Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.066 views

Study: Membakar Dupa di Rumah Dapat Membahayakan Kesehatan Anda

UNI EMIRAT ARAB (voa-islam.com) - Membakar dupa di rumah dapat membahayakan kesehatan Anda, berpotensi meningkatkan risiko infeksi mulut dan penyakit lainnya, Khaleej Time melaporkan hari Kamis (31/10/2019) mengutip sebuah penelitian baru di NYU Abu Dhabi (NYUAD).

Meskipun penelitian sebelumnya telah menunjukkan bagaimana praktik tersebut menyebarkan polutan udara, penulis utama studi ini, Barbados Yvonne Vallès, mencatat "kurangnya kesadaran yang signifikan di kalangan masyarakat".

Pembakaran dupa adalah praktik kuno yang sering digunakan sebagai bagian dari upacara keagamaan atau ruang aromatising. Di UEA, dupa dibakar di setidaknya 90 persen rumah tangga, terutama untuk parfum rumah dan pakaian, menurut penyelidikan lain yang dikutip dalam penelitian ini.

Analisis sebelumnya telah menetapkan bahwa asap dupa mengandung polutan dengan konsentrasi tinggi - seperti karbon monoksida dan nitrat oksida, yang keduanya terdeteksi dalam asap tembakau - dan penggunaannya terkait dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan paru-paru.

Sekarang, penelitian NYUAD telah menyajikan bagaimana pembakaran dupa terkait dengan kesehatan mulut.

"Untuk pertama kalinya, kami menunjukkan hubungan antara penggunaan dupa dan perubahan dalam komposisi mikroorganisme yang mendiami rongga mulut. Meskipun ini merupakan analisis awal, namun ini merupakan temuan penting dengan implikasi kesehatan potensial," kata Vallès, dosen genetika di Universitas Hindia Barat.

Bagaimana itu dilakukan

Studi ini mengumpulkan sampel obat kumur dari lebih dari 300 orang dewasa Uni Emirat Arab dan melihat ke dalam masing-masing 'mikrobiota oral' mereka, atau komunitas ekologi mikroorganisme yang ditemukan di dalam mulut.
 Kemudian, frekuensi penggunaan dupa oleh para peserta dinilai dengan kuesioner.

Survei penggunaan dupa berkisar dari tidak pernah (6,6 persen) sampai sesekali (24,1 persen), sering (33,7 persen) dan setiap hari (35,6 persen), mengungkapkan bahwa keragaman mikrobiota oral meningkat secara signifikan pada pengguna dupa harian ketika dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah menggunakannya.

Dengan membandingkan pengguna non-dupa dengan pengguna dupa, penelitian ini menemukan bahwa membakar dupa dikaitkan dengan perubahan keragaman, struktur, dan komposisi mikrobiota oral, bahkan ketika pengguna terkena dupa tingkat rendah, seperti dalam kasus ini. pengguna sesekali. Ini menyiratkan bahwa bahkan paparan yang rendah dapat memiliki efek buruk pada kesehatan.

Mikroorganisme yang ditemukan di mulut memainkan peran penting dalam membantu tubuh mempertahankan lingkungan internal yang stabil. Gangguan apa pun dapat menyebabkan konsekuensi kesehatan yang serius, penelitian mencatat.

Langkah penting

Raghib Ali, direktur Pusat Penelitian Kesehatan Masyarakat NYUAD, mengatakan: "Ini adalah langkah pertama yang penting dalam memahami bagaimana dupa dapat mempengaruhi kesehatan manusia. (Dan) untuk benar-benar memahami bagaimana itu dapat berkontribusi pada penyakit kronis umum di kalangan warga Emirat. Kita perlu melanjutkan untuk mempelajari populasi UEA selama bertahun-tahun. "

Studi ini ditulis bersama oleh 28 peneliti dari berbagai universitas dan organisasi, termasuk NYUAD, NYU di New York, Klinik Cleveland di Abu Dhabi, Universitas Sains dan Teknologi Khalifa, Universitas Zayed, Universitas UEA, Rumah Sakit Militer Zayed, Pusat Medis Sheikh Khalifa , Seha, dan Universitas Hindia Barat di Barbados. (KT)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Health lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Negara Lebay (Lebay State)

Negara Lebay (Lebay State)

Ahad, 05 Jul 2020 09:23

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Ahad, 05 Jul 2020 09:19

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Sabtu, 04 Jul 2020 23:11

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Sabtu, 04 Jul 2020 22:35

Menlu Pakistan  Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Menlu Pakistan Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Sabtu, 04 Jul 2020 22:18

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Sabtu, 04 Jul 2020 21:45

Jihadis Prancis Divonis 30 Tahun Penjara Karena Mengawasi Eksekusi 2 Tahanan di Suriah

Jihadis Prancis Divonis 30 Tahun Penjara Karena Mengawasi Eksekusi 2 Tahanan di Suriah

Sabtu, 04 Jul 2020 21:28

Wakil Ketua FPKS: Penerimaan Negara dari Freeport Jeblok

Wakil Ketua FPKS: Penerimaan Negara dari Freeport Jeblok

Sabtu, 04 Jul 2020 21:26

Jangan Terjebak Isu Reshuffle

Jangan Terjebak Isu Reshuffle

Sabtu, 04 Jul 2020 21:09

Tidak Ada Negara Lain Selain AS yang Mendukung Rencana Pencaplokan Wilayah Palestina

Tidak Ada Negara Lain Selain AS yang Mendukung Rencana Pencaplokan Wilayah Palestina

Sabtu, 04 Jul 2020 18:20

Kasus Kematian Akibat Virus Corona Melonjak di Oman, Bahrain, Sudan dan Kuwait

Kasus Kematian Akibat Virus Corona Melonjak di Oman, Bahrain, Sudan dan Kuwait

Sabtu, 04 Jul 2020 18:00

[VIDEO] Bagaimana Cara Mendakwahi Pemerintah?

[VIDEO] Bagaimana Cara Mendakwahi Pemerintah?

Sabtu, 04 Jul 2020 10:52

Ada Apa dengan Big Data?

Ada Apa dengan Big Data?

Sabtu, 04 Jul 2020 10:37

Ribuan Massa di Bogor Hadiri Apel Siaga Tolak RUU HIP

Ribuan Massa di Bogor Hadiri Apel Siaga Tolak RUU HIP

Jum'at, 03 Jul 2020 20:35

Sabtu – Senin ini, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dzulqo’dah 1441 H

Sabtu – Senin ini, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dzulqo’dah 1441 H

Jum'at, 03 Jul 2020 20:13

Abdulmanap Nurmagomedov, Ayah dari Juara UFC Khabib, Meninggal Karena komplikasi COVID-19

Abdulmanap Nurmagomedov, Ayah dari Juara UFC Khabib, Meninggal Karena komplikasi COVID-19

Jum'at, 03 Jul 2020 19:46

Turki Sebut Prancis Harus Meminta Maaf Terkait Insiden Angkatan Laut di Mediterania

Turki Sebut Prancis Harus Meminta Maaf Terkait Insiden Angkatan Laut di Mediterania

Jum'at, 03 Jul 2020 18:00

Fatah dan Hamas Berjanji Untuk Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel

Fatah dan Hamas Berjanji Untuk Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel

Jum'at, 03 Jul 2020 17:05

Dari New Normal ke New Indonesia

Dari New Normal ke New Indonesia

Jum'at, 03 Jul 2020 16:47

Virus Corona Diduga Menyebar di Kedutaan Besar AS di Riyadh Saudi, Lusinan Karyawan Jatuh Sakit

Virus Corona Diduga Menyebar di Kedutaan Besar AS di Riyadh Saudi, Lusinan Karyawan Jatuh Sakit

Jum'at, 03 Jul 2020 15:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X