Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.950 views

Voa-Islamic Health (8): Antara Harapan dan Kesehatan

Sahabat Voa-Islam,

Konon, selain sebelum tiup lilin manakala ‘hari jadi’ tiba, di awal pergantian tahun serta kala mata terbuka di pagi buta, orang-orang biasa membumbungkan ‘sepotong’ harapannya. Berharap esok bisa lebih baik dari hari ini, minimal hidup tidak tetap kusut.

Harapan merupakan perasaan subyektif, prinsip spiritual yang tak dapat dilihat. Hal yang kerap memancing kemunculannya adalah tujuan, kebutuhan, atau tantangan hidup.

Walau tampak enteng, efek dari “ritual” tersebut ternyata tak bisa dipandang sebelah mata, utamanya jika dilihat dari sisi kesehatan. Health & Nutrition (Desember 1995), mencatat hasil survey longitudinal pada para lulusan harvard – dari tahun 1939 hingga 1944 – yang dipelopori George Vaillant, M.D., psikiatris Dartmouth Medical School. Tatkala respondennya menginjak usia paruh baya, mereka yang hidupnya penuh harapan cenderung terlihat lebih mampu mempertahankan kemudaannya, sementara yang dirasuki rasa pesimis lebih cepat dijambangi penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan kanker.

Fakta lain, hasil kajian pada 100 korban serangan jantung di San Francisco Hospital mendapati, penderita yang senantiasa diliputi asa, lebih sedikit menderita serangan kedua, disamping mampu hidup lebih lama dibanding yang harapannya kembang-kempis.

Situasi yang tak jauh beda diungkap penulis The Anatomy of Hope,Jerome Groopman M.D.,. Dia memakai efek plasebo sebagai contohnya. Menggunakan tangan tenaga medis yang kompeten, plasebo (obat bohong-bohongan) diberikan pada sekelompok pasien yang tengah didera derita. Laporan pengamatan setelahnya menunjukan, beberapa gejala yang mereka rasakan berangsur hilang.

Kombinasi antara kepercayaan pada pengobat serta harapan akan mendapat kondisi lebih baik setelah menggunakan “obat manjur” yang diberikan, disebutkan Groopman, yang berpengaruh dalam hal ini.

Melalui kajian panjang, lika-liku ihwal bagaimana ini terjadi terjelaskan. Adanya komunikasi timbal balik antara sistem imun, endokrin dan pikiran, yang melibatkan kerja sistem saraf, merupakan penyebabnya (Machfoed, 2005). Sistem saraf memberikan ‘semacam peringatan’ pada sistem imun melalui sel neuroendokrin yang mengeluarkan molekul signal (signaling molecule), dikenal sebagai endorfin, kedalam aliran darah.

Seseorang yang sedang jatuh cinta –pada apa saja– atau harapannya tengah menggelegak, dalam tubuhnya akan menyebar endorfin. Selain bisa mengangkat mood, hormon ini pun sanggup menghambat rasa nyeri. Disamping itu, berdasar hasil penelitian, sebagaimana dikatakan Tjokronegoro (2001), ditunjukkan bahwa peninggian kadar endorfin dapat membuat sistem imun bekerja lebih efektif. Endorfin meningkatkan aktivitas beberapa sel sistem imun dan membantu sel lain melawan substansi berbahaya dalam tubuh dengan lebih agresif.

Harapan Yang Patah

Namun harapan tak serta merta bisa berjalan sebagaimana yang diinginkan, tak sedikit bahkan yang terganggu “hantu” –mulai “hantu” longsor, banjir, penggusuran, ketidakadilan, korupsi, janji palsu, bahkan pemunculan kebijakan yang tidak bijak, serta beraneka bencana lain yang sebetulnya dapat diantisipasi– menjadikannya patah.

Harapan yang patah dapat mencetuskan beragam situasi buruk, tidak hanya pada manusia yang mengalaminya tapi lebih luas lagi. Dalam pandangan kesehatan, mereka yang pikirannya kusut lantaran marah atau permusuhan akan mendongkrak produksi epinefrin (adrenalin) dan zat kimiawi kuat lainnya. Pembuatan dan pelepasan jangka panjang substansi tersebut dapat memancing peningkatan tekanan darah, penyakit jantung, ulkus, dan seabrek problem lanjutannya.

Sementara yang selanjutnya berkubang depresi dan keraguan diri akan menyintesis banyak hormon seperti kortisol. Kortisol adalah substansi tubuh yang penting dan diperlukan, tetapi jika sudah kelewatan dapat berefek sebaliknya, merontokkan sistem imun, mendorong timbulnya infeksi hingga kanker.

Sedang dari kacamata sosial, ditulis Fromm dalam Revolusi Harapan, dua hal genting yang bakal dicetuskannya : Pertama, “pembekuan hati” – dari anak-anak yang nakal sampai orang dewasa yang keras kepala.

Dan Kedua, yang lebih tragis adalah munculnya tindakan destruktif dan kekerasan. Orang yang patah harapannya akan membenci hidup. Karena tidak dapat “menciptakan” hidup, maka mereka ingin menghancurkannya. Mereka menuntut dan melemparkan dirinya dalam kehancuran total sedemikian rupa sehingga adalah masalah sepele apakah dia menghancurkan atau dihancurkan orang lain.

Berharaplah pada Allah

Belum lama berselang Indonesia memiliki penguasa baru. Meski kontroversi masih terjadi disana-sini, suka atau tidak, palu terlanjur di ketuk, keputusan telah ditetapkan. Kelak, di buku-buku sejarah nama beliau bakal tercantum sebagai presiden.

Pertanyaannya, apa yang harus dilakukan kemudian? Layakkah kita berharap padanya?

‘Sekedar’ berharap rasa-rasanya tak kan ada yang melarang, lain perkara kalau berharapnya sampai ‘masuk ati’. Demi menghindari sakit ati, lantaran harapannya tak jadi-jadi.

Disamping beragam faktor lain, masa jabatan beliau yang terbatas: lima tahun (kalau mulus) atau maksimal sepuluh tahun (kalau mulusnya banget-banget), mungkin merupakan salah satu penyebabnya.

Agar aman, tidak jatuh dalam kubangan frustrasi dan depresi, berharaplah hanya pada Allah saja. Dialah yang Maha Sempurna, pemilik jagat dan seluruh isinya. Penggenggam jawaban atas segala harapan. Penguasa sejati, yang kekuasaan-Nya tak terbelenggu jarak dan waktu, tak terhalangi situasi dan kondisi.

Rasulullah saw berpesan,

Dari Ibn Abbas radhiyalahu anhu, dia berkata, “Suatu hari aku berada di belakang Nabi Shallahu Alayhi wasallam, lalu beliau bersabda, ‘Wahai Ghulam, sesungguhnya aku ingin mengajarkanmu beberapa kalimat, ‘Jagalah Allah, pasti Allah menjagamu, jagalah Allah, pasti kamu mendapatinya di hadapanmu, bila kamu meminta, maka mintalah kepada Allah dan bila kamu minta tolong, maka minta tolonglah kepada Allah. Ketahuilah, bahwa jikalau ada seluruh umat berkumpul untuk memberikan suatu manfaat bagimu, maka mereka tidak akan dapat memberikannya kecuali sesuatu yang telah ditakdirkan Allah atasmu, dan jikalau mereka berkumpul untuk merugikanmu dengan seuatu, maka mereka tidak akan bisa melakukan itu kecuali sesuatu yang telah ditakdirkan Allah atasmu. Pena-pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering.” (HR. Ahmad).

Ya, berharaplah hanya pada Allah. Agar bisa tetap sehat, sekaligus selamat dunia-akhirat.

=====*****=====

Yuga Pramita, penulis buku “Ayat-Ayat Sehat”.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Health lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Jum'at, 04 Dec 2020 21:35

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Jum'at, 04 Dec 2020 21:00

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Jum'at, 04 Dec 2020 19:45

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Jum'at, 04 Dec 2020 19:44

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Jum'at, 04 Dec 2020 18:16

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Jum'at, 04 Dec 2020 15:57

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Jum'at, 04 Dec 2020 15:39

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

Jum'at, 04 Dec 2020 15:15

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

Jum'at, 04 Dec 2020 11:10

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Jum'at, 04 Dec 2020 10:16

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Jum'at, 04 Dec 2020 09:57

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Jum'at, 04 Dec 2020 09:29

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Jum'at, 04 Dec 2020 08:08

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Jum'at, 04 Dec 2020 07:38

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Jum'at, 04 Dec 2020 07:25

Seandainya Jokowi dan Habib Rizieq Bertemu

Seandainya Jokowi dan Habib Rizieq Bertemu

Jum'at, 04 Dec 2020 06:59

Pendidikan, Antara Keluarga, Sekolah dan Masyarakat

Pendidikan, Antara Keluarga, Sekolah dan Masyarakat

Jum'at, 04 Dec 2020 06:54

Apa Kabar Covid-19? Siapkah Sekolah Dibuka?

Apa Kabar Covid-19? Siapkah Sekolah Dibuka?

Jum'at, 04 Dec 2020 06:35

Ibu, Engkaulah Guru Pertama Anakmu

Ibu, Engkaulah Guru Pertama Anakmu

Kamis, 03 Dec 2020 21:26

Anis Byarwati Minta  BI Tingkatkan Kualitas SDM Pelaku UMKM

Anis Byarwati Minta BI Tingkatkan Kualitas SDM Pelaku UMKM

Kamis, 03 Dec 2020 19:52


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X