Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.642 views

PDI-P Tolak Asusila Jadi Persyaratan Pilkada

Jika ormas Islam dan PBNU setuju ukuran moral jadi syarat calon pilkada, PDI-P justru  memperjuangkan menolak

Hidayatullah.com--Rapat Koordinasi Desk Pilkada PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa merekomendasikan penolakan atas perbuatan asusila menjadi persyaratan mengikuti pilkada, sebagaimana diusulkan Mendagri Gamawan Fauzi.

"PDI Perjuangan juga meminta agar kandidat yang maju dalam pilkada selalu menjaga etika, khususnya kepada partai yang mendukungnya," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo kepada pers di Jakarta.

Mengenai usulan Mendagri Gawaman Wauzi yang mengusulkan unsur asusila dalam persyaratan mengikuti pilkada, dengan tegas ditolak partai berlambang moncong putih itu.

"Karena yang menentukan itu rakyat dan hak pilih ada pada mereka. Karenanya, syarat kepala daerah seperti itu tidak perlu diatur," katanya.

Dia menegaskan, PDI Perjuangan terbuka bagi kandidat siapapun. "Entah itu artis, wartawan, pengusaha maupun politisi. Pintu dibuka lebar bagi semua pada proses pendaftaran," kata Tjahjo Kumolo.

Ia juga menambahkan, kandidat yang mendaftar melalui PDI Perjuangan, tidak harus kader sendiri.

"Tetapi kalau ada kader internal yang siap menang, harus didukung penuh. Kalau tidak, kami berkoalisi dengan parpol lain," katanya.

Tidak Pamit

Menyinggung figur yang pernah didukung dan direkomendasikan PDI Perjuangan menjadi Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Gamawan Fauzi, menurut Tjahjo Kumolo, pihaknya amat menyayangkan sikap tokoh tersebut.

Menurut dia, setelah menjadi mendagri, Gamawan pergi tanpa pamit.

"Telpon saja tidak ke PDI Perjuangan. Ini `kan memang (hanya) menyangkut etika dan moralitas saja. Kalau saya Gamawan Fauzi, karena saat itu Sumbar gempa, saya akan tolak (jadi tawaran jadi mendagri), karena daerah sedang dilanda musibah gempa. Tapi dia milih menteri," kata Tjahjo Kumolo.

Dia kemudian menunjuk contoh lain tentang Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Sarundajang, yang masih mau jadi calon gubernur (sebagai incumbent).

"Dulu (pilgub 2005), dia didukung penuh PDI Perjuangan dan menang. Kini, dia mencalonkan sekaligus lewat tiga partai. Ini juga sama kelakuannya," kata Tjahjo Kumolo.

Karena itu, menurut dia, belajar dari pengalaman itu, menghadapi pilkada ke depan, pihaknya akan memilih kandidat yang punya etika.

"Kami mengutamakan orang yang tepat karena mampu menyejahterakan rakyat dan menghargai etika. Karena pilkada bukan sebuah sasaran. Yang jadi sasaran utama kan peningkatan kesejahteraan rakyat," katanya.

Mega konsolidasi

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Politik, Puan Maharani meminta agar Desk Pilkada membuat peta target.

"Tidak harus semua daerah, tapi target yang akan dimenangkan, sehingga menjelang 2014, (mereka) tetap jaga konstituennya," katanya.

Dalam kaitan pilkada tersebut, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri direncanakan melakukan konsolidasi ke sejumlah daerah.

"Sepekan dalam setiap bulan selama tiga tahun mendatang, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, akan keliling nusantara dalam rangka konsolidasi dan persiapan pilkada," kata Tjahjo Kumolo.

Kegiatan Desk Pilkada pada Rabu (28/4) dijadwalkan tampil dua pengamat politik, yakni Moh Chodari dan Effendi Ghazali.

Keduanya akan memberikan paparan bagaimana strategi memenangkan pilkada kepada seluruh unsur DPD PDI Perjuangan.

Sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung dimasukkannya syarat moral bagi calon kepala daerah demi mendapatkan pemimpin terbaik.

"Dalam Islam, mereka yang menjadi pemimpin diharapkan adalah figur terbaik," ujar Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail NU KH Arwani Faishal di Jakarta, kemarin. [ant/hid/hidayatullah.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Hidayatullah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

Rabu, 27 May 2020 11:17

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Ahad, 24/05/2020 05:20

Baju Hari Raya dan Pandemi Corona