Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.676 views

Voa-Islamic Health (25): Kenapa Tak Boleh 'Balas Dendam' Kala Berbuka?

Oleh Yuga Pramita
(Penulis “Ayat-Ayat Sehat” dan “Diet Islami”)

Disamping memiliki perbedaan, diantaranya dalam perkara niat, diam-diam, antara puasa dalam syariat Islam dengan retriksi energi untuk tujuan mendongkrak derajat kesehatan ternyata ada kesamaannya: keduanya tidak mengidentikan diri dengan malnutrisi, kelaparan atau puasa berkepanjangan, yang dapat diibaratkan sebagai bentuk retriksi energi ekstrim dan harus dihindarkan.

Sinyal-sinyal awal yang kerap dimunculkan dari kelaparan sendiri biasanya adalah: dari sisi fisik, orang umumnya akan dilanda rasa lelah, pusing, mengantuk, rambut rontok serta kulit menjadi cepat kering. Sedangkan dari segi psikis, mulai timbul gangguan emosional dan fungsi kognitif.

Situasi dapat menjurus menjadi “tak terkendali” jika lapar terjadi berhari-hari. Halmana akan memunculkan konsekuensi yang serius seperti kelemahan otot, ketidakseimbangan elektrolit, sembelit, mudah merasa dingin, perubahan tekanan darah, menurunnya sistem kekebalan tubuh, detak jantung yang tidak teratur hingga gagal ginjal.

Sedangkan dampak terhadap emosional adalah menjadi lebih sensitif, mudah marah, depresi dan gelisah. Jika kondisi ini terus berlanjut bisa mengakibatkan masalah mental yang lebih serius, seperti kehilangan emosi dan kemampuan kognitif yang rusak.

Supaya kerusakan tidak menjalar kemana-mana, situasi kembali “kondusif terkendali”, dibutuhkan pasokan pengganti beragam unsur dalam tubuh yang telah pergi. Ini berarti orang harus makan atau berbuka, sebagaimana diperintahkan dalam ajaran Islam, diantaranya :

Dari Sahl bin Sa’ad ra., katanya Rasulullah saw, bersabda, “Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka itu menyegerakan berbuka”. (HR. Bukhari).
“Ummatku senantiasa mengikuti sunnahku selama dalam buka puasanya tidak menunggu-nunggu bintang.” (Shahih At-Targhib wat Tarhib (1016)).

Hebatnya, agar keadaan tambah mantap, Islam tidak hanya memerintahkan orang untuk menyegerakan berbuka saja, tapi juga melaksanakan sahur.
Dari Anas Ra., Nabi Saw, bersabda : “Sahurlah kamu, karena di dalam sahur itu terdapat berkat.” (HR. Bukhari).

Dengan demikian jelaslah bahwa puasa dalam Islam bukanlah ibadah yang bertujuan untuk membuat orang sakit atau tubuh hamba-Nya amburadul.
Masalahnya, utamanya di awal-awal puasa, tak sedikit orang yang keliru menyikapinya, salah satunya dengan memunculkan perilaku “balas dendam” kala berbuka.

Saat yang membahagiakan

Kata orang, acara TV paling menarik, karenanya juga paling ditunggu-tunggu kehadirannya, kala puasa, adalah adzan maghrib. Walau ungkapan tersebut boleh jadi sekedar humor, namun dari sisi agama hal itu tampaknya memiliki nilai kebenaran. Diungkap sebuah hadits,
لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ
“Bagi orang yang berpuasa mendapat dua kegembiraan; gembira ketika berbuka puasa dan gembria ketika berjumpa Tuhannya dengan puasanya.” (HR. Bukhari dan Muslim, lafadz milik Muslim).

Meski demikian, Rasul yang mulia menasehati, agar orang tidak lepas kendali karenanya.

Disebutkan penulis rubrik Islamia di situs Voa-Islam.com, Ustadz Badrul Tamam, dalam artikel berjudul “Langsung Makan Besar Saat Berbuka, Salah!” sunnah santapan berbuka adalah ruthab, yaitu kurma yang dipetik saat masih muda dan tidak dikeringkan. Jika tidak ada maka dengan kurma kering. Dan jika tidak tersedia maka berbuka dengan minum air.

Disamping mudah cerna, mampu memulihkan stamina dengan segera, sajian tersebut dapat bermanfaat juga dalam menyiapkan “mesin” pencernaan untuk kerja berat beberapa saat kemudian – itu sebabnya pula, setelah acara pertama ini selesai, orang dianjurkan untuk melaksanakan shalat maghrib.

Yang repot adalah seperti yang diungkap Syaikh Dr. Shalih Al-Fauzan dalam Al-Mulakhash Al-Fiqhi, sebagaimana dikutip Badrul Tamam. Beliau menyebutkan kesalahan yang sering dilakukan para shaimin saat berbuka. “Sebagian orang terkadang duduk di meja makan berbukanya, dia langsung makan malam (makan besar,-terj) dan tidak shalat berjamaah di masjid,” tuturnya di I/381.
Celakanya lagi, tak sedikit pula yang selain makan besar, makannya banyak sekali, gak ketulungan.

Sejak jauh hari rasulullah saw telah mengingatkan pengikutnya untuk meninggalkan kebiasaan terlalu banyak makan. Dari Abu Hurairah Ra., berkata, “Ada seseorang laki-laki yang biasanya banyak makan, setelah orang tersebut masuk Islam, makannya sedikit”. Hal itu diceritakan kepada Rasulullah saw. Beliau bersabda, “Orang beriman makan untuk satu perut, orang kafir makan untuk tujuh perut”. (HR. Bukhari).

Selain bertentangan dengan sunnah serta membebani kerja lambung, perilaku “balas dendam,” yaitu melahap sajian hidangan dalam porsi besar, sebagai tumpahan “rindu” gara-gara tidak diperbolehkan makan di siang hari, bisa pula menimbulkan rasa lemas setelah makan akibat food coma, yang dalam bahasa medis biasa disebut postprandial somnolence atau postprandial drowsiness, dengan gejala : timbulnya rasa kantuk, kelesuan dan kurangnya motivasi untuk melakukan sesuatu setelah makan, sehingga seperti orang koma.

Agar situasi food coma tidak terjadi, orang perlu mengusahakan supaya tidak mengonsumsi satu porsi besar makanan sekaligus, tapi dipecah menjadi beberapa porsi kecil dengan interval yang lebih sering

Agar situasi food coma tidak terjadi, orang perlu mengusahakan supaya tidak mengonsumsi satu porsi besar makanan sekaligus, tapi dipecah menjadi beberapa porsi kecil dengan interval yang lebih sering sehingga energi yang diperlukan untuk mencerna tidak terlalu besar.

Disamping itu, diperlukan penjagaan aktivitas agar tetap konstan (dengan berangkat untuk shalat berjamaah di mesjid), tidak malah tenggelam menikmati kekenyangan sambil tiduran di atas sofa.

Jangan lupakan juga untuk mencukupkan konsumsi air, yang akan membantu kerja pencernaan supaya tetap lancar, sekaligus membuat tubuh tetap segar.
Jadi, berbukalah dengan wajar. Andai bisa, usahakan ikutin sunnah, agar Ramadhan benar-benar jadi ladang pahala, berlimpah berkah.
Allahu’alam [adivammar/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Health lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Saudi Secara Permanen Hentikan Lisensi Penyiaran Qatar BeIN Sports

Saudi Secara Permanen Hentikan Lisensi Penyiaran Qatar BeIN Sports

Rabu, 15 Jul 2020 15:30

Hagia Sophia Akan Dibuka untuk Pengunjung di Luar Waktu Shalat

Hagia Sophia Akan Dibuka untuk Pengunjung di Luar Waktu Shalat

Rabu, 15 Jul 2020 14:45

Diduga Keluarkan Surat Jalan Joko Chandra, IPW Minta Presiden Evaluasi Kinerja Bareskrim Polri

Diduga Keluarkan Surat Jalan Joko Chandra, IPW Minta Presiden Evaluasi Kinerja Bareskrim Polri

Rabu, 15 Jul 2020 13:22

Direktur LPPOM MUI Jelaskan Biaya Sertifikasi Halal

Direktur LPPOM MUI Jelaskan Biaya Sertifikasi Halal

Rabu, 15 Jul 2020 12:29

Masa Pandemi, Pembelajaran PAUD Tak Boleh Berhenti

Masa Pandemi, Pembelajaran PAUD Tak Boleh Berhenti

Rabu, 15 Jul 2020 11:27

AHY: Partai Demokrat Siap Suarakan Perjuangan MUI

AHY: Partai Demokrat Siap Suarakan Perjuangan MUI

Rabu, 15 Jul 2020 08:31

Bantuan Sembako Diselewengkan, Legislator Desak Mensos Awasi Distribusi Bantuan hingga ke Hilir

Bantuan Sembako Diselewengkan, Legislator Desak Mensos Awasi Distribusi Bantuan hingga ke Hilir

Rabu, 15 Jul 2020 07:17

Kasus Corona Melonjak, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Strategi dan Narasi

Kasus Corona Melonjak, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Strategi dan Narasi

Rabu, 15 Jul 2020 06:17

Ide Kesetaraan, Benarkah Perempuan Teracuni Feminisme?

Ide Kesetaraan, Benarkah Perempuan Teracuni Feminisme?

Selasa, 14 Jul 2020 22:35

Turki Akan Tutup Mosaik Kristen di Hagia Sophia Selama Pelaksanaan Shalat

Turki Akan Tutup Mosaik Kristen di Hagia Sophia Selama Pelaksanaan Shalat

Selasa, 14 Jul 2020 20:55

Amnesty Sebut Lebih Dari 3000 Petugas Kesehatan Meninggal Akibat Virus Corona

Amnesty Sebut Lebih Dari 3000 Petugas Kesehatan Meninggal Akibat Virus Corona

Selasa, 14 Jul 2020 20:30

Pemberontak Syi'ah Houtsi Tangkap 157 Ibu-ibu di Yaman Dalam 2 Tahun Terakhir

Pemberontak Syi'ah Houtsi Tangkap 157 Ibu-ibu di Yaman Dalam 2 Tahun Terakhir

Selasa, 14 Jul 2020 20:00

Lebih Dari 12.000 Tentara Israel Dikarantina Karena Kemungkinan Infeksi Virus Corona

Lebih Dari 12.000 Tentara Israel Dikarantina Karena Kemungkinan Infeksi Virus Corona

Selasa, 14 Jul 2020 19:41

Adil Dong Pak, Tangkap Juga Denny Siregar

Adil Dong Pak, Tangkap Juga Denny Siregar

Selasa, 14 Jul 2020 18:15

Merindukan Tontonan Sebagai Tuntunan

Merindukan Tontonan Sebagai Tuntunan

Selasa, 14 Jul 2020 17:55

Belajar dari Hagia Sophia, Anis Matta: Turki Ingin Tunjukkan kepada Dunia sebagai Pemimpin Berdaulat

Belajar dari Hagia Sophia, Anis Matta: Turki Ingin Tunjukkan kepada Dunia sebagai Pemimpin Berdaulat

Selasa, 14 Jul 2020 16:49

[VIDEO] Awalnya PKI Tak Terang-terangan Anti Pancasila dan Anti Agama

[VIDEO] Awalnya PKI Tak Terang-terangan Anti Pancasila dan Anti Agama

Selasa, 14 Jul 2020 15:59

Tips Meraih Beasiswa Luar Negeri

Tips Meraih Beasiswa Luar Negeri

Selasa, 14 Jul 2020 11:51

Islam Apa?

Islam Apa?

Selasa, 14 Jul 2020 11:44

“Menikahkan” Vokasi dan Industri, Tepatkah?

“Menikahkan” Vokasi dan Industri, Tepatkah?

Selasa, 14 Jul 2020 10:41


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X