterima agama itu darinya dan di akhirat termasuk orang yang rugi, tidak mendapatkan bagian untuk dirinya.” 

Kalau kita telik lagi, mengapa akhirnya banyak sekali orang-orang yang mengatakan semua agama itu sama? Bisa kita dapati pluralismelah alasannya. Pluralisme agama familiar sekali di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Hal ini terjadi tidak lain karena sistem demokrasi yang kita anut. Demokrasi menjadikan akar pluralisme sebagai bagian dari pengaturan kehidupan bermasyarakat dan bernegara karena paham pluralism benar-benar dijunjung tinggi sehingga bisa kita lihat pada faktanya di mana-mana gampang sekali menemui kondisi umat beragama bercambur baur dalam hal peribadatan. Entah Islam merayakan natal, Kristen merayakan lebaran, Hindu merayakan lebaran. Familiar sekali terjadi di Indonesia karena pluralisme agama ini. 

Namun, apakah benar solusi pluralisme ini menjadi jalan tengah terciptanya kedamaian dan ketertiban di kehidupan bermasyarakat dan bernegara? Jawabannya tidak. Pluralisme malah meruncingkan permasalahan-permasalahan penyebab intoleransi di kalangan masyarakat. Bukan hanya menyebabkan kita harus ‘bertoleransi’ terhadap hal-hal janggal seperti agama atau sekte sesat, sebagai pemeluk agama pun jadi gagal paham dengan agamanya masing-masing juga boundaries yang sudah dimiliki tiap agama. Selain itu demokrasi menyalahpahamkan arti pluralisme dan pluralitas.

Pemahaman keliru seperti itu pun sebenarnya merupakan tanggung jawab pemerintah dalam memilah informasi yang masuk ke masyarakatnya. Ini kewajiban yang harusnya dijalankan pemerintah sehingga tercipta keselarasan yang jelas juga interaksi sosial yang jelas di antara masyarakat. Karena informasi yang masuk akan menjadi pemahaman untuk memperkuat akidah kita, jika informasi yang masuk saja keliru, apalagi nanti akidahnya? Pasti akan tercipta akidah yang ke kiri-kirian atau ke kanan-kanan. 

Dalam Islam, Allah sendiri yang mangatakan tentang perbedaan di antara kita semua. Allah sudah mengatakan dalam Surah al-Hujurat ayat 13, bahwa kita diciptakan berbangsa-bangsa, diciptakan pria dan wanita agar kita saling mengenal satu sama lain. Oleh sebab itulah Islam mengenal pluralitas. Jika pluralisme menganggap semua agama sama, sedangkan pluralitas itu adalah perbedaan-perbedaan yang terjadi di antara kehidupan kita. 

Sebenarnya terciptanya kerukunan hidup yang baik di antara para pengikut agama-agama yang ada, bukanlah menyatakan agama itu sama di mata Tuhan, tetapi bagaimana kita bisa mendorong dan menganjurkan kepada para pengikut dari agama yang berbeda-beda tersebut untuk bisa hidup rukun, aman dan damai. 

Pernyataan semua agama sama di mata Tuhan itu jelas keliru. Tidak mungkin seorang Islam ingin dikatakan Hindu, pun dengan Hindu pasti tidak ingin dikatakan Islam. Islam mengatur interaksi toleransi beragama seperti disampaikan di surah al-Kafirun. Bagimu agamamu dan bagiku agamaku. Umat Islam beribadah  ya sesuai dengan agama Islam dan agama lain pun dengan cara ibadahnya masing-masing. Tak perlu diiringi campur baur karena sudah jelas letak perbedaannya.

Pada masa kepemimpinan Rasulullah hingga kekhilafahan terakhir yakni Utsmaniyyah, sistem Islam mampu memberikan solusi menyatukan umat dalam perbedaan, memperlihatkan keharmonisan dan kerukunan dalam masyarakat yang plural, semua bisa hidup berdampingan sebagai warga negara. Salah satu buktinya, Islam berjaya selama 800 tahun di Spanyol pada masa Kekhalifahan Bani Umayyah. Islam, Nasrani dan Yahudi hidup berdampingan dan penuh adab. Tidak ada tradisi penganiyaan agama.

Selain itu sejarah juga mencatat, warga Kristen Syam yang bahkan lebih memilih hidup di bawah kekuasaan Islam dibandingkan pimpinan Kaisar Romawi yang sama-sama beragama Kristen. Ini karena sistem Islam jelas menetapkan urusan akidah dan tauhid adalah pokok agama yang serius ditangani Pemerintah sehingga siapapun tidak boleh mempermainkannya.Wallahu alam bisshawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

Selasa, 05 Jul 2022 17:30

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Selasa, 05 Jul 2022 11:50

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Senin, 04 Jul 2022 22:44

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Senin, 04 Jul 2022 22:35

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Senin, 04 Jul 2022 22:05

Effendi Simbolon Omong Besar

Effendi Simbolon Omong Besar

Senin, 04 Jul 2022 19:36

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Senin, 04 Jul 2022 16:10

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Senin, 04 Jul 2022 15:52

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Senin, 04 Jul 2022 15:39

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Senin, 04 Jul 2022 15:32

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:35

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:24

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

Ahad, 03 Jul 2022 22:07

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Ahad, 03 Jul 2022 22:02

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Ahad, 03 Jul 2022 21:05

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Ahad, 03 Jul 2022 20:45

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Ahad, 03 Jul 2022 20:13


MUI

Must Read!
X