Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
21.625 views

Fiqih Puasa untuk Wanita Hamil dan Menyusui

Oleh: Badrul Tamam

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya.

Pada dasarnya, wanita hamil dan menyusui termasuk yang terkena khitab perintah shaum (puasa) dalam ayat shiyam, QS. Al Baqarah: 183. Namun, apabila mereka khawatir atas bahaya bagi dirinya atau janin dan anak susuannya bila tetap berpuasa, maka dibolehkan untuk berbuka (tidak berpuasa).

Ibnu Hazm rahimahullah dalam al-Muhalla mengatakan, “Dan orang hamil, menyusui, dan orang tua renta, semuanya termasuk orang yang terkena khitab perintah puasa. Maka puasa Ramadlan hukumnya wajib bagi mereka. Namun jika wanita menyusui khawatir terhadap anak susuannya karena sedikitnya susu dan hilangnya air susu karena itu dan anak tersebut tidak memiliki orang yang menyusuinya lagi selain wanita tadi atau tidak mau menerima puting susu selainnya; atau wanita hamil khawatir terhadap janinnya; atau orang tua sudah tidak mampu lagi berpuasa karena tuanya, maka mereka semua boleh berbuka (tidak puasa) . . .  “ (Al-Muhalla: 4/411)

Jadi apabila wanita hamil dan menyusui mampu melaksanakan puasa pada bulan Ramadlan, ia wajib menunaikannya. Namun, jika tidak mampu atau takut dan khawatir akan kesehatan dirinya, janin atau bayi yang disusuinya, ia boleh tidak puasa. Dan ketakutan/kekhawatiran ini bukan semata angan-angan dan anggapan belaka yang dibuat-buat, tetapi karena data dan pengalaman yang sudah-sudah, atau berdasarkan saran dokter ahli.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَضَعَ عَنْ الْمُسَافِرِ شَطْرَ الصَّلَاةِ وَعَنْ الْمُسَافِرِ وَالْحَامِلِ وَالْمُرْضِعِ الصَّوْمَ أَوْ الصِّيَامَ

Sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla telah memberikan keringanan bagi musafir untuk tidak mengerjakan separoh shalat. Dan memberikan keringanan bagi musafir, wanita hamil dan menyusui  untuk tidak berpuasa.” (HR.Abu Dawud no. 2408, al-Tirmidzi no. 715, an-Nasai no. 2315, dan Ibnu Majah no. 1667. Hadits ini dishahihkan oleh Al-albani dalam Shahih Abi Dawud no. 2083 dan Shahih Ibni Majah no. 1667)

Di kalangan fuqaha’, tidak ada perbedaan pendapat mengenai dibolehkannya wanita hamil dan menyusui untuk tidak berpuasa apabila khawatir janin yang dikandungnya akan terkena mudharat. Begitu pula wanita yang menyusui, apabila takut bayinya akan binasa.

Diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang hasan, dari Ibnu Abbas radliyallaahu 'anhuma mengenai firman Allah Ta’ala,

وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ

. . . Dan untuk orang-orang yang sangat berat baginya untuk mengerjakan puasa, hendaklah ia membayar fidyah berupa member makan seorang miskin.” (QS. Al-Baqarah: 184) beliau berkata, “Ayat itu merupakan rukhshah (keringanan) bagi orang tua renta baik laki-laki maupun perempuan yang keduanya merasa berat mengerjakan puasa agar berbuka dan memberi makan seorang miskin pada setiap harinya. Begitu pula wanita yang mengandung dan menyusui, apabila keduanya khawatir."

Jadi apabila wanita hamil dan menyusui mampu melaksanakan puasa pada bulan Ramadlan, ia wajib menunaikannya.

Namun, jika tidak mampu atau takut dan khawatir akan kesehatan dirinya, janin atau bayi yang disusuinya, ia boleh tidak puasa.

Apa yang harus mereka lakukan?

Imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsrinya menyebutkan 4 pendapat di kalangan ulama mengenai wanita hamil dan menyusui yang tidak berpuasa karena khawatir akan kesehatan dirinya atau anaknya. Pertama, keduanya membayar fidyah, dan mengqadla (mengganti pada hari lain) puasanya. Kedua, membayar fidyah saja tanpa qadla’. Ketiga, wajib mengqadla’ tanpa membayar fidyah. Keempat, berbuka tanpa harus qadla’ dan fidyah.

Syaikh Shalih al-Fauzan dalam Al-Mulakhas al-Fiqhi (1/392) menyebutkan, bagi wanita hamil apabila tidak mampu berpuasa dia boleh berbuka dan mengqadla’ (mengganti pada hri lain) puasanya. Kedudukannya seperti orang yang sakit dalam firman Allah,

فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

Maka barang siapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah: 184)

Dan bersamaan dengan qadla’ tadi, dia wajib membayar fidyah dengan memberi makan seorang miskin pada setiap harinya apabila berbukanya tadi disebabkan kekhawatiran atas bayinya. Pendapat ini didasarkan pada fatwa Ibnu Abbas dan lainnya dari kalangan sahabat sebagaimana yang dinukil Ibnul Qayyim dalam Zaad al-Ma’ad: 2/29,

“Ibnu Abbas dan yang lainnya dari kalangan sahabat berfatwa mengenai wanita hamil dan menyusui apabila khawatir atas anaknya: agar keduanya berbuka dan memberi makan seorang miskin pada setiap harinya; memberi makan menempati maqam puasa.” Maknanya, menempati kedudukan pelaksanaan puasa, dengan tetap wajib mengqadla bagi keduanya. (Al-Mulakhas al-Fiqhi: 1/392)

Imam al-Bukhari dalam penafsiran أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ  menukil pendapat Imam al-Hasan al-Bashri Ibrahim mengenai wanita menyusui dan hamil, apabila keduanya khawatir (takut) atas diri keduanya atau anaknya: “Keduanya berbuka kemudian mengqadla.”

Terdapat fatwa dari Lajnah Daimah (10/226) tentang wajibnya qadla bagi wanita hamil, “Adapun wanita hamil, maka wajib baginya berpuasa waktu hamilnya kecuali apabila dia khawatir bila tetap berpuasa akan membahayakan dirinya atau janinnya, maka diberi rukhsah (keringanan) baginya untuk berbuka dan mengganti setelah melahirkan dan suci dari nifas.”

Tentang perintah fidyah didasarkan pada riwayat dari Nafi’, bahwa Ibnu Umar radliyallaahu 'anhuma pernah ditanya tentang wanita hamil apabila dia khawatir terhadap anaknya dan berpuasa sangat berat baginya, lalu beliau berkata,

تُفْطِرُ وَتُطْعِمُ مَكَانَ كُلِّ يَوْمٍ مِسْكِينًا مُدًّا مِنْ حِنْطَةٍ

Wanita itu boleh berbuka dan memberi makan orang miskin sebanyak satu mud setiap harinya (disebut juga dengan fidyah).” (HR. Malik dan al-Baihaqi). Wallahu Ta’ala a’lam.

(PurWD/voa-islam.com)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ibadah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Latest News
Pejuang Oposisi Suriah di Dara'a Waspadai Serangan Besar Rezim Assad

Pejuang Oposisi Suriah di Dara'a Waspadai Serangan Besar Rezim Assad

Rabu, 20 Jun 2018 07:30

Israel Kembali Lakukan Kebiadaban, Kunjungan Yahya Staquf Dinilai Tak Berdampak Positif

Israel Kembali Lakukan Kebiadaban, Kunjungan Yahya Staquf Dinilai Tak Berdampak Positif

Rabu, 20 Jun 2018 07:04

HTS Serang Posisi Pasukan Rezim Suriah di Sweida untuk Pertama Kali Sejak 2015

HTS Serang Posisi Pasukan Rezim Suriah di Sweida untuk Pertama Kali Sejak 2015

Selasa, 19 Jun 2018 20:46

Warga London Peringati Setahun Serangan Teror di Masjid Finsbury Park

Warga London Peringati Setahun Serangan Teror di Masjid Finsbury Park

Selasa, 19 Jun 2018 20:35

Ismail Haniyeh Puji Demonstrasi di Tepi Barat untuk Mendukung Gaza

Ismail Haniyeh Puji Demonstrasi di Tepi Barat untuk Mendukung Gaza

Selasa, 19 Jun 2018 20:20

Mesir Adili Ulang Para Pemimpin Ikhwanul Muslimin

Mesir Adili Ulang Para Pemimpin Ikhwanul Muslimin

Selasa, 19 Jun 2018 20:05

Hanya Untungkan Satu Pihak, Kebijakan One Way Arus Balik Dikeluhkan Pengguna Jalan

Hanya Untungkan Satu Pihak, Kebijakan One Way Arus Balik Dikeluhkan Pengguna Jalan

Selasa, 19 Jun 2018 19:58

Serangan Udara Turki Tewaskan 26 Pemberontak PKK di Tenggara Turki dan Utara Irak

Serangan Udara Turki Tewaskan 26 Pemberontak PKK di Tenggara Turki dan Utara Irak

Selasa, 19 Jun 2018 19:30

Pasukan Koalisi yang Dipimpin Saudi Serang Kompleks Bandara Hodeidah Yaman

Pasukan Koalisi yang Dipimpin Saudi Serang Kompleks Bandara Hodeidah Yaman

Selasa, 19 Jun 2018 19:12

SP3 Kasus Habib Rizieq, GISS: Masyarakat Semakin Yakin Ada Upaya Kriminalisasi Aktivis Islam

SP3 Kasus Habib Rizieq, GISS: Masyarakat Semakin Yakin Ada Upaya Kriminalisasi Aktivis Islam

Selasa, 19 Jun 2018 17:50

Terkait Iriawan, Hendri Satrio: Jangan Salah Baca Strategi, hanya Nomor 3 yang Tidak Didukung Istana

Terkait Iriawan, Hendri Satrio: Jangan Salah Baca Strategi, hanya Nomor 3 yang Tidak Didukung Istana

Selasa, 19 Jun 2018 16:41

Dilantiknya Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar, Wakil Ketua DPR: Bukti Pemerintah Berbohong

Dilantiknya Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar, Wakil Ketua DPR: Bukti Pemerintah Berbohong

Selasa, 19 Jun 2018 15:41

Semua Tokoh Ini Kritik Pedas Dilantiknya Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar

Semua Tokoh Ini Kritik Pedas Dilantiknya Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar

Selasa, 19 Jun 2018 14:41

Kemendagri Abuse of Power Tetapkan Iriawan Plt Gubernur Jabar, Politisi: Pilih Nomor Tilu

Kemendagri Abuse of Power Tetapkan Iriawan Plt Gubernur Jabar, Politisi: Pilih Nomor Tilu

Selasa, 19 Jun 2018 13:41

Di balik Polemik Iriawan, Ustaz Ini Tetap Dukung Sudrajat dan Syaikhu di Pilkada Jabar

Di balik Polemik Iriawan, Ustaz Ini Tetap Dukung Sudrajat dan Syaikhu di Pilkada Jabar

Selasa, 19 Jun 2018 12:41

Ayah Felix Siauw: Abdul Somad Didukung Orang Melayu, Habib Didukung FPI, Kalau Kamu Siapa yang Bela?

Ayah Felix Siauw: Abdul Somad Didukung Orang Melayu, Habib Didukung FPI, Kalau Kamu Siapa yang Bela?

Selasa, 19 Jun 2018 12:35

Ada Kecurigaan Tidak Netral atas Dipilihnya Komjen Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar

Ada Kecurigaan Tidak Netral atas Dipilihnya Komjen Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar

Selasa, 19 Jun 2018 11:41

Iriawan Pj Gubernur Jabar, Pemuda: Akal Sakit yang Membenarkannya

Iriawan Pj Gubernur Jabar, Pemuda: Akal Sakit yang Membenarkannya

Selasa, 19 Jun 2018 10:41

Terkait Iriawan, Politisi: Pemerintah Tipu Rakyat, Saya akan Dukung Hak Angket

Terkait Iriawan, Politisi: Pemerintah Tipu Rakyat, Saya akan Dukung Hak Angket

Selasa, 19 Jun 2018 09:41

Terkait Iriawan Pj Gubernur Jabar, Politisi: Jokowi dapat Diberhentikan sebagai Presiden

Terkait Iriawan Pj Gubernur Jabar, Politisi: Jokowi dapat Diberhentikan sebagai Presiden

Selasa, 19 Jun 2018 08:41


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X