Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
17.438 views

Fiqih Puasa untuk Wanita Hamil dan Menyusui

Oleh: Badrul Tamam

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya.

Pada dasarnya, wanita hamil dan menyusui termasuk yang terkena khitab perintah shaum (puasa) dalam ayat shiyam, QS. Al Baqarah: 183. Namun, apabila mereka khawatir atas bahaya bagi dirinya atau janin dan anak susuannya bila tetap berpuasa, maka dibolehkan untuk berbuka (tidak berpuasa).

Ibnu Hazm rahimahullah dalam al-Muhalla mengatakan, “Dan orang hamil, menyusui, dan orang tua renta, semuanya termasuk orang yang terkena khitab perintah puasa. Maka puasa Ramadlan hukumnya wajib bagi mereka. Namun jika wanita menyusui khawatir terhadap anak susuannya karena sedikitnya susu dan hilangnya air susu karena itu dan anak tersebut tidak memiliki orang yang menyusuinya lagi selain wanita tadi atau tidak mau menerima puting susu selainnya; atau wanita hamil khawatir terhadap janinnya; atau orang tua sudah tidak mampu lagi berpuasa karena tuanya, maka mereka semua boleh berbuka (tidak puasa) . . .  “ (Al-Muhalla: 4/411)

Jadi apabila wanita hamil dan menyusui mampu melaksanakan puasa pada bulan Ramadlan, ia wajib menunaikannya. Namun, jika tidak mampu atau takut dan khawatir akan kesehatan dirinya, janin atau bayi yang disusuinya, ia boleh tidak puasa. Dan ketakutan/kekhawatiran ini bukan semata angan-angan dan anggapan belaka yang dibuat-buat, tetapi karena data dan pengalaman yang sudah-sudah, atau berdasarkan saran dokter ahli.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَضَعَ عَنْ الْمُسَافِرِ شَطْرَ الصَّلَاةِ وَعَنْ الْمُسَافِرِ وَالْحَامِلِ وَالْمُرْضِعِ الصَّوْمَ أَوْ الصِّيَامَ

Sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla telah memberikan keringanan bagi musafir untuk tidak mengerjakan separoh shalat. Dan memberikan keringanan bagi musafir, wanita hamil dan menyusui  untuk tidak berpuasa.” (HR.Abu Dawud no. 2408, al-Tirmidzi no. 715, an-Nasai no. 2315, dan Ibnu Majah no. 1667. Hadits ini dishahihkan oleh Al-albani dalam Shahih Abi Dawud no. 2083 dan Shahih Ibni Majah no. 1667)

Di kalangan fuqaha’, tidak ada perbedaan pendapat mengenai dibolehkannya wanita hamil dan menyusui untuk tidak berpuasa apabila khawatir janin yang dikandungnya akan terkena mudharat. Begitu pula wanita yang menyusui, apabila takut bayinya akan binasa.

Diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang hasan, dari Ibnu Abbas radliyallaahu 'anhuma mengenai firman Allah Ta’ala,

وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ

. . . Dan untuk orang-orang yang sangat berat baginya untuk mengerjakan puasa, hendaklah ia membayar fidyah berupa member makan seorang miskin.” (QS. Al-Baqarah: 184) beliau berkata, “Ayat itu merupakan rukhshah (keringanan) bagi orang tua renta baik laki-laki maupun perempuan yang keduanya merasa berat mengerjakan puasa agar berbuka dan memberi makan seorang miskin pada setiap harinya. Begitu pula wanita yang mengandung dan menyusui, apabila keduanya khawatir."

Jadi apabila wanita hamil dan menyusui mampu melaksanakan puasa pada bulan Ramadlan, ia wajib menunaikannya.

Namun, jika tidak mampu atau takut dan khawatir akan kesehatan dirinya, janin atau bayi yang disusuinya, ia boleh tidak puasa.

Apa yang harus mereka lakukan?

Imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsrinya menyebutkan 4 pendapat di kalangan ulama mengenai wanita hamil dan menyusui yang tidak berpuasa karena khawatir akan kesehatan dirinya atau anaknya. Pertama, keduanya membayar fidyah, dan mengqadla (mengganti pada hari lain) puasanya. Kedua, membayar fidyah saja tanpa qadla’. Ketiga, wajib mengqadla’ tanpa membayar fidyah. Keempat, berbuka tanpa harus qadla’ dan fidyah.

Syaikh Shalih al-Fauzan dalam Al-Mulakhas al-Fiqhi (1/392) menyebutkan, bagi wanita hamil apabila tidak mampu berpuasa dia boleh berbuka dan mengqadla’ (mengganti pada hri lain) puasanya. Kedudukannya seperti orang yang sakit dalam firman Allah,

فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

Maka barang siapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah: 184)

Dan bersamaan dengan qadla’ tadi, dia wajib membayar fidyah dengan memberi makan seorang miskin pada setiap harinya apabila berbukanya tadi disebabkan kekhawatiran atas bayinya. Pendapat ini didasarkan pada fatwa Ibnu Abbas dan lainnya dari kalangan sahabat sebagaimana yang dinukil Ibnul Qayyim dalam Zaad al-Ma’ad: 2/29,

“Ibnu Abbas dan yang lainnya dari kalangan sahabat berfatwa mengenai wanita hamil dan menyusui apabila khawatir atas anaknya: agar keduanya berbuka dan memberi makan seorang miskin pada setiap harinya; memberi makan menempati maqam puasa.” Maknanya, menempati kedudukan pelaksanaan puasa, dengan tetap wajib mengqadla bagi keduanya. (Al-Mulakhas al-Fiqhi: 1/392)

Imam al-Bukhari dalam penafsiran أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ  menukil pendapat Imam al-Hasan al-Bashri Ibrahim mengenai wanita menyusui dan hamil, apabila keduanya khawatir (takut) atas diri keduanya atau anaknya: “Keduanya berbuka kemudian mengqadla.”

Terdapat fatwa dari Lajnah Daimah (10/226) tentang wajibnya qadla bagi wanita hamil, “Adapun wanita hamil, maka wajib baginya berpuasa waktu hamilnya kecuali apabila dia khawatir bila tetap berpuasa akan membahayakan dirinya atau janinnya, maka diberi rukhsah (keringanan) baginya untuk berbuka dan mengganti setelah melahirkan dan suci dari nifas.”

Tentang perintah fidyah didasarkan pada riwayat dari Nafi’, bahwa Ibnu Umar radliyallaahu 'anhuma pernah ditanya tentang wanita hamil apabila dia khawatir terhadap anaknya dan berpuasa sangat berat baginya, lalu beliau berkata,

تُفْطِرُ وَتُطْعِمُ مَكَانَ كُلِّ يَوْمٍ مِسْكِينًا مُدًّا مِنْ حِنْطَةٍ

Wanita itu boleh berbuka dan memberi makan orang miskin sebanyak satu mud setiap harinya (disebut juga dengan fidyah).” (HR. Malik dan al-Baihaqi). Wallahu Ta’ala a’lam.

(PurWD/voa-islam.com)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ibadah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: menyambut hari raya Idul Fitri berupa pemberian paket hadiah Idul Fitri kepada para aktivis Islam dan peserta program Tahfizhul Al-Qur'an di berbagai penjara....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Pengamat: Jangan-jangan Ahok Maju Lewat Partai karena KTP yang Dikumpulkan Tidak Mencukupi

Pengamat: Jangan-jangan Ahok Maju Lewat Partai karena KTP yang Dikumpulkan Tidak Mencukupi

Ahad, 31 Jul 2016 06:01

Yusril: PDIP Dukung Ahok Semakin Bagus, seperti  David Melawan Golliath

Yusril: PDIP Dukung Ahok Semakin Bagus, seperti David Melawan Golliath

Sabtu, 30 Jul 2016 23:55

Berpotensi Meluas, Konflik  SARA Tanjungbalai Tidak Boleh Disepelekan

Berpotensi Meluas, Konflik SARA Tanjungbalai Tidak Boleh Disepelekan

Sabtu, 30 Jul 2016 22:10

Pupus Sudah Pecinta Keadilan Meminta Keadilan Paska Wiranto Diangkat menjadi Menteri

Pupus Sudah Pecinta Keadilan Meminta Keadilan Paska Wiranto Diangkat menjadi Menteri

Sabtu, 30 Jul 2016 21:55

Hasil Polling GMJ: Yusril Unggul Hampir 50 Persen

Hasil Polling GMJ: Yusril Unggul Hampir 50 Persen

Sabtu, 30 Jul 2016 21:24

Film Jihad Selfie Dinilai Lukai Umat Islam Solo

Film Jihad Selfie Dinilai Lukai Umat Islam Solo

Sabtu, 30 Jul 2016 19:58

Jokowi Inkonsisten dan Cederai Janji dengan Angkat Menteri yang Diduga Melanggar HAM

Jokowi Inkonsisten dan Cederai Janji dengan Angkat Menteri yang Diduga Melanggar HAM

Sabtu, 30 Jul 2016 19:55

Turki Tutup Pagkalan Udara dan Semua Barak Militer yang Digunakan dalam Upaya Kudeta Gagal

Turki Tutup Pagkalan Udara dan Semua Barak Militer yang Digunakan dalam Upaya Kudeta Gagal

Sabtu, 30 Jul 2016 19:00

Paska Angkat Wiranto, Profesionalitas Jokowi Dipertanyakan sebagai Presiden

Paska Angkat Wiranto, Profesionalitas Jokowi Dipertanyakan sebagai Presiden

Sabtu, 30 Jul 2016 17:55

Pejabat Afghanistan Konfirmasi Jatuhnya Distrik Khanshin ke Tangan Taliban

Pejabat Afghanistan Konfirmasi Jatuhnya Distrik Khanshin ke Tangan Taliban

Sabtu, 30 Jul 2016 16:45

Inilah Beberapa Kasus Wiranto yang Dinilai Tidak Layak Dijadikan Menteri

Inilah Beberapa Kasus Wiranto yang Dinilai Tidak Layak Dijadikan Menteri

Sabtu, 30 Jul 2016 15:55

Lagi, Laskar Umat Islam Surakarta Bongkar Praktik Tarian Erotis

Lagi, Laskar Umat Islam Surakarta Bongkar Praktik Tarian Erotis

Sabtu, 30 Jul 2016 15:39

20 Warga Sipil Tewas dalam Serangan Udara Rezim Teroris Assad di At-Tareeb

20 Warga Sipil Tewas dalam Serangan Udara Rezim Teroris Assad di At-Tareeb

Sabtu, 30 Jul 2016 15:00

Rusuh SARA di Tanjungbalai, Habib Rizieq Peringatkan Ahok

Rusuh SARA di Tanjungbalai, Habib Rizieq Peringatkan Ahok

Sabtu, 30 Jul 2016 14:22

Warga Etnis Tionghoa Protes Azan di Masjid, Tanjungbalai Rusuh

Warga Etnis Tionghoa Protes Azan di Masjid, Tanjungbalai Rusuh

Sabtu, 30 Jul 2016 13:45

HTI Memandang Pemerintah Erdogan

HTI Memandang Pemerintah Erdogan

Sabtu, 30 Jul 2016 13:05

Islamic State (IS) Eksekusi 20 Orang di Mosul Karena Bersekongkol dengan Musuh Khilafah

Islamic State (IS) Eksekusi 20 Orang di Mosul Karena Bersekongkol dengan Musuh Khilafah

Sabtu, 30 Jul 2016 10:05

PM Yildirim Binali Klaim Militer Turki Telah Bersih dari Unsur Terkait Organisasi Teroris Fetullah

PM Yildirim Binali Klaim Militer Turki Telah Bersih dari Unsur Terkait Organisasi Teroris Fetullah

Sabtu, 30 Jul 2016 08:00

Sekutumu Harimaumu

Sekutumu Harimaumu

Sabtu, 30 Jul 2016 01:30

BNPT dan Polisi Tidak Bisa Diandalkan Memberantas Teroris jika Acuhkan Masyarakat Setempat

BNPT dan Polisi Tidak Bisa Diandalkan Memberantas Teroris jika Acuhkan Masyarakat Setempat

Jum'at, 29 Jul 2016 19:47


Must Read!
X

Sabtu, 30/07/2016 13:05

HTI Memandang Pemerintah Erdogan